cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Sadewa No. D3, RT02, Kelurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Mechanical Engineering
ISSN : -     EISSN : 30465907     DOI : https://doi.org/10.47134/jme
Core Subject : Engineering,
The Scope of Journal of Mechanical Engineering is: Design Engineering: This journal covers topics such as machine design, structural analysis, design optimization, and the latest design techniques in mechanical engineering. Material Engineering: Encompassing studies on material properties, material characterization, material modelling, and material applications in the context of mechanical engineering. Thermal Engineering: Presenting current research on thermal systems, heat transfer, thermal fluids, and the application of thermal technology in mechanical engineering. Mechatronics: Covering the integration of mechanics, electronics, and control technology in the design and manufacturing of advanced mechanical systems. Manufacturing: Featuring articles on manufacturing techniques, manufacturing processes, and innovations in mechanical product manufacturing. Fluid Dynamics: Providing research on fluid flow, turbulence, aerodynamics, hydraulics, and engineering applications in fluid dynamics. Energy and Environment: Discussing the development of renewable energy technologies, energy efficiency, environmental impacts, and environmentally friendly technologies in the context of mechanical engineering. Automotive Engineering: Including articles on the latest developments in automotive design, production, and automotive technology. The Journal of Mechanical Engineering provides a forum for original research, review articles, technical papers, and practical contributions in all aspects of mechanical engineering. Its aim is to facilitate the exchange of ideas and the latest updates in this field, as well as to encourage innovation and advancement in mechanical technology.
Articles 50 Documents
Analisis Koefisien Gesek pada Mainan Perosotan dalam Fisika yang lebih serius di Taman Bermain Anak Zakhrofa, Azkiya; Nur'Aini, Latiifa; Setiaji, Bayu
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i2.2421

Abstract

Taman bermain atau playground merupakan tempat yang didesain untuk tempat bermain bagi anak-anak. Dalam playground yang menyediakan banyak wahana bermain untuk anak-anak ini ternyata dapat diteliti lebih serius dalam berbagai bidang salah satunya adalah fisika. Salah satu kasusnya yaitu konsep bidang miring dan koefisien gesekan dalam perosotan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah koefisien gesekan pada bidang miring yang ada dalam wahana perosotan dipengaruhi oleh sudut kemiringan perosotan itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis eksperimen yang melibatkan perosotan di lima TK yang ada di Yogyakarta sebagai sample untuk diambil sudut kemiringannya. Kemudian, data yang diperoleh akan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode Lagrange untuk memeroleh koefisien gesek. Analisis dilakukan hingga diperoleh kesimpulan bahwa melalui metode Lagrange, koefisien gesekan akan lebih besar ketika sudut kemiringan yang digunakan semakin kecil. Perolehan ini berbanding terbalik dengan konsep hukum Newton mengenai kemiringan yang mengatakan bahwa ketika sudut kemiringan semakin besar, maka koefisien gesekan akan semakin besar pula. Perbedaan ini dapat muncul dimungkinkan karena adanya kesalahan peneliti dalam melakukan penurunan dengan metode Lagrange. Oleh karena itu, diharapkan untuk penelitian selanjutnya agar memahami lebih dalam perhitungan menggunakan metode Lagrange.
Optimalisasi Produksi Jamu Tradisional (Beras Kencur): Analisis Momentum pada Pembuatan Jamu Ginggang Yogyakarta dan Jamu Ambal Magelang Haliza, Ronandita Laila; Hidayati, Nuril Ngilmi; Setiaji, Bayu
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i2.2465

Abstract

Penelitian memiliki dua tujuan yang terkait dengan interaksi tumbukan dalam proses pembuatan jamu herbal, terutama jamu beras kencur. Tujuan pertama adalah membandingkan sumber informasi utama tentang proses penumbukan, khususnya dalam aspek kecepatan, melalui wawancara dengan dua narasumber (pemilik Jamu Ginggang dan Jamu Ambal). Tujuan kedua adalah menggunakan persamaan kekekalan momentum untuk mengevaluasi kecepatan yang diperlukan dalam proses penumbukan, terutama dalam konteks pembuatan jamu beras kencur. Pendekatan mixed methods dipilih oleh peneliti untuk mencapai tujuan tersebut, dengan hasil wawancara sebagai metode kualitatif dan penerapan persamaan kekekalan momentum sebagai metode kuantitatif. Untuk menganalisis kecepatan secara lebih terperinci, peneliti menggunakan tracker. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan dalam proses penumbukan dengan jumlah energi yang dibutuhkan; semakin tinggi kecepatan, semakin besar energi total yang dihasilkan dalam pembuatan jamu tradisional.
Analisis Konsep Mekanika pada Transmisi Sepeda Motor Sasikirana, Lituhayu; Setiaji, Bayu
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i2.2480

