cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
ERGONOMI DALAM BEKERJA DENGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA BURUH KASAR ema putri; t samsul alam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan ergonomi saat bekerja di sebuah perusahaan masih perlu perhatian dan  masih menjadi masalah dalam kehidupan  masyarakat terutama di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan secara manual handling menjadi salah satu pekerjaan fisik yang berat juga menjadi penyebab terlazim dari nyeri punggung bawah yang menyebabkan 80% kasus pada kalangan pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan ergonomi dalam bekerja dengan nyeri punggung bawah pada pekerja buruh kasar di Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh buruh kasar yang bekerja sebagai buruh tetap di Aceh Besar sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling  menggunakan  metode total  sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 28 Mei 2018. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara terpimpin dan observasi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data dalam penelitian ini yaitu analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara ergonomi dalam bekerja dengan nyeri punggung bawah dibuktikan dengan (p-value =0,372),tidak ada hubungan antara berat beban dengan nyeri punggung bawah (p-value =1,000)tidak ada hubungan antara teknik mengangkat beban dengan nyeri punggung bawah (p-value =0,153), dan tidak ada hubungan antara lama jam kerja dengan nyeri punggung bawah (p-value =0,290). Diharapkan bagi puskesmas untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mengajarkan untuk melakukan peregangan otot 5-10 menit sebelum memulai aktivitas maupun pada saat istirahat agar dapat meregangkan kembali otot-otot yang kaku dan tubuh menjadi bugar kembali.
KESIAPSIAGAAN MAHASISWI BIDIKMISI DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI Ayu Widya Lestari; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama sebagai tempat yang sangat rentan terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami, sehingga menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu mahasiswi harus meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesiapsiagaan mahasiswi di asrama rusunawa berdasarkan empat parameter yaitu pengetahuan dan sikap, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumberdaya. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan populasi 610 orang dan sampel 304 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dikembangkanLIPI-UNESCO/ISDR (2006). Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan kesiapsiagaan mahasiswi dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di asrama pada kategori sangat siap frekuensi 156 orang (51,3%) meliputi dua variabel yaitu pengetahuan pada kategori sangat siap frekuensi 238 orang (78,3%) dan rencana tanggap darurat pada kategori hampir siap frekuensi 132 orang (43,4%). Kesimpulan penelitian adalah tingkat kesiapsiagaan mahasiswi dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami pada kategori sangat siap. Saran peneliti kepada pengelola asrama untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dalam hal sarana berupa pembuatan jalur evakuasi, penyediaan sirine bencana, peralatan evakuasi bencana dan informasi melalui buku/leaflet/poster tentang evakuasi bencana.
KEKERASAN EMOSIONAL DALAM KELUARGA DENGAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI SMAN BANDA ACEH vivi alaida; hasmila sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa-masa kritis yang memiliki berbagai masalahdiantaranya masalah perilaku.Kekerasanyang dilakukan orang tua akan menyebabkan anak menjadi generasi yanglemah dan berperilaku agresif. Salah satu bentuk dari kekerasan yangdilakukan oleh orang tua adalah kekerasan emosional. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui hubungan kekerasan emosional dalam keluargadengan perilaku agresif remaja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatifdengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukandengan teknik total sampling dengan jumlah sampel 79 responden.Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 25 s/d 27 Juli 2016 di SMA Negeri12 Banda Aceh. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skalalikert yang terdiri dari 7 pertanyaan untuk variabel independen dan 29pernyataan untuk variabel dependen. Metode analisa data menggunakan ujistatistik Chi-Square dengan ketentuan jika ρ-value≥ 0,05 maka Ho diterima,dan jika ρ-value ≤ 0,05 maka Ho ditolak. Hasil uji chi-square diperoleh ρ-value=0,193 (α=0,05) yang berartiHo diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara perilaku kekerasan emosional dalam keluarga dengan perilaku agresif remaja. Bagi sekolah dan orang tua diharapkan untuk dapat mengarahkan remaja agar berperilaku positif sehingga remaja dapat terhindar dari berperilaku agresif dan perilaku menyimpang lainnya.
PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH (USIA 3-5 TAHUN) DENGAN IBU YANG BEKERJA DAN IBU YANG TIDAK BEKERJA hijja cut woodya; suryane sulistiana susanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode penting dalam tumbuh  kembang anak adalah pada usia prasekolah.  Pada masa ini diidentifikasikan sebagai periode krisis untuk perkembangan dan penguasaan kemampuan perkembangan anak. Namun dalam hal ini perkembangan anak prasekolah di pengaruhi oleh ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja dalam memberikan perhatian dan stimulasi kepada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perkembangan anak prasekolah usia (3-5 tahun) dengan ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah descriptive eksploratif dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik proportional random sampling dengan jumlah populasi 52 anak berusia 3-5 tahun. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 anak dengan ibu yang bekerja dan 28 anak dengan ibu yang tidak bekerja  usia 3-5 tahun. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 4-15 oktober 2017 dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa  lembar KPSP (Kuesiner Pra Skrining Perkembangan). Hasil penelitian menunjukkan perkembangan anak dengan ibu yang bekerja pada kategori sesuai 15 (62,5 %), meragukan 8 (33,3%), penyimpangan 1 (4,2 %) dan perkembangan anak dengan ibu yang tidak bekerja pada kategori sesuai 21 (75,0 %), meragukan 7 (25,0%). Melihat masih banyaknya perkembangan anak yang meragukan pada ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja, maka diharapkan kepada orang tua khususnya ibu mampu memanfaatkan waktu yang berkualitas dan meningkatkan stimulasi dan terhadap tumbuh kembang anak.
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KEKERASAN VERBAL PADA ANAK PRA SEKOLAH DI ACEH afrina yulisma; fithria fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verbal abuse atau emotional child abuse adalah tindakan lisan atau perilaku yang menimbulkan konsekuensi emosional yang merugikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang kekerasan verbal padaanakprasekolah (5-6 tahun) di Gampong Lampeudaya Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun  2016. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif eksploratif  dengan desain survey. Populasi dalam penelitian ini semua ibu yang memiliki anak 5-6 tahun.Pengambilan sampel menggunakan teknik total samplingdengan jumlah 35 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk wawancara terpimpin. Data dianalisa secara univariat. Hasil penelitian menyatakan mayoritas orang tua memiliki pengetahuan yang kurang tentang kekerasan verbal 18 responden (51,4%), tentang definisi kekerasan verbal 22 responden (62,9%), mayoritas memiliki pengetahuan kurang tentang bentuk-bentuk kekerasan verbal 20 responden (57,1%), mayoritas memiliki pengetahuan baik tentang penyebab kekerasan verbal yaitu sebanyak 18 responden (51,4), mayoritas memiliki pengetahuan baik tentang dampak kekerasan verbal 22 responden (62,9%). Saran bagi orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun agar tidak melakukan kekerasan verbal pada anak dalam bentuk apapun karna dapat mempengaruhi perkembangan psikis anak dikemudian hari. 
PENANGANAN BALITA STUNTING OLEH ORANGTUA dina dhaifina; Imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis pada balita yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama yang berakibat pada gangguan perkembangan otak anak. Peran orangtua dalam menangani balita stunting sangat besar terutama terkait pola asuh, pola makan, serta sanitasi. Namun penelitian terkait hal tersebut masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penanganan balita stunting di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan  deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling, sampel sebanyak 73 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan penanganan balita stunting oleh orangtua berada pada kategori baik sebanyak 57,5%. Pemberian pola asuh sebanyak 58,9% berada pada kategori kurang baik, pola makan sebanyak 65,8% berada pada kategori kurang baik dan 67,1% sanitasi berada pada kategori baik. Direkomendasikan kepada Puskesmas Banda Aceh agar memodifikasi program promosi kesehatan dan dapat mengevaluasi orangtua balita sehingga dapat mencegah dan meminimalisir stunting. agar orangtua dapat menunjukkan reaksi positif dan memiliki tingkat kecemasan ringan selama anak dirawat di rumah sakit.
DIMENSI BUDAYA ORGANISASI DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT Yunita Hairina; Ardia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang kesehatan yang mempunyai pengaruh besar dalam kinerja anggotanya. Salah satu pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit adalah keperawatan. Pelayanan keperawatan yang prima dan berkualitas, tentunya terwujud dengan adanya peran perawat melalui pemberian asuhan keperawatan secara komprehensif dengan menunjukkan perilaku caring kepada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dimensi budaya organisasi dengan perilaku caring perawat. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini 112 orang, menggunakan tenik pengambilan sampel proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 2-31 Mei 2018, menggunakan alat ukur kuesioner dan diolah menggunakan Chi-Square Test (X2). Hasil penelitian diketahui ada hubungan komunikasi (p=0,003) ; pelatihan dan pengembangan (p=0,017) ; reward (p=0,004) ; pengambilan keputusan (p=0,015) ; pengambilan resiko (p=0,000) ; kerjasama (p=0,003) ; praktik manajemen (p=0,000) ; dan dimensi budaya organisasi (p=0,002) dengan perilaku caring perawat. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi rumah sakit untuk dapat memberikan pelatihan dan update seminar tentang caring sebagai upaya meningkatkan perilaku caring perawat. Sedangkan pada dimensi budaya organisasi rumah sakit, perlu adanya pertimbangan serta kebijakan khusus yang meningkatkan penerapan perilaku caring oleh perawat, terutama dari aspek reward dan pengambilan resiko yang masih berada pada ketegori kurang.
STRES DAN STRATEGI KOPING PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Rahmatur Raudha; Teuku Tahlil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pembelajaran sering kali membuat mahasiswa keperawatan mengeluh akibat tugas dan jadwal perkuliahan yang begitu padat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat stres dan strategi koping pada mahasiswa Keperawatan di sebuah Universitas di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program Reguler dengan sampel sebanyak 81 mahasiswa yang dipilih dengan teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 21-28 Juni 2016, menggunakan instrumen kuisioner Perceived Stress Scale (PSS) dan kuesioner modifikasi dari Ways of Coping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,0 % responden mengalami stres sedang, 12,3 % mengalami stres berat, dan 3,7 % mengalami stres ringan. Strategi koping yang paling dominan digunakan responden adalah strategi koping yang berfokus pada emosi (61,7%) dan sedikit yang berfokus pada masalah (38,3%). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi mahasiswa untuk tetap memperhatikan tingkat stres yang dialami dan mampu menggunakan strategi koping secara tepat sesuai dengan apa yang dirasakan.
STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH shabrina shabrina; sufriani sufriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan merupakan suatu proses perubahan psikologis sebagai hasil dari pematangan fungsi psikis dan fisik dari seorang anak. Depkes RI (2006) menyatakan bahwa 16 % balita di Indonesia mengalami gangguan dalam perkembangan. Banyaknya gangguan perkembangan yang terjadi pada anak akibat dari kurangnya stimulasi yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stimulasi perkembangan dengan perkembangan  anak usia prasekolah di TK Gaseh Poma Banda Aceh. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan desain  cross sectional study dengan sampel berjumlah 76 responden, yaitu anak usia prasekolah beserta ibunya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Metode analisa data dilakukan dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara stimulasi pekembangan dengan perkembangan anak usia prasekolah (p-value 0,000) dan jika dilihat dari 4 aspek, terdapat hubungan antara stimulasi perkembangan motorik kasar (p –value 0,000), stimulasi perkembangan motorik halus (p-value 0,000), stimulasi perkembangan bahasa (p- value 0,021) dan stimulasi perkembangan tingkah laku sosial (p-value 0,000), dengan perkembangan anak usia prasekolah di TK Gaseh Poma Banda Aceh Diharapkan kepada orang tua untuk meningkatkan pemberian stimulasi perkembangan kepada anak untuk mendapatkan perkembangan anak yang sesuai. 
PERASAAN KETIDAKBERDAYAAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN ULKUS DIABETIK Febriyani Febriyani; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menderita penyakit membuat individu merasakan perasaan ketidakberdayaan, yang dapat mengurangi rasa percaya diri pasien dalam pengobatan, sehingga berdampak terhadap kualitas hidup, termasuk pada pasien ulkus diabetik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perasaan ketidakberdayaan dengan kualitas hidup pasien ulkus diabetik di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study. Responden sebanyak 66 pasien ulkus diabetik dengan grade II-V menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner baku The Powerlessness Assessment Tool for Adult Patient dan kualitas hidup dari WHOQOL-BREF 2012. Hasil penelitian menunjukkan perasaan ketidakberdayaan berada pada kategori berat dengan jumlah 42 responden (63,6%) dan kualitas hidup pasien berada pada kategori kurang dengan jumlah 34 responden  (97,1%). Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai P-Value = 0,00, berarti terdapat hubungan antara perasaan ketidakberdayaan dengan kualitas hidup pasien ulkus diabetik di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diharapkan kepada perawat agar memberikan dukungan mental, informasi, serta pendidikan kesehatan kepada pasien sehingga perasaan ketidakberdayaan dapat berkurang dan pasien optimis dalam penyembuhan luka serta pasien mempersepsikan kualitas hidupnya menjadi lebih baik.