cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281266209657
Journal Mail Official
educatumjurnal@gmail.com
Editorial Address
Kavling Pancur Pelabuhan Blok A No.189 Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau. 29400
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30311209     DOI : https://doi.org/10.62282/je.v1i2
Core Subject : Education,
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan memiliki nomor registrasi e-ISSN: 3031-1209 (online) yang merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas, Indonesia yang membahas tentang bidang diskusi pengajaran. EJDP bertujuan menyebarluaskan pemikiran dan gagasan konseptual atau hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pendidikan. Dalam satu tahun, EJDP terbit dalam dua kali, yakni di bulan Desember dan Juni. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan berfokus menerbitkan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek penelitian dan pengembangan terkini di bidang Pendidikan. Ruang lingkup jurnal Educatum meliputi kajian Kurikulum, Teknologi, Media, dan Inovasi dalam Pembelajaran, Rancangan Instruksional, Manajemen Pendidikan, dan Psikologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Juni" : 6 Documents clear
Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Agama Kristen dengan Bahan Ajar Interaktif di Universitas Terbuka Simangunsong, Juliana
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.81-96

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas pembelajaran jarak jauh pada mata kuliah pendidikan agama Kristen dengan bahan ajar interaktif di Universitas Terbuka tahun 2024. Bahan ajar interaktif Pendidikan Agama Kristen dengan kode MKWU4103 dengan beban 3 SKS yang terdiri dari 9 modul. Kesembilan modul tersebut terbagi dalam 27 kegiatan pembelajaran dan pada setiap akhir kegiatan pembelajaran terdapat materi, latihan, rangkuman, tes formatif, dan kunci jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pembelajaran jarak jauh pada mata kuliah pendidikan agama Kristen dengan bahan ajar interaktif di Universitas Terbuka tahun 2024. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan tahapan  pre-test dan post-test, analisis statistik,  angket, dan uji tingkat efektivitas.  Populasi penelitian adalah mahasiswa Kristen yang terdaftar di Universitas Terbuka. Sampel dipilih menggunakan teknik convenience sampling yaitu 298 mahasiswa. Mahasiswa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pretest dan kelompok postest, lalu hasilnya dibadingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Pendidikan Agama Kristen sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran jarak jauh dengan tingkat efektivitas sebesar 81,5 persen.
Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Tantangan dan Peluang Implementasinya Pidemon Gulo; Talizaro Tafonao; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.111-123

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya beriman, tetapi juga mampu hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks Indonesia yang multikultural, integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum PAK menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah intoleransi dan mengembangkan sikap saling menghargai antarumat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dimensi teologis dan pedagogis dari moderasi beragama dalam PAK, mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya melalui kurikulum, serta merumuskan strategi pembelajaran dan peran guru dalam menginternalisasi nilai-nilai moderasi tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis sumber-sumber ilmiah relevan dari buku, jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama sejalan dengan ajaran kasih dalam kekristenan dan dapat diintegrasikan secara efektif melalui pendekatan pedagogis yang dialogis dan kontekstual. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan berupa resistensi, keterbatasan pemahaman guru, dan kurangnya kurikulum yang inklusif. Di sisi lain, terdapat peluang besar melalui penguatan kapasitas guru, pemanfaatan teknologi pendidikan, dan dukungan kebijakan pemerintah. Kesimpulannya, PAK dapat menjadi instrumen strategis untuk menanamkan moderasi beragama asalkan diikuti dengan reformasi kurikulum dan penguatan kompetensi guru.
Integrasi Etika Kristen dalam Pendidikan Agama: Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Joy Pranata Sembiring; Amosian Insani Sihombing; Nehemia Februari Purba; Job Sinaga; Mahanaim Sinaga; Josua Mario Tamparan
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.124-137

