cover
Contact Name
Istiqomah Dwi Andari
Contact Email
istyandari44@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Politeknik Harapan Bersama, Jl Mataram No 9 Pesurungan Lor Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : https://doi.org/10.30591/
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 13 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN DI KELAS XI SMK NEGERI 1 KOTA TEGAL Siti Komariyah; Edy Sucipto; Nilatul Izah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.412

Abstract

Keputihan meskipun termasuk penyakit sederhana, kenyataanya keputihan adalah penyakit yang tidak mudah disembuhkan. Penyakit ini menyerang sekitar 50% populasi perempuan dan mengenai hampir pada semua umur. Pengetahuan remaja tentang keputihan akan mempengaruhi sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat. pengetahuan merupakan domain yang sangat penting terbentuknya tindakan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri terhadap keputihan di SMK N 1 Kota Tegal tahun 2015. Pengetahuan adalah hasil dari tahu yang terjadi melalui proses sensoris khususnya mata dan telinga terhadap objek tertentu. Keputihan yaitu cairan putih yang keluar dari liang senggama secara berlebihan. Keputihan merupakan data yang sering ditemukan pada peradangan saluran genetalia wanita.Normalnya, padawaktu ovulasi cairan yang keluar jumlahnya sedikit, encer dan berwarna putih.Jenis penelitian adalah survei deskriptif, desain penelitian yang digunakan observasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini remaja putri kelas XISMK Negeri 1 Kota Tegal adalah 273siswa. Teknik sampel yaitu Stratified random sampling pada 73 remaja putri. Data primer didapatkan dari kuesioner. Analisis univariat dengan analisis distribusi frekuensi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik remaja putri di SMK Negeri 1 Kota Tegal adaah sebagian besar berumur 15-17 tahun (61,6%), tingkat ekonomi ≥ UMR (74%) dan status kesehatan sehat (76,7%). Berpengetahuan cukup tentang keputihan(41,1%), dimana responden sebagian besar berpengetahuan cukup tentang pengertian keputihan (52,1%), dan sebagaian besar berpenegtahuan kurang terhadap tanda dan gejala keputihan(57,5%), penyebab keputihan(42,5%), klasifikasi keputihan(50,7%), perawatan kejadian keputihan(65,8%) dan pencegahan kejadian keputihan(67,1%). Disarankan bagi remaja putri untuk meningkatkan wawasan tentang keputihan serta selalu berperilaku hidup bersih dan sehat dan menjaga kebersihan daerah kewanitaan. Kata Kunci: Pengetahuan, remaja putri, keputihan
HUBUNGAN ANTARA ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATUR DI RSUD BREBES TAHUN 2013 Ziyadatul Chusna Almabruroh; Yuni Alfi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.407

Abstract

Anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan, prevalensi anemia pada ibu hamil yang tinggi dapat membawa dampak negatif. Kejadian anemia kehamilan berkisar 20-89 % dengan Hb 11 gr % sebagai dasarnya. Partus prematur sendiri menurut WHO merupakan persalinan pada usia kehamilan 37 minggu atau kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan antara Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian Partus Prematur di RSUD Brebes tahun 2103.Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan case control yang bersifat “Retrospective”. Populasi yang digunakan adalah ibu bersalin di RSUD Brebes tahun 2013 dengan sampel sebanyak 26 ibu yang mengami partus prematur dan 26 ibu yang tidak mengalami partus prematur. Pengambilan data dengan mengisi check list menggunakan catatan Rekam Medik. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square untuk mengetahui hubungan antara variabl bebas dan variabl terikat.Berdasarkan hasil penelitian Data Primer Rekam Medik pasien, dari 52 ibu bersalin yang digunakan sebagai sampel, sebagian besar (65,51 %) terjadi pada ibu hamil yang mengalami anemia, sedangkan kejadian partus tidak prematur (partus normal) sebesar (69,47 %) terjadi pada ibu hamil yang tidak mengalami anemia. hasil uji statistik chi square dengan menggunakan SPSS Windows 15.0 diperoleh hasil X2 dengan df = 1 dan taraf kesalahan 5 % (taraf kepercayan 95%) dapat disimpulkan (P Value α) yaitu (0,012 0,05) berarti (nilai X2 hitung nilai X tabel 0,05) yaitu (6,315 3,481), hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak yang berarti Ha diterima berarti ada Hubungan antara Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian Partus Prematur di RSUD Brebes 2013. Kata Kunci : Anemia Ibu Hamil, Partus Prematur
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEIKUTSERTAAN KEPALA KELUARGA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DALAM PROGRAM BPJS KESEHATAN DI DESA BEJEN KECAMATAN BEJEN KABUPATEN TEMANGGUNG Titik Sapartinah; Diah Eka Cahyani; Sri Setiasih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.413

