cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
KEEFEKTIFAN KONSELING PADA PENGGUNAAN KONTRASEPSI MANTAP (KONTAP) Isma Haziyarni; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Operasi Wanita (MOW) adalah salah satu metode kontrasepsi efektif mencegah kehamilan. Kontrasepsi Mantap sifatnya permanen dan dilakukan sekali seumur hidup, sehingga mengharuskan seseorang untuk melakukan konseling terlebih dahulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keefektifan konseling pada penggunaan Kontrasepsi Mantap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dan data penelitian diperoleh melalui metode study retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 49 responden, tetapi setelah dilakukan penelitian hanya berhasil didapat 45 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner berskala Guttman dan dilakukan dengan wawancara terpimpin. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 responden yang diteliti, 26 responden termasuk dalam kategori konseling efektif (58,7%) dan 19 responden termasuk dalam kategori konseling kurang efektif (42,2%). Rekomendasi untuk RSUDZA Banda Aceh yaitu diharapkan ketika konseling konselor menggunakan media, menjelaskan dengan lengkap mengenai berbagai metode kontrasepsi yang ada, mengulang beberapa kalimat sebagai penekanan bahwa kalimat tersebut kalimat yang penting, dan menjadwalkan waktu kunjungan ulang setelah sterilisasi dilakukan serta untuk ibu yang akan menggunakan MOW diharapkan untuk banyak bertanya sebelum dilakukan sterilisasi.
PERAN PERAWAT CLINICAL INSTRUKTUR DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN KLINIK MAHASISWA PRAKTEK mellysa nasanura; muhammad yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan klinik adalah suatu metode pengajaran dan pembelajaran mahasiswa dengan menggunakan perawat sebagai model perannya. Proses bimbingan klinik melibatkan CI dan mahasiswa, untuk mencapai tujuan bimbingan klinik di perlukan manajemen bimbingan klinik terkhususnya peran CI yang baik.  Seorang CI mempunyai peran menjembatani antara teori yang didapatkan mahasiswa difakultas dengan kenyataan yang adadirumah sakit. Tujuan penelitian  untuk mengetahui bagaimana Peran Perawat CI dalam pelaksanaan program bimbingan klinik mahasiswa praktek di Ruang Rawat Inap Mina, Raudhah dan Aqsa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat CI di Ruang Rawat Inap Mina, Raudhah dan Aqsa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin sebanyak 66 perawat CI. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara purposive sampling yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan Peran Perawat CI dalam pelaksanaan program bimbingan klinik mahasiswa praktek berada pada kategori baik sebanyak 74,2% yang di bagi menjadi peran sebagai educator baik 72,7 %, peran sebagai care giver baik 69,7 %, peran sebagai role model baik 66,7%. Diharapkan CI lebih memperhatikan dan mendampingi mahasiswanya pada saat melakukan asuhan keperawatan, dan pentingnya kerjasama sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal dan mutu pelayanan semakin baik
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA ANAK Nurul Rachmah; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan Pendamping ASI merupakan makanan atau minuman bergizi pendamping ASI yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. MP-ASI diberikan pada anak usia 6-24 bulan, tapi pada kenyataannya tetap saja banyak ibu yang memberikan MP-ASI secara tidak tepat, seperti memberikan makanan pendamping ASI dini (sebelum usia 6 bulan), pemberian makanan padat yang tidak sesuai dengan usia anak, dan memberikan MP-ASI dengan porsi yang terlalu berlebihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dengan pemberian MP-ASI pada anak (6-24 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 orang ibu yang dipilih dengan teknik proportional sampling. Waktu pengumpulan data dilakukan pada 23 Juni-3 Juli 2016, menggunakan kuesioner dengan cara wawancara terpimpin, kemudian dianalisa menggunakan Chi Square dengan nilai alpha=0,05. Hasil uji statistik diperoleh faktor predisposisi (p-value=0,005), faktor pendukung (p-value=0,036) dan faktor pendorong (p-value= 0,001) yang menunjukkan hubungan dengan pemberian MP-ASI. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan ada hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu (p-value=0,002) dengan pemberian MP-ASI pada anak usia (6-24 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Banda Aceh. Disarankan kepada tenaga kesehatan agar meningkatkan peran dalam penyuluhan tentang pentingnya pemberian MP-ASI, baik dalam program Posyandu, home visit, dan program-program kesehatan lainnya. 
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU SELF-CARE PADA PASIEN ULKUS DIABETIK DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN suci setia putri; Teuku samsul bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga adalah dukungan yang mempengaruhi kehidupan pasien dalam menjalani masa pengobatan dan perawatan.Dukungan keluarga terbagi atas 4 yaitu; dukungan informasional, penilaian, instrumental emosional.Dukungan keluarga adalah tolak ukur dalam menentukan baik dan buruknya status kesehatan anggota keluarga yang sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui dukungan keluarga dengan perilaku self-care pada pasien ulkus diabetik di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, dengan 40 responden dengan metode quota sampling. Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 7-9 September 2016. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku self-care pada pasien ulkus diabetik dengan nilai (p-value = 0,017), ada hubungan dukungan keluarga informasional dengan perilaku self-care (p-value = 0,001), ada hubungan dukungan keluarga penilaian dengan perilaku self-care (p-value = 0,005) ada hubungan dukungan keluarga instrumental dengan perilaku self-care (p-value = 0,011) ada hubungan dukungan keluarga emosional dengan perilaku self-care (p-value = 0,007). Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk melakukan promosi kesehatan tentang ulkus diabetik yang berkaitan dengan dukungan keluarga untuk meningkatkan motivasi pasien dan meningkatkan kepedulian keluarga terhadap pasien ulkus diabetik.
ASUHAN KEPERAWATAN PRE DAN POST SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI KETUBAN PECAH DINI (KPD) DAN HELLP SYNDROME Tiara Awi; Darmawati Darmawati; Dewi Hermawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 4 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah salah satu indikasi dilakukannya sectio caesarea (SC). Kasus dengan KPD memerlukan penanganan yang tepat, pemberian antibiotik serta pertimbangan terminasi kehamilan. HELLP Syndrome merupakan kumpulan gejala yang meliputi hemolisis, peningkatan enzim hati, dan penurunan jumlah platelet. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pre dan post SC dengan KPD dan HELLP Syndrome di ruang bersalin RSUDZA Banda Aceh. Diagnosa keperawatan yang diangkat pada saat pre SC adalah risiko cedera ibu dan janin, nyeri akut, ansietas dan risiko infeksi. Sedangkan post SC yaitu nyeri akut, defisit pengetahuan dan risiko infeksi. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidence based practices seperti edukasi manajemen nyeri dengan relaksasi nafas dalam, berdzikir dan relaksasi genggam jari. Terapi murottal al-qur’an untuk menurunkan ansietas, edukasi pijat oksitosin, pemantauan ibu dan janin, pencegahan infeksi dengan vulva hygiene dan pemberian putih telur untuk mempercepat penyembuhan luka SC. Hasil evaluasi selama dilakukan perawatan untuk diagnosa risiko cedera janin teratasi, nyeri akut teratasi sebagian, ansietas teratasi, risiko infeksi teratasi sebagian, dan defisit pengetahuan teratasi. Disarankan kepada perawat untuk menjadikan tulisan ini sebagai salah satu sumber rujukan dalam menerapkan asuhan keperawatan pre dan post SC dengan KPD dan HELLP Syndrome.
Tingkat Belas Kasih Diri (Self-Compassion) pada Lansia yang Kehilangan Pasangan di Kota Banda Aceh Mutiara Nadya Nova; Ibrahim Ibrahim; Juanita Juanita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia yang kehilangan pasangan sering mengalami masalah psikologis seperti kesepian dan depresi. Oleh karena itu, diperlukan sikap belas kasih diri (self-compassion) agar lansia tetap memperlakukan dirinya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat belas kasih diri (self-compassion) pada lanjut usia yang kehilangan pasangan di Kota Banda Aceh. Desain penelitian deskriptif dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional sampling terhadap 389 responden pada 9 kecamatan di Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terpimpin menggunakan instrumen The Self-Compassion Scale Short Form (SCS-SF) yang terdiri dari 12 item pernyataan dalam bentuk skala likert. Metode analisa menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan mayoritas tingkat belas kasih diri (self-compassion) pada lansia yang kehilangan pasangan berada pada kategori tinggi sebanyak 231 responden (59,4%). Dapat disimpulkan bahwa belas kasih diri atau self-compassion pada lanjut usia yang kehilangan pasangan tergolong baik sehingga para lanjut usia tersebut dapat menjalani hidupnya setelah ditinggal pasangan dengan baik. Perawat puskesmas disarankan agar dapat melakukan pemberian terapi reminiscence atau mengingat kembali kenangan baik maupun buruk untuk kemudian dimaknai sehingga penilaian lansia akan dirinya menjadi lebih positif.
MUROTTAL AL-QUR’AN DAN MUSIK SEBAGAI ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN HALUSINASI: SUATU STUDI KASUS Putri Maina; Martina Martina; Marthoenis Marthoenis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan jiwa masih menjadi masalah yang serius di dunia. Gejala positif yang paling sering muncul pada pasien skizofrenia adalah halusinasi.Halusinasi merupakan gejala gangguan jiwaberupa respons panca-inderaterhadap sumber yang tidak nyata. Halusinasi yang tidak ditangani dengan baik akan membuat pasien membahayakan diri sendiri, orang lain, bahkan lingkungan sekitar. Faktor paling berpengaruh pada kekambuhan pasien halusinasi adalah tidak rutin konsumsi obat. Oleh karena itu, perawat memiliki peran penting dalam dalam proses perawatan pasien yaitu dengan memberikan asuhan keparawatan bagi pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui dan menerapkan terapi murottal Al-Qur’an dan terapi musik sebagai asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di Rumah Sakit Jiwa. Intervensi yang diberikan adalah strategi pelaksanaan halusinasi berupamembantu mengenali halusinasiyang dialami pasien dan mengajarkan cara mengontrol halusinasi, minum obat, berbicara dengan orang lain, dan melakukan aktivitas terjadwal. Selain itu, juga dapat diberikan intervensi tambahan sesuai edvidence based practice yaitu terapi murottal Al-Qur’an dan musik. Hasil evaluasi didapatkan terdapat penurunan tanda dan gejala halusinasi yang dirasakan oleh pasien. Berdasarkan hasil tersebut direkomendasikan kepada Rumah Sakit Jiwa agar dapat menerapkan terapi murottal Al-Qur’an dan musik sebagai bagian dari intervensi kepada pasien gangguan jiwa.
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA KEPERAWATAN SELAMA PERKULIAHAN DARING Silvi Monica; Hasmila Sari; Aiyub Aiyub
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan krisis di berbagai aspek, salah satunya pendidikan. Sebagai upaya penanganannya, pemerintah mengalihkan metode pembelajaran tatap muka menjadi metode daring. Perubahan ini menyebabkan perlunya adaptasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh tipe kepribadian. Metode perkuliahan daring juga memperhatikan mutu pendidikan yang akan berdampak pada kepuasan terhadap perkuliahan daring. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tipe kepribadian dengan tingkat kepuasan perkuliahan daring. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitianyaitu mahasiswa Fakultas Keperawatan dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 521 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner secara daring. Kuesioner yang digunakan yaitu Eysenck Personality Inventory (EPI) dan Online Course Satisfaction Scale (OCSS). Analisa bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal Wallis untuk melihat hubungan antara tipe kepribadian dengan tingkat kepuasan mahasiswamenunjukkan nilai P-value 0,001. Sedangkan untuk melihat hubungan variabel kebisingan dengan tingkat kepuasan mahasiswa digunakan uji regresi linear dan didapatkan hasil P-value 0,001. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian dan kebisingan dengan tingkat kepuasan terhadap perkuliahan daring. Rekomendasi dalam penelitian ini yaitu yaitu perlunya ditingkatkan sistem perkuliahan daring yang lebih baik dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tipe kepribadian mahasiswa dan juga mengurangi kemungkinan adanya kebisingan selama perkuliahan daring.
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INSIDEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS JEULINGKE BANDA ACEH asmaul husna; Teuku Samsul Alam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Setiap tahun hampir 4 juta orang meninggal akibat ISPA. ISPA khususnya Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia terutama pada balita. ISPA pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi insiden infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jeulingke Banda Aceh meliputi berat badan lahir, status gizi, status imunisasi, pencemaran udara dalam rumah, ventilasi rumah, kepadatan hunian rumah, dan perilaku keluarga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif dan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan pada tanggal 21 Mei-27 Mei 2019. Populasi pada penelitian ini adalah orang tua yang memiliki balita yang pernah terkena ISPA. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability sampling dan metode Sampling Aksidental sebanyak 59 responden. Alat pengumpulan data beruapa kuesioner faktor individu anak 8 pernyataan, faktor lingkungan 12 pernyataan, dan faktor perilaku 20 pernyataan. Hasil analisa data menunjukkan bahwa gambaran insiden ISPA pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jeulingke Banda Aceh semua balita pernah mengalami ISPA. Disarankan bagi penyedia pelayanan kesehatan untuk terus memberikan pendidikan kesehatan ke pada masyarakat untuk menurunkan angka insiden ISPA pada balita.
KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT ACEH Refni Yulisa; Imelda Imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) masih menjadi masalah di dunia. BBLR disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor ibu, faktor janin, faktor plasenta, dan faktor lingkungan. Faktor penyebab BBLR sering tidak diperhatikan sehingga angka BBLR masih tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain retrospektif. Penelitian dilakukan tanggal 14-29 Mei 2018. Populasi pada penelitian ini adalah ibu dengan bayi BBLR yang pernah dirawat di RSUDZA. Teknik pengambilan sampel teknik total sampling dengan jumlah sebanyak 63 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang dikembangkan peneliti dalam bentuk skala dichotomy terdiri dari 9 item, kuesioner telah melewati uji validitas dan reliabilitas dengan nilai 0,958. Hasil analisa data menggunakan uji Chi Square: tidak ada hubungan usia (p-value = 0,135), paritas (p-value = 0,087) dan tingkat sosial ekonomi ( p-value = 0,678) dengan kejadian BBLR di RSUDZA Banda Aceh. Dari hasil penelitian disarankan kepada tenaga kesehatan di RSUDZA melakukan kelas edukasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi BBLR sehingga meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan mengurangi resiko kelahiran BBLR.

Page 7 of 90 | Total Record : 891