cover
Contact Name
Albertha Lolo Tandung
Contact Email
ppmpoltekpelbrng@gmail.com
Phone
+6285778836562
Journal Mail Official
umarmukhtar@poltekpelbarombong.ac.id
Editorial Address
Jl. Permandian Alam No. 1 Barombong, Makassar, 90225 Telepon. 0411 8217157, /Wa: 0823 966 41754
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HENGKARA MAJAYA
ISSN : 27236722     EISSN : 2721818X     DOI : https://doi.org/10.61759/hmj
Core Subject : Engineering,
Hengkara Majaya merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Politeknik Pelayaran Barombong, Gowa. berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Hengkara dan Majaya, yang mempunyai arti kebanggaan pelaut. Hengkara Majaya adalah jurnal karya ilmiah yang dimiliki oleh Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong. Jurnal ini ber p-ISSN: 2723-6722 dan e ISSN 2721-818X terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September merupakan media publikasi sekaligus sebagai sarana untuk mewadahi artikel hasil penelitian baik bersifat kolektif ataupun individu dengan cakupan tema tentang seputar transportasi matra laut, pola pembinaan taruna, pendidikan studi nautika, pendidikan studi permesinan kapal, dan pendidikan studi manajemen transportasi laut. Hengkara Majaya bekerjasama dengan lembaga Asosiasi bidang ilmu pelayaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023): Maret" : 5 Documents clear
Analisis Kebutuhan Pelatihan Tenaga Kerja Bagasi di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar Oktavera Sulistiana; Isnen Rajadiharta; Dewi Usabeni
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i1.4

Abstract

Training Need Analysis (TNA) or training needs analysis which is a reflection of the actual situation faced by prospective trainees in carrying out their work/tasks. In analyzing training needs, try to compare the results of the current work (performance) that they are doing with what is desired (expected performance) according to predetermined operating standards. This study used a descriptive method, classified into 2 groups of data, namely qualitative and quantitative/Mixed Methods. baggage/baggage labor, and 308 respondents from 500 users of baggage labor services using random sampling technique. The method of data analysis in this study uses descriptive analysis techniques. The results of the study show that the perceptions of service users regarding baggage labor services at the Port of Makassar are generally in the good category, but in terms of security, order and ease of response, doubtful is in second place, greater than the response of strongly agreeing to these two aspects. The perception of baggage workers on the six aspects measured in transportation services is good in general, but if we look in more detail based on several anomaly choices, the safety aspect needs to be given more attention because 29.88% chose not suitable, 29.19% chose doubtful and only 25.19% conform. The training needs needed to improve baggage worker services at Makassar Port are regarding safety with K3 material, security and order with ISPS Code material, convenience and comfort with Service Culture and Customer Satisfaction material.
Analisis Pengoperasian Radar pada Kapal Saat Berlayar Rina Haryani; Sarce Sampe Bungin; Muhammad Ilham
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i1.66

Abstract

Radio Detection And Ranging (Radar) merupakan suatu salah satu alat navigasi yang ada di atas kapal dan digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak dan mengetahui benda-benda seperti kapal, pesawat dan hujan. Saat penulis praktek di kapal Oceanindo Prima Sarana Avior, penulis menemukan hasil penelitian yang sesuai dengan masalah yang penulis angkat dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengoperasian radar dan masalah apa yang terjadi pada alat navigasi radar serta cara mengatasinya. Penelitian ini penulis lakukan pada saat praktek laut (Prala) di atas kapal Oceanindo Prima Sarana Avior di bawah manajemen PT. Oceanindo Prima Sarana dalam kurung waktu 12 bulan, penulis melakukan penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Salah satu teknik pengumpulan data tersebut yaitu dengan cara mengamati, meninjau, menganalisa objek ataupun permasalahan dan melakukan langsung terhadap perwira yang berjaga di atas anjungan sehingga dapat diketahui bagaimana cara pengoperasian alat navigasi radar dan masalah apa yang terjadi pada alat navigasi radar serta cara mengatasinya. Penelitian yang dilakukan penulis kemudian menuai hasil yakni ditemukannya fakta bahwa pengoperasian radar pada kapal Oceanindo Prima Sarana Avior secara tepat harus dilakukan oleh perwira yang handal agar tercipta pelayaran yang aman serta perlu diketahui semua fungsi-fungsi pada tombol radar. Bukan hanya itu dalam penelitian yang dilakukan juga mendapatkan hasil yaitu pada Kapal Oceanindo Prima Sarana Avior minim masalah yang terjadi pada alat navigasi radar namun saat pengoperasian radar terkadang ada masalah yaitu kurangnya pemahaman perwira terhadap fungsi tombol yang terdapat pada radar, hal tersebut terjadi karena kelalaian manusianya atau human error. Agar hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi maka cara mengatasinya yaitu perwira yang berjaga di anjungan perlu dibekali ilmu yang maksimal dan perawatan alat navigasi radar.
Optimalisasi Alat Radar Dalam Navigasi KM. Bintan Utama di Alur Pelayaran Sempit Dwi Antoro; Dahlia Dwi Apriani; Amal Ikhsan
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i1.67

