cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 4 (2025): Agustus" : 30 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium wakegi Araki) Tudjuka, Abdi Budiarto; Laude, Syamsuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2675

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati Bioboost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan dikebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako selama dua bulan, yaitu mulai bulan Juni sampai September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari, 5 perlakuan. Dengan rincian sebagai berikut:H0 = konsentrasi 0 ml/l air(kontrol) H1 = konsentrasi 30 ml/l air pupuk hayati bioboost , H2 = konsentrasi 60 ml/l air pupuk hayati bioboost, H3 = konsentrasi 90 ml/l air pupuk hayati bioboost, H4 = konsentrasi 120 ml/l air pupuk hayati bioboost. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 15 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri atas 4 tanaman, jumlah keseluruhan tanaman yaitu sebanyak 60 tanaman. Parameter yang di amati Tinggi tanaman (cm), Jumlah daun (helai), Berat segar tanaman (g), Berat kering per rumpun (g), Jumlah umbi perumpun, Berat umbi segar perumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian pupuk Hayati yaitu konsentrasi 30-120 ml/l air pupuk hayati Bioboost merupakan konsentrasi yang baik untuk meningkatkan hasil pada tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA MEDIA BAGLOG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus L.) Difa, Difa; Anshar, Muhammad; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2676

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan tanaman yang tidak memiliki klorofil, sehingga tidak dapat melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. Jamur hidup dengan cara zat-zat makanan, seperti selulosa, glukosa, liginin, protein dan senyawa organisme lainnya. Serbuk gergaji yang baik digunakan sebagai media tanam dari jenis kayu yang keras, sebab banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak. Penambahan dedak untuk meningkatkan nutrisi media tanam dan sebagai sumber karbohidrat, karbon (C), dan nitrogen (N). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi EM4 pada media baglog serbuk kayu gergaji terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jamur tiram. Untuk mendapatkan hasil yang baik pada budidaya jamur tiram putih maka kita dapat penambahan bakteri atau sering disebut dengan efektif mikroorganisme (EM4), EM4 mengandung bakteri pengurai selulosa yang mampu memfermantasikan bahan organik menjadi senyawa anorganik yang mudah diserap oleh tanaman. Penelitian ini dilaksanakan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu. Waktu penelitian dimulai pada Februari 2024 sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan kosentrasi EM4 sebagai berikut : A0 = tanpa EM4 ,A1 = 5 ml/liter air, A2 = 10 ml/liter air, A3 = 15 ml/liter air dan A4 = 20 ml/liter air. Dengan demikian terdapat 5 perlakuan,setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri 5 baglog, sehingga diperlukan 100 baglog. Hasil penelitian menunjukkan berbagai konsentrasi EM4 A1 terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap panjang miselium dan persentase baglog dipenuhi miselium, dan konsentrasi A1 (+ 12kg serbuk gergaji + 4kg dedak padi + 600 gram kapur dolomit) terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap lebar tudung, jumlah tudung dan berat segar.
KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORIS BERBAGAI JENIS BERAS PADI LADANG Alamsyah, Alamsyah; Rahmatu, Rostiati Dg.; Septian, Septian
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2677

