cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
GAMBARAN KESEHATAN MENTAL PADA LANJUT USIA Shalafina, Muharrami; Ibrahim, Ibrahim; Hadi, Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang sering dialami lanjut usia (lansia) seperti stres, depresi, kecemasan serta ketidakmandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Masalah tersebut menjadi faktor resiko terjadinya gangguan kesehatan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesehatan mental pada lanjut usia di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif eksploratif dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Kota Banda Aceh berjumlah 13.979 orang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik probability sampling berjumlah 109 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner General Health Questionnaire (GHQ-12). yang terdiri dari 12 item pertanyaan dan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kesehatan mental pada lansia berada dikategori rendah 49,5%. Disarankan pada puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan keluarga terkait cara merawat lansia dan upaya pemenuhan kebutuhan instrumental, emosional, informasi, dan penilainan serta mental lansia.
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN CHRONIC MYELOID LEUKEMIA (CML): SUATU STUDI KASUS Nelza Delinda; Inda Mariana Harahap; Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Myeloid Leukemia (CML) merupakan salah satu jenis leukemia yang ditandai dengan adanya proliferasi pada mieloid yang tidak terkendali. Sel abnormal yang terjadi pada sel mengakibatkan sintesis trombosit dan sel darah merah terganggu yang akan menyebabkan kondisi kekurangan sel darah atau disebut juga anemia serta kekurangan trombosit yang akan mengakibatkan risiko perdarahan. Setiap tahunnya angka kejadian Chronic Myeloid Leukemia ini terus meningkat. Tujuan karya tulis ilmiah adalah mengetahui asuhan keperawatan anak dengan chronic myeloid leukemia. Metode yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Diagnosis keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah perfusi perifer tidak efektif, defisit nutrisi, keletihan, risiko infeksi, dan defisit pengetahuan. Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah perawatan sirkulasi, manajemen nutrisi, manajemen energi, pencegahan infeksi dan edukasi kesehatan. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah memeriksa sirkulasi perifer, menganjurkan minum jus jambu biji, menimbang berat badan per hari, menganjurkan makan sedikit tetapi sering, melakukan tindakan pencegahan infeksi (mencuci tangan five moment), kolaborasi pemberian antibiotik, memantau kelelahan fisik, memberikan terapi bermain :menggambar dan memberikan edukasi. Evaluasi menunjukkan masalah perfusi perifer teratasi sebagian, defisit nutrisi belum teratasi, keletihan belum teratasi, risiko infeksi tidak terjadi, dan defisit pengetahuan teratasi.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI PREMATUR, BERAT BADAN LAHIR RENDAH DAN RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME: SUATU STUDI KASUS Irma Damayanti; Inda Mariana Harahap Inda Harahap; Nova Fajri Nova Fajri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 3 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi yang berusia kurang dari satu bulan berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan, tanpa penanganan yang tepat dapat berakibat fatal seperti kecacatan dan kematian. WHO melaporkan 1 juta bayi baru lahir meninggal dalam 24 jam pertama. Penyebab tingginya angka kematian bayi adalah kelahiran prematur. Bayi prematur yang lahir dengan usia gestasi 37 minggu berisiko lebih besar mengalami berat badan lahir rendah (BBLR) dan respiratory distress syndrom (RDS) dikarenakan ketidakmatangan organ paru-paru. Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah mengetahui asuhan keperawatan pada bayi Ny. NF dengan prematur, berat badan lahir rendah dan respiratory distress syndrome. Diagnosa keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah risiko hipotermi, pola napas tidak efektif, risiko aspirasi, defisit nutrisi, risiko infeksi, gangguan perlekatan dan risiko gangguan tumbuh kembang. Intervensi yang diberikan berdasarkan standar intervensi keperawatan Indonesia (SIKI). Intervensi yang diberikan meliputi monitor suhu tubuh, pola napas dan kebersihan jalan napas, monitor asupan nutrisi, tanda dan gejala infeksi, monitor pelaksanaan asuhan perkembangan di NICU, serta monitor interaksi orang tua dan bayi. Tindakan teuraperik yang diberikan seperti pemberian oksigen, pembersihan jalan napas, pengaturan posisi pasien, meminimalkan kebisingan, mengatur suhu inkubator dan ruangan, meminimalkan pencahayaan dan lainya. Selain itu diberikan tindakan kolaboratif seperti pemberian produk darah, cairan, dan obat. Evaluasi menunjukan bahwa masalah risiko hipotermi teratasi sebagian, pola napas teratasi sebagian, aspirasi tidak terjadi, defisiti nutrisi teratasi sebagian, syok tidak terjadi, dan intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan untuk mengatasi dan pencegahan masalah.
