cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
Analisis Titik Pulang Pokok Usaha Budidaya Lebah Madu “Jaya Makmur” Di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Ayu Dwi Anggraini; Saharia Kassa; Alimudin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui besarnya penerimaan yang diperoleh dan biaya yang dikeluarkan, mengetahui besarnya produksi yang dihasilkan dan nilai penjualan yang diterima dan mengetahui Margin of Safety agar tetap memperoleh laba pada usaha Budidaya Lebah Madu “Jaya Makmur” di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada Usaha Budidaya Lebah Madu “Jaya Makmur” di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi pada bulan Juni-Juli 2015. Responden terdiri dari 2 orang yaitu pemilik usaha dan 1orang tenaga kerja dari Usaha Budidaya Lebah Madu “Jaya Makmur”. Hasil penelitian menunujukkan bahwa :(1). penerimaan yang diperoleh usaha budidaya lebah madu “Jaya Makmur” adalah : (a). untuk produk madu 850 ml sebesar Rp. 2.860.000/bulan dengan biaya produksi Rp. 1.684.267/bulan, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.175.733/bulan; (b). untuk produk madu 400 ml sebesar Rp. 3.055.000/bulan dengan biaya produksi Rp. 1.699.130/bulan, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.355.870/bulan; (2). titik pulang pokok untuk produk madu 850 ml dicapai pada volume produksi sebanyak 11 (sebelas) botol dengan harga Rp. 130.000/botol maka nilai penjualan sebesar Rp. 1.430.000/bulan, sedangkan untuk produk madu 400 ml titik pulang pokok dicapai pada volume produksi sebanyak 23 (dua puluh tiga) botol dengan harga Rp. 65.000/botol, maka nilai penjualan sebesar Rp. 1.495.000/bulan; (3). Margin of Safety untuk produk madu 850 ml sebesar 50,00% dan untuk produk madu 400 ml sebesar 51,06%. Artinya batas jarak maksimum penurunan penjualan kedua produk tersebut sebesar rasio MoS. Oleh karena itu, selama penjualan produk tidak menurun lebih dari rasio MoS dari tingkat penjualan yang diharapkan, maka usaha ini pada Bulan Juli akan memperoleh laba.
Optimasi Penggunaan Sumberdaya Untuk Mencapai Keuntungan Maksimum Pada Usaha Meubel “Bamba Rattan” Di Kota Palu Ferawati Ferawati; Marhawati Marhawati; Alimuddin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah produk yang dihasilkan Meubel “Bamba Rattan” dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia dan mengetahui keuntungan maksimum yang diperoleh Meubel “Bamba Rattan” di Kelurahan Talise Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada Meubel “Bamba Rattan” di Kelurahan Talise Kota Palu pada bulan Juli 2015. Responden terdiri atas 4 orang yaitu 1 orang pemilik usaha dan 3 orang perwakilan tenaga kerja dari usaha meubel “Bamba Rattan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah produk yang dihasilkan untuk memperoleh keuntungan maksimum adalah 12 stel kursi meja makan dan 3 stel kursi meja santai dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada berupa bahan baku 95 kg, tenaga kerja sebanyak 243 HOK dan modal sebesar Rp.12.471.135. Keuntungan maksimum dengan memproduksi kursi meja makan dan kursi meja santai adalah sebesar Rp.15.246.000.
Analisis Produksi Usahatani Jagung Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Iswanto Ilyas; Afandi Afandi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja pada usahatani jagung di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Dilaksanakan pada Bulan November 2015 sampai Januari 2016. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa secara parsial luas lahan berpengaruh sangat nyata dengan t-hitung > t-tabel (8,705 >2,485) pada tingkat α 1%, benih berpengaruh nyata dengan t-hitung > t-tabel (8,701>2,485) pada tingkat α 1%, pupuk berpengaruh nyata dengan t-hitung > t-tabel (5,319>2,485) pada tingkat α 1% dan tenaga kerja berpengaruh nyata dengan t-hitung > t-tabel (5,578>2,485) pada tingkat α 1%. Secara simultan hasil analisis uji-F menunjukkan faktor luas lahan (X1), benih (X2), pupuk (X3), dan tenaga kerja (X4) berpengaruh sangat nyata terhadap produksi jagung dengan F-hitung > F-tabel (21,523 > 4,177).
Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Distribusi Beras Miskin ( RASKIN ) Di Desa Tolongano Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Rifal Rifal; Sulaeman Sulaeman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras untuk program rumah tangga miskin (raskin) adalah salah satu program pemerintah Indonesia untuk meningkatkan komsumsi rumah tangga miskin (RTM) dan mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Sasaran melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi program Raskin di Desa Tolongano, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tolongano pada Bulan Oktober sampai Novebmber 2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif (deskriptif) dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas raskin di Desa Tolongano masih tergolong rendah yaitu 40,00%. Ini menandakan bahwa distribusi Raskin di Desa Tolongano tidak efektif karna Berdasarkan dari analisis sikaprumah tangga sasaran penerima manfaat menyimpulkan bahwa distribusi Raskin di Desa Tolongano tidak efektif, karena berdasarkan sikap rumah tangga sasaran, indikator efektivitas Raskin yang memenuhi hanya tepat kualitas dan tepat waktu, sedangkan untuk indikator lainnya tidak tepat harga, sasaran dan tidak tepat jumlah. Efisiensi pemasaran di desa Tolongano adalah 0,07, ini menunjukkan bahwa distribusi raskin di Desa Tolongano sudah efisien, karena perhitungan efisiensi distribusi Raskin di bawah satu.
Analisis Pemasaran Tomat Didesa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Rizka M; Made Antara; Abdul Muis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui saluran pemasaran tomat dan besar margin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran, mengetahui bagian harga yang diterima oleh petani (produsen) pada masing-masing saluran pemasaran tomat, mengetahui efisiensi pemasaran tomat di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Mengambil sebanyak 30 responden dari 50 petani dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Selain itu, menetukan responden pedagang digunakan metode penjajakan responden (Tracing Sampling) dengan, mengambil pedagang pengumpul sebanyak 2 orang dan pedagang pengecer sebenyak 2 orang. Jumlah keseluruhan responden sebanyak 34 responden. Hasil analisis menunjukan bahwa total margin pemasaran tomat yang diperoleh untuk saluran pertama Rp 1.000 dan total margin pemasaran Tomat yang diperoleh untuk saluran kedua yaitu sebesar Rp 2.000. Bagian harga yang diterima petani pada saluran I sebesar 60% dan Bagian harga yang diterima petani pada saluran II sebesar 66,67%. Dengan demikian, bagian harga yang paling besar diterima petani adalah pada saluran dua. Saluran pemasaran Tomat asal Desa Labuan Toposo ada dua saluran yaitu :(1) Petani -> Pedagang Pengumpul -> Pengecer -> Konsumen. (2) Petani -> Pedagang Pengecer -> Konsumen. Saluran pertama nilai efisiensi untuk pedagang pengumpul sebesar 7,23%,dan pedagang pengecer sebesar 11,12% sedangkan saluran kedua nilai efisinsinya sebesar 9,20%. Dari dua saluran pemasaran Tomat tersebut, saluran pemasaran yang efisien adalah saluran kedua.
Analisis Pemasaran Getah Damar Di Desa Malino Jaya Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara Tri Mohamad Santosa; Saharia Kassa; Alimudin Laapo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 5 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak di kawasan khatulistiwa dan dikenal sebagai salah satu negara pemilik hasil hutan terbesar di dunia, salah satunya adalah damar. Pada sektor kehutanan kegiatan pemasaran hasil hutan merupakan suatu kegiatan ekonomi yang berperan menghubungkan kepentingan produsen (Penyadap) dengan konsumen. Hasil pemasaran tersebut diharapkan mampu memberikan keuntungan yang proporsional bagi produsen dan para pelaku pemasaran sesuai dengan biaya, resiko dan pengorbanan yang sudah dikeluarkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bentuk saluran pemasaran, besarnya margin pemasaran getah damar pada masing-masing saluran pemasaran, bagian harga yang diterima oleh penyadap (produsen) getah damar pada masing-masing saluran pemasaran, dan efisiensi pemasaran getah damar pada masing-masing saluran pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Malino Jaya Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara pada bulan mei sampai dengan agustus 2015. Mengambil sebanyak 34 responden penyadap yang diambil dari seluruh populasi. Selain itu, untuk menentukan responden pedagang yang berjumlah 3 responden digunakan metode penjajakan responden (Tracing Sampling Method). Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran pemasaran getah damar di Desa Malino Jaya Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara terdiri atas 2 saluran, yaitu : Penyadap → Pedagang Pengumpul → Pedagang Besar → Konsumen (eksportir). Penyadap → Pedagang Besar → Konsumen (eksportir). Margin total pemasaran getah damar pada saluran pemasaran I yaitu Rp. 3.100,00/kg dan margin pemasaran getah damar pada saluran pemasaran II yaitu Rp. 2.100,00/kg. Bagian harga yang diterima petani pada saluran I sebesar 77,21% dan bagian harga yang diterima petani pada saluran II sebesar 81,56%. Pada kedua saluran pemasaran tersebut, saluran pemasaran II lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran I, ini karena nisbah antara harga yang diterima konsumen dengan total biaya pemasaran per kilogram pada saluran II sebesar 38,75, lebih besar dibandingkan dengan saluran I yaitu 34,57.
Prediksi Laju Erosi Pada Penggunaan Lahan Berbeda Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah Andi Aghir A. Lanyala; Uswah Hasanah; Ramlan Ramlan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarnya laju erosi tanah dan indeks bahaya erosi pada DAS Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah. Kegunaan dari penelitian adalah sebagai sumber informasi bagi pemerintah dalam kaitannya dengan kebijakan penggunaan lahan dan tindakan konservasi tanah. Peta kelas lereng, peta tanah dan peta pengunaan lahan ditumpangsusunkan dengan mengunakan aplikasi ArcGIS 10.0, sehingga diperoleh sebelas unit lahan yang meliputi penggunaan lahan hutan, semak belukar, persawahan ladang kebun campuran dan pemukiman. Prediksi erosi dilakukan pada semua unit lahan kecuali pada penggunaan lahan pemukiman. Survei kemudian dilakukan pada tujuh unit lahan untuk dilakukan pengamatan terhadap panjang lereng, kemiringan lereng, vegetasi yang dominan, dan melihat unit lahan yang masih berpotensi untuk dilakukan pengelolaan lahan pertanian jangka panjang. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara acak pada setiap unit lahan, diambil sebanyak tiga sampel untuk masing-masing contoh tanah. Prediksi laju erosi tanah menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks bahaya erosi yang terjadi pada DAS Kawatuna tergolong pada tingkat rendah sampai sedang. Erosi rendah terjadi pada lahan sawah dan hutan, untuk erosi tingkat sedang terjadi pada lahan kebun campuran, lahan semak belukar, dan ladang. Faktor yang dominan mempegaruhi terjadinya erosi pada wilayah ini adalah erovisitas tanah, diikuti oleh pengelolaan tanaman, dan tindakan konservasi.
