cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2018): April" : 19 Documents clear
Pengaruh Pestisida Nabati Buah Cabai (Capsicum annuum L) Dan Umbi Bawang Putih (Allium sativum L) Terhadap Mortalitas Hama Bawang Merah (Spodoptera exigua Hubner) Nursam Nursam; Mohammad Yunus; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pestisida Nabati Campuran Cabai (Capsicum annuum L.) dan Bawang Putih (Allium sativum L.) Terhadap Mortalitas Larva Hama Daun Bawang (Spodoptera exigua Hubner). Bawang merah (Allium cepa) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang mempunyai peluang besar dalam sektor agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pestisida nabati berbahan baku cabai (C. annuum) dan bawang putih (A. sativum) terhadap mortalitas larva S. exigua.Penelitian ini di laksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.Yang berlangsung pada bulan September sampai Desember 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan, masing-masing perlakuan di ulang 3 kali sehingga di peroleh 21 unit percobaan. Adapun susunan perlakuan sebagai berikut: P0 = kontrol (menggunakan air), P1= 2ml (cabai segar) / 100 ml air, P2= 4 ml (cabai busuk) / 100 ml air, P3= 6 ml (bawang putih segar) / 100 ml air, P4= 8ml (bawang putih busuk) / 100 ml air, P5= 10 ml (cabai busuk + bawang putih busuk) / 100 ml air, P6= 12 ml (cabai segar + bawang putih segar)/100 ml air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi 10 ml (cabai busuk + bawang busuk)/100 ml air merupakan konsentrasi yang dapat mematikan 83% - 96% larva S. exigua dalam waktu 3 s/d 4 hari setelah aplikasi (HSA), sehingga aplikasi ini sangat efektif untuk digunakan dalam mengendalikan larva daun bawang S. exigua.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatanipadi Sawah Di Desa Sienjo Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi Moutong Nursyafa’ah Nursyafa’ah; Rustam Abd. Rauf; Hadayani Hadayani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil beras di Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan karena luas lahan persawahannya serta melimpahnya sumberdaya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiberapa besar pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah di Desa Sienjo Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi Moutong.Jumlah sampel yang diambil sebayak 31 responden petani yang diambil dari jumlah populasi sebanyak 102 petani dengan menggunakan metodeacak sederhana (Simple random sampling).Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh Petani padi sawah di Desa Sienjo Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi Moutong adalah sebesarRp. 17.400.768/1,03 ha/MT atauRp. 16.856.992 /ha/MT,rata-rata biaya sebesar Rp. 8.797.013/1,03ha/MT atau 8.540.790/ha/MT, sehingga rata-rata pendapatan sebesar Rp. 8.603.760/1,03ha/MT atau Rp. 8.334.892/ha/MT. Nilai kelayakan usahatani Padi Sawah di Desa Sienjo Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi Moutong adalah sebesar 1,98. Artinya setiap pengeluaran Rp. 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1,98, hal ini menunjukan usahatani Padi Sawah di Desa Sienjo ini layak untuk diusahakan.
Observasi Jenis Parasitoid Larva Penggulung Daun Pisang Erionata thrax Linnaeus (Lepidoptera: Hesperidae) Pada Ketinggian Tempat Yang Berbeda Di Kabupaten Sigi Rahmawati Rahmawati; Flora Pasaru; Mohammad Yunus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman pisang merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan dan banyak dijumpai sebab mampu tumbuh dan berkembang secara baik pada berbagai kondisi agroekologi. Hama penggulung daun pisang E. thrax merupakan hama perusak daun yang membuat gulungan daun dengan cara memotong sebagian daun, dimulai dari bagian pinggir daun sejajar dengan tulang daun utama serta direkat dengan benang-benang halus berwarna putih yang dikeluarkan oleh larva E. thrax. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, jumlah, dan tingkat parasitasi parasitoid hama penggulung daun pisang pada ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu pengambilan sampel dilapangan yang dilakukan di Kematan Palolo dan di Kecamatan Sigi Biromaru. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian ini dilakukan untuk melihat jenis dan jumlah parasitoid, dan persentase parasitoid di dataran tinggi dan dataran rendah. Pada dataran tinggi ditemukan dua jenis parasitoid yaitu Bracemeria lasus, dan Cotesia erionotae. persentase parasitoid tertinggi di dataran tinggi terdapat pada bulan pertama dimana dari 60 sampel Erionata thrax yang diamati pada bulan keempat terdapat 4 sampel yang terserang dengan jenis parasitod yang muncul yaitu Cotesia erionotae dengan persentase 6,667%. Sedangkan persentase terendah dijumpai pada pengamatan bulan pertama dengan jumlah 85 ekor sampel yang terserang parasitoid sebanyak 1 ekor dan jenis parasitoid Bracemeria lasus dengan persentase 1,176%. Di dataran rendah persentase tertinggi dijumpai pada bulan kedua dan keempat dengan jumlah yang diamati sebanyak 60 ekor dengan jenis parasitoid Cotesia erionotae dengan persentase 3,333%. Sedangkan persentase parasitoid terendah dijumpai pada bulan pertama dengan sampel yang diamati sebanyak 85 ekor, yang terparasid sebanyak 1 ekor dengan jenis parasitoid Cotesia erionotae dan persentase parasitoid 1,176% Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase parasitoid di dataran tinggi tidak berpengaruh nyata pada persentase parasitoid di dataran rendah.