Abstract

Analisis konsep mekanika pada transmisi sepeda adalah inti dari pengembangan teknologi sepeda modern. Evolusi transmisi sepeda dari yang sederhana hingga kompleks mencerminkan kemajuan teknologi dan keinginan manusia untuk menciptakan solusi yang lebih baik. Prinsip dasar mekanika seperti daya, momen, gesekan, dan keausan menjadi pondasi dalam desain transmisi sepeda yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep mekanika pada transmisi sepeda dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tiga teknik pengumpulan data utama yang digunakan adalah studi literatur, observasi, dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif seperti analisis isi, analisis tematik, dan analisis model. Hasilnya diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep mekanika pada transmisi sepeda, yang dapat digunakan untuk meningkatkan desain dan kinerja transmisi sepeda, serta mengembangkan materi pembelajaran yang lebih efektif. Namun, metode ini memiliki beberapa kelemahan seperti membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak, serta keterampilan dan pengetahuan yang memadai dalam bidang mekanika dan penelitian kualitatif. Selain itu, hasilnya juga dapat dipengaruhi oleh interpretasi individu peneliti.
Vehicles of Transportation Internal Combustion Engine Press the Details of the Institution Inspection Dustmurodovna, Khujayarova Mokhigul
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i2.2616

Abstract

In this article, the engine in the operation of vehicles details, including cylinder-piston group details, and changes in engine performance, piston rod and cylinders in the details of the cylinder when the body presses the flame-touch surface of the cylinder head redistribution of heat flow occurs, their temperature and the change of grooves in the piston-sleeve connection was analyzed. The study aims to improve the reliable performance of internal combustion engine vehicles by focusing on the maintenance and condition of the cylinder-piston group. The research includes a literature review and experimental analysis of the effects of dust and contaminants on the engine's internal components. Comparative tests were conducted on engines before and after cleaning the cylinder-piston group. Findings show that dust particles significantly impact engine performance, causing a 4-6% reduction in power and a 3-4% increase in fuel consumption. Cleaning the cylinder-piston group resulted in a 5.2% increase in engine power and a 4.0% decrease in fuel consumption. The progressive accumulation of soot was found to degrade engine efficiency and cause knocking. Regular maintenance and cleaning of the cylinder-piston group are essential to enhance engine efficiency and longevity. Implementing these practices in vehicle maintenance systems can significantly improve engine performance and reliability.
Thermostabilizer for Polyvinyl Chloride-development of Synergistic Compounds Lutfullaev, S.Sh.; Tavashov, Sh.X.; Dostmuradova, M.F.
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i2.2651

Abstract

Thermostabilizer-synergistic mixtures with double salts of T-product for PVX were developed and their synergism efficiency phenomena were studied using DTA and TGA methods. The mixtures of thermostabilizers synergics of mixed salts of the product – T for PVCh were worked out by the methods of DTA and TGA and the effect of synergism was studied. This study aims to develop thermostabilizer-synergistic mixtures with double salts of T-product for polyvinyl chloride (PVC) and to investigate their synergistic efficiency using Differential Thermal Analysis (DTA) and Thermogravimetric Analysis (TGA) methods. The research involved synthesizing stabilizers, preparing PVC mixtures, conducting heat resistance tests, and analyzing the data obtained. The efficiency of the synergistic mixtures was evaluated through DTA and TGA to assess their impact on the thermal stability and degradation behavior of PVC. The study found that the synergistic mixtures significantly enhanced the thermal stability of PVC. The results indicated that the mixtures, particularly those involving lead salts of T-product, demonstrated a pronounced synergistic effect, delaying the onset of thermal degradation and improving overall stability. The effectiveness of the stabilizers was 2-3 times higher when used in mixtures compared to individual use. The optimal ratio for maximum stabilization efficiency was found to be 1:1, with specific mixtures showing an induction period of up to 120 minutes. The developed thermostabilizer-synergistic mixtures with double salts of T-product effectively enhance the thermal stability of PVC. The synergistic interactions between the components contribute to improved performance, making these mixtures promising candidates for enhancing the durability and lifespan of PVC materials. This advancement addresses critical issues related to environmental sustainability, performance enhancement, cost reduction, and market expansion, ensuring that PVC remains a viable and valuable material for a wide range of applications.
Modified Basalt with Completed Polyvinyl Chloride Physical-Mechanical Analysis of Samples Based on Their Composition Adkham, Jumaeva Anora; Fakhriddin, Dostmuradova Mamura
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i3.2652