Abstract

Pemerintah mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri. Untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dan untuk mewujudkan program MDGs maka salah satu upaya pemerintah adalah menyelenggarakan program BPJS. AdanyaJaminan Persalinan pada program sebelumnya menjadikan masyarakat merasa keberatan untuk membayar iuran BPJS. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan kepala keluarga pasangan usia subur dalam program BPJS kesehatan di Desa Bejen Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung.Penelitian ini menggunakan survey analitik. Populasi pada penelitian ini adalah kepala keluarga pasangan usia subur di Desa Bejen Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung yang berjumlah 838 KK dan sampel penelitian 89 KK dengan menggunakan purposive sampling dan quota sampling.Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan dengan keikutsertaan responden dalam program BPJS Kesehatan. pengetahuan responden baik 48 (100,0%) dengan 46 (95,8%) mengikuti dan 2 (4,2%) responden tidak mengikuti program BPJS Kesehatan. Cukup baik sebanyak 36 (100,0%) dan tidak mengikuti program BPJS Kesehatan. Tidak ada responden yang pengetahuannya tidak baik.Disarankan masyarakat aktif mencari tahu dan mengikuti penyuluhan tentang program BPJS Kesehatan. Masyarakat yang telah mengetahui dan mengikuti program BPJS  Kesehatan dapat memberikan pegetahuan kepada masyarakat lain sehingga pengetahuan tentang BPJS Kesehatan dapat menyebar luas dan keikutsertaan bertambah. Kata Kunci : Pengetahuan, Keikutsertaan, BPJS  Kesehatan
FAKTOR FAKTOR PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK PROGESTIN PADA WANITA USIA SUBUR DI BPS NY.S Evi Zulfiana
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.408

Abstract

Penggunaan kontrasepsi suntik selalu menempati urutan pertama dari tingkat Nasional, Provinsi, Kota / Kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor – faktor pemilihan metode kontrasepsi suntik progestin di BPS Ny S. metode penelitian  ini adalah deskriptif, populasi dari penelitian ini adalah ibu pengguna kontrasepsi  suntik di BPS Ny S, tehnik penggunaan pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner 50 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar umur responden yang menggunakan kontrasepsi suntik berumur 20 – 30 tahun yaitu mencapai 70% yang menginginkan anak 2 saja mencapai 50% yang tidak pernah pernah mengikuti sebelumnya mencapai 68%  yang mengalami siklus haid teratur 96%.Kata Kunci : Faktor – factor Pemilihan, WUS, Kontrasepsi Progestin
HUBUNGAN ANTARA POLA NUTRISI PADA IBU NIFAS DENGAN KECUKUPAN ASI PADA BAYI DI DESA MEJASEM TIMUR KECAMATAN KRAMAT KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 Adevia Maulidya Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.414