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap perilaku dan karakter peserta didik, termasuk kemerosotan etika dan nilai-nilai moral. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran strategis dalam menanggapi fenomena ini dengan membentuk karakter peserta didik melalui integrasi nilai-nilai etika Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana guru Pendidikan Agama Kristen dapat mengintegrasikan nilai-nilai etika dalam proses pembelajaran dan membentuk karakter peserta didik yang sesuai dengan ajaran Kristus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yang mengkaji berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai teladan etika, strategi integratif dalam pembelajaran, serta kepekaan terhadap tantangan moral era digital menjadi faktor kunci dalam pendidikan karakter berbasis nilai Kristiani. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga berkontribusi besar terhadap keberhasilan pembentukan karakter yang utuh. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan etika Kristen hanya dapat berhasil jika dilakukan secara menyeluruh melalui keteladanan, pembelajaran aplikatif, serta dukungan lingkungan yang konsisten.
Relevansi Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi: Kajian Literatur Kritis Apriyanto J R Ato; Balduinus Jehaman; Jeanie D Luruk Bria; Yeni Y C Ndun; Zega, Yunardi Kristian
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.138-152

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi. Perubahan sosial, masuknya budaya asing, dan dominasi teknologi informasi menimbulkan tekanan terhadap internalisasi nilai-nilai Pancasila, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Pancasila sebagai ideologi negara dalam konteks globalisasi, serta mengidentifikasi strategi aktualisasi nilai-nilainya dalam kehidupan sosial-kultural modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah dan aktual yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun globalisasi membawa tantangan terhadap identitas nasional, nilai-nilai Pancasila tetap relevan karena bersifat universal, adaptif, dan kontekstual. Nilai-nilai dalam setiap sila memiliki peran strategis dalam menjaga integritas bangsa di tengah arus global. Strategi aktualisasi yang dapat dilakukan meliputi penguatan pendidikan karakter, pemanfaatan media digital untuk literasi ideologi, pengembangan kebijakan publik berbasis nilai, dan revitalisasi peran komunitas lokal dalam menanamkan Pancasila. Kesimpulannya, Pancasila bukan hanya tetap relevan sebagai ideologi negara, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa yang berdaulat, berkarakter, dan berdaya saing di era global.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Fransiskus X Sasi; Marianus R Bujang; Polikarpus Seran; Syaiful R M Nur; Zega, Yunardi Kristian
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.153-166

Abstract

Kemerosotan karakter anak di tingkat sekolah dasar menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan, terutama di tengah maraknya kasus perundungan, kekerasan antar siswa, dan penyalahgunaan teknologi. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pendidikan karakter yang kuat dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif adalah pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan karakter di sekolah dasar, mengkaji nilai-nilai Pancasila sebagai landasan pendidikan karakter, serta mengidentifikasi strategi implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yaitu menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan, termasuk jurnal, buku, dan dokumen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di sekolah dasar berfungsi membentuk siswa menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bermoral, bertanggung jawab, dan berintegritas. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan, sangat relevan untuk diinternalisasikan sejak dini. Strategi implementasi yang efektif mencakup integrasi nilai ke dalam mata pelajaran, pembiasaan sikap melalui kegiatan sehari-hari dan ekstrakurikuler, serta keteladanan guru dan budaya sekolah. Kesimpulannya, pendidikan karakter berbasis Pancasila menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh secara moral, nasionalis, dan mampu menjaga jati diri bangsa di tengah tantangan global.
Tradisi Ruwatan Kudus di Desa Gondangmanis: Mewujudkan Toleransi dalam Bingkai Budaya Indriyanto Nugroho, Aris; Faiq Syifaul Ajib; Ika Oktavianti; Wasis Wijayanto
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.167-176

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah tradisi ruwatan di Kudus, toleransi dalam tradisi ruwatan, dan tantangan dalam pelestarian tradisi ruwatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Teknik analisis Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ruwatan berfungsi menjauhkan seseorang dari berbagai gangguan. Tradisi ruwatan dapat menjadi ajang toleransi dapat dibuktikan bahwa pelaksanaan tradisi ruwatan membutuhkan banyak pihak tanpa memandang suku, agama, ras. Melalui tradisi ini, ruwatan berperan penting tidak hanya dalam segi sejarah tetapi juga dalam hal toleransi antar masyarakat dan cara untuk melestarikanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6