cover
Contact Name
La Ode Alifariki
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Pelangi Residence, Anduonohu, Poasia, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo
ISSN : -     EISSN : 29617200     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Meambo, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Status Kesehatan Ibu Hamil melalui Pemeriksaan Kesehatan Terpadu di Wilayah TPA Kedaung Wetan Tangerang Marthia Ikhlasiah; Nurseha Nurseha; Fadhila Azkiya; Ratu Miki Yulieti Pertasari; Dini Daningrum
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.305

Abstract

Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah dengan kondisi lingkungan berisiko seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ibu hamil yang tinggal di sekitar TPA memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polusi, sanitasi yang buruk, dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan antenatal care (ANC), deteksi dini komplikasi kehamilan, serta pencegahan anemia melalui pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, penyuluhan kesehatan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 ibu hamil dan 5 kader kesehatan di wilayah TPA Kedaung Wetan Tangerang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dimana tingkat pemahaman meningkat dari 28.6% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 60 menjadi 85 atau mengalami peningkatan sebesar 41.6%. Hasil pemeriksaan kesehatan juga menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki status hemoglobin normal sebesar 90% serta tingkat partisipasi peserta mencapai 93.3%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin dan upaya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
Implementasi Edukasi Gizi Seimbang dan Cooking Class dalam Meningkatkan Pengetahuan Gizi Ibu Balita di Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu Emy Yuliantini; Okdi Natan; Rizky Dwi Handayani; Shyike Intan Permata Sari; Thesa Trisna Melinda; Uchi Juniarti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.306

Abstract

Rendahnya literasi gizi masyarakat di wilayah Puskesmas Padang Serai memicu pola makan tidak seimbang dan risiko penyakit tidak menular. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan praktis kader kesehatan mengenai prinsip gizi seimbang melalui edukasi dan demonstrasi masak. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Padang Serai pada 28 April 2026 dengan sasaran 15 orang kader kesehatan melalui pendekatan edukatif. Metode pelaksanaan meliputi Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), penyuluhan prinsip "Isi Piringku", serta cooking class pembuatan nugget ikan tuna dan puding jagung fla keju. Efektivitas intervensi diukur dengan membandingkan skor pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi dan praktik pengolahan pangan secara signifikan meningkatkan pengetahuan kader, ditandai dengan kenaikan rerata skor dari 9,47 menjadi 11,33. Melalui cooking class, para peserta berhasil menguasai keterampilan mengolah protein hewani dan camilan sehat yang bervariasi bagi keluarga. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dalam mengatur porsi makan dan memilih sumber pangan lokal yang bergizi. Secara keseluruhan, kombinasi teori dan praktik efektif dalam memperkuat literasi gizi di tingkat masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan berbasis pangan lokal efektif meningkatkan kemandirian kader dalam menerapkan pola hidup sehat.
Pengenalan Sistem Organ dan Mikroskop pada Siswa Sekolah Dasar melalui Pemanfaatan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Okto Asriatno; I Putu Sudayasa; Sulastrianah; Tien; Arfiyan Sukmadi; Yenti Purnamasari; Sufiah Asri Mulyawati; Dewinta Nur Alvionita; Nuraniar Bariq Kinayoh; Sitti Aisyah May Wulandari
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.307

Abstract

Pembelajaran sains di tingkat sekolah dasar menghadapi tantangan mendasar berupa keterbatasan fasilitas laboratorium dan dominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, yang berdampak pada rendahnya literasi sains dan minat belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut pada SD Islam Terpadu Al Qalam Kendari Sekolah mitra yang, berdasarkan koordinasi awal, teridentifikasi tidak memiliki laboratorium IPA fungsional, alat peraga anatomi, maupun mikroskop melalui kunjungan edukatif terintegrasi di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, Kendari. Program dilaksanakan pada November 2024, melibatkan 113 siswa kelas IV–VI (usia 9–12 tahun) dan 10 guru yang dibagi ke dalam 13 kelompok kecil. Dua sesi terintegrasi dilaksanakan dengan pendekatan experiential learning: (1) pengenalan sistem organ manusia menggunakan alat peraga manikin tiga dimensi; serta (2) pengenalan prinsip kerja, jenis, dan teknik penggunaan mikroskop melalui demonstrasi dan pengamatan preparat. Ketercapaian program dipantau menggunakan lembar observasi keterlibatan, kuis lisan interaktif sebagai asesmen formatif, dan lembar respons singkat peserta. Temuan kualitatif dan observasional mengindikasikan partisipasi aktif yang tinggi, antusiasme yang terjaga, serta tumbuhnya minat situasional terhadap sains dan bidang biomedis-kedokteran. Mengingat desain yang bersifat deskriptif, temuan ini perlu dimaknai sebagai indikasi, bukan efek yang terukur.
Penerapan Pemeriksaan Kesehatan Dasar Sebagai Screening Masalah Kesehatan Mahasiswa Baru Poltekkes Kupang Oklan B.T Liunokas; Namsyah Baso; Hardian Bimanto; Maria Fatima Saga Wea; Nabila Nurul Ilma; Tri Maryati
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.309

Abstract

Mahasiswa baru rentan mengalami perubahan pola hidup selama proses adaptasi di perguruan tinggi yang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan fisik maupun psikologis. Rendahnya kebiasaan pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan berbagai faktor risiko kesehatan sering tidak terdeteksi sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan pemeriksaan kesehatan dasar sebagai skrining awal masalah kesehatan mahasiswa baru serta meningkatkan pengetahuan tentang perilaku hidup sehat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-partisipatif melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan melibatkan 126 mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Kupang. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh, lingkar perut, dan gula darah sewaktu. Pengetahuan dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 61.8 menjadi 86.4. Pemeriksaan kesehatan mengidentifikasi 24 mahasiswa (19.0%) overweight, 15 mahasiswa (11.9%) obesitas, 11 mahasiswa (8.7%) dengan tekanan darah tinggi, dan 7 mahasiswa (5.6%) dengan kadar gula darah di atas normal. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya deteksi dini dan penerapan perilaku hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif di lingkungan kampus.
Edukasi PHBS, Kesehatan Reproduksi, dan Keluarga Berencana dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Unyur Kota Serang Refi Lindawati; Fauzul Hayat; Sari Suriani; Antika Maulida Rahayu
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v6i1.310

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan, khususnya terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi, dan Keluarga Berencana (KB). Kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang tepat dapat meningkatkan risiko perilaku tidak sehat, kehamilan dini, dan infeksi menular seksual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai PHBS, kesehatan reproduksi, dan KB di wilayah kerja Puskesmas Unyur. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, video animasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan dilaksanakan di SMA Nurul Islam dengan jumlah peserta sebanyak 35 remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan. Pada materi PHBS dan kesehatan reproduksi, kategori pengetahuan baik meningkat dari 22.9% menjadi 74.3%, sedangkan pada materi kesehatan reproduksi dan KB meningkat dari 17.1% menjadi 71.4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai PHBS, kesehatan reproduksi, dan KB sebagai upaya promotif dan preventif dalam membangun generasi sehat.
Penerapan Rekam Medis Pada Pemeriksaan Kesehatan di Masjid Baiturahman, Pondok Pinang, Jakarta Selatan Dwi Wahyu Lestariningsih; Meliana Meliana; Yayah Sya’diah; Ambarwati Ambarwati; Yasmine Swaratika; Garis Gemilang
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v6i1.311

Abstract

Rekam medis merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan karena berfungsi sebagai media pencatatan identitas pasien, hasil pemeriksaan, tindakan, dan tindak lanjut pelayanan kesehatan. Namun, kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis masyarakat sering kali belum didukung oleh sistem pencatatan rekam medis yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan rekam medis pada pemeriksaan kesehatan masyarakat di Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Jakarta Selatan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencatatan kesehatan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Februari 2026 dengan sasaran jamaah masjid dan masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui registrasi peserta, pencatatan rekam medis, pemeriksaan kesehatan dasar, serta penginputan data ke dalam format spreadsheet Excel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 49 peserta berhasil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan seluruh data kesehatan peserta dapat terdokumentasi secara sistematis. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya rekam medis dari 38.8% sebelum edukasi menjadi 85.7% setelah kegiatan berlangsung. Penerapan rekam medis dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat membantu meningkatkan keteraturan pelayanan kesehatan dan mendukung dokumentasi data kesehatan masyarakat secara berkelanjutan
Implementasi Rekam Medis Sederhana dalam Pemeriksaan Kesehatan: Evaluasi Efektivitas pada Masyarakat di Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Jakarta Selatan Garis Gemilang; Meliana Meliana; Yasmine Swaratika; Yayah Sya’diah; Dwi Wahyu Lestariningsih; Ambarwati Ambarwati
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v6i1.312

Abstract

Pada kegiatan pemeriksaan kesehatan berbasis masyarakat, penerapan rekam medis sering kali belum dilakukan secara optimal sehingga data kesehatan masyarakat tidak terdokumentasi dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan rekam medis secara berkelanjutan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Jakarta Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilakukan melalui registrasi peserta, pengisian rekam medis, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta penginputan data ke dalam format Excel. Sasaran kegiatan adalah jamaah masjid dan masyarakat sekitar dengan jumlah peserta sebanyak 49 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pencatatan rekam medis secara sistematis. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya rekam medis dari 42.9% pada pre-test menjadi 85.7% pada post-test. Sikap positif terhadap pemeriksaan kesehatan rutin juga meningkat dari 51.0% menjadi 89.8%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penerapan rekam medis berbasis komunitas. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa implementasi rekam medis secara berkelanjutan dapat mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih sistematis, terarah, dan berbasis data
Optimalisasi Pelayanan Rekam Medis melalui Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Literasi Digital pada Lansia Posyandu Samara, Pondok Pinang Yasmine Swaratika; Meliana Meliana; Garis Gemilang; Dwi Wahyu Lestariningsih; Yayah Sya’diah; Ambarwati Ambarwati
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v6i1.313

Abstract

Peningkatan jumlah lansia menyebabkan kebutuhan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat semakin meningkat, salah satunya melalui Posyandu Lansia. Rekam medis memiliki peran penting dalam mendukung pemantauan kesehatan lansia secara berkelanjutan, namun pencatatan data kesehatan di tingkat posyandu masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan rekam medis melalui pemantauan kesehatan lansia di Posyandu Samara Pondok Pinang. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilakukan melalui registrasi peserta, pencatatan rekam medis, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, dan gula darah, serta penyuluhan mengenai keamanan data pribadi dan penggunaan teknologi digital secara bijak. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 44 orang lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah tinggi sehingga membutuhkan pemantauan kesehatan rutin. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai keamanan digital dari 38.6% pada pre-test menjadi 84.1% pada post-test. Sikap positif terhadap penggunaan teknologi digital yang aman juga meningkat dari 46.3% menjadi 88.7%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan lansia, pemahaman mengenai keamanan data pribadi, serta keterampilan mahasiswa dalam penerapan rekam medis berbasis masyarakat. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa optimalisasi pelayanan rekam medis dapat mendukung pemantauan kesehatan lansia secara lebih sistematis dan berkelanjutan.