Abstract

Padi ladang (gogo) merupakan varietas padi baru yang unggul memiliki karakteristik berdaya hasil tinggi, tahan terhadap penyakit bercak coklat, berumur singkat, serta memiliki rasa nasi enak dengan kadar protein yang relatif tinggi. Padi gogo juga memberikan kemudahan pada petani dengan dapat dibudidayakan pada lahan yang kering. Manfaat padi gogo mendukung ketahanan pangan nasional, membantu Indonesia menghadapi tantangan perubahan iklim, membantu menjaga stabilitas harga dipasaran. Beras padi gogo sendiri memiliki tekstur nasi yang pulen dan tahan terhadap penyakit blas dan hawar daun bakteri. Tujuan penelitian ini untuk ntuk mengetahui karakteristik kimia dan sensoris yaitu kandungan Amilopektin, Amilosa, Antioksidan, Kadar air, Kadar pati, warna, aroma, tekstur 7 jenis padi ladang. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri Fakultas Pertanian, dan Laboratorium Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap untuk analisis sifat kimia dan Rancangan Acak Kelompok untuk analisis sifat sensoris. Jenis perlakuan beras padi ladang adalah (Jahara Putih), (Jahara), (Pulu Konta), (Delima), (Buncaili), (Kalendeng Hitam Putih), dan (Situbageundit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis beras terbaik adalah Kalendeng Hitam Putih terhadap sifat kimia dan sensoris beras padi ladang. Kandungan amilopektin dan amilosa membuat tekstur lengket pada nasi karena terdapat jenis pati yang lebih mudah dicerna dan lebih cepat mengikat air, Sedangkan tingginya aktivitas antioksidan akan dapat menangkal radikal bebas. Kadar air dan kadar pati yang terlalu tinggi dapat menyebabkan beras mudah patah dan retak pada saat digiling dan ketika dimasak cenderung menjadi bubur dan skor sensoris akan meningkat seiring meningkatnya tingkat kepulenan nasi tersebut.
STUDI BEBERAPA SIFAT TANAH PADA LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ceppa L.) DI DESA PALASA KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Salma, Salma; Ramlan, Ramlan; Sartika, Dwi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2678

Abstract

Beberapa sifat tanah pada lahan tanaman bawang merah memiliki faktor penting untuk memberikan peluang bagi pertumbuhan tanaman dan pada akhirnya mempengaruhi kesuburan lahan yang mendukung pada pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan beberapa sifat tanah pada lahan bawang merah. Penelitian ini telah diaksanakan di Laboratarium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Dengan mengambil sampel di Desa Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember 2024 sampai bulan Februari 2025. Sampel tanah diambil pada lahan bawang merah dengan kedalaman 0-20 cm dengan 5 titik pengambilan sampel setiap titik diambil 2 sampel kemudian di kompositkan, total keseluruhan sampel ada 5 sampel tidak utuh. Hasil penelitian ini menunjukkan tekstur tanah pada lahan kebun bawang merah memiliki kategori Pasir Berlempung dengan nilai rata rata 80,1%-75,2%. pH tanah memiliki kategori Netral dengan nilai rata-rata 6-71%-7,16%. C-Organik tanah memiliki kategori r endah dengan nilai rata-rata 0,53%-1,36%. Kapasitas Tukar Kation memiliki kategori sedang dengan nilai rata-rata 16,75%-23,69%. Meskipun pH netral menjelaskan tanah secara kimia tidak mengalami masalah keasaman, tetapi rendahnya kandungan C-organik, tekstur pasir berlempung menjadi kendala dalam kemampuan tanah dalam menyerap unsur hara. tanah belum dapat dikatakan subur, melainkan termasuk tanah dengan potensial kesuburan Rendah yang masih dapat ditingkatkan melalui penambahan bahan organik atau pengolahan pemupukan yang tepat.
PERTUMBUHAN STEK LADA DENGAN PEMBERIAN ZPT SINTETIK Hidayat, Muh Khairuddin; Sangadji, Muhd Nur; Rahmi, Rahmi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman lada terhadap berbagai konsentrasi perendaman zat pengatur tumbuh atonik dan rootone F di desa Tinggede, kecamatan Marawola, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang berlangsung pada bulan Maret hingga Mei 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah jenis ZPT yaitu ZPT atonik dan rootone F sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi dengan taraf 1000 ppm, 2000 ppm dan 3000 ppm. tiap kosentrasi ZPT diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 28 unit tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman rootone F dengan konsentrasi 2000 ppm memperlihatkan hasil terbaik pada pertumbuhan stek tanaman lada pada periode muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas dan jumlah daun. sedangkan hasil terbaik volume akar terdapat pada perendaman rootone F 1000 ppm.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum Syn) Var. SERVO PADA BERBAGAI KONSENTRASI NUTRISI AB-mix Herman, Nursyafika; Mas’ud, Hidayati
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2680

