cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 6 (2016): Desember" : 17 Documents clear
Prediksi Laju Erosi Pada Penggunaan Lahan Berbeda Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah Andi Aghir A. Lanyala; Uswah Hasanah; Ramlan Ramlan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarnya laju erosi tanah dan indeks bahaya erosi pada DAS Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah. Kegunaan dari penelitian adalah sebagai sumber informasi bagi pemerintah dalam kaitannya dengan kebijakan penggunaan lahan dan tindakan konservasi tanah. Peta kelas lereng, peta tanah dan peta pengunaan lahan ditumpangsusunkan dengan mengunakan aplikasi ArcGIS 10.0, sehingga diperoleh sebelas unit lahan yang meliputi penggunaan lahan hutan, semak belukar, persawahan ladang kebun campuran dan pemukiman. Prediksi erosi dilakukan pada semua unit lahan kecuali pada penggunaan lahan pemukiman. Survei kemudian dilakukan pada tujuh unit lahan untuk dilakukan pengamatan terhadap panjang lereng, kemiringan lereng, vegetasi yang dominan, dan melihat unit lahan yang masih berpotensi untuk dilakukan pengelolaan lahan pertanian jangka panjang. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara acak pada setiap unit lahan, diambil sebanyak tiga sampel untuk masing-masing contoh tanah. Prediksi laju erosi tanah menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks bahaya erosi yang terjadi pada DAS Kawatuna tergolong pada tingkat rendah sampai sedang. Erosi rendah terjadi pada lahan sawah dan hutan, untuk erosi tingkat sedang terjadi pada lahan kebun campuran, lahan semak belukar, dan ladang. Faktor yang dominan mempegaruhi terjadinya erosi pada wilayah ini adalah erovisitas tanah, diikuti oleh pengelolaan tanaman, dan tindakan konservasi.
Identifikasi Karakter Morfologi Dan Anatomi Tanaman Jeruk Lokal (Citrus Sp) Di Desa Karya Agung Dan Karya Abadi Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong Hefip Murtando; Nirwan Sahiri; Ichwan Madauna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi dan anatomi tanaman jeruk di Desa Karya Agung dan Desa Karya Abadi pengumpulan materi menggunakan metode eksplorasi terhadap morfologi tanaman jeruk di lapangan yaitu Desa Karya Agung dan Desa Karya Abadi Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong serta melakukan pengamatan terhadap anatomi tanaman jeruk di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman. Penelitian inidilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2015. Total sampel tanaman jeruk yang diamati untuk morfologi dan anatomi adalah 20 sampel yang terdiri dari 10 sampel dari Desa Karya Agung dan 10 sampel dari Desa Karya Abadi serta dianalisis dengan menggunakan analisis kluster dan hasilnya akan terlihat dalam bentuk dendogram. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil dendogram, terdapat kultivar-kultivar tanaman jeruk yang beragam di Kabupaten Parigi Moutong khususnya di Desa Karya Agung dan Desa Karya Abadi, terlihat dari karakter morfologi dan anatomi yang spesifik ditunjukan oleh hasil analisis kluster dengan melihat tingkat keragaman yang besar. Dari sekian keberagaman yang ada diperoleh tiga kelompok aksesi di Desa Karya Agung (KA) yaitu KA01 dan KA09. Tiga kelompok aksesi untuk Desa Karya Abadi (KB) yaitu Aksesi KB09, KB01 dan KB10.
PEMBUATAN MINUMAN INSTAN FUNGSIONAL DARI BIOAKTIF POD HUSK KAKAO Herwanto Wasmun; Abdul Rahim; Gatot Siswo Hutomo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini terdiri atas dua tahap, tahap pertama bertujuan untuk mengetahui berat bubuk pod husk kakao terbaik yang digunakan dalam Pembuatan Minuman Instan Fungsional dari Pod Husk Kakao. Hasil analisis total fenol dan kapasitas antioksidan menunjukkan bahwa penggunaan bahan pod husk kakao kering dengan pelarut etanol memiliki kadar total fenol dan kapasitas antioksidan tertinggi. Tahap ke dua bertujuan untuk mengetahui kadar total fenol dan kapasitas antioksidan minuman instan dari berbagai ekstrak pod husk kakao. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri atas empat taraf berat pod husk kakao yaitu 5 g, 10 g, 15 g dan 20 g. Penambahan 2 g Maltodekstrin dan 10 g Sukrosa dilakukan pada proses pemekatan minuman instan. Hasil analisis minuman instan memiliki kadar total fenol dan kapasitas antioksidan tertinggi pada perlakuan 20 g pod husk kakao. Kadar total fenol dan kapasitas antioksidan minuman instan terbaik dihasilkan dari ekstrak 10 g pod husk kakao yang dijadikan sebagai panduan dalam pembuatan minuman instan.
Prediksi Erosi Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Kasmawati Kasmawati; Uswah Hasanah; Abdul Rahman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosi merupakan salah satu factor penyebab menurunnya kemampuan tanah sehingga hasil produksi menurun, hal ini terjadi pada beberapa penggunaan lahan yang diolah tanpa memperhatikan kaidah-kaidah konservasi atau tidak sesuai dengan kemampuannya. Prediksi laju erosi pada wilayah ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah pada umumnya dan memberikan informasi tentang besarnya indeks bahaya erosi pada beberapa penggunaan lahan pertanian maupun non pertanian sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memprediksi laju erosi tanah dan menentukan indeks bahaya erosi berdasarkan prediksi erosi pada beberapa penggunaan lahan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala dan analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 sampai Januari 2016. Penelitian ini menggunakan metode survai secara langsung di lapangan dan dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah untuk bahan analisis di laboratorium. Kemudian hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks bahaya erosi yang terjadi di Desa Labuan Toposo beragam yaitu indeks bahaya erosi terendah terdapat pada penggunaan lahan hutan, sedangkan tertinggi terdapat pada penggunaan lahan jati dan kelapa. Hal ini disebabkan oleh pola penggunaan lahan, tindakan pengelolaan tanah, selain itu indeks bahaya erosi yang tinggi berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Sehingga penting dilakukan tindakan konservasi untuk mencegah terjadinya erosi, sebaiknya dilakukan penanaman tumpang sari dan penggunaan sisa-sisa tanaman sebagai mulsa.
Prediksi Erosi Tanah Di Das (Daerah Aliran Sungai) Paneki Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi Muhamad Fadli Kias; Ramlan Ramlan; Rahmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi erosi, dan menetukan indeks bahaya erosi yang terjadi di DAS Paneki Desa Pombewe Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian ini diperukan sebagai sumber informasi bagi perkembangan tata guna lahan, serta konservasi tanah dan air. Selain itu untuk melengkapi informasi mengenai beberapa karakteristik sifat fisik tanah. Metode penelitianyang digunakan adalah deskriptif eksploratif yang di lakukan dengan survei secara langsung pada lokasi penelitian, dan pengambilan data sekunder. Penelitian ini membutuhkan data-datapeta kelas lereng, peta tanah dan peta penggunaan lahan yangditumpang susunkan dengan menggunakan aplikasi ArcGIS 10.0, sehingga diperoleh 4 (empat) unit lahan yaitu, Hutan Sekunder, kebun campuran, ladang, dan perkebunan kakao.Hasil penelitian menunjukan karakteristik fisik tanah pada beberapa penggunaan lahan sangat bervariasi dengan permeabilitas lambat hingga sedang, tekstur tanah didominasi oleh lempung berpasir dan lempung, Bulkdensity tergolong berat dan kandungan C-organik yang tergolong tinggi. Prediksi laju erosi anah menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation, menghasilkan indeks bahaya erosi yang terjadi pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Paneki tergolong pada tingkat rendah sampai sedang dengan jumlah rata-rata erosi (AT) 74,12 ton/ ha/tahun.
Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Organik Pada Panjang Stek Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Bibit Buah Naga ( Hylocereus costaricensis) Komang Alit Giri Kesuma; Andi Ete; Hamid Noer
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis pupuk organik dan berbagai panjang stek yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit buah naga. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, pada bulan april sampai dengan bulan juni 2015. Penelitian ini mengunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah panjang stek (S) yang terdiri atas 3 (tiga) ukuran yaitu : S1 = 20 cm, S2 = 25 cm, S3 = 30 cm. Kemudian faktor kedua adalah pemberian berbagai jenis pupuk kandang (P) yang terdiri atas 4 (empat) perlakuan, yaitu: Pa = Kontrol, Pb = Pupuk kandang ayam, 50 g/polybag, Pc = Pupuk kandang kambing, 50 g/polybag, Pd = Pupuk kandang sapi, 50 g/polybag. Berdasarkan kedua faktor tersebut, maka diperoleh 12 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, dan masing-masing perlakuan terdiri atas dua polybag, sehingga terdapat 72 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis keragaman (uji F), pada taraf kepercayaan 95% atau α 0,5. Bila perlakuan berpengaruh nyata akan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) α 0,5.
