cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,420 Documents
Pengaruh Nilai Pengalaman Pelanggan Terhadap Loyalitas Produk Kopi Gayo Pada Masyarakat di Kota Lhokseumawe Hendri Kurniawan; T. Edyansyah; Sapna Biby; Siti Maimunah; Muhammad Roni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai pengalaman pelanggan terhadap loyalitas produk Kopi Gayo pada masyarakat di Kota Lhokseumawe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Kota Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner secara langsung dengan metode purposive sampling, melibatkan 120 orang responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fungsional berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas produk Kopi Gayo. Nilai emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas produk Kopi Gayo. Nilai sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas produk Kopi Gayo. Nilai fungsional, nilai emosional, dan nilai sosial secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas produk Kopi Gayo pada masyarakat di Kota Lhokseumawe.
Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Mie Arang Syammah di Simpang Leupe Kota Lhokseumawe Dara Shifa; T. Edyansyah; Heriyana Heriyana; Hamdiah Hamdiah; Muhammad Roni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk mampu menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam menarik dan mempertahankan konsumen. Harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan merupakan beberapa faktor yang diduga memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian Mie Arang Syammah di Simpang Leupe Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 105 responden yang pernah melakukan pembelian pada Mie Arang Syammah. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas pelayanan berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,893 menunjukkan bahwa 89,3% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Siswa di MA Persis 73 Garogol Aris Nugraha; Anton Anton; Acep Rahmat
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa di MA Persis 73 Garogol serta faktor pendukung dan penghambat implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa, metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Adapun subjek penelitian ini di antaranya yaitu kepala sekolah, guru Akidah Akhlak dan siswa, sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam proses perencanaan pembelajaran, guru sudah mengimplementasikan beberapa hal sebelum pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Dalam peroses pengimplementasian nilai-nilai karakter pada saat pembelajaran Akidah Akhlak, guru Akidah melakukan pembelajaran dengan baik dan menyenangkan, mereka selalu mencontohkan nilai-nilai yang baik kepada peserta didik, ketika pembelajaran berhasil menggunakan beberapa metode dalam pembelajarannya. Faktor pendukung dalam pembentukan karakter siswa yaitu sudah disepakati oleh semua guru agar selalu menanamkan nilai-nilai karakter, memiliki kerjasama dan hubungan baik dengan masyarakat, terdapat buku sanksi dan poin bagi siswa yang melanggar aturan, serta banyaknya kegiatan-kegiatan rutin yang dilakukan guna membentuk karakter siswa. Adapun faktor penghambatnya yaitu peserta yang sedang dihadapi ini sedang berada di usia remaja, sehingga mereka masih sulit untuk diatur. selain itu masih ada siswa yang tidur pada saat jam pelajaran sehingga pembelajaran tidak berjalan efektif.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Thomas Armayuda; Mirza Aliridho Asidiqi; Rizki Julian Saputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan mahasiswa berprestasi merupakan salah satu upaya perguruan tinggi dalam memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang memiliki pencapaian terbaik baik pada bidang akademik maupun nonakademik. Proses seleksi mahasiswa berprestasi sering kali melibatkan banyak kriteria sehingga membutuhkan metode yang mampu menghasilkan keputusan secara objektif dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu proses pemilihan mahasiswa berprestasi menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena mampu melakukan perhitungan berdasarkan bobot setiap kriteria dan menghasilkan peringkat alternatif secara akurat. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), kehadiran, keikutsertaan seminar, kemampuan bahasa, prestasi, kondisi tempat tinggal, penghasilan orang tua, dan pendidikan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat digunakan untuk menentukan mahasiswa berprestasi secara efektif berdasarkan nilai preferensi tertinggi dari setiap alternatif. Berdasarkan hasil perhitungan, mahasiswa dengan nilai preferensi tertinggi direkomendasikan sebagai mahasiswa berprestasi. Sistem yang dirancang diharapkan dapat membantu pihak kampus dalam meningkatkan efisiensi dan objektivitas proses seleksi mahasiswa berprestasi.
Evaluasi Pemahaman dan Implementasi Strategi Defense-in-Depth pada Keamanan Jaringan di Era Ancaman Siber Modern Naufal Fadhiil Nasurullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ancaman siber yang semakin kompleks dan terstruktur, seperti serangan ransomware dan Advanced Persistent Threats (APT), menuntut organisasi untuk menerapkan strategi pertahanan yang tidak hanya mengandalkan teknologi semata, melainkan juga mencakup aspek manusia dan kebijakan. Defense-in-Depth (DiD) merupakan pendekatan berlapis yang mengintegrasikan berbagai kontrol teknis dan administratif untuk menciptakan sistem keamanan yang tangguh dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman dan implementasi strategi DiD dalam lingkungan organisasi, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan kerangka kerja NIST SP 800-53, ISO/IEC 27001:2022, COBIT 2019, dan Indeks KAMI. Data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran keamanan (awareness) dan pemahaman terhadap fenomena ancaman memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas implementasi DiD. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan berkelanjutan, simulasi insiden, serta pembaruan kebijakan teknis sebagai bagian dari strategi keamanan jaringan yang komprehensif.