Abstract

Structure, physical-mechanical, technological properties of plasticized and non-plasticized polymer materials based on PVC composition filled with modified basalt Several methods and relevant information on the obtained results have been described in previously published scientific articles on detection. In addition to these data, it can be noted that any added filler has its effect on physical and mechanical indicators. This study aims to modify basalt with polyvinyl chloride (PVC) and analyze the impact of this modification on the physical and mechanical properties of the resulting composite. The goal is to develop new composite materials that leverage the strengths of both components for superior industrial applications. The research involved literature review, synthesis of basalt fibers, modification with PVC, preparation of composite samples, and physical and mechanical testing. Analyzed parameters included tensile strength, elongation at break, Young's modulus, and stress at break. The research was conducted in the laboratories of the Karshi Engineering-Economics Institute. The results showed that increasing the amount of basalt filler in the PVC composite improved its physical and mechanical properties. Tensile strength and elongation at break significantly increased with higher basalt content. For example, the maximum tensile strength for the composite with 4% basalt was 6.28 MPa, higher than the composite without basalt. Additionally, the relative elongation decreased with increasing basalt content, indicating increased material stiffness. Modifying basalt with PVC resulted in composite materials with enhanced mechanical properties, including improved tensile strength and thermal and chemical resistance. These findings highlight the significant potential of basalt-PVC composites for industrial applications requiring high-performance, durable, and cost-effective materials. Future research could explore the effects of different PVC ratios and types, as well as the impact of additional fillers on composite performance.
Pengaruh Jumlah Slot Stator Terhadap Kecepatan Putaran dan Suhu pada Motor BLDC Yuliyanto, Catur Fajar; Asrori
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i3.2962

Abstract

Motor Brushless Direct Curent (BLDC) adalah jenis motor DC yang tidak menggunakan brush, dan memiliki kinerja yang sangat efisien, keandalan tinggi, umur lebih Panjang. Motor ini terdiri dari bagian rotor yang terdapat magnet permanen dan pada bagian stator terdiri dari lilitan kawat tembaga untuk menciptakan medan magnet. Inti stator untuk mengalirkan fluks magnet ke setiap lilitan kawat, sehingga dapat memutar rotor. Stator memiliki sejumlah slot untuk menempatkan lilitan atau kumparan. Stator terbuat dari tumpukan lempengan pelat dengan material Silicon Steel. Fabrikasi motor BLDC dengan jenis motor Outrunner. Metode penelitian adalah dengan metode eksperimen. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengujian langsung. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah slot 15, 18 stator terhadap kecepatan putaran (RPM) dan suhu (°C). Hasil dari penelitian ini adalah bahwa motor BLDC dengan slot 15 mempunyai kecepatan putaran tertinggi 3833 RPM dan suhu 40,3 °C. Motor BLDC Slot 18 mempunyai kecepatan putaran 3834 RPM dan suhu maksimal 41,5 °C. sehingga dari hasil eksperimen tersebut disimpulkan bahwa jumlah slot mempengaruhi kecepatan putaran dan suhu motor BLDC.
Studi Optimasi Pengaruh Sisa Kapasitas dan Arus Pengisian Terhadap Keandalan Individu Baterai LiFePO4 3,2V 6AH Devyna Lufhf; Wahyudi, Bagus
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i3.2757

Abstract

Baterai LiFePO4 telah menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi yang membutuhkan energi penyimpanan yang aandal dan tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sisa kapasitas dan arus pengisian terhadap umur siklus baterai LiFePO4 3,2V 6Ah. Pengujian pertama, yaitu pengujian sisa kapasitas. Pengujian ini dilakukan dengan mengisi baterai menggunakan arus 3A dan mengosongkan baterai hingga tiga tingkat sisa kapasitas yang berbeda, yaitu 0%, 10%, dan 20%. Proses pengisian dan pengosongan dilakukan secara terus menerus untuk menentukan jumlah siklus baterai. Hasil pengujian pertama menunjukkan bahwa Sisa kapasitas dan arus pengisian berpengaruh pada keandalan individu baterai LiFePO4 3,2V 6AH. Melalui studi keandalan ini, diperoleh kondisi terbaik hasil pengujian siklus baterai LiFePO4 3,2V 6AH pada saat pengujian dengan variasi sisa kapasitas 20%. Pengujian kedua, yaitu pengujian sisa kapasitas dan arus pengisian. Variasi sisa kapasitas yang diuji adalah 0%, 10%, dan 20%, arus pengisian yang digunakan adalah 3A, 4A, dan 5A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisa kapasitas memiliki pengaruh signifikan terhadap siklus baterai LiFePO4 3,2V 6AH. Arus pengisian tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap siklus baterai LiFePO4 3,2V 6AH. Untuk mendapatkan siklus maksimum y = 820, diperlukan arus pengisian sebesar 3,1 A dan sisa kapasitas sebesar 24,1%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk memaksimalkan umur siklus baterai LiFePO4 3,2V 6Ah, disarankan untuk menghindari pengosongan penuh hingga 0% dan memilih strategi pengosongan yang menyisakan kapasitas 20%.
Analisis Performa Mesin CNC Milling Mini 3 Sumbu Terhadap Akurasi Gerak Pemotongan Dwi Saputra, Luqman; Yudiyanto, Eko
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i3.3117

Abstract

Mesin CNC Milling adalah alat potong yang dioperasikan oleh mesin yang diprogram dan dikelola oleh sistem kontrol komputer untuk memotong material benda kerja secara akurat. Mesin CNC milling memiliki 3 sumbu yaitu X, Y, dan Z sebagai sumbu geraknya yang dapat memotong benda kerja dengan proses pengerjaan yang cepat, teliti, dan keakuratan tinggi. Parameter kecepatan pemakanan dan diameter cutter pada proses pemakanan akan dapat mempengaruhi kualitas hasil pada akurasi pemotongan benda kerja hasil proses pemakanan. Permasalahannya adalah pada kualitas hasil proses mesin CNC milling dipengaruhi pada parameter kecepatan potong dan diameter cutter yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif untuk pengambilan data menggunakan eksperimen dengan variasi kecepatan pemakanan (816mm/menit, 979mm/menit, 1152mm/menit, 1728mm/menit) dengan variasi diameter cutter yang digunakan adalah (2, 4, 6mm) dengan material pahat adalah HSS dengan material benda kerja yang digunakan adalah alumunium. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa mesin CNC Milling Mini 3 Sumbu dapat mengerjakan proses pemesinan dengan toleransi ±0,1mm. Faktor yang menyebabkan penyimpangan adalah setting zero point dan proses perakitan perakitan rangka, ball screw, Linear motion guide dan lain-lain
Analisis Temperatur Benda Kerja Terhadap Kekerasan Cat Pada Proses Pengecatan Fabrikasi Metal Ducting Roziqin, Muhammad; Hardjito, Agus
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i3.3152

Abstract

Di dalam proses produksi suatu barang, terdapat beberapa tahap yang harus dilewati untuk menjadi barang jadi. Tahap akhir dari sebuah proses produksi yaitu finishing. Ada beberapa jenis finishing pada proses produksi, salah satunya yaitu painting (pengecatan). Pada pengecatan dapat ditemukan kekerasan cat kurang optimal, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, dan salah satunya yaitu suhu benda kerja dan persentase jumlah campuran cat. Tujuan dari penelitian ini yaitu membantu meminimalisir cacat hasil pengecatan ataupun goresan ketika waktu tenggat yang singkat antara selesai proses finishing dengan pengambilan produk. Material yang digunakan yaitu baja ss400. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen faktorial (DOE) dengan 2 faktor, temperatur benda kerja 4 level (40°C, 60°C, 80°C, 100°C) dan persentase campuran cat 3 level (30%, 35%, 40%). Temperatur baja ss400 pada suhu ruang mencapai 27°C-35°C. Untuk menghasilkan temperatur benda kerja hingga 100°C dapat dipanaskan menggunakan micro torch brender. Proses pengecatan dilakukan sebanyak 3 lapis, setelah 16 jam dilakukan pengukuran kekerasan. Dari hasil penelitian didapatkan menolak H0 dan menerima H1 dengan P-Value < 0,05. Kekerasan cat paling optimal dalam penelitian ini terletak pada parameter temperatur benda kerja 100°C dan parameter persentase campuran cat sebanyak 30% menghasilkan kekerasan sebesar 81,5 HD. Dengan begitu pada parameter tersebut dapat disarankan untuk proses pengecatan pada industri pengecatan fabrikasi.