Abstract

Mengingat betapa pentingnya bernavigasi pada alur pelayaran yang memiliki karakteristik yang sempit, berkelak-kelok dan cukup dangkal yang dikategorikan mendapat perhatian khusus saat melewatinya, maka diperlukan pelaut-pelaut yang handal dan cakap, yang memenuhi standar dan sebagai cermin kecakapan pelaut yang baik. Kecakapan pelaut yang baik disini yaitu pelaut-pelaut yang dapat mengambil suatu tindakan yang dianggap perlu guna menghindari bahaya-bahaya navigasi ataupun bahaya-bahaya tubrukan yang senantiasa mengancam dalam setiap pelayaran. tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui peran alat navigasi radar saat melewati alur pelayaran sempit dan untuk mengetahui upaya untuk mengoptimalkan penggunaan radar pada saat melewati alur pelayaran sempit. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis desktriptif kualitatif, yaitu dengan cara menggambarkan data-data yang diperoleh dari study kepustakaan dan lapangan. Atas dasar data yang berhasil dikumpulkan, kemudian dianalisis untuk menemukan optimalisasi alat radar dalam navigasi di alur pelayaran sempit. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Peran alat navigasi radar saat melewati alur pelayaran sempit sangat penting keberadaannya sehingga perlu mendapat perhatian bila terdapat masalah, sebagaimana kegunaan radar pada saat pelayaran sempit yaitu: Penentuan posisi dan ploting; Mengidentifikasi target; dan mendeteksi resiko tubrukan; (1) Upaya untuk mengoptimalkan penggunaan radar pada saat melewati alur pelayaran sempit perwira di atas kapal yaitu berupa; Nakhoda: bimbingan pada saat familiarisasi, perwira yang lain: saling kerja sama belajar dan berbagi ilmu serta berbagi pengalaman, Perusahaan: Melaksanakan test/seleksi kemampuan dan keterampilan terhadap crew baru dan memberikan training dan refreshing pengoperasian radar
Prosedur Kesalahan Penunjukan Pedoman Magnet Di Kapal SPOB Benua Raya VIII Irwan Jaya; Nurul Ahyana; Syahrul Novanto
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i1.68

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya penunjukan pedoman magnet yang tepat dan akurat di atas kapal SPOB Benua Raya VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Proses pengumpulan data peserta pelatihan dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan awak kapal tentang pemahaman mereka tentang kesalahan penunjukan pedoman magnet di atas kapal SPOB Benua Raya VIII. Hasil dari penelitian ini adalah adanya kendala dalam penunjukan pedoman magnet yaitu di sebabkan oleh deviasi. Deviasi yang terjadi di atas kapal dapat bervariasi karena arah haluan saat berlayar. Untuk objek yang terbuat dari baja yang bergerak dari suatu tempat di kapal, biasanya dapat bervariasi secara berkala. Sementara cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengatur secara baik penempatan dan peletakan pedoman magnet di kapal.
Pengaruh Governor Terhadap Putaran Mesin Induk Pada KM. Mutiara Sentosa III I Made Alet; Andi Radhia M; Asbar Asbar
Hengkara Majaya Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v4i1.69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya penunjukan pedoman magnet yang tepat dan akurat di atas kapal SPOB Benua Raya VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Proses pengumpulan data peserta pelatihan dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan awak kapal tentang pemahaman mereka tentang kesalahan penunjukan pedoman magnet di atas kapal SPOB Benua Raya VIII. Hasil dari penelitian ini adalah adanya kendala dalam penunjukan pedoman magnet yaitu di sebabkan oleh deviasi. Deviasi yang terjadi di atas kapal dapat bervariasi karena arah haluan saat berlayar. Untuk objek yang terbuat dari baja yang bergerak dari suatu tempat di kapal, biasanya dapat bervariasi secara berkala. Sementara cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengatur secara baik penempatan dan peletakan pedoman magnet di kapal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5