PENERAPAN RANGE OF MOTION DAN LATIHANMENGGENGGAM PADA PASIEN STROKE: SUATU STUDI KASUS Nisa Habib; Ahyana Ahyana; Anda kamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kecacatan permanen bahkan kematian bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.Penyakit ini juga membutuhkan perawatan yang lama serta dapat menghabiskan banyak biaya jika perawatan dan terapi yang di berikan rumah sakit kurang memadai.Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada Tn. A.H dengan stroke iskemik di Rumah Sakit di Banda Aceh.Asuhan keperawatan yang diberikan mulai dari tanggal 27 Desember 2021 sampai dengan 29 Desember 2021. Didapatkan 6 masalah keperawatanpada  Tn. A.H dengan stroke iskemik yaitu gangguan mobilitas fisik, gangguan komunikasi verbal, ketidakstabilan kadar glukosa darah, ansietas, resiko jatuh dan resiko defisit nutrisi. Tindakan inovasi keperawatan yang dilakukan kepada pasien berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia beruparange of motion aktif dan pasif, latihan menggenggam menggunakan bola kecil, head up 30o,terapi dzikir, pemantauan kadar gula darah sertapemantauan resiko jatuh. Hasil dari asuhan keperawatan yang telah diberikan, kondisi pasien membaik, kekuatan otot pada ekstremitas kanan pasien mengalami peningkatan, komunikasi verbal membaik, kadar gula darah stabil, kecemasan berkurang, dan pasien tidak mengalami jatuh, namun masalah resiko defisit nutrisi pada pasien tidak teratasi.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DENGAN PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN Wulan Daria; Andara Maurissa; Yullyzar Yullyzar; Ardia Putra; Aklima Aklima
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan sebuah rumah sakit ditentukan oleh berbagai sumber, salah satunya sumber daya manusia yang dimiliki, yaitu perawat yang berperan penting dalam melaksanakan asuhan keperawatan. Kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu dan psikologis, tetapi juga kepemimpinan yang dijalankan oleh kepala ruang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi perawat pelaksana terhadap gaya kepemimpinan kepala ruang dengan pelaksanaan asuhan keperawatan di ruang rawat Rumah Sakit Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian descriptive correlative dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian ini seluruh perawat pelaksana di ruang rawat Rumah Sakit Banda Aceh yang berjumlah 95 perawat dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat pelaksana mempersepsikan kepala ruang menjalankan gaya kepemimpinan demokratik. Pelaksanaan asuhan keperawatan mayoritas responden sudah berada pada kategori baik (93,7%). Kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan otokratik dengan pelaksanaan asuhan keperawatan (p value = 0,743 0,05), terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan demokratik dengan pelaksanaan asuhan keperawatan  (p value = 0,000 0,05) dan tidak terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan laissez-faire dengan pelaksanaan asuhan keperawatan (p value = 0,74 0,05). Kepala ruang diharapkan mampu menerapkan gaya kepemimpinan terbaik sesuai dengan situasi dan kondisi yang berlangsung.
GAMBARAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA LANJUT USIA SI WILAYAH PESISIR KOTA BANDA ACEH lisa rahmadina; suryane sulistiana susanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang sangat rentan dan beresiko tinggi terjadinya bencana alam. Dalam hal ini lanjut usia merupakan salah satu kelompok yang sangat beresiko  sebelum, saat maupun setelah terjadi bencana. Hal ini dikarenakan lanjut usia banyak memiliki penyakit kronis, penurunan fungsional, gangguan kognitif, demensia, dan lemah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tentang gambaran kesiapsiagaan bencana tsunami pada  lanjut usia di wilayah pesisir Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif. Sampel pada penelitian ini adalah lanjut usia berusia diatas 60 tahun sebanyak 69 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin dengan menggunakan kuesioner baku LIPI UNESCO-ISDR (2006). Hasil uji instrumen dalam penelitian ini yaitu sebanyak 45 responden (65,2%) sudah siap siaga terhadap bencana yang meliputi penilaian pengetahuan, sikap, kebijakan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dan mobilisasi sumber daya. Direkomendasikan untuk pemerintah sebaiknya memberikan dukungan kepada lanjut usia  di Banda Aceh untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana  dengan berbagai pelatihan dan memfasilitasi demi kemajuan mutu pelayanan kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN DIET PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DI RUMAH SAKIT ulpana ulpana; teuku samsul bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung kongestif merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol atau dikendalikan. Kepatuhan diet adalah suatu aturan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter atau tenaga kesehatan terhadap pengendalian penyakit. Faktor yang mempengaruhi keyakinan sehingga dapat meningkatkan kepatuhan adalah perceived benefiets, dan perceived bariers. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang memepengaruhi kepatuhan diet pasien gagal jantung kongestif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien gagal jatung yang berobat jalan di Poliklinik jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling  menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 195 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuisioner the Beliefs about Dietary Compliance Scale (BDCS). Hasil uji reliabilitas Cronbach α pada BDCS yaitu perceived benefiets (0,84) dan perceived bariers (0,68). Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan berdasarkan perceived benefiets 6.7% pasien memiliki diet rendah garam yang tidak patuh dan kepatuhan berdasarkan perceived bariers 47.2% pasien memiliki diet rendah garam yang tidak patuh. Direkomendasikan kepada perawat poliklinik jantung agar meningkatkan pendidikan kesehatan tentang pentingnya diet rendah garam bagi pasien gagal jantung kongestif.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN EDUKASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA Qurrata Aini; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sekolah siaga bencana. Keberhasilan Pengurangan Risiko Bencana dipengaruhi faktor internal dan eksternal sekolah. Tujuan penelitian ini adalah melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan edukasi Pengurangan Risiko Bencana meliputi kebijakan pendidikan, kesadaran akses material, kapasitas guru, motivasi dan kreatifitas guru. Penelitian adalah analitik korelatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total  sampling dengan jumlah populasi yang dijadikan sampel sebanyak 104 guru. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 42 pertanyaan dalam skala Likert dan dichotomy choice. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kebijakan pendidikan dengan pelaksanaan edukasi PRB, terdapat hubungan antara kesadaran dan akses material dengan pelaksanaan edukasi PRB, terdapat hubungan antara kapasitas guru dengan pelaksanaan edukasi PRB, terdapat hubungan antara motivasi dan kreatifitas guru dengan pelaksanaan edukasi PRB. Kesimpulan penelitian bahwa faktor kebijakan pendidikan, kesadaran dan akses material, kapasitas guru, motivasi dan kreativitas guru mempengaruhi pelaksanaan edukasi Pengurangan Risiko Bencana. Rekomendasi bagi komponen sekolah untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, motivasi dan kreativitas guru untuk edukasi pengurangan risiko bencana.
PERAN PERAWAT DALAM PENANGANAN DEFISIT PERAWATAN DIRI PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI ACEH siti rahmalia; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Defisit perawatan diri merupakan keadaan di mana individu mengalami suatu kerusakan fungsi motorik atau kognitif, yang menyebabkan penurunan kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri yang merupakan gejala negatif dari pasien gangguan jiwa. Perawat jiwa sangat berperan penting dalam penanganan masalah perawatan diri pada individu yang mengalami disabilitas karena gangguan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran perawat dalam penanganan deficit perawatan diri pada pasien gangguan jiwa di BLUD RSJ Aceh yang di lakukan pada tanggal 26 sampai dengan 28 Juni 2016. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasinya seluruh perawat pelaksana yang bekerja di BLUD RSJ Aceh berjumlah 124 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dan propotional sampling, berjumlah 60 responden. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode pembagian angket dan menggunakan analisis distribusi frekuensi untuk mengetahui frekuensi dan persentase. Hasil penelitian diketahui bahwa: peran perawat sebagai pendidik berada pada kategori baik yaitu 38 responden (63,3%), peran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan berada pada kategori baik dan kurang berjumlah 30 responden (50%). Diharapkan kepada perawat di BLUD RSJ Aceh dapat meningkatkan lagi peran perawat dalam penanganan defisit perawatan diri pada pasien gangguan jiwa sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan kemajuan profesi keperawatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN DIET HIPERTENSI Mai Anisa; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikontrol, salah satunya dengan diet. Diet pada pasien hipertensi dijalani seumur hidup berupa pengaturan pola makan. Menjalani diet dalam waktu lama membuat pasien merasa bosan dan stres sehingga pasien tidak patuh dan hipertensi tidak terkontrol. Ketika hipertensi tidak terkontrol akan muncul komplikasi pada organ target. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien hipertensi. Jenis penelitian adalah  descriptive eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian adalah pasien hipertensi yang berkunjung ke Poliklinik Jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel non probability sampling  menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 150 responden. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner dalam bentuk skala Guttman dengan 28 pernyataan. Metode analisis data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian yang didapatkan dewasa menengah 64,7%, laki-laki 54%, pendidikan dasar 40,7%, bekerja 52%, lama menderita hipertensi ≤5 tahun 72,7%, 100% menggunakan asuransi kesehatan, pengetahuan responden baik 89,3%, dukungan keluarga berada kategori baik 84,7%, peran tenaga kesehatan baik 78%, motivasi tentang diet pada responden berada dalam kategori kurang 59,3% dan responden yang tidak patuh terhadap pola makan 60,7%. Direkomendasikan kepada perawat agar dapat dan meningkatkan perhatian terhadap kepatuhan diet pasien.