cover
Contact Name
Ardan Moris
Contact Email
ardan@iblam.ac.id
Phone
+6281282632273
Journal Mail Official
info@neolectura.com
Editorial Address
Graha Mampang 3rd Floor Suite 305 Mampang Prapatan Raya Kav-100 Pancoran, South Jakarta 12760
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KANGMAS: Karya Scientific Community Service is a journal
Published by Neolectura
ISSN : -     EISSN : 27222004     DOI : https://doi.org/10.37010
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat is a journal published by Neolectura, issued three times in one year. KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat is a scientific publication media in the form of conceptual paper and field research related to community sevice. It is hoped that KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat can become a media for academics and researchers to publish their scientific work and become a reference source for the development of science and knowledge.
Articles 174 Documents
Design Thinking untuk Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Komunitas Ramah Lingkungan Cilengsi
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i2.1160

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah memiliki peranan penting dalam sektor perekonomian. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini merupakan UMKM dan Komunitas Masyarakat. Permasalahan yang terjadi pada UMKM mitra diantarannya pemasaran produk, paten produk, dan pengetahuan tentang pemanfaatan pengemasan yang baik (packaging). Oleh karena itu, IKM hadir sebagai sebuah organisasi yang dibentuk di bawah koordinasi Kecamatan Cilengsi. Organisasi ini mewadahi upaya-upaya untuk pemberdayaan warga masyarakat di Kecamatan Cilengsi yang terkait dengan pemeliharaan dan penjagaan lingkungan. Solusi yang kami tawarkan kepada mitra antara lain penyuluhan dan pelatihan terkait permasalahan mitra yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan daya saing mitra dalam bidang usaha berdasarkan penerapan konsep design thinking. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa ada 4 aspek yang menjadi bahan fokus dalam pengabdian masyarakat terkait permasalahan yang terdapat pada UMKM antara lain Pemasaran Produk, kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pengemasan dan Sertifikasi halal. Keempat aspek ini menjadi elemen penting dalam pengembangan usaha dan peningkatan kepercayaan konsumen pada produk yang dipasarkan. Perlu adanya peran serta dari dunia akademisi, dunia bisnis dan pemerintah untuk penguatan UMKM.
Pengabdian Masyarakat Bantuan Prosthesis bagi Penyandang Disabilitas di Komunitas Satu Hati Klaten
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i1.1176

Abstract

Penyandang disabilitas yang mengalami amputasi memerlukan prosthesis atau kaki palsu untuk membantu aktivitas sehari – hari. Harga prosthesis yang cukup mahal berdampak pada beberapa anggota komunitas satu hati tidak mampu untuk membeli produk prostesis. Tujuan Pengabdian masyarakat pada komunitas satu hati ini adalah untuk pemberdayaan para penyandang disabilitas dan mendapatkan bantuan prosthesis. Kegiatan dilakukan dalam  tujuh bulan pada bulan April – Oktober 2022. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Persiapan dilakukan dengan melakukan survey pendahuluan untuk melihat kondisi di lapangan dan memperoleh izin kegiatan di komunitas satu hati. Kegiatan yang dilakukan berupa program pengabdian masyarakat bantuan prosthesis bagi penyandang disabilitas di komunitas satu hati. Pemberian kaki palsu berupa transitibial prosthesis untuk anggota komunitas satu hati dan kegiatan penyuluhan tentang penggunaan prosthesis dan peningkatan kualitas hidup bagi pengguna prosthesis. Hasil kegiatan adalah terlaksananya pemberian transtibial prosthesis dan telaksananya penyuluhan di komunitas satu hati klaten.  Pelaksana kegiatan dosen dan mahasiswa serta di bantu pihak pengurus dan anggota komunitas satu hati.
Pelatihan Penggunaan Microsoft Excel dalam Rekapitulasi Data di Balai Warga 03 Kelurahan Paseban Kecamatan Senen Provinsi Jakarta Pusat
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i2.1188

Abstract

       Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RW. 03 Kelurahan Paseban Kecamatan Senen Jakarta Pusat menggunakan Microsoft Excel untuk merekapitulasi data atau pendataan warga. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap implementasi dimulai dengan dasar-dasar penggunaan Microsoft Excel. Pada tahap persiapan, tim pengabdian masyarakat disurvei untuk mengetahui kondisi dan menganalisis tempat yang akan digunakan. Selanjutnya tim menyiapkan materi yang akan diberikan dalam memberikan pelatihan kepada peserta pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini meliputi presentasi, ceramah dengan tanya jawab, dan praktik. Saat menyampaikan materi, tim pengabdian masyarakat melakukan sesi tanya jawab dengan para peserta yang diharapkan dapat berinteraksi dengan para abdi dan peserta. Tahap terakhir adalah tahap evaluasi. Pelatihan pengabdian masyarakat dengan tema pelatihan penggunaan Microsoft Excel dalam rekapitulasi data warga untuk meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi berupa komputer berhasil dilaksanakan. Berdasarkan hasil umpan balik yang diperoleh, informasi bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta. Mereka merasa mendapatkan wawasan dan keterampilan yang berguna. Warga RW 03 Kelurahan Paseban merasa sangat senang dan terbantu dengan pelatihan yang diberikan, mereka merasa dengan adanya wawasa mengenai penggunaan Ms. Excel nantinya akan memberikan mereka kemudahan dalam melakukan pendataan/rekapitulasi warga jika akan digunakan. Hal tersebut juga nantinya akan meminimalisir penggunaan kertas untuk penyimpanan data warga yang mungkin beresiko terjadinya kehilangan atau kerusakan.
Pelatihan Perawatan Jenazah bagi Pemuda PRM Dusun Mlangi Besar, Gamping, Sleman, DIY
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i1.1190

Abstract

Pembinaan keagamaan di masyarakat merupakan hal mendesak yang perlu dilakukan, terutama pembinaan pada kegiatan keagamaan praktis. Seperti bagaimana menghadapi kematian, karena selama ini banyak masyarakat yang hanya bergantung pada orang tertentu saja tanpa ada warisan yang diturunkan. Maka perlu diadakannya pembinaan agama yang bersifat praktis, khususnya mengenai kematian, khususnya bagi para pemuda. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah dan praktek, peserta pelatihan ini adalah pemuda PRM Mlangi Barat bekerjasama dengan pengurus PRM Mlangi. Hasil dari kegiatan ini menambah pemahaman peserta tentang teori pengurusan jenazah dan diharapkan kedepannya peserta dapat berperan aktif di komunitasnya
Pemetaan Rantai Nilai Komoditas Unggulan Kelapa di Desa Awer Kecamatan Sahu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i3.1198

Abstract

One of the main sectors to increase a country's income is the agricultural sector. The agricultural sector is a source of community income, it is necessary to strive for handling it to achieve this goal. Coconut is a strategic agricultural commodity that can be developed by the community, especially in Sahu District, West Halmahera Regency. Derivatives of coconut commodities can be copra, coconut oil, and sugar, coconut milk. While the derivative products that are widely exported include copra, Coconut Oil, Desiccated Coconut, Coconut Charcoal, and sugar, Cocopeat and coconut milk, and other products. The condition of agriculture in Sahu District in general is still traditional. The most widely cultivated commodity is coconut which has been planted for generations. The purpose of this service is to map the coconut value chain in Sahu District, West Halmahera Regency, North Maluku Province.
Pelatihan Pembuatan Pembatas Buku Motif Barong di RT. 03 RW. 10 Kel. Jati Rangga Bekasi
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i3.1244

Abstract

The Kranggan Traditional Stage House Community, Kranggan Wetan Village Rtt.03/010 Jati Rangga Village is very concerned about preserving kranggan culture, especially barong, whose existence is almost extinct. Barongan art craft training is motivated by the almost extinction of barong culture. Barong traditional art developed in the village of Kranggan is a traditional populist art that developed among the people and became part of the life of its supporting community. The art of the barongs of Kranggan village has been passed down from generation to generation by artists in the Bekasi area depicted in a pair of Barongs, who make up wearing a guise or mask with scary scary facial characters. To attract interest and motivate young youths who are members of the Kranggan traditional stilt house community, a learning stimulation is needed in the form of training in making barong arts. This training certainly can be a trigger for the enthusiasm of young people. By planning to implement the use of this training in the Kranggan Youth Organization environment, It is hope they grow love for and appreciate local cultural wisdom more..
Sistim Managemen Keuangan dan Akuntansi Kelompok Tani Hidroponik Warga Kelurahan Meruya Selatan
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i2.1253

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat telah dilaksanakan di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta Barat.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi kelompok pelaku pertanian dalam masyarakat agar menggunakan metode hidroponik, memberikan panduan praktis tentang Sistem Manajemen Keuangan Sederhana, serta membangun kelompok yang tangguh untuk menjadi penggerak pertanian perkotaan yang berdampak positif pada ekonomi dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini mencakup penyampaian motivasi dan pemahaman tentang pentingnya sistem manajemen keuangan dalam pertanian hidroponik untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Lokarya dan kunjungan ke pertanian hidroponik akan menjadi bagian integral dari kegiatan ini. Pelaksanaannya dijadwalkan selama dua minggu berturut-turut, pada tanggal 7 dan 14 Maret 2023, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan baik dengan materi yang disampaikan tentang ”Sistim Management Keuangan dan Akuntansi Sederhana bagi Kelompok Tani Hidroponik Warga Kelurahan Meruya Selatan”.  Khalayak peserta dari kelompok tani dari warga Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat   telah menerima manfaat dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut dan mereka berpendapat agar kegiatan bisa dilakukan secara berkelanjutan, ditingkatkan lagi kuantitas maupun kwalitas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Fungsi Institusi Pendidikan dalam Upaya Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pelecehan Seksual pada Anak
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i2.1267

Abstract

Sexual violence and child abuse have become serious and widespread issues in school and adolescent environments. This phenomenon has physical, psychological, sexual, and social impacts on the victims. Involvement of the government, society, and educational institutions, as well as legal efforts and socialization, is crucial in preventing and addressing this issue. The main objective of this community service is to provide awareness about protection and create a sense of security for children, while also striving to enhance the role of families through socialization conducted by educational institutions. The method employed in this event is through face-to-face socialization by introducing the basic legal concepts used by the government to prohibit "mudik" (homecoming travel). The event involves students from SMP Al Falah Tlajung. The outcome of this service is that laws such as the Sexual Violence Crime Act (UU TPKS) have been enacted to regulate actions and sanctions against perpetrators. Socialization, education, and community involvement are also key elements in combating sexual violence and child abuse. Awareness of children's rights, prevention efforts, and collective roles can shape a safe and protected environment for children.
Tindakan Bersama Mencegah Narkotika: Upaya Sosialisasi Bahaya dan Pencegahan Narkotika dalam Lingkungan Sekolah
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i2.1278

Abstract

Tantangan dalam menghadapi penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) di masyarakat modern mengarah pada isu kritis yang memerlukan perhatian serius. Namun, persepsi keliru di masyarakat terkait NAPZA sering kali menyebabkan pemahaman yang tidak tepat. NAPZA meliputi lebih dari narkotika, termasuk psikotropika dan zat adiktif lainnya yang juga berpotensi berbahaya bagi individu dan masyarakat. Penyuluhan dan sosialisasi tentang NAPZA menjadi semakin penting mengingat masalah penyalahgunaan yang masih berlangsung. Meskipun upaya hukum telah dilakukan, celah masih ada, memungkinkan penyebaran dan penyalahgunaan terus terjadi. Kasus penyalahgunaan NAPZA oleh anak-anak dan remaja menunjukkan ancaman yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Penyuluhan dan sosialisasi memiliki peran krusial dalam pencegahan, dengan pemanfaatan teknologi komunikasi seperti platform Zoom untuk menyampaikan informasi dengan efektif.
Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja dan Cara Mengatasinya di SMK 3 Kota Sukabumi
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v4i3.1310

Abstract

The drug problem in Indonesia remains urgent and complex. Over the last decade, this problem has become widespread. This is evidenced by a significant increase in the number of addicts or drug addicts and an increase in the disclosure of drug-related criminal cases. The patterns are getting more diverse and the syndicate network is getting bigger. Indonesian society, even the global community, is currently in a very alarming situation due to the widespread and widespread use of various types of illegal drugs. This concern is exacerbated by the illicit trafficking of drugs that has spread to all levels of society, including the younger generation. This will have a major impact on the country and the nation's life in the future. The behavior of some teenagers who seem to ignore the values, norms and laws that regulate people's lives is one of the causes of the widespread use of drugs among the younger generation. Therefore, it is necessary to use qualitative research methodologies with observational surveys and direct interviews with school principals using data primary. With rare steps that are required together with the local government for high school students, especially SMK 3 SUKABUMI CITY, where the purpose of this community service is to minimize drug abuse among teenagers and further provide socialization of drug abuse among teenagers and how to overcome it for SMK 2 Sukabumi in motivating students not to abuse drugs. The next plan was to provide socialization to the students of SMK 3 SUKABUMI CITY, the second plan was carried out together with the SIP 51 Serdiks and the National Police Education and Training Center.