cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
KECERDASAN EMOSIONAL PELAJAR DI MTsN 2 BANDA ACEH Alifa Nadila; Fithria Fithria; Husna Hidayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja diwarnai dengan ketidakstabilan emosi dan tidak sedikit remaja mengalami depresi yang ditunjukkan dengan kenakalan remaja seperti agresif, tawuran, melamun, menyendiri, merokok, hingga menggunakan obat-obatan terlarang. Remaja yang mempunyai kecerdasan emosional  baik adalah yang dapat mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional pelajar di MTsN 2 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif explorative dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah pelajar MTsN 2 Banda Aceh sebanyak 761 responden. Teknik pengambilan sampel adalah non problability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah self-report dengan alat  kuesioner baku yaitu kecerdasan emosional pada remaja. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat 60 responden (66,7%) memiliki tingkat kecerdasan emosional yang cerdas. Diharapkan kepada pelajar MTsN 2 Banda Aceh untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengenali, mengontrol emosi dan memusatkan pikiran pada pelajaran serta dapat mengekspresikan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungannya.Masa remaja diwarnai dengan ketidakstabilan emosi dan tidak sedikit remaja mengalami depresi yang ditunjukkan dengan kenakalan remaja seperti agresif, tawuran, melamun, menyendiri, merokok, hingga menggunakan obat-obatan terlarang. Remaja yang mempunyai kecerdasan emosional  baik adalah yang dapat mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional pelajar di MTsN 2 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif explorative dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah pelajar MTsN 2 Banda Aceh sebanyak 761 responden. Teknik pengambilan sampel adalah non problability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah self-report dengan alat  kuesioner baku yaitu kecerdasan emosional pada remaja. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat 60 responden (66,7%) memiliki tingkat kecerdasan emosional yang cerdas.Diharapkan kepada pelajar MTsN 2 Banda Aceh untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengenali, mengontrol emosi dan memusatkan pikiran pada pelajaran serta dapat mengekspresikan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungannya.
PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI Miftahul Hasanah; Darmawati Darmawati; Dara Ardhia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan zat besi merupakan masalah nutrisi utama yang menyebabkan anemia pada ibu hamil. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan pengetahua serta adanya dukungan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil dan dukungan keluarga dalam pencegahan anemia defisiensi zat besi dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Darussalam Aceh Besar periode Desember 2020 sampai Februari 2021 sebanyak 208 ibu hamil dengan alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Sampel penelitian ini sebanyak 75 ibu hamil dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti berdasarkan teori dan telah melalui uji validitas. Analisa data menggunakan univariat. Hasil pengolahan data menunjukkan variabel pegetahuan ibu hamil berada pada kategori kurang sebesar 61,3% dan variabel dukungan keluarga berada pada kategori tinggi sebesar 89,3%. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya khusunya bidang maternitas yang melakukan penelitian tentang dukungan keluarga pada ibu hamil untuk dilakukan kepada keluarga secara langsung bukan pada ibu hamil.
HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN RESIKO PERILAKU DELINQUENCY PADA REMAJA elita zahara; Suryane sulistiana susanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja meupakan suatu fase perkembangan yang dinamis dalam perkembangan kehidupan individu. Remaja mempunyai karakteristik sebagai kelompok resiko (population at risk) yang mencakup risiko biologik dan usia, sosial, ekonomi, lingkungan, dan gaya hidup. Kenakalan remaja (delinquency) merupakan salah satu masalah utama yang menjadi resiko yang akan muncul dalam masyarakat. Hubungan yang sangat berpengaruh penting yang menjadi perhatian yaitu hubungan afektif antara anggota keluarga dengan remaja.  Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan fungsi afektif keluarga terhadap resiko munculnya perilaku Delinquency pada remaja di kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectional study yang mempelajari dinamika korelasi (n=65). Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan kepada responden. Metode analisa data menggunakan pengujian statistik Chi Square test. Melalui uji statistik didapatkan nilai p-value 0.127 0.05 untuk tanggapan afetif dan p-value 0.352 0.05 untuk keterlibatan afektif sehingga Ha  ditolak yang berarti tidak ada hubungan fungsi afektif keluarga terhadap resiko perilaku delinquency remaja. Diharapkan pada keluarga agar menciptakan bentuk komunikasi yang baik dengan cara komunikasi yang terbuka,saling menghargai, dan saling percayaguna tercipta karakter perilaku remaja dalam berinteraksi dengan masyarakat sebagai wadah kegiatan sosial dan kehidupan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI SUAMI DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA Rekha Fitria; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran suami sangat dibutuhkan dalam program keluarga berencana, seperti memberikan dukungan kepada pasangan mulai dari memilih alat kontrasepsi, dan memotivasi pasangan untuk mengikuti program keluarga berencana. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor umur, tingkat pendidikan, ekonomi, pengetahuan, akses pelayanan KB, dan perilaku petugas kesehatan dengan partisipasi suami dalam program keluarga berencana. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pasangan usia subur di Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel adalah multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden. Teknik pengumpulan data adalah kuisioner dalam bentuk skala Guttman dan Likert yang terdiri dari 36 pertanyaan. Metode analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan faktor pengetahuan dengan partisipasi suami dalam program KB (p-value=0,035) dan faktor perilaku petugas kesehatan dengan partisipasi suami dalam program KB (p-value=0,009). Sedangkan faktor umur tidak ada hubungan dengan partisipasi suami dalam program KB (p-value=1,000), faktor tingkat pendidikan tidak ada hubungan dengan partisipasi suami dalam program KB (p-value=0,333), faktor ekonomi tidak ada hubungan dengan partisipasi suami dalam program KB (p-value=0,585), dan faktor akses pelayanan KB tidak ada hubungan dengan partisipasi suami dalam program KB (p-value=0,401). Direkomendasikan pada Puskesmas Aceh Besar untuk meningkatkan pelayanan dan sosialisasi tentang keluarga berencana terutama pada suami.Kata Kunci : Partisipasi Suami, Program Keluarga Berencana
PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING PADAPASIEN SINDROM KORONER AKUT DI RSUDZA BANDA ACEH wahyu meihanda; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SindromKoronerAkut merupakan penyakit kardiovaskular yang menyebabkan perawatan rumah sakit dan kematian yang tinggi 7,2 juta (12,2%). Perawatan secara kontinu perlu dilakukan dalampemberian discharge planning, serta memfasilitasi perawatan pasien selama di rumah sakit hingga perawatan pasien dirumah demi menunjang kesehatan pasien. Penelitianinibertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan discharge planning pada pasien SindromKoronerAkut di RSUDZA Banda Aceh. Populasi pada penelitian ini adalah pasien SindromKoronerAkut di ruang penyakit jantung. Jenis penelitianmenggunakan descriptive eksplorative. Desain penelitian menggunakan cross sectional study.Teknikpengambilansampelyaitunonprobability samplingdenganmetode consecutive samplingdenganjumlahsampelsebanyak 30 responden. Waktu penelitian 21 April - 20 Juli 2016. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk skala Likertterdiri dari 30 pernyataan. Data di analisa secara deskriptif dengan kategori baik, cukup, kurang. Hasil penelitian Discharge Planning pada 6 subvariabel meliputi Informasi psikososial (46,7%), aktivitas sehari-hari (50,0%), lingkungan (63,3%), pengajaran (73,3%), terapi (80,0%) dan rujukan (56,7%). Dapat disimpulkan, pelaksanaan discharge planning pada pasien SindromKoronerAkut di RSUDZA Banda Aceh berada pada kategori baik yaitu (63,3%). Direkomendasikan kepada perawat untuk mempertahankan pelaksanaan discharge planning pada pasien SindromKoronerAkut dengan menggunakan media seperti booklet, leaflet, lembar balik, audovisual dan lainnya sehingga mengurangi angka kekambuhan dan meminimalkan pasien kembali kerumah sakit.
SKALA PRURITUS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK rini astuti; cut husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pruritus disebabkan oleh toksin uremik pada pasien gagal ginjal kronik. Penyebab pruritus multifaktorial, yaitu keadaan uremik, xerosis kulit, penuaan, dry skin (atropi kelenjar keringat), dan disfungsi imun. Dampak pruritus berupa gangguan integumen dengan munculnya ekskoriasis linier yang khas pada kulit yang disertai perdarahan dan infeksi, selain itu pruritus dapat menganggu aktivitas, tidur dan menurunkan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran skala pruritus pada pasien gagal ginjal kronik di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2017. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 180 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner 5-d itch scale yang terdiri dari 5 pertanyaan dalam  skala Likert. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan skala pruritus pada pasien gagal ginjal kronik di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori sedang dengan frekuensi 91 orang (50,6%). Diharapkan kepada perawat untuk memberikan informasi dan edukasi masalah penanganan pruritus, sehingga pasien memahami manajemen penanganan pruritus dan memperhatikan diet serta pola hidup sehat.
