cover
Contact Name
Zahra Khusnul Lathifah
Contact Email
zahra.khusnul.lathifah@unida.ac.id
Phone
+628997663302
Journal Mail Official
repository.jurnal@unida.ac.id
Editorial Address
Gedung G Lantai 3 Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Djuanda Bogor, Jl. Tol Ciawi No 1 Po Box 35 Bogor 16720, Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 29867231     DOI : doi.org/10.30997/alkaff.v2i3
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA is an Indonesian language scientific journal portal published by the Faculty of Islamic Religion and Teacher Education and published four times a year in February, April, June, and December, with an open submission process throughout the year. All submitted manuscripts will go through double-blind peer review and editorial review before being granted acceptance for publication. AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA has a mission to disseminate various results of student scientific research as a means of information and knowledge media, especially for students of the Faculty of Islamic Religion and Teacher Education, Djuanda University in the fields of Education, Management of Islamic Education, Language Education Arabic, Islamic economics and finance. AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Studies publishes research articles in Teaching and Learning, Curriculum, Evaluation, Inclusive Learning Innovation, Management of Islamic education, Guidance on educational and institutional management, Arabic Language, Islamic Economics, and finance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2022): September" : 6 Documents clear
PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SDN BABAKAN MADANG 01 Iik Pionika; Afridha Sesrita; Annissa Mawardini
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar di SDN Babakan Madang 01. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian di SDN Babakan Madang 01. Subjek dalam penelitian ini adalah petugas perpustakaan, kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Teknik dan prosedur pengambilan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil analisis data menyatakan bahwa siswa belum maksimal dalam memanfaatkan perpustakaan sekolah dikarenakan masih kurangnya kesadaran dan minat baca yang dimiliki oleh siswa untuk belajar mandiri di perpustakaan. Sebagian guru telah memanfaatkan perpustakaan dengan baik. Beberapa kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar seperti gedung yang belum memenuhi syarat, penyediaan peralatan dan perlengkapan yang belum lengkap, tata ruang perpustakaan yang belum sesuai, kurangnya tenaga pustakawan, pengunjung perpustakaan yang cenderung masih sepi. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar di SDN Babakan Madang 01 belum berjalan secara optimal.
MATEMATIKA PESERTA DIDIK SDN HARJASARI PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN LECTORA TERHADAP MINAT BELAJAR 01 Sri Wahyuni; Widyasari; La Ode Amril
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Lectora Terhadap Minat Belajar Matematika Peserta Didik di SDN Harjasari 01 Kota Bogor. 1. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (Quasi Eksperiment). Desain penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Posttest-Only Control Group Desigen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN Harjasari 01, dengan sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVB sebagai kelas eksperimen dan kelas IVC sebagai kelas kontrol, pemilihan sampel dilakukan dengan random. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh minat belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan lectora, berdasarkan hasil uji t (One Sampel T-test) diperoleh Signifikan = 0.018. dikatakan berpengaru karena signifikan 0.018 < 0.05 maka Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan lectora terhadap minat belajar matematika matematika peserta didik kelas IV di SDN Harjasari 01, Kota Bogor.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Dudi Rusandi; Omon Abdurakhaman; Teguh Prasetyo
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan belajar dikatakan berhasil apabila menghasilkan kegiatan belajar pada diri peserta didik, dengan tujuan pengajaran menjadi hasil potensial yang akan dicapai oleh siswa melalui kegiatan belajarnya. Oleh karenanya, tes hasil belajar sebagai alat untuk mengukur hasil belajar harus mengukur apa yang dimaknai dalam proses proses mengajar sesuai dengan tujuan intruksional yang tercantum dalam kurikulum yang berlaku.Hasil observasi diperoleh data prasiklus, hanya 14 peserta didik atau 51,85% yang tuntas, (KKM= 67) , dengan rata-rata 65, maka perlu dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar IPA melalui model Contextual teaching and learning. Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SD Negeri Cialing Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, dengan subjek penelitian sebanyak 27 peserta didik dengan batasan 85% lulus KKM. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dan dokumentasi. Penelitian dilakukan menggunakan model Penelitain Tindakan Kelas Kemmis dan Mc Tagart dengan hasil sebagai berikut: terjadi kenaikan hasil belajar sebesar 13 poin dari pra siklus ke siklus I dan 4 poin dari siklus I ke siklus II , terjadi kenaikan persentase ketuntasan peserta didik terhadap KKM sebesar 22,22% dari pra siklus ke siklus I dan 14,83% dari siklus I ke siklus II. Sebanyak 88,9% tuntas KKM, sehingga dapat mencapai kriteria keberhasilan yang diharapkan pada siklus II yaitu minimal 85% tuntas KKM. Dari hasil penelitian tindakan kelas melalui siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model model Contextual teaching and learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Cialing Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi.
MOTIVASI BELAJAR SISWA DISLEKSIA MELALUI KEGIATAN SENI RUPA DI KELAS III SD ISLAM IBNU HAJAR Fatmawati Fatmawati; Rasmitadila; Fikni Mutia Rachma
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disleksia sebagai gangguan belajar yang spesifik mempengaruhi perkembangan kemampuan aksara dan bahasa. Siswa dengan kebutuhan disleksia mampu untuk berkreasi di bidang seni rupa. Dengan demikian peneliti melakukan penelitian terkait motivasi belajar dengan tujuan untuk menganalisis motivasi belajar, mendeskripsikan semangat belajar dan faktor pendorong semangat belajar siswa disleksia dalam belajar seni rupa. Studi ini melibatkan guru kelas, guru pendamping khusus, dan siswa ABK disleksia di Sekolah Islam Ibnu Hajar Bogor Katulampa. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk memberi motivasi belajar kepada siswa hendaknya dimulai dari guru memberikan penjelasan mengenai tujuan yang akan dicapai. Motivasi belajar tidak hanya diberikan kepada siswa reguler saja, namun siswa dengan kebutuhan khusus juga mendapatkan kesempatan yang sama dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu faktor pendorong semangat belajar dapat diperoleh dari internal maupun eksternal siswa.
PENGELOLAAN KEGIATAN IBADAH SANTRIWATI DI MADRASAH ALIYAH UMMUL QURO AL-ISLAMI Datti Nur Rani; Agus Priyanto; Syamsuddin Ali Nasution; Novi Maryani; Syukri Indra
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kegiatan ibadah santriwati di Madrasah Aliyah Ummul Quro Al-Islami meliputi, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan evaluasi Salat berjamaah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif (penelitian non statistic). Dengan subjek penelitian satu orang pembimbing ibadah, 3 orang pengurus ibadah dan 6 (enam) orang santri kelas XI (sebelas). Teknik pengumpulan data ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman, dengan tahapan reduksi, penarikan dan penyajian kesimpulan serta verifikasi data. Berdasarkan penelitian pengelolaan kegiatan ibadah santriwati di Madrasah Aliyah Ummul Quro Al-Islami, hasil penelitian menunjukkan pertama, perencanaan kegiatan ibadah dilakukan dengan cara mengadakan rapat yang dihadiri oleh sekretaris pesantren dan ketua majelis pembimbing organisasi dan menghasilkan beberapa keputusan yaitu, target pencapaian, rencana kegiatan dan klasifikasi pelanggaran. Pengorganisasian kegiatan ibadah dilakukan oleh pengurus ibadah yang merupakan pengurus organisasi dari kelas XI (sebelas) dan memiliki tugas khusus dan umum dalam menjalankan kepengurusannya. Pengarahan kegiatan ibadah dilakukan oleh pembimbing ibadah, dengan mengingatkan dan memberikan arahan kepada pengurus ibadah dalam mengerjakan tugas dan pembimbing akan memberikan sanksi kepada pengurus dan santri yang melanggar peraturan ibadah. Evaluasi eksternal dan internal adalah evaluasi yang digunakan dalam kegiatan ibadah. Evaluasi internal di bagi menjadi dua yaitu, evaluasi pembimbing dan evaluasi pengurus. yang dilakukan untuk mengetahui kinerja kerja pembimbing dalam satu bulan dengan terisinya buku administrasi, evaluasi pengurus dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang ditemukan di lapangan, sedangkan evaluasi eksternal ditunjukkan kepada wali santri untuk meninjau apakah program yang dilakukan sudah memenuhi harapan wali santri.
ANALISIS POLA INTERAKSI TEMAN SEBAYA PADA KELAS V DI SDN BABAKAN DRAMAGA 04 Riska Amalia; Megan Asri Humaira; Wiworo Retnadi Rias Hayu
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yaitu berkeinginan untuk dapat memiliki sebuah hubungan atau berinteraksi dengan orang lain. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang erat hubungannya antara individu dengan individu, antar kelompok dan juga individu dengan suatu kelompok. Suatu interaksi pada prosesnya didasari oleh berbagai aspek seperti meniru, memberikan suatu pandangan terhadap orang lain lalu diterima, memiliki keinginan untuk mirip dan juga rasa ketertarikan terhadap orang lain. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana interaksi siswa selama berada di sekolah, untuk mengetahui komunikasi antar teman sebaya dan untuk mengetahui pola interaksi teman sebaya pada kelas V. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Model fenomenologi mengarahkan terhadap suatu pengalaman seorang individu yang menjalani secara langsung suatu fenomena dan tidak menggunakan media perantara. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Teknik validasi yang digunakan yaitu uji kredibilitas melalui triangulasi teknik yaitu menggunakan berbagai metode dalam mengumpulkan data agar dapat menganalisa sebuah kejadian yang saling berhubungan. Peneliti memperoleh hasil penelitian yaitu interaksi siswa selama di sekolah, komunikasi antar teman sebaya yang paling dominan dan pola interaksi siswa yang terjadi selama di dalam kelas. Kesimpulan dari penelitian ini (1) interaksi sosial siswa di sekolah adalah siswa saling menegur, menyapa teman dari kelas lainnya dan saling berkompetisi dalam bidang akademik maupun non akademik; (2) komunikasi teman sebaya yang dominan adalah bentuk dialog; (3) pola interaksi teman sebaya yang dominan di dalam kelas adalah aspek kerjasama.

Page 1 of 1 | Total Record : 6