cover
Contact Name
Fahmi
Contact Email
fahmi@ulm.ac.id
Phone
+6285348001395
Journal Mail Official
ijseas@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kampus ULM Banjarmasin, Gedung FKIP 1, Ruang Prodi Pendidikan IPA FKIP ULM Lt. 2
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
INDONESIAN JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND APPLIED SCIENCE
ISSN : 27768252     EISSN : 30635942     DOI : https://doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
INDONESIAN JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND APPLIED SCIENCE (IJSEAS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan IPA FKIP ULM. IJSEAS menerbitkan artikel bidang pendidikan, rumpun keilmuan pendidikan IPA, pendidikan kimia, pendidikan fisika, dan pendidkan biologi. IJSEAS terbit 2 nomor setiap satu tahun.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
IMPROVING SCIENCE LEARNING OUTCOMES BY APPLYING THE GUIDED DISCOVERY LEARNING MODEL Putri Anggraini; Fahmi Fahmi; Yudha Irhasyuarna
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i2.13414

Abstract

The selection of the right model for learning will affect the learning outcomes of students' cognitive abilities. Therefore, a study was conducted that aims to improve students' learning outcomes using the guided discovery learning model. This classroom action research aims to describe science learning with the guided discovery learning model to improve learning outcomes. This study was conducted in three cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. Cognitive learning outcome data were obtained from essay tests. The results of the study showed an increase in the learning outcomes of class VII D students of SMPN 1 Rantau Badauh after the application of the guided discovery learning model on the topic of heat.Keywords: Learning outcomes, guided discovery learning model. Pemilihan model yang tepat untuk pembelajaran akan berpengaruh terhadap hasil belajar kemampuan kognitif peserta didik. Maka dari itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model guided discovery learning. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sains dengan model guided discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar kognitif diperoleh dari tes essay. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan hasil belajar siswa kelas VII D SMPN 1 Rantau Badauh setelah penerapan model pembelajaran guided discovery learning pada pokok bahasan kalor.Kata kunci: Hasil belajar, model guided discovery learning
SCIENCE LEARNING AND CRITICAL THINKING ABILITIES OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Sri Siswa Herawati; Suyidno Suyidno; Suryajaya Suryajaya; Fahmi Fahmi
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i2.13477

Abstract

This research was conducted to produce learning tools that are suitable to support the improvement of students' critical thinking skills. More specifically, the tools developed are learning implementation plans, student worksheets, teaching materials, and learning outcome tests. The development model uses the Dick and Carey research model with research limitations on the validity and practicality aspects of learning tools. The results of the study show that in terms of validity, the tools developed have very valid results with achievements in the very good category as a result of the development carried out seriously in order to improve the quality of teaching and learning in the classroom.Keywords: Critical thinking, device development, science learning. Penelitian ini dilakukan menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak untuk menunjang peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Lebih spesifik perangkat yang dikembangkan adalah rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, materi ajar, dan tes hasil belajar. Model pengembangan menggunakan model penelitian Dick and Carey dengan batasan penelitian pada aspek kevalidan dan kepraktisan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aspek validitas, perangkat yang dikembangkan memiliki hasil sangat valid dengan ketercapaian dalam kategori sangat baik sebagai akibat dari pengembangan yang dilakukan secara sungguh-sungguh demi memperbaiki kualitas belajar-mengajar di dalam kelas.Kata kunci: Berpikir kritis, pembelajaran IPA, pengembangan perangkat.
HOW DOES STUDENTS' ENVIRONMENTAL LITERACY SUPPORT THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS? A LITERATURE REVIEW Hery Fajeriadi; Fahmi Fahmi; Riza Arisandi
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i2.13443

Abstract

The importance of environmental literacy as a supporting factor for achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), especially SDG 4 (Quality Education). Improving environmental literacy among students is necessary to be able to face global challenges such as climate change and environmental degradation. This study aims to evaluate the extent to which environmental literacy supports quality education related to sustainability issues through a literature review of scientific articles published in national journals. The research method involved a literature search using the keyword “literasi lingkungan” on Google Scholar, with article selection based on inclusion and exclusion criteria. Out of 2280 articles, the 10 most relevant articles were selected for analysis. The results showed that problem-based and experiential learning approaches proved effective in improving students' environmental knowledge and awareness, although cognitive abilities still need to be improved. Improved environmental literacy is also very important in shaping environmentally responsible behavior, which supports the achievement of other SDGs such as SDG 12 (Responsible Consumption and Production), 13 (Climate Action), 14 (Life Below Water), and 15 (Life on Land). The findings of this study emphasize the need for more strategic and effective programs to improve environmental literacy at the education level and its more focused analysis on achieving the SDGs targets.Keywords: Environmental literacy, sustainable development goals, education, attitude. Pentingnya literasi lingkungan sebagai faktor pendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Bermutu). Peningkatan literasi lingkungan pada siswa diperlukan untuk mampu menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana literasi lingkungan mendukung pendidikan bermutu terkait isu keberlanjutan melalui kajian pustaka terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pencarian pustaka menggunakan kata kunci “literasi lingkungan” pada Google Scholar, dengan pemilihan artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari 2280 artikel, dipilih 10 artikel yang paling relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran eksperiensial terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan siswa, meskipun kemampuan kognitif masih perlu ditingkatkan. Peningkatan literasi lingkungan juga sangat penting dalam membentuk perilaku bertanggung jawab terhadap lingkungan, yang mendukung pencapaian SDG lainnya seperti SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), 13 (Aksi Iklim), 14 (Kehidupan di Bawah Air), dan 15 (Kehidupan di Daratan). Temuan penelitian ini menekankan perlunya program yang lebih strategis dan efektif untuk meningkatkan literasi lingkungan di tingkat pendidikan dan analisis yang lebih terfokus pada pencapaian target SDGs.Kata kunci: Literasi lingkungan, tujuan pembangunan berkelanjutan, pendidikan, sikap.
CREATIVE PROBLEM SOLVING AND PROCESS SKILLS IN INTEGRATED SCIENCE LEARNING Lusia Beti Sumarni; Fahmi Fahmi; Eko Wahyuningsih
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i2.13336

Abstract

Science learning has an important role in helping the development of intelligence for critical thinking, in the intellectual (cognitive), affective and psychomotor aspects of students. The creative problem solving model is a variation of learning with problem solving through systematic techniques in organizing creative ideas to solve a problem followed by strengthening process skills. The creative problem solving model with process skills is in accordance with the characteristics of students to investigate, try, and experiment. This learning activity is intended to foster students' abilities in using students' process skills, and students are able to become critical and independent thinkers, involving activities such as analyzing, synthesizing, making considerations, creating, and applying new knowledge to real-world situations.Keywords: Science learning, creative problem solving model, process skills. Pembelajaran IPA mempunyai peranan penting dalam membantu perkembangan kecerdasan untuk berpikir kritis, pada aspek intelektual (kognitif), afektif dan psikomotorik peserta didik. Model creative problem solving merupakan variasi pembelajaran dengan pemecahan masalah melalui teknik sistematis dalam mengorganisasikan ide-ide kreatif untuk menyelesaikan suatu masalah yang diikuti dengan penguatan keterampilan proses. Model creative problem solving dengan keterampilan proses sesuai dengan karakteristik peserta didik untuk menyelidiki, mencoba, dan bereksperimen. Kegiatan pembelajaran ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan peserta didik dalam menggunakan keterampilan proses peserta didik, dan peserta didik mampu menjadi pemikir kritis dan mandiri, yang melibatkan kegiatan-kegiatan seperti menganalisis, mensintesis, membuat pertimbangan, menciptakan, dan menerapkan pengetahuan baru pada situasi dunia nyata.Kata kunci: Pembelajaran sains, model pemecahan masalah kreatif, keterampilan proses.
ANALYSIS OF DAILY AND ANNUAL VARIATIONS OF SOLAR RADIATION, AIR TEMPERATURE, PRECIPITATION, WIND SPEED, HUMIDITY, AND AIR PRESSURE IN LAMPUNG AS INDICATORS OF RENEWABLE ENERGY Ayu Aprilia; Ahmad Faruq Abdurrahman; Annisa Ananda
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v4i2.14286

Abstract

This study aims to analyze the potential for renewable energy development in Lampung Province, Indonesia, using data from NASA POWER and then integrating it with regional geographic and climate characteristics. The analysis focuses on three main types of renewable energy: solar, wind, and hydropower. In solar energy, Pesisir Barat shows significant potential with high and consistent solar radiation levels, averaging 18.61 kWh/m²/day, and stable temperature conditions, making this area suitable for solar photovoltaic (PV) systems. However, Mesuji shows lower solar radiation but remains a candidate for further exploration. Humidity patterns show minimal impact on solar radiation, while stable air pressure improves solar energy prospects in most areas. Based on the analysis, wind energy has limited potential for large-scale projects due to low wind speeds, averaging 1.0–2.5 m/s, but it can be used for micro-scale applications in coastal areas such as the Pesisir Barat and South Lampung. Hydropower presents significant opportunities, particularly in areas with high precipitation and significant topographic variation, such as West Lampung and Tanggamus, which are ideal for large-scale hydropower and micro-hydro systems. Seasonal precipitation patterns and stable air pressure support renewable energy development by providing predictable resource availability.Keywords: Energy, Lampung, NASA POWER. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan energi terbarukan di Provinsi Lampung, Indonesia, dengan menggunakan data dari NASA POWER dan kemudian mengintegrasikannya dengan karakteristik geografis dan iklim regional. Analisis difokuskan pada tiga jenis utama energi terbarukan: tenaga surya, angin, dan tenaga air. Dalam energi surya, Pesisir Barat menunjukkan potensi yang signifikan dengan tingkat radiasi surya yang tinggi dan konsisten, rata-rata 18,61 kWh/m²/hari, dan kondisi suhu yang stabil, menjadikan wilayah ini cocok untuk sistem fotovoltaik surya (PV). Namun, Mesuji menunjukkan radiasi surya yang lebih rendah tetapi tetap menjadi kandidat untuk eksplorasi lebih lanjut. Pola kelembapan menunjukkan dampak minimal pada radiasi surya, sementara tekanan udara yang stabil meningkatkan prospek energi surya di sebagian besar wilayah. Berdasarkan analisis, energi angin memiliki potensi terbatas untuk proyek skala besar karena kecepatan angin yang rendah, rata-rata 1,0–2,5 m/s, tetapi dapat digunakan untuk aplikasi skala mikro di wilayah pesisir seperti Pesisir Barat dan Lampung Selatan. Pembangkit listrik tenaga air menawarkan peluang yang signifikan, terutama di daerah dengan curah hujan tinggi dan variasi topografi yang signifikan, seperti Lampung Barat dan Tanggamus, yang ideal untuk sistem pembangkit listrik tenaga air dan mikrohidro skala besar. Pola curah hujan musiman dan tekanan udara yang stabil mendukung pengembangan energi terbarukan dengan menyediakan ketersediaan sumber daya yang dapat diprediksi.Kata kunci: Energi, Lampung, NASA POWER.

Page 1 of 1 | Total Record : 5