Identifikasi Karakter Morfologi Dan Anatomi Tanaman Jeruk Lokal (Citrus Sp) Di Desa Karya Agung Dan Karya Abadi Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong Hefip Murtando; Nirwan Sahiri; Ichwan Madauna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi dan anatomi tanaman jeruk di Desa Karya Agung dan Desa Karya Abadi pengumpulan materi menggunakan metode eksplorasi terhadap morfologi tanaman jeruk di lapangan yaitu Desa Karya Agung dan Desa Karya Abadi Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong serta melakukan pengamatan terhadap anatomi tanaman jeruk di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman. Penelitian inidilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2015. Total sampel tanaman jeruk yang diamati untuk morfologi dan anatomi adalah 20 sampel yang terdiri dari 10 sampel dari Desa Karya Agung dan 10 sampel dari Desa Karya Abadi serta dianalisis dengan menggunakan analisis kluster dan hasilnya akan terlihat dalam bentuk dendogram. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil dendogram, terdapat kultivar-kultivar tanaman jeruk yang beragam di Kabupaten Parigi Moutong khususnya di Desa Karya Agung dan Desa Karya Abadi, terlihat dari karakter morfologi dan anatomi yang spesifik ditunjukan oleh hasil analisis kluster dengan melihat tingkat keragaman yang besar. Dari sekian keberagaman yang ada diperoleh tiga kelompok aksesi di Desa Karya Agung (KA) yaitu KA01 dan KA09. Tiga kelompok aksesi untuk Desa Karya Abadi (KB) yaitu Aksesi KB09, KB01 dan KB10.
PEMBUATAN MINUMAN INSTAN FUNGSIONAL DARI BIOAKTIF POD HUSK KAKAO Herwanto Wasmun; Abdul Rahim; Gatot Siswo Hutomo
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini terdiri atas dua tahap, tahap pertama bertujuan untuk mengetahui berat bubuk pod husk kakao terbaik yang digunakan dalam Pembuatan Minuman Instan Fungsional dari Pod Husk Kakao. Hasil analisis total fenol dan kapasitas antioksidan menunjukkan bahwa penggunaan bahan pod husk kakao kering dengan pelarut etanol memiliki kadar total fenol dan kapasitas antioksidan tertinggi. Tahap ke dua bertujuan untuk mengetahui kadar total fenol dan kapasitas antioksidan minuman instan dari berbagai ekstrak pod husk kakao. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri atas empat taraf berat pod husk kakao yaitu 5 g, 10 g, 15 g dan 20 g. Penambahan 2 g Maltodekstrin dan 10 g Sukrosa dilakukan pada proses pemekatan minuman instan. Hasil analisis minuman instan memiliki kadar total fenol dan kapasitas antioksidan tertinggi pada perlakuan 20 g pod husk kakao. Kadar total fenol dan kapasitas antioksidan minuman instan terbaik dihasilkan dari ekstrak 10 g pod husk kakao yang dijadikan sebagai panduan dalam pembuatan minuman instan.
Prediksi Erosi Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Kasmawati Kasmawati; Uswah Hasanah; Abdul Rahman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 6 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosi merupakan salah satu factor penyebab menurunnya kemampuan tanah sehingga hasil produksi menurun, hal ini terjadi pada beberapa penggunaan lahan yang diolah tanpa memperhatikan kaidah-kaidah konservasi atau tidak sesuai dengan kemampuannya. Prediksi laju erosi pada wilayah ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah pada umumnya dan memberikan informasi tentang besarnya indeks bahaya erosi pada beberapa penggunaan lahan pertanian maupun non pertanian sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memprediksi laju erosi tanah dan menentukan indeks bahaya erosi berdasarkan prediksi erosi pada beberapa penggunaan lahan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala dan analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 sampai Januari 2016. Penelitian ini menggunakan metode survai secara langsung di lapangan dan dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah untuk bahan analisis di laboratorium. Kemudian hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks bahaya erosi yang terjadi di Desa Labuan Toposo beragam yaitu indeks bahaya erosi terendah terdapat pada penggunaan lahan hutan, sedangkan tertinggi terdapat pada penggunaan lahan jati dan kelapa. Hal ini disebabkan oleh pola penggunaan lahan, tindakan pengelolaan tanah, selain itu indeks bahaya erosi yang tinggi berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Sehingga penting dilakukan tindakan konservasi untuk mencegah terjadinya erosi, sebaiknya dilakukan penanaman tumpang sari dan penggunaan sisa-sisa tanaman sebagai mulsa.

Page 6 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue