cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4" : 23 Documents clear
PROSES PENGEMBANGAN STAF PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP Khairatul Uli; Ardia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang paling sering berinteraksi dengan pasien menentukan kualitas suatu pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu, perawat memerlukan pengembangan atau pelatihan sesuai dengan jenjang karir dan kompetensinya untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Pengembangan staf yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi perawat dapat diwujudkan melalui proses pengembangan staf yang baik yang melibatkan komite keperawatan dan kepala bidang keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses pengembangan staf perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif: deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel 78 perawat pelaksana di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner proses pengembangan staf dengan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran proses pengembangan staf perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori baik (98,7%) yang dibagi dalam 4 tahap, yaitu penilaian kebutuhan kategori baik (79,5%), perencanaan kategori baik (78,2%), implementasi kategori baik (92,3%), dan evaluasi kategori baik (96,2%). Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan bagi komite keperawatan dan kepala bidang keperawatan untuk terus melaksanakan pengembangan staf yang sesuai dengan jenjang karir perawat agar menghasilkan perawat yang kompeten dan profesional.
TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA SARJANA KEPERAWATAN YANG MENGIKUTI UJIAN COMPUTER BASED TEST (CBT) suhardi suhardi; Aiyub aiyub
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computer Based Test (CBT) termasuk salah satu tahap evaluasi yang harus dilalui oleh setiap mahasiswa, namun hal ini dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan dapat menganggu kegiatan akademik bahkan dapat menyebabkan mahasiswa tidak dapat melakukan tindakan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan yang mengikuti Computer Based test (CBT) di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini deskriptif explorative dengan pendekatan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Sarjana Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu berjumlah 86 mahasiswa yang akan mengikuti Computer Based Test (CBT). Instrumen dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Nist and Diehl Anxiety Questionare dan dianalisa dengan uji statistik univariat. Berdasarkan penelitan, cemas ringan (22,1%)   cemas sedag (75,6%) dan cemas berat (2,3%). Diharapkan kepada mahasiwa untuk dapat mempersiapkan diri yang lebih baik saat mengikuti ujian Computer Based Test (CBT), dan bagi fakultas keperawatan dapat menyediakan fasilitas yang dapat mengurangi kecemasan, seperti fasiitas olahraga yang cukup dan fasilitas yang lain.
PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Mutia Fitri; Asniar Asniar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kesehatan reproduksi remaja di Indonesia masih membutuhkan perhatian besar, khususnya terkait pencegahan perilaku berisiko dan peningkatan praktik hygiene organ reproduksi remaja. Khususnya di Provinsi Aceh, perilaku berisiko yang dilakukan remaja seperti pacaran, menonton video porno, dan berhubungan seks diluar nikah dapat dikenakan hukuman berat dalam syariat islam. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk mencegah remaja melakukan perilaku berisiko dan meningkatkan praktik personal hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemeliharan kesehatan reproduksi pada remaja di Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini berdesain deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 128 remaja yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan dengan  menggunakan kuesioner self-report dan dianalisa dengan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian ini mengidentifikasi perilaku pemeliharaan kesehatan remaja dalam merawat alat genetalia (56,3%) dan penanganan masalah haid (58,6%) yang  umumnya telah berada dalam kategori baik, namun masih kurang dalam hal mendeteksi masalah penyakit kelamin (43,0%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah untuk menentukan kebijakan dalam menjalankan program kesehatan peduli remaja secara berkesinambungan agar dapat meningkat kan  perilaku yang baik pada remaja dalam pemeliharaan kesehatan reproduksi. Selain itu kepada petugas pelayanan kesehatan di komunitas diharapkan dapat bekerja sama dengan sekolah untuk mendeteksi dini perilaku berisiko dan meningkatkan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi remaja.
PENGORGANISASIAN DAN SISTEM KOMUNIKASI DENGAN HOSPITAL PREPAREDNESS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Lia Adriyani Siregar; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital disaster plan merupakan pedoman bagi rumah sakit dalam melakukan perencanaan dan penyiagaan terhadap kejadian bencana yang salah satu komponennya adalah pengorganisasian dan sistem komunikasi untuk memberikan perawatan medis segera dan efektif semaksimal mungkin, dan untuk meminimalkan morbiditas serta mortalitas akibat mass casualty incident.  Pengorganisasian dan sistem komunikasi adalah salah satu komponen disaster plan untuk menilai kesiapan rumah sakit dalam penanggulangan bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengorganisasian dan sistem komunikasi dengan hospital preparesness di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan correlation study dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, dan ruang perawatan intensif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling (n=567). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner terdiri dari 32 pernyataan dalam skala Likert. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian (87,8%) dan sistem komunikasi (70,5%) pada kategori baik serta hospital preparedness (95,6%) pada kategori siap. Kesimpulan ada hubungan antara pengorganisasian (p-value= 0,023) dan sistem komunikasi (p-value= 0,006) dengan hospital preparedness dalam penanggulangan bencana. Diharapkan kepada pengambil kebijakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk menerapkan dan mensimulasikan  pengorganisasian dan sistem komunikasi agar dapat memaksimalkan hospital preparesness dalam penanggulangan bencana.
KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DALAM PELAKSANAAN STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK yulia yulia; noraliyatun jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat sangat rentan menghadapi konflik selama menjalankan tugas, baik itu konflik dengan pasien, teman sejawat maupun dengan atasan. Jika konflik tidak diatasi maka akan mempengaruhi pemberian asuhan keperawatan kepada pasien. Kepala ruang berperan penting dalam memfasilitasi penyelesaian konflik, agar tidak menjadi hambatan dalam meningkatkan kinerja baik individu maupun tim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepemimpinan kepala ruang dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian seluruh perawat pelaksana sebanyak 313 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 84 responden. Alat pengumpul data yang digunakan berupa kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti, dan telah melalui tahap uji instrumen. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan kepala ruang dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik berada pada kategori terlaksana (56,0%), strategi kompromi terlaksana (57,1%), strategi kompetisi terlaksana (52,4%), strategi akomodasi terlaksana (52,4%), strategi smoothing terlaksana (61,9%), strategi menghindar tidak terlaksana (73,8%), dan strategi kolaborasi terlaksana (66,7%). Dari hasil penelitian ini diharapkan manajemen rumah sakit hendaknya meningkatkan fungsi kepemimpinan kepala ruang sebagai upaya meningkatkan kinerja perawat pelaksana dan memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan mengenai kepemimpinan dan manajemen konflik guna meningkatkan produktivitas kepala ruang dalam bekerja dan menyelesaikan masalah.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA Multazam Multazam; Asniar Asniar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan gejala yang ditandai dengan frekuensi defekasi yang lebih dari 3 kali/hari disertai perubahan konsistensi tinja (menjadi cair) dengan atau tanpa darah dan lendir. Perilaku ibu berperan penting untuk mengambil tindakan pencegahan diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk perlu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam melakukan pencegahan diare pada balita dengan pendekatan Health Promotion Model di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden yang dipilih dengan teknik purposive proportional sampling. Pengumpulan data diolah dengan menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan Chi Square Test. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa perilaku ibu-ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Cot Glie dalam pencegahan diare pada balita berada pada kategori kurang baik. Hasil penelitian juga memperlihatkan adanya hubungan antara faktor manfaat perilaku yang dipersepsikan ibu (p-value = 0.009), faktor hambatan perilaku yang dipersepsikan ibu (p-value = 0.000), faktor kemampuan diri yang dipersepsikan ibu (p-value = 0.000), faktor sikap yang dipersepsikan ibu (p-value = 0.007) dengan perilaku ibu dalam melakukan pencegahan diare pada balita. Untuk itu, direkomendasikan kepada pihak Puskesmas Kuta Cot Glie dan Dinas Kesehatan Aceh Besar agar lebih dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan diare kepada masyarakat dengan memperhatikan fakor-faktor tersebut sehingga angka kejadian diare pada balita dapat menurun.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT NYERI PEMASANGAN INFUS PADA ANAK PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) DI RUMAH SAKIT shinta ramadina sari; imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia prasekolah memiliki berbagai karakteristik respon nyeri dan kekuatan pertahanan diri yang belum optimal, sehingga anak memiliki peluang yang lebih besar untuk mengalami nyeri seperti saat pemasangan infus. Dukungan keluarga yang berupa penilaian, instrumental, informasional dan emosional merupakan suatu hal yang dapat mengurangi rasa nyeri akibat pemasangan infus pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat nyeri pemasangan infus pada anak prasekolah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan tanggal 05 Juni-05 Juli 2018. Populasi pada penelitian ini adalah orangtua dan anak umur 3-6 tahun yang dilakukan pemasangan infus di di Ruang Arafah 1, Arafah 2, IGD dan Thursina 1 yang bertempat di RSUDZA Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Convenience Sampling dengan jumlah sebanyak 35 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang dikembangkan peneliti dalam bentuk skala likert terdiri dari 20 item, kuesioner telah melewati uji validitas dan reliabilitas dengan nilai 0, 992. Hasil analisa data menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa: ada hubungan dukungan penilaian (p-value = 0,000), dukungan instrumental (p-value = 0,000), dukungan informasional (p-value = 0,000), dan dukungan emosional (p-value = 0,001) terhadap tingkat nyeri pemasangan infus pada anak prasekolah di RSUDZA Banda Aceh. Dari hasil penelitian disarankan tenaga kesehatan khususnya perawat dapat bekerjasama dengan orangtua ketika memberikan dukungan keluarga yang lebih efektif seperti memeluk anak, berkomunikasi dengan anak, memberikan mainan kesukaan, memberikan semangat bahkan memuji anak untuk mengurangi rasa nyeri ketika diinfus.
