Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles
891 Documents
GANGGUAN PSIKOLOGIS KELUARGA BERDASARKAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RS “X” ACEH BARAT DAYA
Surya Noerva Diesma;
Hilman Syarif;
Jufrizal Jufrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kondisi kegawatdaruratan sering menimbulkan gangguan psikologis pada pasien dan keluarga. Perubahan psikologis ini akan terlihat saat pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan kemungkinan dipengaruhi oleh penggolongan triase pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi gangguan psikologis keluarga pasien berdasarkan triase. Desain penelitian adalah deskriptif dengan jumlah sampel 218 anggota keluarga setiap pasien di Instalasi Gawat Darurat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Accidential Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi psikologis keluarga pasien di IGD RS “X” dalam kategori ringan yaitu 141 (64,7%) dengan jumlah pada triase hijau 91 (41,7%), triase kuning 47 (21,6%), dan triase merah 6 (6,0%). Secara umum gangguan psikologis keluarga berdasarkan triase di IGD RS “X” Aceh Barat Daya dalam tingkatan ringan. Penting bagi keluarga untuk tetap menjaga stressor yang berkaitan dengan keluarga takut akan kecacatan, dan kehilangan pasien. Bagi pihak rumah sakit perlu memberikan informasi serta intervensi kepada keluarga terkaitan kebutuhan keluarga.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEPERAWATAN DAN KEDOKTERAN TENTANG INTERPROFESSIONAL EDUCATION DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Dilta Yundia Futri;
Budi Satria;
Dini Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Interprofessional Education (IPE) merupakan metode pembelajaran yang terjadi antara dua atau lebih mahasiswa dari jurusan profesi kesehatan yang berbeda. IPE merupakan pembelajaran yang sangat penting terutama bagi mahasiswa Keperawatan dan Kedokteran upaya persiapan dalam praktik kolaborasi kedepannya. Pengetahuan mengenai IPE harus terlebih dahulu diketahui mahasiswa sebelum mengikuti pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memiliki pengetahuan lebih baik dan lebih siap mengikuti pembelajaran dikarenakan sudah mengenal IPE dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa Keperawatan dan Kedokteran Tentang Interprofessional Education di Universitas Syiah Kuala. Desain penelitian deskriptif dan teknik pengambilan sampel secara porpotionated stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 244 responden yang terdiri dari 111 responden dari Fakultas Keperawatan dan 133 responden dari Fakultas Kedokteran. Alat pengumpulan data berupa kuesioner tingkat pengetahuan IPE. Metode analisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan tentang Interprofessional Education mahasiswa Keperawatan sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 92 (82,9%) dan mahasiswa Kedokteran sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 110 (82,7%). Kesimpulan dari penelitian adalah mahasiswa Keperawatan dan Kedokteran mempunyai pengetahuan yang baik terhadap IPE. Direkomendasikan kepada Program Studi Sarjana Keperawatan dan Kedokteran untuk siap menjalankan serta mengembangkan IPE sebagai kurikulum kedepannya untuk menunjang pendidikan pada tahap akademik
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Komunikasi Terapeutik Perawat Pada Fase Kerja di RSP USK
Wella Mellida;
Putri Mayasari;
Yullyzar Yullyzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat masih menjadi isu dikalangan masyarakat karena harapan pasien tidak sesuai dengan kenyataan yang diterima. Keberhasilan komunikasi terapeutik sangat ditentukan oleh tingkat kepuasan pasien yang didasarkan oleh 4 fase komunikasi terapeutik diantaranya : pre orientasi, orientasi, kerja, dan terminasi. Komunikasi terapeutik yang diterapkan pada fase kerja merupakan inti dari hubungan yang dilakukan perawat bersama pasien serta sangat berkaitan dengan pelaksanaan rencana tindakan keperawatan yang akan dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap komunikasi teurapeutik perawat pada fase kerja di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di ruang rawat inap, poli rawat jalan dan IGD dengan 90 pasien sebagai sampel. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pendekatan cross sectional. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik. Hasil uji kuesioner telah dilakukan uji content validity dan construct validity dengan perolehan nilai validitas yaitu v = 0,636-0,908 dan reliabilitas yaitu r = 0,981. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa data univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian kecil responden menyatakan puas yaitu (22.2%) dan sebagian besar responden menyatakan tidak puas yaitu (77.8%). Rekomendasi penelitian ini adalah membuat pelatihan dan evaluasi terhadap komunikasi terapeutik yang diterapkan perawat di rumah sakit.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN ADAPTASI LINGKUNGAN SANTRI
Tazkia Nurasla;
Suryane Sulistiana Susanti;
Neti Hartaty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tidak sedikit santri yang tidak sanggup menyesuaikan diri di lingkungan pesantren. keberadaan orang tua pada masa remaja sangat penting untuk menumbuhkan jati diri, kondisi lingkungan dan kemampuan dalam penyesuaian dirinya. Keluarga menjadi tempat ternyaman untuk santri saat cemas dan stres di lingkungan barunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan adaptasi lingkungan pada santri Dayah Modern Darul ‘Ulum Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsS Darul ‘Ulum Banda Aceh, menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 110 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan dua alat ukur yaitu kuesioner Perceived Social Support from Family (PSS-Fa) dan kuesioner Adaptasi lingkungan. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan adaptasi lingkungan pada santri Dayah Modern Darul ‘Ulum Banda Aceh (p-value 0,004). Diharapkan perawat kesehatan keluarga untuk bekerjasama dengan keluarga terutama dalam meningkatkan dukungan penilaian pada remaja.
