cover
Contact Name
Marina Wardaya
Contact Email
marina.wardaya@ciputra.ac.id
Phone
+628170925388
Journal Mail Official
jurnalvicidi@ciputra.ac.id
Editorial Address
UC Tower Lt 17, Universitas Ciputra Surabaya, CitraLand CBD Boulevard, Made, Sambikerep, Surabaya City, East Java 67219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Vicidi
ISSN : 20868774     EISSN : 29882583     DOI : https://doi.org/10.37715/vicidi
Vicidi Journal is published twice a year in June and December by the Visual Communication Design Department of Ciputra University. Vicidi Journal contains the results of research on theory, planning in the creative industry in general, implementation and design management, especially in the field of visual communication design written by students.
Articles 165 Documents
Perancangan Komunikasi Merk Hypeak.id untuk Mendapatkan Kesadaran Akan Merek di kalangan Generasi Z Dicky Cahyadi Soeltanto; Christian Angrianto
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 1 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i1.3946

Abstract

Hypeak.id adalah sebuah bisnis yang bergerak di bidang fashion khususnya fashion pria. Hypeak.id sudah berdiri sejak akhir tahun 2019 dengan beranggotakan 2 orang dengan fokus kepada baju streetwear/baju kaos distro. Penelitian ini dibuat karena saat ini tujuan utama dari Hypeak.id belum tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses perancangan brand communication dari Hypeak.id. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur, penelitian kuantitatif dan juga penelitian kualitatif. Studi literatur dilakukan dengan mencari data dari beberapa buku dan jurnal dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yang membahas tentang desain, brand awareness, advertising dan juga sosial media. Metode kualitatif dilakukan dalam bentuk wawancara dengan Expert user dan juga Extreme user. Metode kuantitatif dilakukan dalam bentuk kuesioner yang dibagikan ke beberapa orang yang sesuai dengan target market yaitu generasi Z. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa target market dan juga beberapa narasumber sangat menyukai strategi dari brand communication yang dibuat oleh Hypeak.id.
Perancangan desain buku "Am I Doing It Right" dari Hola Grafika sebagai media pencarian identitas desainer muda di Indonesia Lie Calvin Christian; Stevanus Christian Anggrianto
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 1 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i1.3947

Abstract

Dalam era modern ini, masih didapati banyak desainer muda yang hanya mengedepankan keterampilan teknik saja sehingga keterampilan-keterampilan non teknis seperti komunikasi, project management, creative thinking, dan sebagainya. Selain itu ditemui juga bahwa sebagian desainer grafis muda masih belum memahami esensi dari karir atau profesi seorang desainer grafis. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman terkait hal-hal yang dibutuhkan seorang desainer dalam berkarir, tidak tahunya nilai sebuah karya, hingga tujuan karir yang ingin dijunjung. Dari masalah tersebut Hola Grafika hadir sebagai brand edukasi yang berbasis di sosial media untuk menginformasikan serta mengedukasi desainer-desainer muda Indonesia agar dapat berkembang dalam karir serta pekerjaannya. Untuk menciptakan solusi yang informatif, menarik, serta kredibel, maka perlu merancang buku “Am I Doing It Right” sebagai buku panduan sebelum memasuki dunia desain grafis. Melalui studi literatur dan uji coba dengan metode wawancara. Buku “Am I Doing It Right” dibuat untuk menjadi solusi desain komunikasi visual bagi masalah tersebut. Dalam jurnal ini akan dibahas bagaimana cara merancang desain buku "Am I Doing It Right" dari Hola Grafika sebagai media pencarian identitas desainer muda di Indonesia. Sehingga didapati metode penciptaan produk yang tepat dan dapat menciptakan buku yang tidak hanya informatif namun komprehensif. Melalui hasil penelitian dan uji coba terhadap expert user, extreme user, dan khalayak sasaran, maka didapati bahwa buku yang dirancang sudah dinilai memiliki tampilan yang baik serta mampu mencerminkan persona yang ingin dikomunikasikan dari buku “Am I Doing It Right”. Selain itu didapati juga bahwa konten serta materi yang ditawarkan sudah memiliki kualitas yang sangat baik dan dapat diaplikasikan ke dalam pekerjaan serta proses berkarir seorang desainer. Di akhir kata, dapat disimpulkan bahwa hasil perancangan yang dilakukan berdasarkan tinjauan pustaka sudah sesuai terhadap kondisi atau situasi pasar serta target yang dituju.
PERANCANGAN BRAND ACTIVATION UNTUK STARTR BRANDING BESERTA MEDIA PROMOSINYA UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS Celine Thang; Rendy Iswanto
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 1 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i1.3948

Abstract

Startr merupakan bisnis branding baru yang khusus melayani UMKM dengan menawarkan jasa brand identity, packaging dan sosial media management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara merancang brand activation yang efektif dan serta media promosi yang tepat untuk meningkatkan brand awareness Startr. Metode penelitian yang digunakan adalah menelusuri data sekunder berupa buku dan jurnal, serta pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan mewawancarai expert dan extreme user dan menyebarkan survei kepada pelaku UMKM. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa rangkaian brand activation dan media promosi yang telah dirancang untuk Startr sudah cukup efektif dan mudah dipahami oleh target audiens.
PERANCANGAN BOOK DESIGN DAN MEDIA PROMOSI UNTUK VIVREE PHOTOGRAPHY Grace Theresa; Rendy Iswanto
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 1 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i1.3949

Abstract

Vivree Photography merupakan bisnis jasa yang bergerak di bidang wedding photography yang dibangun sejak tahun 2019 yang berdomisili di Surabaya. Target audiens yang dituju adalah generasi millenials berusia 22-30 tahun. Selama ini Vivree kurangnya dalam menampilkan hasil karya berupa portofolio yang dimiliki dan kurang dikenalnya adanya brand Vivree Photography. Pada penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan perancangan book design dan media promosinya untuk meningkatkan brand awareness di kalangan millenials agar lebih mengenal Vivree dan menampilkan hasil karya foto Vivree. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dari beberapa buku dalam waktu 10 tahun terakhir dan jurnal nasional maupun internasional dalam waktu 5 tahun terakhir yang membahas mengenai strategi dalam pembuatan desain buku serta media promosi. kemudian dilanjutkan dengan metode penelitian kualitatif berupa wawancara kepada expert user yang menguasai di bidang desain buku dan fotografi. Untuk extreme user yang menyukai buku/majalah dan dengan latar belakang umur 22 sampai 30 tahun. Untuk metode penelitian kuantitatif dilakukan dengan kuesioner dalam bentuk online yang ditujukan kepada customer Vivree Photography. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa untuk meningkatkan brand awareness dan menampilkan portofolio Vivree secara langsung di kalangan millenials, diperlukannya perancangan book design yang menarik. Selain itu didukung melalui media promosi yang sesuai dengan konsumen Vivree para millenials dan disertai dengan adanya interactive media yang mampu mempengaruhi kesadaran para konsumen dengan adanya bisnis Vivree Photography. Dengan gaya desain yang sesuai dengan konsep Vivree yaitu, minimalism dan editorial look disertai pewarnaan yang warm tone dan monokrom.
Penerapan Metode Pendekatan Design Thinking dalam Perancangan Produk Woman Multifunction Pouch Jessica Debra Sentono; Marina Wardaya
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 1 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i1.3950

Abstract

Produk pouch hari-hari ini menjadi semakin populer dan sedang menjadi tren dikalangan remaja, khususnya perempuan. Banyaknya variasi yang mencakup model, ukuran, desain, efektivitas serta fungsionalitas produk tersebut menjadi salah satu alasan mengapa produk ini banyak diminati oleh kaum perempuan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2021, motif floral dan motif geometris merupakan dua dari enam motif tas wanita yang paling populer dan laris di pasaran. Oleh sebab itu, agar dapat memanfaatkan peluang yang ada tersebut, dibuatlah rancangan ide produk woman multifunction pouch dengan menggunakan metode pendekatan design thinking. Woman multifunction pouch merupakan sebuah tas berukuran sedang untuk menaruh berbagai keperluan wanita saat bepergian dengan variasi desain yang tersedia. Ukurannya yang ergonomis menjadikan produk ini mudah dibawa kemanapun dan kapanpun. Metode pendekatan design thinking merupakan metode yang sesuai untuk penelitian ini karena dapat melihat point of view subjektif dan objektif dalam menentukan keputusan. Proses pengumpulan ide dan solusi yang dilakukan berdasarkan observasi yang kemudian diklarifikasi oleh pengalaman dari calon pengguna yang menjadi target pasar produk woman multifunction pouch. Melalui lima tahapan design thinking yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing, mampu memberikan kemudahan peneliti dalam pencarian data, analisa dan identifikasi sebuah permasalahan.
Pembuatan Bisnis Agency Fotografi untuk Bisnis UMKM Makanan Pratama Putra Ferry Herlambang
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 1 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i1.3951

Abstract

Dunia elektronik dan perkembangan zaman yang semakin hari semakin bertumbuh dengan pesat membuat semua generasi di dunia berusaha untuk mengikuti perkembangan tersebut. Faktanya, tidak semua generasi dan masyarakat dapat mengikuti perkembangan tersebut, khususnya untuk para generasi Y yang ketinggalan dengan perkembangan digital di era saat ini membuat mereka kebingungan dan kewalahan untuk dapat mengerti perkembangan digital saat ini. Dengan menggunakan kecanggihan digital saat ini, masyarakat dunia menjadi bergantung kepada media sosial yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat. Melalui media sosial, masyarakat dapat melakukan dan mencari apa saja yang mereka inginkan seperti berjualan, sekarang penjual tidak perlu repot untuk memikirkan bagaimana memiliki toko yang dapat dikunjungi pelanggan mereka, dengan media sosial hubungan antara penjual dan pelanggan sama-sama diuntungkan. Dari peristiwa ini, penulis memikirkan bagaimana UMKM yang ada di Indonesia dapat memiliki daya tarik produk mereka agar terlihat menarik saat mereka publish di media sosial. Dengan daya tarik yang dimiliki setiap UMKM menjadikan konsumen untuk mengetahui tentang produk yang dimiliki oleh UMKM itu. Penulis menyediakan jasa fotografi produk UMKM semenarik mungkin untuk meningkatkan daya tarik penjualan produk mereka.
Designing Horror-Themed Animated Content Titled "What Awaits in The Darkness" to Introduce Ruhilism Studio's Style Lintang Ruhil Hidayah; Hutomo Setia Budi
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 2 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i2.4355