Abstract

Produksi ASI sangat di pengaruhi oleh makanan ibu. Apabila ibu makan secara teratur dan cukup mengandung gizi yang di perlukan maka akan mempengaruhi produksi ASI. Karena kelenjar pembuat ASI tidak dapat bekerja dengan sempurna tanpa makanan yang cukup. Untuk membentuk produksi ASI yang baik, makan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral yang cukup. Ibu dianjurkan minum lebih banyak 8 – 12 gelas / hari.Jenis dan Desain penelitian yang digunakan dengan jenis survei analitik dengan rancangan observasional pendekatan cross sectional. Populasi ibu nifas di desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal pada bulan April sampai Juni 2013, yaitu 30 ibu nifas yang masih hanya memberika ASI saja pada bayinya. Teknik sampling menggunakan teknik sampel jenuh yaitu penentuan sampel bilamana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.Hasil penelitian dengan menggunakan chi square dengan dk: 1 dan nilai kamaknaan 0,05( tingkat kepercayaan 95%) diperoleh X² hitung=14,700, yang berarti lebih besar dari X² tabel (X² tabel = 3,841). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara Pola Nutrisi pada Ibu nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013 dengan responden pola nutrisi baik dan sebagian besar kecukupan ASI pada bayinya tercukupi. Disarankan agar responden dapat meneruskan pemberian ASI saja tanpa di beri makanan pendamping apapun kecuali vitamin dan obat sampai bayi berumur 6 Bulan. Kata kunci  : Pola nutrisi, Ibu nifas, kecukupan ASI pada Bayi.
HUBUNGAN ANTARA POLA NUTRISI PADA IBU NIFAS DENGAN KECUKUPAN ASI PADA BAYI DI DESA MEJASEM TIMUR KECAMATAN KRAMAT KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 Adevia Maulidya Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.414

Abstract

Produksi ASI sangat di pengaruhi oleh makanan ibu. Apabila ibu makan secara teratur dan cukup mengandung gizi yang di perlukan maka akan mempengaruhi produksi ASI. Karena kelenjar pembuat ASI tidak dapat bekerja dengan sempurna tanpa makanan yang cukup. Untuk membentuk produksi ASI yang baik, makan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral yang cukup. Ibu dianjurkan minum lebih banyak 8 – 12 gelas / hari.Jenis dan Desain penelitian yang digunakan dengan jenis survei analitik dengan rancangan observasional pendekatan cross sectional. Populasi ibu nifas di desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal pada bulan April sampai Juni 2013, yaitu 30 ibu nifas yang masih hanya memberika ASI saja pada bayinya. Teknik sampling menggunakan teknik sampel jenuh yaitu penentuan sampel bilamana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.Hasil penelitian dengan menggunakan chi square dengan dk: 1 dan nilai kamaknaan 0,05( tingkat kepercayaan 95%) diperoleh X² hitung=14,700, yang berarti lebih besar dari X² tabel (X² tabel = 3,841). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara Pola Nutrisi pada Ibu nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013 dengan responden pola nutrisi baik dan sebagian besar kecukupan ASI pada bayinya tercukupi. Disarankan agar responden dapat meneruskan pemberian ASI saja tanpa di beri makanan pendamping apapun kecuali vitamin dan obat sampai bayi berumur 6 Bulan. Kata kunci  : Pola nutrisi, Ibu nifas, kecukupan ASI pada Bayi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG PERSIAPAN LAKTASI DI PUSKESMAS SLAWI TAHUN 2015 Dwi Santika Putri; Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.409

Abstract

ASI merupakan satu-satunya makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. Pengetahuan merupakan dasar untuk terbentuknya tindakan seseorang, sehingga diharapkan jika ibu mempunyai pengetahuan tentang persiapan laktasi maka ibu akan berperilaku sesuai pengetahuan yang didapatkan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu primigravida trimester III tentang persiapan laktasi di Puskesmas Slawi Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SD - SLTP (53,1%), berumur 20-35 tahun (53,1%), dan tidak bekerja (100,0%). Tingkat pengetahuan responden tentang persiapan laktasi sebagian besar berpengetahuan cukup (64,7%), dan sebagian besar suami ibu mendukung dalam melakukan persiapan laktasi (56,3%). Disarankan bagi Ibu hamil untuk dapat lebih meningkatkan kesadaran dalam melakukan persiapan laktasi sedari masa hamil dengan asuhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan juga lebih banyak mencari informasi mengenai pengetahuan persiapan laktasi di media massa maupun media cetak. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Primigravida Trimester III, Persiapan Laktasi
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG PERSIAPAN LAKTASI DI PUSKESMAS SLAWI TAHUN 2015 Dwi Santika Putri; Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.409

Abstract

ASI merupakan satu-satunya makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. Pengetahuan merupakan dasar untuk terbentuknya tindakan seseorang, sehingga diharapkan jika ibu mempunyai pengetahuan tentang persiapan laktasi maka ibu akan berperilaku sesuai pengetahuan yang didapatkan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu primigravida trimester III tentang persiapan laktasi di Puskesmas Slawi Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SD - SLTP (53,1%), berumur 20-35 tahun (53,1%), dan tidak bekerja (100,0%). Tingkat pengetahuan responden tentang persiapan laktasi sebagian besar berpengetahuan cukup (64,7%), dan sebagian besar suami ibu mendukung dalam melakukan persiapan laktasi (56,3%). Disarankan bagi Ibu hamil untuk dapat lebih meningkatkan kesadaran dalam melakukan persiapan laktasi sedari masa hamil dengan asuhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan juga lebih banyak mencari informasi mengenai pengetahuan persiapan laktasi di media massa maupun media cetak. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Primigravida Trimester III, Persiapan Laktasi
GAMBARAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT FAKTOR MATERNAL DI RSUD KABUPATEN BREBES TAHUN 2015 Dede Marriyah; Ulfatul Latifah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.405

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator pertama dalam menentukan derajat kesehatan anak. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Kematian perinatal pada BBLR adalah 8 kali lebih besar dari bayi normal. Di RSUD Kabupaten Brebes kasus BBLR menunjukkan hasil yang tinggi yaitu pada tahun 2012 sebanyak 481 orang, tahun 2013 sebanyak 392 orang, dan tahun 2014 sebanyak 180 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran distribusi kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) menurut faktor maternal di RSUD Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey deskriptif kepada 20 orang ibu yang melahirkan di RSUD Kabupaten Brebes dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian BBLR (20 orang) sebagian besar adalah pada ibu yang berusia antara 20-35 tahun (60%), paritas 1 dan ≥4 (75%), LILA ≤23,5 cm (55%), kadar haemoglobin 11 9% (70%), tekanan darah 140/90 mmHg (65%). Paritas, KEK, dan anemia berisiko terhadap BBLR sehingga perlunya mengadakan penyuluhan pada ibu hamil mengenai risiko BBLR dan dampak yang ditimbulkan akibat BBLR dan pemantauan status gizi ibu sebelum dan selama hamil perlu dilakukan sehingga kejadian BBLR dapat diturunkan terutama di Kabupaten Brebes. Kata kunci: Faktor Maternal, BBLR
GAMBARAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT FAKTOR MATERNAL DI RSUD KABUPATEN BREBES TAHUN 2015 Dede Marriyah; Ulfatul Latifah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.405

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator pertama dalam menentukan derajat kesehatan anak. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Kematian perinatal pada BBLR adalah 8 kali lebih besar dari bayi normal. Di RSUD Kabupaten Brebes kasus BBLR menunjukkan hasil yang tinggi yaitu pada tahun 2012 sebanyak 481 orang, tahun 2013 sebanyak 392 orang, dan tahun 2014 sebanyak 180 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran distribusi kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) menurut faktor maternal di RSUD Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey deskriptif kepada 20 orang ibu yang melahirkan di RSUD Kabupaten Brebes dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian BBLR (20 orang) sebagian besar adalah pada ibu yang berusia antara 20-35 tahun (60%), paritas 1 dan ≥4 (75%), LILA ≤23,5 cm (55%), kadar haemoglobin 11 9% (70%), tekanan darah 140/90 mmHg (65%). Paritas, KEK, dan anemia berisiko terhadap BBLR sehingga perlunya mengadakan penyuluhan pada ibu hamil mengenai risiko BBLR dan dampak yang ditimbulkan akibat BBLR dan pemantauan status gizi ibu sebelum dan selama hamil perlu dilakukan sehingga kejadian BBLR dapat diturunkan terutama di Kabupaten Brebes. Kata kunci: Faktor Maternal, BBLR

Page 1 of 2 | Total Record : 13