Beberapa Karakteristik Kimia Tanah Pada Berbagai Kelerengan Das Poboya, Kota Palu Roosliana Tambunan; Ulfiyah A. Rajamuddin; Abdul Rahim Thaha
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan beberapa karakteristik kimia tanah pada berbagai kelerengan DAS Poboya, Kota Palu yang didasarkan pada beberapa perbedaan kelerengan pada sub DAS. Serta untuk mengetahui kandungan kimia tanah pada beberapa toposekuen berdasarkan kedalaman tanah pada sub DAS Poboya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif yang pendekatan variabelnya dilakukan melalui survei lapangan dan didukung hasil analisis tanah di laboratorium Lingkungan Hidup Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2015 sampai dengan selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perbedaan letak dilereng pada DAS Poboya mempengaruhi sifat kimia tanah yang terdiri dari pH tanah yang berharkat masam berada pada kisaran 4,55-5,78 yang letaknya pada lereng atas sedangkan berharkat agak masam berada pada kisaran 4,65-6,28 yang letaknya pada lereng bawah. Begitu pula pada C-Organik, N-Total, C/N Rasio, P-Total, K-Total, dan KTK mengalami penurunan pada lereng atas, tetapi pada lereng bawah terjadi peningkatan. Pada Kejenuhan Basa lebih tinggi pada lereng atas dan lebih rendah pada lereng bawah. Menurut kedalaman tanah, secara vertikal beberapa karaketristik kimia tanah mengalami peningkatan dan penurunan menurut kedalaman tanah. Pada lereng atas mengalami peningkatan pada lapisan atas tanah, sedangkan pada lapisan bawah tanah terjadi penurunan. Kejenuhan Basa mengalami peningkatan pada lapisan bawah tanah dan terjadi penurunan pada lapisan atas tanah. Lereng bawah mengalami peningkatan pada lapisan bawah tanah, sedangkan pada lapisan atas tanah mengalami penurunan, tetapi pada P-Total dan K-Total terjadi peningkatan pada lapisan atas tanah dan terjadi penurunan pada lapisan bawah tanah.
Viabilitas Dan Vigor Benih Cengkeh (Euegenia aromaticum L) Pada Media Perkecambahan Yang Berbeda Sandi Purnawirawan; Maemunah Maemunah; Enny Adelina
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkajiviabilitas benih cengkeh pada jenis media perkecambahan yang berbeda dan mengetahui vigor setelah benih melalui proses perkecambahan pada media kecambah yang berbeda.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada tahap awal dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada tahap keduadengan satu faktor yaitu media perkecambahan yang terdiri dari empat perlakuan serbuk gergaji (M1), sekam padi (M2), cocopeat (M3) dan pasir (M4), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kalisehingga terdapat 12 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam jika terdapat pengaruh yang berbeda akan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media perkecambahancocopeat menghasilkan daya berkecambah 98,67 %, potensi tumbuh 100,00% dan kecepatan berkecambah 97 (rata-rata hari) memberikan hasil terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Jenis kecambah asal media serbuk gergaji memberikan pertumbuhan lebih baik pada luas segitiga stamina yaitu 3,33 (cm2) sedangkan kecambah asal media cocopeat memberikan pengaruh terbaik pada indeks vigor hipotetik yaitu 2,24.
Uji Antagonis Jamur Aspergillus niger Terhadap Perkembangan Jamur Patogenik Fusarium oxysporum Pada Bawang Merah (Allium cepa agregatum L. aggregatum group) Secara In vitro Sarah Sarah; Asrul Asrul; Irwan Lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit layu fusarium atau dikenal dengan penyakit moler adalah salah satu penyakit penting pada pertanaman bawang merah, yang menimbulkan banyak kerugian dibeberapa sentra produksi. pengendalian penyakit moler pada saat ini masih ditekankan pada teknik pengendalian dengan menggunakan fungisida, sehingga dipertimbangkan pilihan lain, yaitu dengan menggunakan agensia pengendali hayati. jamur Aspergillus niger salah satu jamur yang bersifat antagonis sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai salah satu alternatif pengendalian penyakit layu fusarium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas jamur A. niger sebagai jamur antagonis terhadap jamur Fusarium oxysporum. Metode pengujian adalah dengan meletakkan isolat jamur A. niger secara bersamaan dalam media PDA dengan isolat F. oxysporum pada posisi berlawanan, kemudian diinkubasi sampai terjadi pertautan antara kedua koloni jamur, metode ini terus dilakukan dengan isolat jamur A. niger pada umur kultur berbeda sesuai perlakuan yaitu K1 6 hari, K2 8 hari, K3 10 hari, K4 12 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur kultur yang berbeda dapat mempengaruhi laju pertumbuhan jamur A. niger dalam menekan pertumbuhan Jamur patogen F. oxysporum. Perlakuan yang paling efektif dalam menekan pertumbuhan jamur F. oxysporum yaitu P1 dengan kultur awal yang berumur 6 hari.
