cover
Contact Name
ANDRE AGACHI PURBA
Contact Email
andreagachipurba2000@gmail.com
Phone
+6285275487278
Journal Mail Official
andreagachipurba2000@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bunga N Cole Raya No.83, Medan Tuntungan, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Health of Education
ISSN : 28092287     EISSN : 28092287     DOI : https://doi.org/10.62611/jhe
Core Subject : Health,
Journal Health of Education adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang kesehatan, terutama kebidanan. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian terbaru dan relevan dalam bidang kebidanan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik di bidang tersebut. Diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober, jurnal ini merupakan produk dari Program Studi Kebidanan, Universitas Audi Indonesia. Redaksi jurnal berlokasi di Jl. Bunga N Cole Raya No. 83, Medan Tuntungan, Sumatera Utara.
Articles 192 Documents
PENGARUH PEMBERIAN JUS BERRY TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE I Usman, Ahmad Jumadin; Silaban, Lidia
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 5 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v5i2.552

Abstract

Ketidakstabilan kadar gula darah merupakan masalah utama pada penderita Diabetes Melitus (DM) tipe I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus berry terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe I di Desa Sukaraya, Kabupaten Deli Serdang tahun 2025. Metode penelitian menggunakan quasi experiment dengan desain pre-post test two group. Sampel berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol (masing-masing 14 orang) dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, responden mengalami hiperglikemia (42,8%) dan krisis hiperglikemia (57,2%). Setelah pemberian jus berry, seluruh responden (100%) di kelompok intervensi mengalami penurunan kadar gula darah. Uji statistik t-test menunjukkan nilai p=0,001 < α=0,05, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan pemberian jus berry terhadap penurunan kadar gula darah.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DO NOT RESUSCITATE (DNR) PADA PASIEN END OF LIFE (EOL) DITINJAU DARI PERSPEKTIF TENAGA KESEHATAN Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 5 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v5i2.556

Abstract

Dalam proses pengambilan keputusan Do Not Resuscitate (DNR) bertujuan mendukung otonomi pasien atau keluarga serta mencegah intervensi medis yang sia-sia. Namun seringkali tenaga kesehatan mengalami tantangan dan kesulitan saat membuat keputusan tentang DNR. Oleh karena itu eksplorasi proses pengambilan keputusan pada pasien melibatkan petugas kesehatan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan menggali secara mendalam tentang pengambilan keputusan DNR pada pasien End of Life (EoL) di area rawat inap ditinjau dari perspektif tenaga kesehatan yaitu dokter dan perawat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi deskriptif diikuti 13 responden yang terdiri dari 6 responden dokter dan 7 responden perawat yang diambil dengan purposive sampling. Pengumpulan data dengan in depth interview face to face dan video call, dan analisa data menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian didapati 9 tema dari responden dokter yaitu pertimbangan penentuan tindakan, perlunya inisiasi komunikasi dan pemberian informasi, pengambilan keputusan harus dilakukan bersama, mempertimbangkan psikologi pasien dan keluarga, pertimbangan budaya dan tradisi, pendidikan keluarga tentang kondisi pasien, keterbatasan waktu, pertimbangan finansial, keyakinan terhadap mujizat. 7 tema dari responden perawat yaitu proses komunikasi informasi, pengambilan keputusan adalah otonomi keluarga, pertimbangan penentuan tindakan, hambatan personal dokter, keterbatasan waktu keluarga berpikir, keluarga belum siap kehilangan, nilai dan keyakinan berharap mujizat. Temuan penelitian bahwa proses komunikasi dan penyampaian informasi belum efektif dan belum adekuat. Beberapa faktor penghambat yang ditemukan terkait budaya, keyakinan dan nilai-nilai agama, kemudian kurangnya pengetahuan, keterbatasan waktu, pengalaman, serta keterbatasan finansial. Saran bagi petugas kesehatan perlu meningkatkan kemampuan berkomunikasi informasi efektif dan adekuat yang sesuai dengan standar prosedur operasional, serta memfasilitasi pengambilan keputusan bersama sehingga dapat meningkatkan pelayanan dalam pengambilan keputusan DNR bagi pasien EoL.