cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
Pengaruh Biourine Sapi Terhadap Serapan Nitrogen Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Pada Entisols Sidera Indah Sari; Saiful Darman; Rezi Amelia
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Biourine sapi terhadap peningkatan serapan Nitrogen (N) tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada Entisols Sidera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 taraf dosis dan diulang sebanyak tiga 3 kali sehingga didapatkan 21 satuan percobaan. 7 taraf dosis perlakuan tersebut yaitu : B0 = Tanpa pemberian biourine sapi (0 ml/petak), B1 = biourine sapi dosis 583 l/ha (Setara dengan 210 ml/petak), B2 = biourine sapi dosis 1166 l/ha (Setara dengan 420 ml/petak), B3 = biourine sapi dosis 1749 l/ha (Setara dengan 630 ml/petak), B4 = biourine sapi dosis 2332 l/ha (Setara dengan 840 ml/petak), B5 = biourine sapi dosis 2915 l/ha (Setara dengan 1050 ml/petak), dan B6 = biourine sapi dosis 3498 l/ha (Setara dengan 1260 ml/petak). Lokasi penelitian di Desa Sidera Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Pupuk biourine sapi yang digunakan mengeluarkan bau menyengat dan berwarna coklat kehitam-hitaman dan berbentuk cair. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan tingkat Serapan hara N tertinggi dicapai pada pemberian biourine sapi dengan dosis 3498 l/ha. Meningkatnya dosis pupuk kandang tidak diikuti dengan peningkatan pH tanah namun meningkatya dosis biourine sapi diikuti dengan meningkatnya C-Organik, N-total, bobot kering tanaman, konsentrasi N di jaringan tanaman serta jumlah polong tanaman dan serapan N pada tanaman kacang tanah.
Morfologi Dan Anatomi Tanaman Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Berbagai Ketinggian Tempat Tumbuh Amir Sandi; Muh. Nur Sangadji; Sakka Samudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengkaji morfologi dan anatomi tanaman kelor pada berbagai ketinggian tempat tumbuh di daerah Palu, Sigi dan Palolo. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengukuran langsung. Kegiatan pertama dimaksudkan untuk menentukan lokasi penelitian. Lokasi penelitian di tentukan secara sengaja (purpose sampling), yaitu di ketinggian ± 150, ± 300, ± 450 dan >451 mdpl, setiap ketinggian tempat dipilih secara acak sebanyak 7 tanaman kelor, sehingga secara keseluruhan tanaman kelor di butuhkan sebanyak 28 pohon. Perbedaan individu pohon kelor yang diamati berdasarkan morfologi dan anatomi daun, untuk menyimpulkan perbedaan morfologi dan antomi semua data yang terkumpul di analisis dengan menghitung jarak Euclid dengan bantuan program SYSTAT 8.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan morfologi dan anatomi daun tanaman kelor (Moringa oleifera L.) pada ketinggian tempat yang berbeda. Karakter morfologi yang membedakan antara lain panjang daun, lebar daun, karakter anatomi yaitu kerapatan stomata, jumlah epidermis, dan indeks stomata.
Karakterisasi Morfologi Spora Fungi Mikoriza Arbuskula Pada Daerah Perakaran Beberapa Tanaman Industri Di Lahan Pertanian Desa Tindoli Karmen Mandjarara; Yosep Soge Pata’dungan; Abd. Rahim Thaha
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan jumlah spora serta mengetahui karakteristik morfologi spora fungi mikoriza arbuskula (FMA). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai Februari 2018. Hasil menunjukan populasi spora tertinggi ditemukan pada daerah perakaran tanaman lada yaitu dengan jumlah 204 per 10 gram tanah selanjutnya populasi spora yang tinggi kedua yaitu pada sampel tanah tanaman kemiri dengan jumlah spora 147 per 10 gram tanah, kemudian jumlah spora yang tinggi selanjutnya pada sampel tanah tanaman mangga dengan jumlah spora 122 per 10 gram tanah, selanjutnya pada sampel tanah tanaman cengkeh dngan jumlah spora 101 per 10 gram tanah, kemudian pada sampel tanah, dan jumlah spora yang terendah ditemukan peda daerah perakaran tanaman vanili dengan jumlah spora 49 per 10 gram tanah. Karakteristik morfologi spora genus glomus yang ditemukan berbentuk bulat sampai lonjong, warna spora mulai dari bening, kuning sampai kecoklatan sedangkan genus gigaspora yang ditemukan berbentuk bulat, berwarna kuning berukuran besar.
Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Abd. Jaib; Abdul Muis; Dafina Howara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pertanian bertujuan meningkatkan hasil dan mutu produksi, meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani, memperluas lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha dan menunjang pembangunan industri dan ekspor. Sejalan dengan tujuan tersebut, salah satu kebijaksanaan pembangunan pertanian adalah mengembangkan sub sektor perkebunan yang diarahkan pada perkembangan perkebunan rakyat. Subsektor perkebunan merupakan lapangan usaha yang menyerap banyak tenaga kerja, penyedia bahan baku untuk bahan industri pengolahan dan berperan dalam pelestarian lingkungan hidup, karena itu usaha untuk mengembangkan sub sektor ini perlu terus ditingkatkan.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan petani kakao di desa bobo,mengetahui pendapatan usahatani kakao di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2017. Pendapatan Usahatani kakao di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode Sampel Acak Sederhana (Simple Random Sampling), dengan penentuan 30 petani sampel dari 70 populasi petani kakao.Hasil penelitian diperoleh bahwa pendapatan rata-rata usahatani kakao adalahRp. 31.421.939,84/1,42Ha atau Rp. 22.128.126,65/Ha, rata-rata penerimaan usahatani kakao di Desa Bobo adalah Rp. 36.380.000/1,42Ha atau Rp. 25.619.718,31/ha, dan rata-rata total biaya usahatani kakao di Desa Bobo sebesar Rp 4.958.060,16/1,42Ha atau Rp. 3.491.591,67/Ha.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah Sistem Hambur Benih Langsung Di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong Andi Munizar; Dance Tangakesalu
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah sistem hambur benih langsung. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2017. Penentuan lokasi di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Dolago merupakan salah satu daerah produksi padi sawah dengan produktivitas 5,09 ton/ha. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Sampel yang diambil sebanyak 31 responden KK petani dari populasi petani padi sawah di Desa Dolago sebanyak 108 petani/KK dengan tingkat kesalahan (15%) yang mengusahakan padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (π) dan kelayakan (R/C ratio). Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani padi sawah satu kali musim tanam di Desa Dolago. Sebesar Rp. 10.759.370/1.25ha/MT atau Rp. 8.607.496/ha/MT. Hasil analisis menunjukkan Revenue of Cost Ratio (R/C) usahatani padi sawah sistem hambur benih langsung di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong layak untuk diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai (R/C) yang diperoleh sebesar 2,21. Artinya bahwa setiap pengeluran sebesar Rp. 1 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,21.
Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Di Desa Lambunu Utara Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong Andrias Ari Purwanto; Hadayani Hadayani; Ross M. Olva Amtira
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha kakao di Desa Lambunu Utara Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan November 2017 di Desa Lambunu Utara Kecamatan Bolano Lambunu. Sampel yang diambil sebanyak 32 orang dari populasi petani kakao 125 orang yang mengusahakan usahatani kakao di Desa Lambunu Utara dengan metode Simple Random Sampling (metode acak sederhana). Data analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Besarnya pendapatan responden dalam usahatani kakao dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Π = TR – TC, rata-rata produksi sebanyak 871 Kg/Ha/Tahun, rata-rata harga jual sebesar Rp. 23.000/Kg, diperoleh penerimaan rata-rata sebesar Rp.20.030.738/Ha/Tahun dan biaya produksi Rp. 7.308.167/Ha/Tahun. Rata-rata pendapatan responden dari usahatani kakao di Desa Lambunu Utara adalah sebesar Rp.12.722.571/Ha/Tahun.
Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah Sistem Tapin Di Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Astrid Damayanti; Max Nur Alam; Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani padi sawah sistem tapin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong, penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan sengaja (purposive). Penelitian ini dilakukan pada bulan pebruari sampai dengan april. Dengan jumlah petani padi sawah sistim tapin sebanyak 210 orang dan jumlah sampel sebannyak 30 orang dengan menggunakan metode penarikan sampel acak sederahan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan yang diterima oleh petani padi sawah sistim tapin di Desa Balinggi Jati sebesar Rp 7.056.115/MT dengan rata-rata luas lahan yang dimiliki responden sebesar 1,96 ha.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Ternak Penggemukan Sapi Potong Pada Komunitas “Natural Tani” Di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Febrian M. Gantima; Abdul Muis; Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha ternak penggemukan sapi potong pada Komunitas Natural Tani. Penelitian ini dilakukan di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi pada bulan Februari sampai Maret 2017. Penentuan responden pada penelitian ini yaitu ditentukan secara sengaja. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kelayakan finansial yang terdiri dari 4 indikator : Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PP). Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa NPV selama periode 2014 hingga 2018 adalah Rp. 76.255.242, Net B/C adalah 1.32, IRR adalah 23,44%, dan PP adalah 2 tahun 9 bulan. Hasil perhitungan tingkat sensitivitas pada usaha ternak penggemukan sapi potong Komunitas Natural Tani dengan asumsi bahwa telah terjadi peningkatan harga bakalan ternak sapi sehingga mengakibatkan kenaikan biaya produksi sebesar 15 persen dengan perolehan hasil NPV yang turun menjadi Rp. 3.767.707, Net B/C turun menjadi 1,01, IRR turun menjadi 12,60 persen, PP memiliki masa pengembalian selama 3,6 tahun. Nilai-nilai ini mengindikasian secara finansial usaha ternak penggemukan sapi potong pada Komunitas natural Tani layak untuk diusahakan.
Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Kakao Sambung Samping Dan Sambung Pucuk Di Desa Sidole Barat Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Hamdan Fahruddin; Yulianti Kalaba; Sulaeman Sulaeman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara usahatani kakao sambung samping dengan sambung pucuk. Penelitian ini dilakukan di Desa Sidole Barat Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong dengan responden sebanyak 30 responden dari 2 macam populasi 2 populasi sebesar 125 petani kakao sambung samping (17) dan sambung pucuk (13). Penentuan sampel dilakukan dengan metode (Propotional Stratified Random Sampling). Pendekatan yang dilakukan untuk mejawab tujuan ini adalah analisis pendapatan, yaitu rasio antara penerimaan dan total biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani kakao sambung samping sebesar Rp.42.304.095,12/Ha/Thn sedangkan usahatani kakao sambung pucuk sebesar Rp. Rp.22.563.561,09/Ha/Thn. Sedangkan analisis perbedaan pendapatan sambung samping dan sambung pucuk menggunakan t-uji dua sampel, kesimpulan pengujian dilakukan dengan membandingkan antara thitung dengan ttabel, nilai t-hitung (5,93) lebih besar dari t-tabel (1,701) Dapat disimpulkan bahwa pendapatan usahatani kakao sambung samping lebih besar daripada usahatani kakao sambung pucuk.
Analisis Komoditi Basis Subsektor Tanaman Perkebunan Di Kabupaten Parigi Moutong Ketut Widhana; Rustam Abd. Rauf; Alimudin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas area dan komoditi yang menjadi basis pada subsektor tanaman perkebunan di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Parigi Moutong. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (Proposive) dengan pertimbangan bahwa, Kabupaten Parigi Moutong mempunyai kontribusi yang cukup besar terhadap pembentukan nilai produksi tanaman perkebunan di Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data Produksi dan luas area tanaman perkebunan Tahun 2011-2015. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Location Quotient (LQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LQ berdasarkan luas area, komoditi kakao merupakan komoditi basis LQ>1 yang memiliki nilai 1,52, sedangkan untuk nilai LQ berdasarkan produksi ada tiga komoditi yang merupakan komoditi basis LQ>1 jika dilihat dari nilai rata-rata yaitu komoditi cengkeh memiliki nilai LQ 1,31, komoditi kelapa dalam memiliki nilai LQ 1,46 dan komoditi kakao yang memiliki nilai LQ 1,58.

Page 24 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue