Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles
891 Documents
PELAKSANAAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTIONS (HAIs) PERAWAT TERHADAP KEJADIAN PHLEBITIS: SUATU STUDI KASUS
Syifa Azhara Trifadhlina;
Noraliyatun Jannah;
Yullyzar Yullyzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit infeksi di fasilitas kesehatan yang disebut dengan Healthcare Associated Infections (HAIs). HAIs merupakan masalah keamanan pasien yang paling utama dengan morbiditas yang signifikan, kematian, rawat inap yang berkepanjangan, dan peningkatan biaya. Salah satu jenis HAIs yaitu phlebitis. Phlebitis didefenisikan sebagai inflamasi vena yang disebabkan oleh iritasi kimia maupun mekanik karena tidak dilaksanakannya pemasangan infus oleh perawat sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pencegahan dan pengendalian HAIs perawat terhadap kejadian phlebitis di ruang rawat inap RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini melibatkan 5 perawat pelaksana dengan menggunakan lembar checklist observasi yang berisi 18 pernyataan terkait pencegahan dan pengendalian phlebitis di rumah sakit. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian di ruang Raudhah 3 didapatkan bahwa sebanyak 5 (100)% perawat melakukan hand hygiene dan 3(60%) perawat melaksanakan preparasi kulit dengan kategori baik. Sedangkan sebanyak 3(60%) perawat melakukan dressing, perawatan catheter dan penggunaan alat yang tepat dengan kategori kurang baik. Edukasi atau pelatihan kepada perawat oleh petugas di rumah sakit perlu dilakukann untuk dapat meminimalisir risiko kejadian phlebitis yang dapat terjadi.
SELF-CARE MANAGEMENT AGREGAT DEWASA DENGAN DIABETES MELITUS
Nanda Meutia Hasmi;
Maulina Maulina;
Yuni Arnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit diabetes melitusmerupakan penyakit yang membutuhkan waktu jangka panjang dalam perawatannya. Jika perawatan yang diberikan tidak adekuat maka dapat menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam jiwa danmempengaruhi hidup penderita diabetes melitus. Komplikasi tersebut dapat diminimalisir dengan self-care management. Tindakanself-care management yang dapat dilakukan seperti manajemen glukosa, kontrol diet, aktivitas fisik dan penggunaan perawatan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran self-care management agregat dewasa dengan diabetes melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Aceh. Desain penelitian deskriptif dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sebanyak 152 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara terpimpin menggunakan instrumen The Diabetes Self Care Management Questionnaire (DSMQ). Metode analisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan mayoritas perilaku self-care management berada pada kategori cukup sebanyak 95 responden (62,5%). Dapat disimpulkan bahwa self- care management agregat dewasadengan diabetes melitus perlu ditingkatkan lagi dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkankan bagi perawat komunitas untuk meningkatkan pemberian promosi kesehatan tentang tindakanself-care managementkepada penderita diabetes melitus.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DENGAN MOTION VIDEO EDUCATION (MVE)
Rumaisha Yasmine;
Darmawati Darmawati;
Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemberian informasi dengan menggunakan media yang efektif merupakan salah satu upaya untuk mencegah dampak dari anemia selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil yang mendapat MVE di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah 132 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 27 responden (87,1%) dan memiliki pengetahuan cukup sebanyak 4 responden (12,9%). Dari penelitian ini didapatkan bahwa ibu hamil yang mendapat media Motion Video Education (MVE) memiliki pengetahuan baik. Media Motion Video Education (MVE) dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber referensi bagi Puskesmas dalam memberikan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan anemia kepada ibu hamil.
PEMBERIAN OBAT OLEH PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM KOTA BANDA ACEH
Alya Nurul Mahfudhah;
putri mayasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemberian obat merupakan salah satu prosedur yang paling sering dilakukan oleh perawat dengan menggunakan prinsip 7 benar yaitu benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, benar cara pemberian, benar dokumentasi dan benar informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian obat oleh perawat berdasarkan prinsip 7 benar di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Mei sampai 21 Mei 2018. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel 67 responden. Penelitian dilakukan dengan mengobservasi pemberian obat oleh perawat menggunakan format cheklist yang terdiri dari tujuh item. Metode analisis data menggunakan uji statistik univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pemberian obat oleh perawat berdasarkan benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, benar cara pemberian dan benar dokumentasi berada pada kategori baik (100%) serta gambaran pemberian obat oleh perawat berdasarkan benar informasi didapatkan hasil berada pada kategori baik (92,5%) sehingga dapat disimpulkan bahwa gambaran pemberian obat oleh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh berada pada katagori baik (92,5%). Direkomendasikan kepada perawat untuk dapat meningkatkan penerapan prinsip tujuh benar khususnya pada prinsip benar informasi sehingga pasien akan lebih mengerti tentang intervensi yang diberikan serta lebih puas dengan pelayanan rumah sakit.
MOTIVASI KERJA EKSTRINSIK PERAWAT PELAKSANA
sulaiman sulaiman;
Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Motivasi perawt dapat meningkatkan efesiensi, efektifitas, dan kinerja perawat dalam melayani pasien serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien. Oleh karena itu,penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui gambaran motivasi kerja perawat pelaksana, mengetahui faktor tanggung jawab, mengetahui faktor prestasi, mengetahui faktor pengembngan diri, mengetahui faktor kemandirian terhadap motivasi perawat pelaksan. Jenis penelitian ini deskriptif.Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang Critical Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berjumlah 93. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode rumus Slovin berjumlah 48 responden.Alat pengukuran data berupa kuesioner dengan 34 item pernyataan dalam bentuk skala likert dengan menggunakan metode wawancara terpimpin. Hasil analisis data penelitian dapat diketahui bahwa: sebagian besar motivasi kerja perawat pelaksana berada pada kategori tinggi (60,4%). Oleh karena itu diharapkan kepada pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin agar lebih memperhatikan perawat dan meningkatkan dukungan moral untuk meningkatkan motivasi kerja perawat pelaksana di ruan Critical Care Unit.
KOPING CAREGIVER DENGAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KABUPATEN ACEH BESAR
Reza Julianda;
Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Memiliki anggota keluarga dengan orang dengan gangguan jiwa menimbulkan masalah tersendiri dalam upaya perawatan ditengah kehidupan bermasyarakat. Koping yang baik dapat mengurangi stres yang dirasakan oleh keluarga terutama caregiver yang mendampingi ODGJ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui koping caregiver dengan orang dengan gangguan jiwa yang terbagi atas problem focused coping dan emotion focused coping di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian deskriptif naratif dengan desain cross sectional study. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh keluarga ODGJ (caregiver) yang tinggal di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 58 keluarga ODGJ. Teknik pengambilan sampel total sampling dengan alat ukur kuesioner. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara terpimpin. Hasil penelitian ini diketahui bahwa gambaran koping keluarga dengan orang dengan gangguan jiwa berada pada kategori adaptif yaitu sebanyak sebanyak 39 responden (88,6%). Psikoedukasi sangat dibutuhkan untuk membantu keluarga dalam menentukan koping yang efektif selama merawat keluarga orang dengan gangguan jiwa. Disarankan kepada petugas puskesmas untuk lebih aktif dalam melakukan kunjungan ke keluarga dan untuk mengetahui perkembangan klien juga untuk mendukung koping positif caregiver.
STUDI KOMPARATIF PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR
maulina maulina;
sufriani sufriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses belajar-mengajar erat kaitannya dengan proses perkembangan anak meliputi jasmani maupun rohaninya. Adapun perkembangan yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan belajar anak yaitu perkembangan motorik, perkembangan kognitif dan perkembangan sosial dan moral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan perkembangan anak usia sekolah yang mengikuti bimbingan belajar dan tidak mengikuti bimbingan belajar di MIN Model Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak yang berada di kelas IV dan kelas V sebanyak 463 siswa/i di MIN Model Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan teknik probability sampling sebanyak 45 orang yang mengikuti bimbingan belajar dan 45 orang yang tidak mengikuti bimbingan belajar di MIN Model Banda Aceh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji mann whitney U test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan perkembangan anak usia sekolah yang mengikuti bimbingan belajar dan yang tidak mengikuti bimbingan belajar di MIN Model Banda Aceh (p-value = 0,240), tidak ada perbedaan perkembangan motorik (p-value = 0,647), tidak ada perbedaan perkembangan kognitif (p-value = 0,110), dan tidak ada perbedaan perkembangan sosial dan moral (p-value = 0,789) anak usia sekolah yang mengikuti bimbingan belajar dan yang tidak mengikuti bimbingan belajar di MIN Model Banda Aceh. Diharapkan agar orangtua dan guru tetap memperhatikan perkembangan anak sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH
lisa gusfiarni;
hajjul kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan masyarakat perlu memiliki karakter mutu pelayanan prima yang sesuai denganharapan masyarakat. Pelayanan kesehatan sebagai pelayanan publik harus mempunyai nilai-nilai kepuasan yang terukur untuk selanjutnya dapat sebagai acuan meningkatkankualitas pelayanan.Tujuanpenelitianiniuntuk mengetahui indeks kepuasanmasyarakatpenggunaPuskesmas Kopelma Darussalam Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Kopelma Darussalam Kecamatan Syiah Kualadengan pengambilan sampel secaraaccidental sampling berjumlah 150 orang. Pengumpulan data mengunakan kuesioner baku MenPan Nomor: KEP/25/M.PAN/2/2004 dalam bentuk multyple choice, data di lakukan secaradeskriptif. Berdasarkan hasil penelitian Indek Kepuasan Masyarakat didapatkan nilai indek sebesar 2.61 dan nilai IKM 65.3 yang berarti mutu pelayanan pada kategori B, sehingga kinerja pelayanannya dapat dikatakan baik.Diharapkan bagi puskesmas untuk menjaga dan mendapatkan kepercayaan serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas Kopelma Darussalam seharusnya memperhatikan aspek-aspek yang menjadi penilaian masyarakat seperti halnya yang terdapat dalam penilaian responden di penelitian ini.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DITINJAU DARI DATA DEMOGRAFI DI KOTA BANDA ACEH
Siti Sarah;
Neti Hartaty;
Husna Hidayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stunting adalah keadaan Balita dimana tinggi atau panjang badan tidak sesuai dengan usianya. Situasi ini menganggambarkan terjadinya keterlambatan pertumbuhan akibat malnutrisi dalam waktu yang lama. Peran keluarga sangatlah penting dalam pencegahan stunting karena keluarga sangat mempengaruhi dalam pemenuhan nutrisi serta tumbuh kembang balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran keluarga didalam mencegah stunting di Kota Banda Aceh. Penelitian ini memakai metode deskriptif retrospektif dengan desain cross-sectional study. Jumlah sampel 95 responden yaitu ibu yang memiliki Balita 1-5 tahun. Teknik pengambilan sampel memakai teknik non-probability sampling dengan metode quota sampling. Alat pengumpulan data berbentuk kuesioner self report. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peran keluarga dalam pencegahan stunting berada pada kategori baik 63 responden (66,3%) dan kategori kurang baik 32 responden (33,7%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam pencegahan stunting sehingga mendapatkan hasil yang baik dalam mencegah terjadinya stunting pada balita. Saran pada penelitian ini masih diperlukan berbagai upaya bagi keluarga dalam mengatasi stunting, sehingga peran perawat dapat meningkatkan bina keluarga balita dengan cara konseling serta edukasi terkait peran keluarga dalam pencegahan stunting.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH
Dedi Satria;
Riski Amalia;
Ahyana Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis dan degeneratif yang diakibatkan oleh gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Salah satu cara pengobatan kadar gula darah melalui kepatuhan diet dan dukungan keluarga meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental dan penilaian. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini ialah pasien diabetes tipe di puskesmas Baiturrahman Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 119 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) untuk dukungan keluarga dan Percieved Dietary Adherence Questioner (PDAQ) untuk kepatuhan diet. Dukungan keluarga yang baik berpengaruh positif bagi kepatuhan diet pasien DMT2 sehingga perlu adanya suport sistem keluarga dalam program perawatan berkelanjutan.