Abstract

Tomat var. servo merupakan jenis sayuran yang mempunyai kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh, tanaman tomat membutuhkan nutrisi agar bisa menghasilkan buah yang baik. Nutrisi AB-mix memegang peranan penting dalam keberhasilan tanaman hidroponik karena tanpa nutrisi tidak dapat bercocok tanam secara hidroponik. AB-mix merupakan pupuk yang dapat digunakan sebagai larutan nutrisi dalam sistem hidroponik. Penggunaan nutrisi bertujuan untuk menyediakan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman seperti menyediakan nutrisi lengkap yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkn tanaman. Media tumbuh tanaman hidoponik menggunakan arang sekam, dimana media ini juga sangat ekonomis dan mudah untuk didapatkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai juni 2024, bertempat di Green House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari konsentrasi nutrisi AB-mix yang berbeda yaitu P1 = AB-mix 2,5 ml/L, P2 = AB-mix 5 ml/L, P3 = AB-mix 7,5 ml/L, P4 = 10 ml/L, P5 = AB-mix 12,5 ml/L dan P6 = AB-mix 15 ml/L. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 18 unit percobaan, setiap satuan unit percobaan menggunakan 5 tanaman sehingga keseluruhan terdapat 90 tanaman. Data pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (Anova). Apabila berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Uji BNJ 5%. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh nyata larutan nutrisi AB-mix terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, umur berbunga, total jumlah buah dan total berat buah pertanaman. Perlakuan dengan larutan nutrisi AB-mix 7,5 ml/L menghasilkan nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman, total jumlah buah pertanaman dan total berat buah pertanaman.
EKSPLORASI MAKROFAUNA TANAH PADA LAHAN PERTANAMAN KAKAO MONOKULTUR DAN POLIKULTUR Mayang, Oriza Meiftah; Hasriyanty, Hasriyanty; Khasanah, Nur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2681

Abstract

Peran makrofauna tanah sebagai pengurai sangat berguna dalam proses jaring-jaring makanan yang ada yang hasilnya dimanfaatkan oleh tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman dari makrofauna tanah yang terdapat pada lahan pertanaman kakao tipe monokultur dan tipe polikultur. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan April 2023. Pengambilan sampel dilakukan di lahan pertanaman kakao di Desa Saloya, Kec. Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Sampel diidentifikasi di Laboratorium Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi langsung pada lahan pertanaman kakao untuk mengindentifikasi makrofauna tanah yang terdapat pada lahan monokultur dan polikultur dan di klasifikasikan sesuai dengan Ordo, Famili dan Genus pada setiap spesies. Data hasil identifikasi di analisis pada indeks kepadatan, indeks dominansi, indeks keanekaragaman dan uji t tidak berpasangan.hasil penelitian memperoleh 7 ordo, 9 Famili, 11 genus dan spesies. Spesies yang paling banyak ditemukan baik di lahan pertanaman kakao monokultur ataupun polikultur yaitu Selonopsis. invicta (Hymenoptera : Formicidae) dengan jumlah 133 ekor pada lahan monokultur dan lahan polikultur berjumlah 166 ekor dan paling sedikit yaitu Gryllotalpa grillotalpa (Orthoptera : Gryllotalpa). berjumlah 2 ekor pada lahan monokultur dan lahan polikultur berjumlah 3 ekor. Indeks kepadatan di perkebunan kakao monokultur dan polikultur masuk dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata pada lahan mokulutur sebedsar 231,12 ekor/ 1,6m2 dan pada lahan monokulur sebesar 270,62 ekor/ 1,6m2, Indeks dominansi termasuk dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata pada lahan monokultur sebesar 0,28 dan pada lahan polikultur sebesar 0,26 indeks keaenkaragaman pada lahan perkebunan kakao termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata pada lahan monokultur 1,41 dan 1,46 pada lahan polikultur. Semua spesies makrofauna yang didapatkan berpengaruh signifikan kecuali S. invicta dan P. spiralis tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi tipe lahan berbeda.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (vigna sinensis L.) PADA BERBAGAI PEMBERIAN KONSENTRASI POC NASA S, Rajun Padoman; Bahrudin, Bahrudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2682