Gambaran Perilaku Caring Perawat Menggunakan Metode Caring Behaviour Inventori di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Zubir Mahmud Dinda Ramawita; Muhibullah Ali Puteh; Gustini Muzaputri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang mutu pelayanannya dipengaruhi oleh kepuasan pasien, terutama pada layanan rawat inap. Salah satu faktor penting adalah perilaku caring perawat sebagai tenaga yang paling sering berinteraksi dengan pasien. Meskipun umumnya tergolong baik, masih terdapat keluhan terkait kurangnya empati dan responsivitas perawat. Di RSUD dr. Zubir Mahmud, peningkatan jumlah pasien belum diimbangi dengan kepuasan yang sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku caring perawat di ruang rawat inap RSUD dr. Zubir Mahmud. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap sebanyak 218 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 69 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Caring Behavior Inventory (CBI), dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki perilaku tidak caring yaitu sebanyak 39 responden (56,5%). Hal ini menunjukkan bahwa perilaku caring perawat di ruang rawat inap masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas perawat belum menunjukkan perilaku caring secara optimal. Oleh karena itu, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan pembinaan dan pelatihan terkait perilaku caring, komunikasi terapeutik, dan empati guna meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan pasien.
Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Pergaulan Bebas Peserta Didik di SMP Wahyu Makassar Wawan Setiawan; Ferdinan Ferdinan; Elli Oschar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah pergaulan bebas peserta didik di SMP Wahyu Makassar, (2) mengetahui upaya mencegah pergaulan bebas peserta didik, dan (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik di SMP Wahyu Makassar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah pergaulan bebas peserta didik di SMP Wahyu Makassar dilaksanakan melalui peran sebagai pendidik, teladan, dan pembimbing spiritual. Guru PAI tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga melakukan pembinaan karakter melalui pendekatan humanis, komunikasi persuasif, serta pembiasaan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Upaya pencegahan pergaulan bebas dilakukan melalui kegiatan pembelajaran interaktif, bimbingan keagamaan, pembiasaan ibadah seperti salat berjamaah dan doa bersama, serta penanaman nilai moral dan etika pergaulan Islami. Peran tersebut terbukti efektif dalam membentuk kesadaran siswa untuk menjaga sikap dan perilaku, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan kebiasaan berperilaku sesuai ajaran Islam. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang religius, keteladanan guru, serta adanya fasilitas pendukung seperti mushollah dan program keagamaan. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang siswa, pengaruh lingkungan luar sekolah, serta kurangnya kesadaran sebagian siswa. Meskipun demikian, guru PAI terus melakukan pendekatan dan penyesuaian strategi agar upaya pencegahan pergaulan bebas dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Evaluasi Usabilitas Aplikasi Facebook Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Firli Alhafiz Sauqilah; Agun Guntara; Yan Yan Sofiyan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kompleksitas fitur pada aplikasi media sosial, khususnya Facebook, menimbulkan kekhawatiran terhadap pengalaman pengguna dan usabilitas sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usabilitas aplikasi Facebook menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Facebook merupakan salah satu platform media sosial yang paling populer di dunia, dengan terus mengembangkan berbagai fitur untuk komunikasi, berbagi informasi, dan hiburan. Namun, kompleksitas fitur tersebut dapat memengaruhi persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan aplikasi. Metode SUS dipilih karena validitas dan efisiensinya dalam mengukur persepsi pengguna terhadap usabilitas sistem. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner SUS kepada 50 responden pengguna aktif Facebook. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 70, yang termasuk dalam kategori "baik". Namun, temuan juga mengindikasikan adanya keluhan terhadap antarmuka yang terlalu padat dan pengaturan notifikasi yang membingungkan. Studi ini merekomendasikan perbaikan antarmuka dan fitur untuk meningkatkan kepuasan pengguna dan usabilitas sistem secara keseluruhan.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Di SMAS Xaverius Bukittinggi Tahun 2026 Meira Mustika
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian di kalangan perempuan di Indonesia. Rendahnya kesadaran dan keterlambatan deteksi dini seringkali mengakibatkan kasus didiagnosis pada stadium lanjut. Salah satu metode deteksi dini yang dapat dilakukan secara mandiri adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (BSE). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan remaja putri mengenai BSE di SMAS Xaverius Bukittinggi pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik pengambilan sampel total. Populasi terdiri dari 126 siswi, sedangkan 116 responden memenuhi kriteria inklusi dan berpartisipasi dalam penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 17–19 tahun (59,5%). Tingkat pengetahuan mengenai BSE dikategorikan baik pada 79 responden (68,1%), cukup pada 32 responden (27,6%), dan kurang pada 5 responden (4,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pemahaman yang baik tentang BSE sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Namun demikian, pendidikan kesehatan berkelanjutan masih diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kesehatan payudara di kalangan remaja.
Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan Tahun 2026 Sahilla Desya Herlian; Nentien Destri; Marlina Andriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perawat yang belum optimal masih menjadi masalah dalam pelayanan keperawatan, seperti keterlambatan tindakan keperawatan, beban kerja yang tinggi, serta kurangnya penghargaan terhadap perawat yang dapat mempengaruhi motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja terhadap kinerja perawatdi Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan Tahun 2026.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 23 februari sampai 23 maret tahun 2026.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat di ruangan rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan berjumlah 130 orang. Menggunakan teknik proportional stratified random sampling dengan besaran sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer dan di analisa secara univariat dengan distribusi frekuensi didapatkan hasil sebagian besar dengan motivasi kerja cukup yaitu 34 orang (59,6%), dan sebagian besar dengan kinerja perawat cukup yaitu 37 orang (64,9%). Kemudian hasil analisa bivariat kedua variabel menggunakan uji chi-square terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawatdi Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan Tahun 2026 (p=0,010). Diharapkan institusi pendidikan, pihak rumah sakit, dan peneliti selanjutnya dapat meningkatkan motivasi kerja perawat melalui pendidikan, lingkungan kerja yang kondusif, serta evaluasi dan pengembangan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja perawat