Karakterisasi Beberapa Kultivar Padi Gogo Lokal Sarwanto Sarwanto; Sakka Samudin; Andi Ete
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter atau sifat beberapa kultivar padi gogo lokal dan kesamaan kultivar berdasarkan analisis klaster.Penelitian ini dilaksanakan dikebun Percobaan Sidondo 3 (BPTP) Sulawesi Tengah. Kecamatan Sigi, Kabupaten Sigi Biromaru Penelitian ini dimulai dari bulan Februari sampai dengan Juni2016. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan analisis Klaster. Analisis klaster digunakan untuk memvisualisasikan data multivarians, dengan menggunakan tujuh perlakuan kultivar, yaitu Kenari, Tokalang, Habo, Toni, Pulut Merah Jenggi, Sampar, dan Ranta. Penelitian ini menggunakan tujuh bedengan, setiap bedeng terdapat satu kultivar padi gogolokal dan selanjutnya kultivar dikarakterisasi untuk mengetahui sifat dan karakter setiap kultivar.Dari hasil analisis klaster tujuh kultivar padi gogo lokal terlihat bahwa dari jarak 15 ada 5 kultivar yang berbeda (tidak ada kekerabatan) Kenari, Habo,Ranta, Tokalang dan Toni. Dua kultivar yang memiliki kekerabatannya sangat dekat yaitu Pulut Merah Jenggi dan Sampara, di duga keduanya dari satu tetua jantan yang sama. Sedangkan dari jarak 18 ada lima kultivar yang dekat kekerabatannya yaitu Habo, Ranta, Pulut Merah Jenggi, Samparadan Tokalang, kemungkinanbesar dari kelima kultivar di duga dari satu tetua jantan yang sama.
Keanekaragaman Arthropoda Pada Tanaman Bawang Merah Allium ascalonicumL. Pada Pola Tanam Yang Berbeda Sukarmin Sukarmin; Burhanuddin Nasir; Abd. Wahid
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang mempunyai peluang besar dalam sektor agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keanekaragaman dan kemerataan Arthopoda pada tanaman bawang merah pada pola tanam yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai juli 2016 yang berlokasi di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, Metode penelitian ini mengunakan metode mutlak (unit sampel yang di gunakan adalah luasan 1m x 4m, pengamatan di lakukan secara sistimatis terhadap semua individu Arthropoda yang ada pada unit sampel ) dan metode nisbih ( perangkap yang di gunakan adalah Pitfall Trap, Sweep Net,Yellow Trap. Pola tanam yang di gunakan dalam penelitan ini pola tanam bawang merah – bawang merah, pola tanam bawang merah – cabai dan pola tanam bawang merah – kacang panjang. Hasil analisis Indeks keanekaragaman Arthropoda tertingi terdapat pada pola tanam Bawang Merah - Kacang Panjang 1,431. Keanekaragaman Arthropoda pada pola tanam yang berbeda dan pola tanam bawang merah - cabai dan bawang merah - kacang panjang termasuk dalam kategori sedang, produksi bawang merah 3.49 ton/ha.
Pengaruh Kadar Air Tanah Dan Bokashi Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sorgum (Sorghum Bicolor L.) Syafria Hasyim; Uswah Hasanah; Anthon Monde; Sri Wahidah Prahastuti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pertumbuhan sorghum (Sorghum bicolorL.) pada berbagai tingkat kadar air yang berbeda. Percobaan disusun dalam pola faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang di ulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu bokashi daun gamal dengan 3 taraf perlakuan yaitu tanpa pupuk bokashi gamal (b0), bokashi gamal 20 ton/ha (b20)dan bokashi gamal 40 ton/ha (b40). Faktor kedua yaitu kadar air dengan 3 taraf perlakuan, setara 100% kapasitas lapang (k100), kadar air setara 75% kapasitas lapang (k75), dan kadar air setara 50% kapasitas lapang (k50). Interaksi antara perlakuan bokashi daun gamal dan kadar air tanah nyata mempengaruhi semua variabel amatan baik pertumbuhan tanaman maupun bobot isi tanah. Pertumbuhan vegetatif tanaman sorgum tidak berkurang secara signifikan ketika ditumbuhkan pada kondisi tanah dengan kadar air setara 75% atau 50% sepanjang ditambahkan bahan organik sebanyak 20 t/ha kapasitas lapang. Bobot isi tanah meningkat seiring meningkatnya dosis bokashi pada berbagai kadar air tanah.

Page 2 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue