cover
Contact Name
Kuwatno
Contact Email
kangsantri192@gmail.com
Phone
+6281325134292
Journal Mail Official
st.abdillah20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno – Hatta, Km. 03, Kendal, Jateng, Telp. (0294) 3690577 Website : www.uniss.ac.id
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomika dan Bisnis
ISSN : 23562439     EISSN : 26852446     DOI : -
Core Subject : Economy,
JEB: Journal Economic and Bussines is an National Journal published by Faculty of Economics and Business Selamat Sri University (UNISS) in collaboration with The BPS Statistics Indonesia (MoU). JEB: Journal Economic and Bussines is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the Indonesian Economics and Business activities among academics, practitioners, regulators, and public. JEB: Journal Economic and Bussines is issued two times annually, i.e., in April, and November.
Articles 162 Documents
Understanding Investment Intention Through Behavioral Finance: The Mediating Role of Financial Self-Efficacy jati handarukmi
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Vol. 12 No. 2 (2025): Volume 12 Nomer 2 November 2025
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/xj7tad62

Abstract

This study examines the effects of financial literacy and risk perception on investment intention, with financial self-efficacy serving as a mediating variable among residents of Semarang City, Indonesia. A quantitative explanatory research design was employed using purposive sampling to collect data from 170 respondents. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The findings indicate that financial literacy has no significant effect on financial self-efficacy. In contrast, risk perception positively and significantly influences financial self-efficacy. Furthermore, financial literacy, risk perception, and financial self-efficacy each have significant positive effects on investment intention. Mediation analysis reveals that financial self-efficacy does not mediate the relationship between financial literacy and investment intention but partially mediates the relationship between risk perception and investment intention. These findings highlight the importance of psychological factors, particularly financial self-efficacy, in strengthening investment intention and provide practical implications for developing more effective financial education and investment literacy programs
Scarcity Messaging dan Psychological Reactance: Kajian Konseptual tentang Batas Efektivitas Pesan Kelangkaan dalam Pemasaran Digital Muhammad Hilmi Labibunnajah; Wardah Muwahidah; Khoirul Anam
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Vol. 12 No. 2 (2025): Volume 12 Nomer 2 November 2025
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/pskrxq79

Abstract

Penelitian konseptual ini mengkaji batas antara efektivitas dan kontraproduktivitas pesan kelangkaan (scarcity messaging) dalam pemasaran digital melalui kerangka Teori Reaktansi Psikologis. Pesan kelangkaan telah menjadi elemen lazim dalam ekosistem perdagangan elektronik modern. Namun, bukti yang berkembang menunjukkan bahwa ketika konsumen mempersepsikan pesan tersebut sebagai manipulatif atau ancaman terhadap kebebasan memilih, reaktansi psikologis muncul dan menghasilkan resistensi, bukan kepatuhan yang diharapkan pemasar. Dengan mensintesis Teori Reaktansi Brehm (1966), Prinsip Kelangkaan Cialdini, dan literatur psikologi konsumen kontemporer, penelitian ini membangun kerangka konseptual yang mengidentifikasi kondisi-kondisi di mana pesan kelangkaan menghasilkan kepatuhan versus resistensi konsumen. Variabel moderasi utama mencakup kredibilitas pesan, persepsi ancaman otonomi, keterlibatan konsumen, dan kepercayaan merek sebelumnya. Kerangka ini juga membedakan kelangkaan nyata dari kelangkaan artifisial, dengan argumen bahwa taktik artifisial jauh lebih rentan memicu reaktansi, khususnya pada konsumen yang melek digital. Implikasi dibahas dalam konteks praktik pemasaran etis di ekosistem perdagangan digital Indonesia, dengan relevansi khusus pada platform Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop, sekaligus memberikan landasan bagi penelitian empiris lanjutan.