Abstract

Kacang panjang adalah tanaman semusim yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dan merupakan tanaman hortikultura yang mudah diolah menjadi makanan dan kaya nutrisi seperti vitamin, protein, lemak nabati, karbohidrat dan mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang akibat berbagai pemberian konsentrasi POC Nasa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor perlakuan yaitu Faktor pemberian POC Nasa yang terdiri dari 5 taraf berbeda yaitu P0 = control (tanpa perlakuan), P1 = 5ml/liter/bedeng, P2 = 10ml/ liter/bedeng, P3 = 15ml/liter/bedeng, P4 = 20ml/liter/bedeng. percobaan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. pada pengamatan tinggi tanaman 2-4 MST tanaman tertinggi terdapat pada konsentrasi 15ml/liter air dengan rata-rata 19,06cm, 65,81cm, 141cm sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan kontrol. Pada pengamatan 2-4 MST menunjukan bahwa jumlah daun yang paling banyak diperoleh terdapat pada konsentrasi 20ml/liter yaitu 5 helai, 8,50 helai, 17,81 helai sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan kontrol. Dari hasil uji BNJ 5% menunjukan berat polong pertanaman yang paling berat terdapat pada konsentrasi 20ml/liter dengan rata-rata 102,49 gram dan yang terendah terdapat pada kontrol. Dari hasil uji BNJ 5% menunjukkan bahwa polong terpanjang terdapat pada konsentrasi 15ml/liter dengan rata-rata 46,26 cm, sedangkan yang terendah terdapat pada konsentrasi 10ml/liter air.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK Ningsih, Nindi Puspita Wahyu; Idham, Idham; Nursalam, Nursalam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2683

Abstract

Jagung pulut (Zea mays ceratina) merupakan salah satu jenis jagung yang sering dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras oleh masyarakat di Pulau Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan yaitu : kontrol, NPK 200 kg.ha-1, NPK 250 kg.ha-1, NPK 300 kg.ha-1, NPK 350 kg.ha-1, NPK 400 kg.ha-1 perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga secara keseluruhan terdapat 30 petak percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk NPK dengan dosis 200 kg.ha-1 telah dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung khususnya pada tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol dengan kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, baris biji, baris pertongkol, bobot tongkol perpetak dan produksi (ton/ha). Peningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung berdasarkan pengamatan terhadap tinggi tanaman, diameter tongkol, berat tongkol perpetak dan produksi (ton/ha) dapat terlihat setelah pemberian pupuk NPK dengan dosis 250 kg.ha-1.
INISIASI TUNAS ANGGREK DENDROBIUM (Dendrobium sp) PADA BERBAGAI KONSENTRASI BENZYLAMINO PURIN Fatimah, Siti; Basri, Zainuddin; Hawalina, Hawalina
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2684

Abstract

Keberhasilan perbanyakan tanaman secara in vitro ditentukan oleh sejumlah faktor, antara lain konsentrasi zat pengatur tumbuh, seperti BAP yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi BAP yang lebih efektif bagi inisiasi tunas anggrek Dendrobium. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang berlangsung dari bulan Januari hingga Juni 2021. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang dicobakan, yaitu konsentrasi BAP yang terdiri atas empat taraf, yaitu: 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan 4 ppm. Setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga jumlah unit percobaan sebanyak 16 unit. Data dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman dan dilanjutkan dengan uji BNJ guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAP dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek Dendrobium saat inisiasi. Media MS yang disuplai 3 ppm BAP lebih efektif untuk inisiasi tunas dengan menghasilkan jumlah tunas paling banyak (rata-rata 2,38 tunas per eksplan). Penggunaan media yang ditambahkan 2 ppm BAP diperoleh pertumbuhan tunas paling tinggi (rata-rata 0,96 cm per tunas), pembentukan akar paling banyak (rata-rata 2,63 bulu akar per eksplan) dan pembentukan daun relatif banyak (rata-rata 3,63 helai per eksplan).

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue