cover
Contact Name
Dodi Herdiana
Contact Email
dh@masterdoy.com
Phone
+6282321715797
Journal Mail Official
jurnaled@jurnaledu.com
Editorial Address
IPI Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.9876
Journal of Education (JOE) adalah wadah bagi peneliti pendidikan yang ingin mempublikasikan hasil dari penelitiannya. Artikel yang kami himpun adalah artikel-artikel ilmiah dari berbagai jenis baik itu PTK, Skripsi, Tesis, Disertasi atau pun penelitian lainnya yang membahas tentang disiplin pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Relevansi Teori Sosial Pembelajaran Wenger untuk Pendidikan Modern: Perspektif dari Indonesia Rahmat, Rahmat Diana; Herdiana, Dodi
Journal Of Education Vol 1 No 1 (2024): Artikel Pendidikan Bag.1
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/jdbeck96

Abstract

Teori sosial pembelajaran Wenger menawarkan perspektif baru tentang bagaimana pembelajaran terjadi dalam masyarakat modern. Wenger berpendapat bahwa pembelajaran bukan hanya proses individual, tetapi juga proses sosial yang terjadi melalui interaksi dan partisipasi dalam komunitas praktik.Komunitas praktik adalah kelompok orang yang berbagi minat dan tujuan bersama dan yang belajar dari satu sama lain.Selain itu, teori Wenger dapat digunakan untuk mengembangkan komunitas praktik di antara para pendidik sendiri. Komunitas praktik pendidik dapat menjadi tempat bagi para pendidik untuk berbagi praktik terbaik, belajar dari satu sama lain, dan berkolaborasi dalam mengembangkan kurikulum dan program pendidikan yang lebih baik. Teori sosial pembelajaran Wenger memiliki relevansi yang signifikan untuk pendidikan modern di Indonesia. Teori ini menawarkan kerangka kerja yang inovatif untuk mengatasi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang dalam pendidikan modern. Penerapan teori Wenger secara efektif dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan modern di Indonesia dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang lebih cerah.
INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA Purwanti, Purwanti; Herdiana, Dodi
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/7wqxyn27

Abstract

IPA ialah ilmu pengetahuan tentang kejadian—kejadian yang berkaitan dengan kebendaan dan biasanya didasarkan pada hasil observasi, eksperimen, dan induksi (Iskandar, 1997).  IPA berasal dari kegiatan observasi dan eksperimen, yang merupakan kegiatan ilmiah. Pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang menekankan pada kegiatan proses, dimana peserta didik dituntut aktif selama kegiatan pembelajaran berlangsung dan membangun pengetahuannya melalui rangkaian kegiatan berupa penemuan (penyelidikan) terhadap konsep, teori, ataupun hukum. Karakteristik IPA tersebut berkaitan dengan pandangan pragmatisme yang memandang bahwa pengetahuan dapat diperoleh melalui pengalaman atau penyelidikan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui cara yang tepat untuk memfasilitasi peserta memperoleh konsep IPA secara bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang menjadi salah satu indikator keberhasilan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur. Hasil dari studi literatur diperoleh bahwa model pembelajaran inkuiri dapat memfasilitasi peserta didik untuk menemukan konsep/teori/hukum secara bermakna melalui pengalaman/ penyelidikan yang dilakukan peserta didik.
Integrasi Pembelajaran Transformatif Dalam Pendidikan Agama Islam: Membangun Pemahaman Holistik Dan Keterampilan Hidup Di Sekolah Dasar Jajang, Jajang Ahmad Nurdin; Herdiana, Dodi
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/raqe2b72

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi pendekatan Pembelajaran Transformatif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar, dengan tujuan untuk mengembangkan pemahaman holistik dan keterampilan hidup peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan metode kepustakaan, melibatkan pengumpulan data dari sumber-sumber pustaka yang relevan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajaran transformatif, yang awalnya dikembangkan oleh Mezirow, menawarkan cara baru dalam pendidikan agama yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan berpikir kritis, dan reflektif. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan ini memungkinkan peserta didik untuk menghubungkan ajaran agama dengan pengalaman hidup nyata, mendorong refleksi kritis, dan memfasilitasi pembentukan pemahaman agama yang lebih mendalam dan pribadi. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam pengajaran PAI di sekolah dasar dan menawarkan rekomendasi untuk implementasi yang efektif, termasuk pengembangan kurikulum berbasis pembelajaran transformatif, pelatihan guru, penggunaan teknologi, dan peningkatan keterlibatan siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pengajaran PAI yang lebih dinamis dan berdampak bagi perkembangan spiritual dan moral peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Efektivitas Strategi Pembelajaran noviar, Anggi; Herdiana, Dodi
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/hakwvs51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas strategi pembelajaran. Studi literatur ini dilakukan dengan meninjau berbagai sumber terpercaya, seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa, motivasi belajar siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan bekerja sama, dan kreativitas siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan model pembelajaran antara lain keterampilan guru, karakteristik siswa, karakteristik materi pembelajaran, ketersediaan sarana dan prasarana, dan dukungan dari pihak sekolah.   Kata Kunci: Model Pembelajaran, Strategi Pembelajaran, Efektivitas, Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Memecahkan Masalah, Keterampilan Bekerja Sama, Kreativitas
Desain Instruksional Modern Dengan Model CTL Untuk Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Noneng, Noneng Yuningsih; Herdiana, Dodi
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/90hmh078

Abstract

Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar tertentu. Interaksi antara guru dan peserta didik harus adil. artinya mereka harus berkomunikasi satu sama lain baik secara langsung maupun tidak langsung maupun melaui media. Seorang guru yang baik harus mampu menyiapkan berbagai macam strategi dan model pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga pesrta didika dapat belajar dengan nyaman dan syarat makna sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan kebutuhan mereka dapat terpenuhi. Salah satu model pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik adalah model pembelajaran kontekstual (contekstual learning). dalam jurnal ini akan dibahas apa dan bagaimana model pembelajaran kontestual dengan menggunakan metode penelitian studi literatur yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. (Zed, 2008:3)
KESALAHAN FONOLOGIS PADA MASALAH BAHASA ANAK USIA 3-6 TAHUN: PENGARUH POLA PENGAJARAN KOMUNIKASI ORANG TUA Damanik, Elisabeth Dwi clara
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/ky2jw287

Abstract

This study investigated phonological errors in three- to six-year-old children with language impairment, with a focus on the impact of parental communication style. Four children diagnosed with language difficulties from various early learning centers were selected using a cross-sectional approach. Samples of their speech were collected and analyzed for common phonological errors. Additionally, parents were surveyed to determine the most common communication methods they used. The results indicated a strong correlation between the frequency and type of phonological errors and specific parental teaching strategies. Children whose parents used a more responsive and involved teaching style showed fewer and less severe phonological errors, whereas a less involved teaching style resulted in higher error rates. This qualitative descriptive research uses note-taking, observation and short interviews with children. This study highlights the importance of parental involvement and the effectiveness of adapted communication techniques in reducing phonological errors in children with language difficulties. These findings discuss implications for parent education and early intervention programs.
TRANSITION TO COGNITIVISM MODERN santi, santi hardiani; Herdiana, Dodi
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/sd5m1246

Abstract

ABSTRACT In the early 20th century, Cognitive Psychology developed as a reaction to the behavioral approaches prevailing at the time. Behaviorism views human behavior as the result of stimulus and response, without paying attention to the role of thinking. The transition from behaviorism to cognitivism is a change in the understanding of how humans learn and understand the world around them, this involves a shift from an approach that only considers behavior that can be observed externally (Behaviorism) is an approach that recognizes the important role of individual thinking, interpretation and understanding in the formation of knowledge (cognitivism). Important figures in the modern cognitive transition include Hebb, Tolman and the Gestalists. These three figures have different views of thinking, but have similarities in their rejection of the behavioral approach. The aim of this research is to discuss the views of Robert Hebbs, Tolman, and the Gestalists. This influences the modern cognitive transition. This research uses library research methods. Research information was obtained from books, articles, journals and other relevant sources. This research shows that the views of Hebb, Tolman, and Gestalist greatly influenced the development of cognitive psychology. This view helps explain complex human behavior such as thinking, solving problems, learning and expanding understanding of how humans learn and understand the world. Hebb, Tolman, and Gestalis emphasize the importance of individual thinking, understanding and understanding in the process of forming knowledge which is the basis of the Cognitivism approach. . Keywords: Cognitive transition, Hebb's theory, Tolman's theory, Gestalt theory, cognitive processes   ABSTRAK Pada awal abad ke-20, Psikologi Kognitif berkembang sebagai reaksi terhadap pendekatan perilaku yang berlaku pada saat itu. Behaviorisme memandang tingkah laku manusia sebagai hasil stimulus dan respon, tanpa memperhatikan peran berpikir. Transisi dari behaviorisme ke kognitivisme merupakan perubahan dalam pemahaman tentang bagaimana manusia belajar dan memahami dunia di sekitarnya,ini melibatkan pergeseran dari pendekatan yang hanya mempertimbangkan perilaku yang dapat di amati secara eksternal (Behaviorisme) menjadi pendekatan yang mengakui peran penting pemikiran,interpretasi,dan pengertian individu dalam pembentukan pengetahuan (kognitivisme).Tokoh penting dalam transisi kognitif modern antara lain Robert Hebb, Tolman,dan  Gestalist. Ketiga tokoh ini mempunyai pandangan berpikir yang berbeda, namun memiliki kesamaan dalam penolakannya terhadap pendekatan behavioral.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas bagaimana pandangan Robert Hebbs,.Tolman, dan Gestalist. tersebut mempengaruhi transisi kognitif modern.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Informasi penelitian diperoleh dari buku, artikel, jurnal dan sumber lain yang relevan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan  Hebb, Tolman, dan Gestalist.sangat mempengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Pandangan ini membantu menjelaskan perilaku manusia yang kompleks seperti berpikir, memecahkan masalah, dan belajar dan memperluas pehaman tentang bagaimana manusia belajar dan memahami dunia, Hebb,Tolman,dan  Gestalis menekankan pentingnya pemikiran,pemahaman dan pengertian individu dalam proses pembentukan pengetahuan yang menjadi dasar dari pendekatan Kognitivisme. kata kunci : Transisi kognitif, Teori Hebb, Teori Tolman, Teori Gestalt, Proses Kognitif
Analysis of Suspense Types in Narrative Texts by Third-Semester Students at HKBP Nommensen University pane, Angela; shakila, angela
Journal Of Education Vol 1 No 3 (2024): Artikel Pendidikan Bag.3
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/42y0k755