HUBUNGAN INTERPERSONAL PADA KELOMPOK USIA DEWASA DENGAN MASALAH HIPERTENSI
Nabila Mulyadi;
Maulina Maulina;
Aklima Aklima
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Angka kejadian hipertensi semakin meningkat setiap tahunnya. Usia dewasa menjadi faktor risiko yang berpengaruh besar terhadap hipertensi. Untuk menurunkan angka kejadian penyakit hipertensi, maka penting untuk dilakukan gaya hidup sehat salah satunya hubungan interpersonal yang baik agar masyarakat dengan hipertensi tidak terbebani dengan penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hubungan interpersonal pada kelompok usia dewasa dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Desain penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada kelompok usia dewasa dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar dengan jumlah sampel 129 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner Health Promoting Lifestyle Profile II (HPLP-II) yang terdiri dari 9 item pernyataan hubungan interpersonal dalam skala likert dilakukan dengan teknik wawancara terpimpin. Metode analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan nilai hubungan interpersonal dengan mean 2.27 (SD=0.37). Hal ini menunjukkan bahwa hubungan interpersonal pada masyarakat cukup baik. Diharapkan kepada perawat agar dapat membuat strategi yang lebih efektif dalam melakukan promosi kesehatan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat khususnya hubungan interpersonal yang baik pada penderita hipertensi sehingga dapat menangani masalah tersebut.
HUBUNGAN FAKTOR PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
sri maulida;
Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan dunia yang terjadi pada hampir seluruh wanita hamil didunia. Salah satu risiko kematian ibu, kejadian BBLR, infeksi terhadap janin dan ibu, keguguran dan kelahiran premature yang disebabkan oleh anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis peneitian ini descriptive korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 64 responden, alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan factor pengetahuan dengan kejadian anemia dengan nilai p-value 0,017 (nilai α 0,05). Dapat dijadikan bahan informasi bagi profesi keperawatan kesehatan dalam memperluas ilmu mengenai perilaku ibu hamil dengan kejadian anemia kehamilan serta pencegahan terjadinya anemia dalam kehamilan
PEMBERIAN INFORMASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KELUARGA PASIEN YANG DIRAWAT DI INTENSIVE CARE
Rossa Hasbella;
Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Informasi di unit rawat intensif seperti kondisi pasien, tindakan perawatan dan komplikasi harus disampaikan secara jelas dan akurat untuk mengurangi tingkat kecemasan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian informasi dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study. Responden sebanyak 96 keluarga di ruang intensif dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner pemberian informasi yang dikembangkan oleh peneliti dan kuesioner baku kecemasan State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil penelitian menunjukkan pemberian informasi berada pada kategori paham dengan jumlah responden 63 orang (65,6) dan tingkat kecemasan keluarga pasien berada pada kategori sedang dengan jumlah responden 74 orang (77,1). Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai p-value=0,02 yang berarti terdapat hubungan pemberian informasi dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diharapkan pemberi informasi dapat memberikan secara spesifik informasi kondisi pasien dan memastikan keluarga memahami yang disampaikan. Keluarga diharapkan dapat bertanya dan mendukung dalam proses tindakan yang diberikan guna kesembuhan pasien.