PERILAKU MEROKOK DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS Ade Arrayyan Ibrahim; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok menjadi masalah yang sering terjadi pada remaja di sekolah dimana sering dilakukan di belakang sekolah pada saat jam istirahat berlangsung. Kecerdasan emosional yang baik akan mampu mengatasi maraknya perilaku merokok pada remaja karena dapat meningkatkan pemahaman tentang efek merokok dengan penguasaan emosional yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan kecerdasan emosional pada remaja di SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh pada tanggal 14-16 Mei 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik self report dan lembar kuesioner dengan skala Likert. Populasi penelitian ini yaitu 76 siswa laki-laki kelas X, XI, dan XII di SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh dengan Metode analisis data yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku merokok dengan kecerdasan emosional pada remaja di SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh (p-value= 0,00). Direkomendasikan kepada pihak sekolah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap siswanya dan lebih banyak memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok, sehingga akan menurunkan perilaku merokok pada remaja dengan melibatkan keluarga secara afektif. 
KOMPETENSI KOGNITIF PERAWAT TERHADAP PENANGANAN MASALAH PSIKOLOGIS PADA RESPON BENCANA: A COMPARATIVE STUDY Isna Maulida Roza; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh merupakan daerah rawan terjadinya bencana secara periodik seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor dan lain-lain. Bencana menimbulkan dampak fisik, psikologis dan psikososial. Perawat merupakan tenaga kesehatan yang pertamamemberikan bantuan perawatan pada pasien dirumah sakit saat bencana, sehingga membutuhkan pengetahuan yang luas terkait kompetensi kebencanaan secara komprehensif, khususnya dalam menangani masalah psikologis yang sering terabaikan. Dampak psikologis yang terjadi saat bencana seperti, stress, syok, trauma dan lain-lain. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan kognitif perawat terhadap penanganan masalah psikologis pada fase respon bencana di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) dengan Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa (RSUDM). Jenis penelitian adalah comparative study dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian adalah total sampling dengan 295 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti dalam bentuk skala dichotomous terdiri dari 34 item pernyataan. Data dianalisis dengan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean di RSIA 85,01 dengan SD=11,47 dan di RSUDM 92,53 dengan SD=7,685 dengan p-value 0,000 (p0.05) sehingga ada perbedaan yang signifikan antara kompetensi kognitif perawat terhadap penanganan masalah psikologis pada fase respon bencana di RSIA dengan RSUDM. Direkomendasikan kepada pengambil kebijakan RSIA dan RSUDM untuk memperbanyak mengadakan pelatihan kebencanaan dan simulasi bencana terkait penanganan masalah psikologis.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES KERJA PERAWAT PELAKSANA Mulyati Mulyati; aiyub aiyub
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang dalam bekerja. Perawat memberikan pelayanan di rumah sakit memiliki kontak yang konstan dengan pasien dan lingkungan kerja perawat. Pelayanan kesehatan yang kontinu dan sistematik serta peran dan tuntutan yang banyak sering memunculkan kondisi yang dapat memicu terjadinya stres kerja pada perawat, sehingga dapat menurunkan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 92 Responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling. Data dikumpulkan secara angket pada tanggal5 s/d 12 Juni 2018, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh faktor Lingkungan terhadap stres kerja perawat pelaksana dengan nilai  p-value = 0,007 (0,05), ada pengaruh faktor Organisasional terhadap stres kerja perawat pelaksana dengan nilai p-value = 0,012 (0,05), dan ada pengaruh faktor individu terhadap stres kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan nilai p-value = 0,006 (0,05). Diharapkan kepada rumah sakit agar menciptakan lingkungan kerja yang meyenangkan dan manajemen yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Page 1 of 3 | Total Record : 23