cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281266209657
Journal Mail Official
educatumjurnal@gmail.com
Editorial Address
Kavling Pancur Pelabuhan Blok A No.189 Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Batam, Kepulauan Riau. 29400
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30311209     DOI : https://doi.org/10.62282/je.v1i2
Core Subject : Education,
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan memiliki nomor registrasi e-ISSN: 3031-1209 (online) yang merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas, Indonesia yang membahas tentang bidang diskusi pengajaran. EJDP bertujuan menyebarluaskan pemikiran dan gagasan konseptual atau hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pendidikan. Dalam satu tahun, EJDP terbit dalam dua kali, yakni di bulan Desember dan Juni. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan berfokus menerbitkan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek penelitian dan pengembangan terkini di bidang Pendidikan. Ruang lingkup jurnal Educatum meliputi kajian Kurikulum, Teknologi, Media, dan Inovasi dalam Pembelajaran, Rancangan Instruksional, Manajemen Pendidikan, dan Psikologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): Desember" : 5 Documents clear
Peran Pendidikan Pancasila dalam Penguatan Ketahanan Nasional di Tengah Tantangan Global Mauta, Arjuna; Unmehopa, Marthen; Djara Leba, Davidson; Binsasi, Irenius Fransiskus; Zega, Yunardi Kristian
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i1.1-12

Abstract

Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks, seperti globalisasi, disrupsi digital, radikalisme, dan krisis sosial multidimensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Pancasila dalam penguatan ketahanan nasional Indonesia dengan menekankan pada pembentukan kesadaran ideologis, karakter kebangsaan, dan kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara tematik untuk mengidentifikasi keterkaitan antara pendidikan Pancasila dan dimensi ketahanan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila berperan sebagai fondasi ideologis yang memperkuat ketahanan ideologi, mendorong partisipasi politik yang beretika, memperkokoh kohesi sosial dalam masyarakat multikultural, serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi ancaman global dan non-tradisional, termasuk disinformasi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Pancasila bukan sekadar mata pelajaran normatif, melainkan instrumen strategis dalam membangun ketahanan nasional yang holistik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan Pancasila yang kontekstual dan adaptif menjadi kebutuhan penting dalam menjaga keberlanjutan ketahanan nasional Indonesia di era global.
Polemik Pendidikan di Indonesia antara Hak Rakyat dan Tanggungjawab Negara Mahrowi, Ahmad Fadlil
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i1.13-32

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hak dasar setiap warga negara sebagaimana dijamin dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan dalam UUD 1945 pasal 31 ayat (1), yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapat Pendidikan, dan dicantumkan dalam sila kedua serta kelima Pancasila, yakni kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun dalam praktiknya, akses dan kualitas Pendidikan di Indonesia masih menhadapi persoalan serius, diantaranya angka putus sekolah yang tinggi, fasilitas yang belum memadai, biaya yang memberatkan masyarakat dan lain sebagainya. Pemerintah negara di era presiden Prabowo Subianto sekarang ini membuat program antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan yang terbaru presiden menurunkan dana untuk memberikan Smart TV di setiap kelas sebagai upaya pemerintah menutup berbagai kesenjangan tersebut. Artikel ini bertujuan mengkaji hubungan antara konsep Pendidikan dalam perspektif Pancasila serta yang dicita-citakan UUD 1945 dengan kebiajakan aktual yang sedang dilakukan pemerintah, sekaligus mengkritisi pertanyaan fundamental: Pendidikan sejatinya tanggung jawab pemerintah atau rakyat? Dengan pendekatan normatif dan menggunakan analis kebijakan.
Mengajar dengan Hikmat: Tantangan Menjadi Guru Kristen yang Relevan di Era Teknologi Digital Simanullang, Liberti Sutomo
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i1.33-44

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan global dan menantang peran guru Kristen dalam mengintegrasikan iman dan teknologi secara bijaksana. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep mengajar dengan hikmat sebagai panggilan spiritual yang menuntut guru Kristen untuk tetap relevan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review, dengan menganalisis berbagai sumber akademik, termasuk jurnal teologi pendidikan, buku pendidikan Kristen, dan penelitian terkait pedagogi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa mengajar dengan hikmat berarti mengintegrasikan dimensi teologis, etis, dan pedagogis dalam praktik pendidikan berbasis teknologi. Guru Kristen berhikmat tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai mentor rohani yang menuntun peserta didik menggunakan teknologi dengan kasih Kristus. Artikel ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi guru Kristen, seperti disrupsi digital terhadap relasi personal dan bahaya ketergantungan teknologi tanpa refleksi spiritual. Ditekankan bahwa hikmat menjadi fondasi yang memampukan guru Kristen berperan sebagai teladan iman dan inovator pedagogis yang berpusat pada Kristus.
Pendidikan Karakter di Era Digital: Tantangan dan Strategi Mengatasi Kritis Empati, Disiplin, dan Nilai Moral Peserta Didik Siti Sumarni; Widiasari, Fenti; Azizah, Nurul Fikriyah; Yogi Firmansyah
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i1.45-55

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran yang penting dalam membentuk peserta didik yang memiliki akhlak mulia, berempati, serta mampu menghadapi tantangan di era digital. Perkembangan teknologi ini dapat mengubah pola interaksi dan perilaku anak sehingga berdampak pada proses internalisasi nilai moral dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk krisis karakter yang muncul pada peserta didik, seperti menurunnya empati, lemahnya disiplin dan tanggung jawab, rendahnya regulasi emosi, serta memudarnya nilai moral dan adab. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terbitan 2015-2024 yang relevan dengan pendidikan karakter dan pengaruh media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media digital tanpa ada pendampingan menjadi faktor utama melemahnya karakter peserta didik. Paparan konten negatif dan budaya instan berpotensi pada menurunnya empati peserta didik dan menumbuhkan prilaku konsumtif. Pendidikan karakter perlu diperkuat melalui keteladanan, pembiasaan nilai, literasi digital, serta kolaborasi sekolah dan keluarga.
Analisis Pendekatan Deep Learning dalam meningkatkan Kualitas Manajemen Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 3 Rote Barat Lao, Hendrik A E; Umar Ali; Yakob Pai Tiba
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i1.56-73

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kontribusi pendekatan deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan Adalah metode penelitian kuantitatiif, responden dalam penelitian ini Adalah 40 orang guru dengan teknik pengumpulan data yaitu angket atau kusioner serta dianalisis dengan statistic inferensia berbantuan SPSS 27 untuk mengetahui pengaruh dari implementasi pendekatan deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasil temuan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 3 Rote Barat memiliki pengaruh yang cukup siginifikan dari pendekatan deep learning terhadap kualitas manajemen pembelajaran sebesar 40,3 persen yang artinya kontribusi pendekatan deep learning terhadap kualitas manajemen pembelajaran memiliki pengaruh yang cukup siginifikan, hal ini disebabkan oleh faktor lain seperti kesiapan guru dalam mengajar, penggunaan media, strategi pembelajaran yang digunakan serta metode pembelajaran yang kurang tepat. Maka guru perlu melakukan inovasi dalam pembelajaran sehingga kualitas manajemen pembelajaran di kelas mencapai tujuan yang telah ditetapakan yaitu mutu pembelajaran yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5