KONSEP DIRI ORANG TUA DENGAN ANAK PENYANDANG CACAT MENTAL DI SDLB LABUI BANDA ACEH
sazli sazli;
muhammad_armiyadi armiyadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKMemiliki anak dengan kondisi cacat mental dapat menimbulkan perasaan frustasi dan kecewa pada orang tua setelah mengetahui bahwa anak yang dilahirkan tidak memenuhi harapannya. Mereka memiliki anggapan bahwa kehadiran anak berkelainan dapat menurunkan martabat atau gengsi orang tua atau keluarga. Sehingga terjadi kecenderungan pada sikap orang tua untuk menolak kehadiran anak yang menyandang kelainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri orang tua yang memiliki anak penyandang cacat mental debil di SDLB Labui Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang dilakukan pada tanggal 14-16 Juli 2016 pada seluruh orang tua yang memiliki anak penyandang cacat mental (debil) di SDLB Labui Kota Banda Aceh berjumlah 60 orang dengan metode pengambilan sampel secara total sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner dengan bentuk skala gutman dan metode pengumpulan data adalah wawancara dan data diolah dengan mengunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa gambaran konsep diri orang tua dengan anak penyandang cacat mental debil berada pada kategori positif 58,3%, gambaran citra tubuh berada pada kategori negatif 53,3%, gambaran ideal diri berada pada kategori positif 78,3%, gambaran harga diri berada pada kategori positif 51,7%, gambaran peran diri berada pada kategori negatif 51,7%, gambaran identitas diri berada pada kategori positif 51,7%. Hasil penelitian menunjukkan hanya sebagian orang tua dengan anak penyandang cacat mental (debil) memiliki konsep diri positif. Penelitian ini merekomendasikan pada orang tua lebih aktif dalam mencari dukungan dan informasi tentang masalah yang dihadapinya.
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS KUTA MALAKA ACEH BESAR
ria amelia;
imelda imelda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ISPA adalah lima penyakit terbesar yang sering dialami oleh Balita. Komplikasi ISPA akan berdampak pada kesehatan anak sehingga dibutuhkan upaya untuk mencegah ISPA. Pengetahuan ibu dan sikap yang baik dapat membantu dalam melakukan upaya pencegahan ISPA. Kurang memadai informasi dan sikap yang negatif terhadap ISPA akan mengurangi upaya ibu dalam pencegahan ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan ispa pada balita di Puskesmas Kuta Malaka Aceh Besar. Desain penelitian ini deskriptif. Penentuan jumlah sampling menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah populasi 153 orang dan sampel 60 orang. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner yang terdiridari 27 pernyataan. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 17 juli s/d 26 juli 2017. Hasil dari penelitian ini didapatkan gambaran pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA pada balita di puskesmas Kuta Malaka Aceh Besar, berada pada kategori baik yaitu 31 dari 58 responden (53,4%). Sikap ibu dalam pencegahan ISPA pada balita di puskesmas Kuta Malaka Aceh Besar berada pada kategori positif yaitu 34 dari 58 responden dengan persentase (58,6%).Diharapkan pada perawat agar dapat memberikan dukungan mental, dukungan informasi, serta pendidikan kesehatan kepada keluarga khusunya ibu sehingga menjadi lebih baik lagi tingkat pengetahuan dan sikap dalam pencegahan ISPA.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN ACEH BESAR
Winda Nofita;
Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil, yang sangat berpengaruh pada perkembangan janinnya. Jika status gizi seorang ibu kurang maka akan mempengaruhi proses kehamilan dan perkembangan janinnya.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian yang digunakan deskriptif korelatif. Populasi berjumlah 30 ibu hamil trimester II dengan sampel 30 responden yang ditetapkan dengan metode total sampling. Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 9-14 Juli 2016. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan paritas dengan status gizi ibu hamil dengan nilai (p-value = 0,042), ada hubungan keadaan sosial ekonomi dengan status gizi ibu hamil dengan nilai (p-value = 0,017), ada hubungan pengetahuan ibu tentang status gizi dengan status gizi ibu hamil dengan nilai (p-value = 0,020), serta ada hubungan asupan nutrisi dengan status gizi ibu hamil dengan nilai (p-value = 0,013). Diharapkan kepada pihak puskesmas untuk melakukan home visit dan penyuluhan untuk memberikan informasi terhadap ibu hamil kemudian memantau status gizi ibu selama kehamilan.