Abstract

Ruhilism is an animation studio that presents horror and thriller-themed animated content as entertainment for fans of both genres. Ruhilism is unique in its creepy and eerie art style. However, Ruhilism does not have a portfolio to show its uniqueness in order to be recognized by the public. The purpose of this design is to show the uniqueness of Ruhilism Studio's distinctive style to the public through a portfolio in the form of animated content uploaded on Instagram and Youtube media. The design method used is a combination of qualitative and quantitative, namely interviews and surveys conducted online. The results of the design are in the form of horror and thriller-themed animated content uploaded on the Ruhilism Youtube Channel and Ruhilism Instagram as supporting media.
The Design of Strategy Activation Brand OOPZ Called #ConnectToOOPZ for Gen Z Senon Theodore; Shienny Megawati Sutanto
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 2 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i2.4356

Abstract

OOPZ merupakan brand streetwear lokal yang berkeinginan untuk meningkatkan peminat market terhadap produk pakaian lokal yang asli, unik dan dapat mengurangi kerangka berpikir "pecinta produk luar negeri" pada masyarakat lokal di Indonesia. Penelitian ini akan berfokus pada perancangan strategi aktivasi brand OOPZ yaitu #ConnectToOOPZ dengan harapan generasi Z bisa lebih aware dengan brand OOPZ sehingga dapat menciptakan kedekatan antara brand dan user. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui wawancara kepada expert user, extreme user dan penelitian kuantitatif melalui pembagian survey bersifat online melalui Google Form sebanyak 54 responden beserta data pendukung yaitu jurnal ilmiah dan buku. Tujuan dari pengambilan penelitian kualitatif adalah untuk mengetahui apakah konsep gaya desain dan desain konten yang dirancang sudah sesuai dengan style streetwear dan menarik untuk para market streetwear. Lalu, tujuan pengambilan data kuantitatif adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan terhadap desain konten yang dirancang apakah sudah sesuai dengan style streetwear atau belum. Hasil dari penelitian menyampaikan bahwa desain yang dirancang mudah menarik dan sesuai dengan style streetwear. Beberapa user melalui sebuah wawancara menyampaikan bahwa konten yang diberikan menambah kecintaan user untuk memfollow up Instagram OOPZ.
Perancangan Brand Campaign Pada Instagram Guna Meningkatkan Brand Awareness Terhadap Omnifurr Abhina Salma Yunita; Paulina Tjandrawibawa
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 2 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i2.4359

Abstract

Pecinta hewan di Indonesia kian meningkat, hal ini dibuktikan dengan beberapa artikel koran yang memuat mengenai meningkatnya bisnis pakaian hewan ketika pandemi. Namun, masih sedikit brand yang menawarkan produk berupa sepasang pakaian untuk hewan peliharaan dan pemiliknya. Oleh sebab itu, Omnifurr, sebagai brand yang menjual aksesoris rajutan untuk hewan peliharaan, ingin melakukan inovasi dengan cara membuat sepasang pakaian rajut untuk hewan peliharaan dan pemiliknya. Sepasang pakaian rajut yang ditawarkan memiliki desain yang dapat digunakan untuk sehari-hari, serta pola rajut yang digunakan juga memiliki lubang besar dengan tujuan supaya hewan peliharaan tetap nyaman ketika memakainya. Penelitian untuk merancang brand campaign dan media promosi untuk meningkatkan kesadaran merek Omnifurr dilakukan agar dapat mengetahui apakah perancangan sudah sesuai dengan target market serta audiens.
Inovasi Bisnis “Thavma Studio” Dalam Permasalahan Tarif Foto Studio Di Masyarakat Kalangan Menengah Fenny Noviarma; Rendy Iswanto
Jurnal Vicidi Vol. 13 No. 2 (2023): VICIDI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vicidi.v13i2.4361

Abstract

Di era yang sudah memiliki kemajuan teknologi, diantaranya masih ada masyarakat ekonomi kelas menengah yang ingin merasakan pengalaman studio foto, namun terhambat adanya permasalahan biaya maka tak jarang masyarakat ekonomi kelas menengah lebih memilih untuk mengurungkan niatnya untuk melakukan foto studio. Thavma Studio hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut. Thavma Studio telah berhasil membidik target utama masyarakat kelas menengah dalam bisnis studio foto. Sumber data utama penelitian ini adalah informasi yang diberikan langsung oleh Thavma Studio mengenai brand, permasalahan, dan inovasi yang ingin disampaikan. Sumber sekunder diperoleh dari wawancara dengan 5 orang yang sesuai dengan target pasar, dan wawancara dengan 3 klien Thavma Studio.