cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2023)" : 25 Documents clear
PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA KERACUNAN PADA ANAK USIA SEKOLAH Annisa, Annisa; Jufrizal, Jufrizal; Aklima, Aklima
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keracunan paling sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar (SD). Kejadian keracunan harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat dari orang terdekat. Anak usia sekolah idealnya memiliki pengetahuan tentang keracunan. Hal ini karena keracunan bisa terjadi dilingkungan bermain yang mungkin jauh dari pengawasan orang tua dan guru. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi gambaran tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang pertolongan pertama keracunan. Jenis penelitian adalah deskriptif ekploratif, sampel penelitian 89 siswa/i terdiri dari kelas V dan VI di SD Negeri 70 Kota Banda Aceh. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan kuesioner pengetahuan pertolongan pertama keracunan berisi 18 item pernyataan ya-tidak dengan nilai validitas 0,676 dan reabilitas 0,880. Penelitian menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang pertolongan pertama keracunan berada kategori pengetahuan sedang sebanyak 52 responden (58,4%). Diharapkan pihak sekolah agar dapat mengoptimalkan unit kesehatan sekolah (UKS) untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada keracunan.Kata Kunci : Keracunan, Anak usia sekolah, Pengetahuan
HUBUNGAN HEALTH BELIEF DENGAN PERILAKU COMPLIANCE PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISA Dina Qisthi; Teuku Samsul Bahri; Nani Safuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien gagal ginjal kronis harus menjalani hemodialisa 4-5 jam dalam sekali tindakan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak, selain itu mereka juga harus menjaga diet, minum obat sesuai penyakit serta melakukan pembatasan cairan. Health belief diperlukan untuk meningkatkan persepsi pasien mengenai penyakitnya serta dapat menumbuhkan kepatuhan dalam menjalani tatalaksana medis yang direkomendasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara health belief dengan perilaku compliance pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah dengan teknik total sampling yang berjumlah 49 pasien. Teknik pengumpulan  data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner health belief dan kuesioner perilaku compliance. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara health belief (p-value= 0,010), perceived barriers (p-value=0,000), self-efficacy (p-value=0,001) dengan perilaku compliance. Tidak ada hubungan antara perceived susceptibility (p-value=0,138), perceived severity (p-value= 0,459), perceived benefits (p-value= 0,085), cues to action (p-value= 0,211) dengan perilaku compliance. Direkomendasikan kepada Rumah Sakit untuk dapat meningkatkan pendidikan kesehatan agar pasien memiliki kepatuhan yang baik.
PELATIHAN PIJAT BAYI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU DENGAN BAYI GIZI KURANG DI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN: SUATU STUDI KASUS Rahmah, Rahmah; Asniar, Asniar; Maulina, Maulina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan periode emas atau masa kritis yang menentukan kesehatan dan kesejahteraan anak di masa datang. Kekurangan gizi pada periode ini dapat mengakibatkan kerusakan yang tidak dapat di pulihkan pada anak. Berdasarkan screening yang dilakukan oleh mahasiswa K3S Profesi Keperawatan Universitas Syiah Kuala didapatkan bahwa angka gizi kurang di Desa Meunasah Baet termasuk tinggi, sehingga apabila tidak ditangani segera maka akan mengakibatkan terjadinya permasalahan gizi yang lebih serius. Studi kasus ini bertujuan untuk mengindentifikasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu pada bayi dengan gizi kurang di 1000 hari pertama kehidupan setelah dilakukan pelatihan pijat bayi. Pendidikan kesehatan diberikan pada lima orang ibu dengan bayi gizi kurang menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Hasil studi kasus didapatkan setelah diberikan pendidikan kesehatan, 100% ibu mengalami peningkatan pengetahuan, dan 60,8% ibu mengalami peningkatan nilai rata-rata keterampilan pijat bayi (mean 43,2). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan pijat bayi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dengan bayi gizi kurang. Oleh karena itu diharapkan kepada kader untuk terus melanjutkan pelatihan pijat bayi pada ibu-ibu yang lain khususnya ibu dengan bayi gizi kurang.
PENGETAHUAN MANAJEMEN LAKTASI DENGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI PADA IBU HAMIL Rauzatuljannah Rauzatuljannah; Aida Fitri; Mariatul Kiftia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Banda Aceh masih dalam kategori rendah. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan manajemen laktasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan manajemen laktasi pada ibu hamil di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel berjumlah 93 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan usia kandungan 28 minggu dan tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman dan Jaya Baru. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan manajemen laktasi berjumlah 26 pertanyaan dengan nilai cronbach alpha 0,906 yang telah disusun oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan manajemen laktasi pada ibu hamil di Kota Banda Aceh mayoritas berada dalam kategori baik. Direkomendasikan kepada pihak puskesmas untuk melakukan pendidikan kesehatan secara rutin menggunakan media yang edukatif terkait manajemen laktasi kepada ibu hamil terutama ibu nullipara.
PENDEKATAN TERAPI PSIKORELIGIUS TERHADAP PASIEN HALUSINASI: SUATU STUDI KASUS Rahmi, Alfiatur; Novitayani, Sri; Martina, Martina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien dengan kasus skizofrenia cenderung dapat melakukan hal-hal yang berbahaya karena mengikuti halusinasi yang dirasakannya. Apabila halusinasi tidak ditangani segera maka akan menimbulkan risiko terhadap keamanan diri pasien maupun orang lain. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Aceh dengan pendekatan terapi psikoreligius (zikir). Intervensi yang dilakukan adalah penerapan strategi pelaksanaan dan zikir sebagai terapi spiritual. Hasil evaluasi didapatkan dengan menggunakan kuesioner Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) yang menunjukkan adanya penurunan intensitas halusinasi setelah diterapkan terapi zikir yaitu suara halusinasi muncul kurang dari seminggu sekali sekitar 10 menit sebelum diberikan intervensi dan menjadi tidak mendengar suara halusinasi sama sekali. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan terapi psikoreligius zikir mampu membuat pasien lebih nyaman dan tenang serta menurunkan kegelisahan dan gejala lainnya pada pasien halusinasi. Diharapkan terapi psikoreligius zikir dapat diterapkan dan dijadikan satu program terjadwal rutin ketika pagi dan petang sehingga dapat menurunkan kejadian halusinasi pada pasien di Rumah Sakit Jiwa Aceh.

Page 3 of 3 | Total Record : 25