cover
Contact Name
Dadang Juandi
Contact Email
dadang.juandi@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
sigmadidaktika@upi.edu
Editorial Address
Ruang Publikasi, Lantai 3, Gedung FPMIPA A (JICA), Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 22527435     EISSN : 29873894     DOI : -
Core Subject : Education,
Diterbitkan sejak Juli 2012 oleh Program Studi Pendidikan Matematika - Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Pendidikan Indonesia, bekerja sama dengan Himpunan Peneliti dan Pendidik Matematika Indonesia (HiPPMI). Terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Dalam satu volume terdapat dua nomor berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan atau pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): January" : 5 Documents clear
Pengembangan media visual berbasis teknologi menggunakan software GeoGebra pada pokok bahasan pembuktian teorema pythagoras Sugiarni, Rani; Ariyanti, Lutfia; Aulia, Riesky
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v12i1.74392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media visual berbasis teknologi menggunakan aplikasi geogebra pada materi Teorema Pythagoras yang teruji kevalidan dan kepraktisan dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan desain ADDIE. Partisipan dalam melihat validasi ini oleh 2 orang ahli dan 29 siswa SMA di kabupaten Cianjur. Prosedur penelitian meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.  Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan kepraktisan.   Hasil pengembangan menunjukkan bahwa (1) Penilaian media pembelajaran berbantuan Aplikasi GeoGebra pada aspek kelayakan penyajian menggunakan skala Guttman diperoleh rata-rata sebesar 99,11% dengan kriteria sangat valid serta pada aspek kelayakan penyajian, kriteria desain instruksional, kualitas teknis, tampilan media dan indikator komunikasi menggunakan skala Likert diperoleh rata-rata 99,11% kriteria sangat valid. (2) Hasil uji kepraktisan berdasarkan penilaian siswa pada angket respon siswa diperoleh rata-rata 83,26% dengan kriteria praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media visual berbasis teknologi menggunakan aplikasi geogebra pada materi Teorema Pythagoras teruji sangat valid dan praktis.
Pengembangan pembelajaran matematika dengan alat peraga pizza pecahan pada materi bilangan pecahan bagi siswa SMP Eliza, Nike; Istikomah, Endang
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v12i1.71476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berupa RPP dan Alat Peraga. Jenis penilitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri atas tahapan-tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Pada penelitian ini peneliti mengkaji hingga tahap Development (Pengembangan). Pada pengujian bahan ajar RPP dan Alat Peraga digunakan lembar validasi yang diisi oleh validator. Hasil rata-rata validasi terhadap bahan ajar RPP dan Alat Peraga diperoleh persentase 79,12%. Sehingga pengembangan alat peraga pizza pecahan tersebut termasuk dalam kategori cukup valid serta efektif digunakan dalam proses pembelajaran tetapi perlu revisi kecil pada produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan pembelajaran matematika dengan alat peraga pizza pecahan pada materi bilangan pecahan bagiThis research aims to develop mathematics teaching materials in the form of lesson plans and teaching aids. This type of research is development research using the ADDIE model which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. In this study, researchers studied up to the Development stage. In testing lesson plan teaching materials and teaching aids, a validation sheet is used which is filled in by the validator. The average validation results for RPP teaching materials and teaching aids obtained a percentage of 79.12%. So the development of the fractional pizza props is included in the category of being quite valid and effective for use in the learning process but requires minor revisions to the product. Based on the results of this research, it can be concluded that the development of mathematics learning using fractional pizza props in fractional number material for junior high school students has been tested for its validity.
Kemampuan berpikir aljabar mahasiswa calon guru matematika materi pecahan aljabar Putri, Finola Marta; Herlina, Sari
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v12i1.68597

Abstract

This research aims to analyze and describe the achievement of learning indicators for algebraic fraction material for prospective mathematics teacher students. The research method is descriptive qualitative. This research was conducted on 36 student teacher candidates for class 3C in the odd semester of 2022 at a university in Banten province. The instruments used were 2 test questions on the description of algebraic fractions with 1 question on one-variable linear inequalities material adopted from the Basic Mathematics book and 1 question on algebra form material adopted from the Mathematics Book of the Ministry of Education and Culture, Independent Curriculum for Class VII, as well as documentation. The data analysis technique presents data and concludes. This research concludes that the achievement of learning indicators for algebraic fraction material for prospective mathematics teacher students is relatively low, with 8% of mathematical understanding ability in the high category, 70% in the medium category, and 22% in the low category. The dominant error in one-variable linear inequality material is omitting the variable in the denominator, and the dominant error in algebraic form material is that the position of the numerator variable in the denominator of the problem is not changed when the coefficient and operating sign have changed.
Analisis kemampuan computational thinking peserta didik SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari mathematical habits of mind Maharani, Permata Putri; Juandi, Dadang; Nurlaelah, Elah
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v12i1.72518

Abstract

masalah dengan menggunakan langkah-langkah sistematis layaknya komputer. Kemampuan computational thinking berkaitan erat dengan mathematical habits of mind jika dikaitkan dengan pemecahan masalah yang tidak mudah untuk dipecahkan. Mathematical habits of mind adalah kecenderungan untuk berperilaku cerdas ketika menghadapi permasalahan matematika yang sukar untuk dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan computational thinking peserta didik SMP kelas VIII ditinjau dari kategori mathematical habits of mind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah  peserta didik kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung yang telah mempelajari materi bangun ruang sisi datar. Data yang diperoleh dari penelitian ini menggunakan angket mathematical habits of mind, tes kemampuan computational thinking, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan mathematical habits of mind tinggi memenuhi seluruh indikator computational thinking, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritma. Peserta didik dengan mathematical habits of mind sedang juga memenuhi seluruh indikator computational thinking. Peserta didik dengan mathematical habits of mind rendah hanya mampu dua indikator computational thinking, yaitu dekomposisi dan pengenalan pola, mereka belum mencapai indikator abstraksi dan berpikir algoritma.
Pengaruh model project-based learning terhadap peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik SMP Simanjuntak, Petris; Juandi, Dadang; Nurlaelah, Elah
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024): January
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v12i1.72506

Abstract

Kemampuan literasi numerasi peserta didik SMP di Indonesia termasuk dalam kategori rendah. Sementara kemampuan literasi numerasi adalah hal dasar yang sangat penting untuk dikuasai oleh peserta didik pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui kategori peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas VII SMP yang belajar dengan pembelajaran model Project-Based Learning; 2) mengetahui peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas VIII SMP yang belajar dengan pembelajaran model Project-Based Learning lebih tinggi atau lebih rendah daripada peserta didik yang belajar dengan pembelajaran model Direct Instruction. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan metode quasi experimental design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) kategori peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas VIII SMP yang belajar dengan pembelajaran model Project-Based Learning berada pada kriteria sedang. 2) Peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas VIII SMP yang belajar dengan pembelajaran model Project-Based Learning tidak lebih tinggi daripada peserta didik yang belajar dengan pembelajaran model Direct Instruction.

Page 1 of 1 | Total Record : 5