TERAPI MUROTTAL SURAT AR-RAHMAN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI RSUDZA BANDA ACEH erlina erlina; Setio Budi Raharjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan mendengar ayat-ayat suci Al Qur’an juga merupakan salah upaya pengobatan non farmakologi untuk penderita hipertensi. Mendengarkan ayat suci Al-Quran memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan tingkat depresi, kecemasan, dan kesedihan dengan diakhiri adanya ketenangan jiwa sehingga mampu menangkal berbagai macam penyakit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal; surat Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini pra-eksperimen dengan desain one group pretes-posttes design. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang rutin berobat di RSUDZA Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 20 responden. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan alat ukur Handphone, Earphone/Handseat, sphygmomanometer dan stetoskop serta lembar checklist. Analisa data mengunakan analisa data univariat dan bivariat paired t test. Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal surat Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah sistol pada pasien hipertensi (p-value = 0.000) dan ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal surat Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah diastol pada pasien hipertensi (p-value = 0.019). Diharapkan perawat mengevaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan tersebut sangat penting untuk melihat efek membaca dan mendengarkan Al-quran terhadap penurunan tekanan darah.
FAKTOR-FAKTOR PEMICU MIGRAIN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA febriani, endah; Bahri, Teuku Samsul; Halimuddin, Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Migrain merupakan gangguan neurovascular yang dikarakteristikkan sebagai nyeri kepala berulang dengan gejala berupa nausea, fonopobia dan juga fotopobia. Faktor-faktor yang berhubungan dengan migrain berupa faktor makanan,psikososial dan lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor pemicu migrain pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian adalah dekskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala yaitu 588 mahasiswa. Metode pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 231 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Migrain Sqreen Qustionnaire (MSQ) dan Kuesioner faktor-faktor migrain yang berisi 31 pertanyaan.. Gaya hidup mahasiswa yang cenderung kurang sehat seperti pola makan yang tidak teratur, hubungan sosial serta stress dari mahasiswa yang menyebabkan migrain kerap muncul yang dapat berpengaruh terhadap kinerja akademik dari mahasiswa.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU DALAM PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE PADA BALITA STUNTING Revi Zahra Fonna Usi; Nevi Hartaty; Nova Fajri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene balita yang buruk dapat mengakibatkan penyakit infeksi yang berlanjut dan berdampak pada malnutrisi seperti stunting. Pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting. Apabila ibu mempunyai pengetahuan yang baik terhadap personal hygiene maka akan berperilaku baik terhadap personal hygiene.  Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan dan perilaku ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting di Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita stunting. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling berjumlah 70 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil uji instrumen variabel pengetahuan pada penelitian ini menunjukkan nilai validitas 0,647-0,887 dan nilai reabilitas 0,768. Variabel perilaku pada penelitian ini menunjukkan nilai validitas 0,671-938 dan nilai reabilitas 0,768. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting di Puskesmas Ujong Rimba pada kategori kurang baik (52,9%), kategori cukup (32,9%), kategori baik (14,3%), dan perilaku ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting di Puskesmas Ujong Rimba pada kategori cukup (52,9%), kurang (42,9%), baik (4,3%). Direkomendasikan kepada ibu yang memiliki balita stunting lebih memperhatikan pelaksanaan personal hygiene balita seperti mengajarkan mencuci tangan, membersihkan rambut, memotong kuku, dan mengosok gigi setelah makan agar dapat mengurangi terjadinya penyakit infeksi yang berdampak menjadi stunting.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN TERAPI LATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI: SUATU STUDI KASUS Rahmi Safitri; Fithria Fithria; Dini Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 3 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang dapat mengakibatkan kesakitan dan kematian. Hipertensi sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerja jantung meningkat, merusak pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan terjadinya pendarahan pada otak dan fungsi ginjal dapat menurun. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi seperti memiliki anggota keluarga dengan riwayat hipertensi, obesitas, konsumsi garam  berlebih, kurang olahraga, merokok, dan stress. Tujuan dari karya ilmiah akhir ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan hipertensi. Dari hasil pengkajian yang didapatkan dari keluarga, Ny. M menderita hipertensi dan Tn. M memiliki perilaku merokok serta kurangnya pengetahuan terkait hipertensi. Intervensi yang diberikan pada keluarga Tn. F adalah pendidikan kesehatan mengenai hipertensi, terapi latihan relaksasi otot progresif, pemanfaatan TOGA seperti menanam seledri, dan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok. Hasil karya ilmiah akhir ini dapat menjadi referensi baru dalam ranah pengetahuan dan pertimbangan serta rekomendasi dalam memberikan penatalaksanaan yang berhubungan dengan masalah hipertensi.