Abstract

This research examines third semester students' narrative writing with tension in the English Language Education Program at HKBP Nommensen Pematangsiantar University. This research sought students' perspectives on how they integrate tension in narratives – especially situational, psychological, and anticipatory elements. This research uses a qualitative strategy that examines 40 narrative texts to determine the type of tension and its occurrence as well as its level of significance. The results showed that anticipatory tension was the most common type, followed by situational, conflict-based, and psychological tension. This research also expands the scope of the discipline of narrative writing, especially creative story pieces to be included in curriculum activities for students.
Building Indonesian National Defense in An Increasingly Complex Geostrategic Environment Through Education Azzaziah, Raysa Nur; Kusumaryono, M.Si, Dr. Drs. R. Suyato
Journal Of Education Vol 2 No 01 (2025): Journal of Education of Multidisipliner
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/ghe13582

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan ketahanan nasional yang semakin besar di tengah perubahan geostrategis di Asia Tenggara. Situasi ini menuntut upaya strategis untuk memperkuat ketahanan nasional, salah satunya melalui peran pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan dapat menjadi instrumen dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah persaingan geopolitik yang kian intensif. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur dan tinjauan data dari berbagai berita dan penelitian yang relevan. Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan memainkan peran penting dalam membangun kesadaran geopolitik, meningkatkan daya saing sumber daya manusia, dan memperkuat karakter bangsa. Dengan pendekatan pendidikan yang adaptif dan komprehensif, Indonesia dapat lebih siap menghadapi berbagai ancaman geostrategis. Kesimpulannya, pendidikan merupakan landasan vital untuk memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika Asia Tenggara yang semakin kompleks     Indonesia faces increasing challenges to its national resilience amidst shifting geostrategic dynamics in Southeast Asia. This situation requires strategic efforts to strengthen national resilience, with education playing a critical role. This article aims to analyze how education can serve as an instrument to enhance national resilience in the face of escalating geopolitical competition. The method used includes literature analysis and a review of data from various relevant news sources and studies. Key findings indicate that education plays an essential role in building geopolitical awareness, enhancing human resource competitiveness, and strengthening national character. Through an adaptive and comprehensive educational approach, Indonesia can better prepare for various geostrategic threats. In conclusion, education serves as a vital foundation for strengthening national resilience amid the increasingly complex dynamics in Southeast Asia.  
Sejarah Perjuang Bangsa Indonesia Dari Penjajahan Hingga Terbentuknya Negara Merdeka mukhbita, arzika alya
Journal Of Education Vol 2 No 01 (2025): Journal of Education of Multidisipliner
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/gv2gcs71

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan, dengan fokus pada periode penjajahan hingga terbentuknya negara merdeka pada tahun 1945. Melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber sejarah, karya ilmiah, dan dokumen resmi, kajian ini menelusuri dinamika perlawanan rakyat terhadap kolonialisme yang berlangsung selama berabad-abad, baik terhadap penjajah Portugis, Belanda, maupun Jepang. Perjuangan rakyat Indonesia berlangsung dalam berbagai bentuk, mulai dari perlawanan lokal yang bersifat sporadis hingga gerakan nasional yang terorganisir. Masa kebangkitan nasional menandai transformasi penting dalam arah perjuangan, di mana munculnya organisasi modern dan tokoh-tokoh pergerakan seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan PNI menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya kemerdekaan. Pendudukan Jepang selama Perang Dunia II turut mempercepat dinamika politik yang mendorong deklarasi kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 menjadi puncak perjuangan yang menandai berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Studi ini menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa sebagai dasar pembentukan identitas nasional. Kata Kunci: perjuangan, penjajahan, kemerdekaan, nasionalisme, sejarah Indonesia.