cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,442 Documents
PEMANFAATAN DRUM BEKAS SEBAGAI ALAT PEMBAKAR SAMPAH RENDAH EMISI UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT Ajeng Dita Pramesti Wahyudi; Muhammad Aditia Pratama; Adrian Setyo Aji Wibowo; Fitria Putri Wardanti; Warih Indriya Pasya; Anggita Ramadhani; Asa Kosawa; Clarissa Kayla; Silky Roudhotus Sa’adah; Afif Raihan Putra Purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi persoalan lingkungan akibat kurang optimalnya pengelolaan dan masih adanya kebiasaan pembakaran sampah secara terbuka. Pembakaran terbuka dapat menghasilkan asap dalam jumlah besar dan mengganggu lingkungan sekitar sehingga, program kerja ini bertujuan menghasilkan alat pembakar sampah sederhana dengan memanfaatkan drum bekas oli atau minyak sekaligus mengurangi pembakaran sampah secara terbuka. Metode pelaksanaan meliputi persiapan dan pembersihan drum, pemotongan drum menjadi dua bagian, pembuatan lubang udara, perakitan, dan pengujian alat. Alat dirancang menggunakan sistem dua lapis, dengan bagian dalam sebagai ruang pembakaran dan bagian luar sebagai pelindung yang membentuk rongga udara. Lubang pada bagian luar berfungsi sebagai jalur masuk udara untuk membantu mengoptimalkan proses pembakaran dan mengurangi asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa drum bekas dapat dimanfaatkan menjadi alat pembakar sampah dengan sistem pembakaran yang lebih terarah. Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan dalam pemanfaatan barang bekas dan kesadaran terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS AIA GADANG KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2025 Ittia Fani Delfina; Nentien Destri; Marlina Andriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas layanan kesehatan merupakan kunci dalam mencapai kepuasan pasien dan keberhasilan program kesehatan masyarakat. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer di Indonesia memiliki peran strategis dalam menyediakan layanan yang berkualitas, terjangkau, dan merata. Di Puskesmas Aia Gadang, kunjungan pasien dalam tiga bulan terakhir mengalami penurunan akibat antrean yang panjang, ketidaktepatan waktu pelayanan, ketersediaan obat yang tidak memadai, serta keterbatasan peralatan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Aia Gadang, Kabupaten Pasaman Barat pada tahun 2025 berdasarkan lima dimensi kualitas: *Tangible* (bukti fisik), *Reliability* (keandalan), *Responsiveness* (daya tanggap), *Assurance* (jaminan), dan *Empathy* (empati). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik *accidental sampling* terhadap 99 responden. Hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 7-12 Agustus 2025 menunjukkan bahwa kualitas pada dimensi Empati (54%), Keandalan (48%), dan Bukti Fisik (46%) berada dalam kategori cukup baik, sedangkan aspek Daya Tanggap (66%) dan aspek Jaminan (65%) berada dalam kategori baik. Secara keseluruhan, kualitas layanan dari semua dimensi berada dalam kategori cukup baik (56%). Sebagai kesimpulan, Puskesmas Aia Gadang telah berhasil memberikan layanan yang berkualitas dan berorientasi pada pasien, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Disarankan agar fasilitas medis, ketepatan waktu pelayanan, serta kompetensi dan empati tenaga kesehatan ditingkatkan guna memperbaiki kualitas layanan secara keseluruhan.