Efikasi Dua Jenis Ekstrak Tumbuhan Dan Kombonasi Keduanyaterhadap Mortalitas Hama Ulat Bawang Merah (Spodoptera exigua Hubn) (Lepidoptera: Noctuidae) Muh. Rifai; Hasriyanty Hasriyanty; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang efektif dan efisien dari dua jenis tumbuhan pada pengujian tunggal dan kombinasi keduanya terhadap mortalitas larva Spodoptera exiqua serta menentukan nilai LC50. Kegunaan penelitian ini diharapkan sebagai bahan informasi tentang 2 jenis tumbuhan yang bekerja secara kompatibel dalam pengendalian hama S. exigua. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan September 2014 yang bertempat di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas Tadulako. Penelelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu perlakuan A (K1 = 0.25%) B (K2 = 0.50%) C (K3 = 0,75%) D (K4 = 1,00%) dan E (K5 = 1.25%). Peubah yang diamati yaitu mortalitas larva S. exigua. Larva yang digunakan yaitu instar 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian tunggal ekstrak tumbuhan sidondo konsentrasi 1% merupakan konsentrasi yang efektif dengan nilai LC50 sebesar 0,10% dengan mortalitas mencapai 83,33% dan ekstrak tumbuhan patah tulang (Euphorbia rucalli)1% merupakan konsentrasi yang efektif dengan nilai LC50 sebesar 0,08% dengan mortalitas mencapai 83,33%. Kombinasi konsentrasi ekstrak tumbuhan sidondo (Viteks negundo L.) dan patah tulang (Euphorbia tirucalli) 0,50% merupakan konsentrasi yang efektif dengan nilai LC50 sebesar 0,09% terhadap mortalitas larva S.exigua dengan Kematian 48 JSA dapat mencapai 83,33%.
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Pada Berbagai Media Tumbuh Dengan Interval Penyiraman Air Kelapa Yang Berbeda Oskar Totong; Abdul Hadid; Hidayati Mas’ud
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Green House Taman Sains Pertanian Sidondo, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, sejak April-Juli 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis media tumbuh dan interval pemberian air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor, dimana faktor pertama adalah media tumbuh yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu M1 (media tanah dan pupuk kandang ayam), M2 (media tanah dan arang sekam), M3 (media tanah dan serbuk gergaji), M4 (media tanah dan pupuk kandang sapi) dan faktor kedua adalah interval penyiraman air kelapa yaitu P1 (4 hari sekali), P2 (8 hari sekali), P3 (12 hari sekali). Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Data hasil pengamatan di analisis menggunakan Analisis Sidik Ragam, dan apabila menunjukkan pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan Beda Nyata Jujur pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan M2P2 memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap fase pertumbuhan yang meliputi tinggi tanaman dengan rata-rata 121,67 cm pada umur 45 HST, jumlah daun rata-rata 268,67 helai, dan berat kering total tanaman rata-rata 204,67 g, sedangkan perlakuan M1P1 memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap jumlah buah rata-rata 7,67 dengan berat total buah matang rata-rata 243,67g serta volume akar rata-rata 19,67ml.
Hidrolisis Selulosa dari Bahan Pod Husk Kakao Menggunakan Asam Klorida Rizal Rizal; Gatot Siswo Hutomo; Abdul Rahim
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi HCl dan lama perebusan dalam pembuatan gula cair dari pod husk kakao. Selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber ilmu pengetahuan dalam pengembangan teknologi pengolahan pada kulit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu, yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2014. Analisis data hasil ekstraksi selulosa (Tahap I) menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan konsentrasi NaOH yaitu : 10%, 12%, dan 14%. Seluruh perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga jumlah unit pengamatan sebanyak 12 unit. Hasil analisis keragaman yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata akan diuji lanjut dengan BNJ 5% atau 1%. Rancangan yang digunakan pada hidrolisis selulosa (Tahap II) adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas empat taraf konsentrasi asam Klorida (HCl) yaitu : K1 = 1%, K2 = 1,5%, K3 = 2% dan K4 = 2,5%. Adapun pengelompokan perlakuan tersebut berdasarkan lama waktu hidrolisis selulosa pod husk kakao dalam larutan asam klorida yaitu: R1 = 2 jam, R2 = 4 jam, R3 = 6 jam, R4 = 8 jam, R5 = 10 jam, dan R6 = 12 jam. Seluruh perlakuan diulang sebanyak 3 kali pada masing-masing kelompok sehingga jumlah unit pengamatan sebanyak 72 unit. Hasil analisis keragaman yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata akan diuji lanjut dengan BNJ 5% atau BNJ 1%. Konsentrasi yang terbaik pada titik 12%. Titik optimum pada lama perebusan yaitu 8 jam.
Penilaian Kualitas Tanah Pada Beberapa Tipe Penggunaan Lahan Di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Salma Suleman; Ulfiyah A. Rajamuddin; Isrun Isrun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kriteria kualitas tanah di Kabupaten Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi berdasarkan beberapa jenis penggunaan lahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-eksploratif yang variabel-variabelnya dilakukan melalui survei lapangan dan didukung oleh analisis tanah dari laboratorium. Hasil analisis tanah kemudian dinilai kualitasnya dengan menggunakan metode penilaian pada setiap indikator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanah di Sigi Biromaru Kabupaten Sigi berdasarkan penggunaan lahan memiliki kriteria kualitas tanah berkisar dari tanah yang sehat sampai tanah yang kurang sehat. Pada lahan pertanian campuran memiliki nilai skor tertinggi 2,83 (kriteria tanah sehat), sedangkan sawah memiliki nilai skor 2,66 (kriteria tanah kurang sehat) dan pada daerah hortikultura memiliki nilai skor terendah 2,5 (kriteria tanah kurang sehat).

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue