cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 481 Documents
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR DERMATOPHYTA PADA SELA-SELA JARI KAKI PETUGAS KEBERSIHAN DI TASIKMALAYA Khusnul Khusnul
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.304

Abstract

Indonesia yang beriklim tropis mempunyai daya dukung yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme, baik yang menguntungkan dan merugikan. Salah satu mikroorganisme yang merugikan adalah jamur. Jamur dapat tumbuh dengan baik pada kondisi lingkungan yang lembab serta dapat tumbuh dimana saja, termasuk jamur patogen yang tumbuh di manusia. Jamur patogen dapat tumbuh dibagian tubuh tertentu pada manusia dan akan menimbulkan penyakit, seperti halnya Tinea pedis yang termasuk kedalam penyakit Dermatophyta. Salah satu faktor terinfeksi dari jamur tersebut adalah pola hidup bersih serta aktifitas yang berhubungan dengan limbah rumah tangga. Tujuan dari penelitian  ini untuk mengetahui keberadaan jamur Dermatophyta yang menginfeksi sela-sela jari kaki petugas kebersihan yang bertugas di kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 20. Pengumpulan data primer dilakukan dengan pemeriksaan langsung jamur secara makroskopis dan mikroskopis, serta data sekunder diperoleh dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 20 orang petugas kebersihan didapatkan 8 orang (40%) terkena infeksi jamur Dermatophyta terdiri dari jamur Trichophyton rubrum sebanyak 15%, Trichophyton mentagrophytes sebanyak 15%, Microsporum gypseum sebanyak 5%, dan Epidermophyton floccosum sebanyak 5%,  selain itu juga ditemukan pertumbuhan jamur lain  yaitu pada 12 orang (60%) terdiri dari Aspergillus sp sebanyak 35%, Penicillium sp sebanyak 5%, Rhizopus sp sebanyak 15%, dan Fusarium sp sebanyak 5%.
FORMULASI KRIM ANTI JERAWAT KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) Rika Yulianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi krim kombinasi ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L) dan daun sirsak (Annona muricata L.). Daun sirsak secara tradisional digunakan untuk mengobati jerawat. Penelitian mengenai aktivitas anti jerawat ekstrak daun jambu biji telah dilakukan oleh Qa’dan et al pada tahun 2005. Penelitian yang dilakukan oleh Sousa et al tahun 2010 menyatakan bahwa ekstrak daun sirsak memiliki aktivitas anti inflamasi. Penelitian-penelitian sebelumnya tidak dilakukan formulasi krim dengan kombinasi kedua ekstrak, pengujian sediaan selama penyimpanan 28 hari. Ekstrak diperoleh dari daun sirsak (Annona muricata L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.) menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 %. Sediaan diformulasi dalam bentuk krim, diuji konsentrasi hambat minimum dan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne dengan menggunakan klindamisin sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak dan ekstrak daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne dengan formulasi krim yang baik selama penyimpanan 28 hari.Kata kunci : jerawat, ekstrak, krim
GEJALA COMPUTER VISION SYNDROME YANG DIALAMI OLEH KARYAWAN BUMN SEKTOR KEUANGAN KOTA TASIKMALAYA Chita Widia; Clara Constantinoxa Colibri; Darmono Darmono
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i1.681

Abstract

PERBEDAAN JUMLAH KONSUMSI OKSIGEN (O2) PADA RESPIRASI BERBAGAI HEWAN INVERTEBRATA KELAS INSEKTA Suharsono Suharsono
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah konsumsi rata-rata oksigen yang diperlukan untuk bermetabolisme pada hewan invertenrata kelas insekta. Metode eksperimen nyata (True-experimental) dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan masing-masing sampel yaitu dengan menggunakan beberapa spesies hewan yang berasal dari ordo yang berbeda diantaranya jngkrik (Gryllus asimilis), belalang (Dissosteira carolina), kecoa (Blattella asahinai), kepik (Leptocorisa acuta) dan capung (Pantala flavescens). Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran volume terhadap gas oksigen yang dihasilkan pada tabung reaksi pada setiap sampel. Data yang didapat dari hasil penelitian akan dianalisis menggunakan analisis kuantitatif, teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata (uji-t) dengan taraf signifikan (α) = 5%. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis menunjukan nilai  sig. (2 tailed) 0,000. < 0,05, dari data tersebut disimpulkan Ho ditolak, artinya Ada perbedaan jumlah konsumsi oksigen (O2) pada respirasi berbagai hewan invertebrata kelas insekta. Dan dilihat dari rata-rata konsumsi oksigen (O2) dapat disimpulkan jangkring menggunakan oksigen paling banyak dan konsumsi paling sedikit adalah kepik. Kata kunci : konsumsi oksigen, respirasi, insekta
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN MENGENAI HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN DENGAN PERILAKU MENCEGAH KOMPLIKASI HIPERTENSI Etty Komariah Sambar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.9

Abstract

Maternal mortality rate is still high in Indonesia about  359 per 100.000 live births. One of the main causes is hypertension/eclampsia due to complications affected. The purpose of the study was to identify correlation between characteristics and knowledge about hypertension in pregnancy with prevention behaviour of hypertension complication. The study was conducted  at  RSU Dr. Soekardjo Tasikmalaya in November-Desember 2014. The research method was analitycal descriptive with cross sectional approach. Sampling method was  total sampling with 52 respondents. Data collection instrument was questionnaire. Data analysis were  univariate, bivariate ( independent t test, Pearson analysis correlation test,  Anova one way ) and  multivariate multiple regression test. The study showed that respondent’s characteristics that had no relation with  prevention behavior of pregnancy complications were mother’s age (p= 0,831),  salary (p= 0,069), employment (p= 0,225), parities (p= 0,426), bodyweight increament (p= 0,469),  type of pregnancy  (p= 0,928) and gestational age (p= 0,310).  Variables that had correlation were educational level (p= 0,031) and knowledge (p= 0,032). The most dominant factor in preventing behavior of pregnancy hypertension  is educational level (Beta= 0,278). Key words: characteristics,  hypertension in pregnancy,  knowledge,
PENGARUH ENDORPHINE MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA USIA KEHAMILAN >36 MINGGU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2017 Maya Putri R.
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.224

Abstract

Penelitian di WHO tahun 2008 menunjukkan bahwa 1,4 juta ibu hamil yang mengalamikecemasan selama kehamilan. Penatalaksanaan dalam melakukan penurunan tingkat kecemasan ibuprimigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeureum belum pernah melakukan intervensinonfarmakalogis seperti melakukan endorphine massage. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh Endorphine Massage terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Primigravida UsiaKehamilan >36 minggu dalam Menghadapi Persalinan. Metode yang digunakan yaitu QuasiEksperimental dengan One Group Pretest Posttest. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil diwilayah Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya K4 bulan Januari – April 2017 sebesar 329 ibuhamil dengan sampel ibu primigravida sebesar 109 ibu hamil dan yang memenuhi kriteria inklusi daneksklusi sebesar 35 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling purposive. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan ibu primigravida > 36 minggu sebelum dilakukanendorphine massage selama 3 hari memiliki tingkat kecemasan sedang sebanyak 18 orang (51,4 %),tingkat kecemasan setelah dilakukan endorphine massage memiliki tingkat kecemasan ringansebanyak 25 orang (71,4 %) dan ada pengaruh pemberian endorphine massage terhadap penurunantingkat kecemasan ibu hamil selama 3 hari dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitianini adalah adanya pengaruh pemberian endorphine massage terhadap penurunan tingkat kecemasandan merekomendasikan endorphine massage kepada ibu primigravida usia kehamilan > 36 mingguuntuk penurunan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan
UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM MENIRAN HIJAU ( Phyllanthus niruri L ) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Meti Kusmiati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v9i1.91

Abstract

Tanaman meniran (Phyllanthus niruri L) digunakan sebagai obat diuretikum kuat dan rebusan daun meniran digunakan sebagai salah satu tanaman obat diare kronis sedangkan akar tanaman ini digunakan sebagai obat mulas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi minimum meniran hijau ((Phyllanthus niruri L) yang dapat menghambat bakteri Escherichia coli. Pengujian dilakukan secara eksperimen terhadap sampel Infusum meniran hijau (Phyllanthus niruri L). Metode yang digunakan yaitu metode  Kirby Bauer. Infusum meniran hijau dalam berbagai konsentrasi diteteskan sebanyak  10 µl kedalam kertas cakram yang sudah disimpan dalam cawan petri yang berisi media Mueller-Hinton dan suspensi bakteri  Escherichia coli. Setelah diinkubasi 37˚C selama 24 jam, dilihat ada tidaknya zona hambat yang berupa daerah jernih disekitar kertas cakram. Diameter zona hambat merupakan hasil pengurangan diameter zona keseluruhan oleh diameter kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi Infusum meniran hijau 36%, 37%, 38% dan 39% terdapat zona jernih yang berarti pada konsentrasi tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri  Escherichia coli. Sedangkan pada konsentrasi infusum 31%, 32%, 33%, 34%, 35% tidak terdapat zona jernih yang menandakan tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini menyimpulkan konsentrasi hambat minimum Infusum meniran hijau (Phyllanthus niruri L) terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 36 %.Kata kunci : Infusum, Meniran hijau, Escherichia coli
The Influence of Exclusive Milk Water to The Event of Acute Breathing Infection in Artificial Infants in 6-12 Months Soni Hersoni
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i2.766

Abstract

PERLINDUNGAN HUKUM PESERTA BPJS KESEHATAN TERHADAP AKSES INFORMASI LAYANAN DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Dede Yuda Wahyu Nurhuda
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 1 (2019): .
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i1.459

Abstract

Negara Indonesia adalah negara hukum, dimana negara berupaya untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya. Pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional  merupakan salah satu upaya negara dalam menghadirkan kesejahteraan yang digulirkan dan dimaksimalkan peranannya sampai saat ini. Badan Penyelenggara     Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Akses informasi program layanan bagi peserta merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan program ini, sehingga perlu ada suatu kepastian hukum terkait perlindungannya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dimana metode ini mencari sebuah dasar hukum, dengan menelaan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perlindungan hak peserta BPJS Kesehatan dalam mendapatkan akses informasi layanan.Masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peneriman manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional adalah konsumen dari BPJS Kesehatan, sebagai konsumen peserta BPJS Kesehatan berhak terhadap akses informasi terkait dengan layanan yang diberikan. melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen hak peserta terhadap akses informasi dilindungi, secara ekplisit tertuang dalam Pasal 4 huruf c dan dipertegas dengan Pasal 4 huruf f dan g yang secara subtansi mempertegas akan penekanan akses informasi yang harus diperoleh oleh konsumen.  Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, BPJS Kesehatan, hukum normatif.
POTENSI ANTIBAKTERI LIMBAH TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Rochmanah Suhartati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v13i1.32

Abstract

Tomat merupakan buah yang dapat ditemui banyak di jual di pasar. Beberapa Tomat yang mengalami kerusakan biasanya tidak dipilih oleh pembeli sehingga menjadi limbah yang tidak termanfaatkan. Kandungan kimia pada Tomat seperti alkaloid, saponin dapat bersifat Staphylococcus aureus.  Penelitian ini dilakukan  untuk mengetahui apakah ekstrak etanol limbah tomat dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aures.Pengujian dilakukan secara eksperimen terhadap sampel ekstrak etanol limbah tomat biasa (Lycopersicum esculentum Mill). Konsentrasi pengenceran ekstrak etanol limbah tomat biasa (Lycopersicum esculentum Mill) yang diteliti adalah 10% -100% yang diujikan terhadap bakteri Saphylococcus aureus dengan kepadatan bakteri 379 × 106 /mL, menggunakan metode Kirby-Bauer. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ekstrak etanol limbah tomat (Lycopersicum esculentum Mill) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi ekstrak  50% dengan zona hambat sebesar 1,55 mm.Kesimpulan  penelitian ini adalah ekstrak etanol limbah tomat biasa (Lycopersicum esculentum Mill) mempunyai senyawa antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.