cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Desain Komunikasi Visual
ISSN : -     EISSN : 30481481     DOI : https://doi.org/10.47134/dkv
Core Subject : Education, Social,
Journal of Desain Komunikasi Visual ISSN 3048-1481 is a scholarly, published by Indonesian Journal Publisher. Jurnal DKV publishes four issues annually in the months of February, Mei, Agustus and November. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jounal Desain Komunikasi Visual include articles concerned with graphic design, typography, illustration and photography, branding and visual identity, digital media in design, cultural influences and social context, applied research in Visual Communication design, and ethics design. Authors are invited to electronically submit through Journal Website no more than 15 pages of a full paper.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): August" : 18 Documents clear
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Personal Branding AL15PHOTO di Media Sosial Instagram Agustira, Dwi; Nuraida, Nuraida; Hamandia, Muhammad Randicha
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan personal branding al15photo di media sosial instagram. Masalah yang dikaji meliputi bagaimana strategi komunikasi yang dapat digunakan oleh AL15Photo dalam membangun personal branding?. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi konten instagram, analisis strategi komunikasi pemasaran dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran yang digunakan Al15photo dalam membangun personal branding dengan memanfaatkan instagram sangatlah efektif untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik bisnis melalui postingan konten visual yang menarik, penggunaan postingan feeds, stories, reels, serta promosi berbayar. Penelitian ini menggunakan teori integrated marketing communication. Teori imc membantu bahwa strategi ini dapat membantu meningkatkan engagement pengguna dan mendorong konsumen berinteraksi lebih aktif dengan pengguna akun. Penelitian ini menyumpulkan bahwa instagram merupakan media pemasaran / promosi yang efektif dalam bidang industri kreative.
Budaya Meme sebagai Ekspresi Budaya Populer Generasi Z Irmadini, Ismi Melati; Purwanto, Eko; Fitri; Agustin, Nina; Agustin, Meli
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4273

Abstract

Budaya meme telah menjadi saluran utama bagi Generasi Z dalam menegosiasikan nilai, identitas, dan kritik sosial di era digital. Karakteristik meme yang mudah di replikasi, dimodifikasi, dan disebarkan secara partisipatif menjadikannya alat yang efektif untuk menyampaikan pesan. Penelitian ini bertujuan mengungkap struktur konten, nilai budaya, dan mekanisme distribusi meme sebagai manifestasi budaya populer Generasi Z. Metode kualitatif dengan studi literatur naratif diterapkan, menggunakan purposive sampling pada tiga puluh dokumen akademik terbitan 2010–2024, yang dianalisis secara tematik dengan enam tahap Braun & Clarke dan perangkat lunak NVivo 12. Hasil analisis mengidentifikasi lima tema sentral: identitas kolektif, kritik sosial, humor dan hiburan, nilai budaya populer, serta dinamika distribusi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa meme berfungsi sebagai teks multimodal yang bermakna multilapis, dipengaruhi oleh logika partisipatif dan framing algoritmik. Secara terapan, penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan meme dalam desain materi pembelajaran interaktif dan strategi pemasaran digital yang responsif terhadap karakteristik kultur Generasi Z, sehingga dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas komunikasi dalam konteks pendidikan dan pemasaran.
Film Dokumenter sebagai Alat Edukasi Budaya untuk Pembangunan Komunitas Putra, Rafli Hermawan; Al-Farid, Ilham Agiel; Purwanto, Eko; Hidayatullah, Khaidar Ramadhani; Anugrah, Mochammad Raysya Putra
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4277

Abstract

Film dokumenter memiliki peran penting dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat, khususnya dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal yang terancam oleh arus globalisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk menganalisis kontribusi film dokumenter dalam membangun kesadaran budaya, memperkuat identitas komunitas, serta mendorong keterlibatan sosial dan pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa film dokumenter memiliki kemampuan untuk menyampaikan narasi budaya secara menyentuh dan rasional, merekam keberadaan warisan budaya nonbenda, serta berperan sebagai sarana advokasi yang menjembatani masyarakat dengan persoalan-persoalan penting yang berdampak pada kehidupan mereka. Selain itu, partisipasi komunitas dalam proses produksi dokumenter berkontribusi pada peningkatan kapasitas, solidaritas, dan penguatan rasa memiliki terhadap budaya lokal. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan risiko representasi yang tidak akurat perlu menjadi perhatian dalam pengembangan dokumenter yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa dokumenter bukan hanya arsip visual, tetapi juga alat strategis dalam pendidikan budaya dan pembangunan komunitas berbasis kearifan lokal.
Media sebagai Alat Penguatan Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi Zahrani, Intan Putri; Purwanto, Eko; Ardiyanti, Nika; Lusiyanti, Sabrina; Riani, Anggun Eka
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4281

Abstract

Globalisasi dan kemajuan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap keterlibatan generasi muda dengan budaya lokal. Sementara media digital berkontribusi pada penyebaran budaya global yang seragam, media ini juga menyediakan ruang baru untuk revitalisasi dan promosi budaya lokal secara inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji dinamika peran media digital dalam mendukung eksistensi budaya lokal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana media digital dapat menjadi sarana penguatan budaya lokal di tengah tantangan globalisasi serta merumuskan strategi komunikasi yang efektif guna menjaga keberlanjutan budaya lokal di kalangan generasi muda. Hasil analisis menunjukkan bahwa media digital berpotensi besar dalam mendukung pelestarian budaya melalui pendekatan kreatif seperti konten visual, kampanye media sosial berbasis komunitas, serta integrasi teknologi imersif. Tantangan seperti komersialisasi, dominasi budaya asing, dan minimnya literasi media tetap menjadi hambatan yang harus diatasi dengan strategi kolaboratif dan kebijakan yang berpihak pada budaya lokal. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun sistem pelestarian budaya yang responsif, inklusif, dan relevan di era digital.
Pengaruh Neon Flex terhadap Daya Tarik Visual dan Citra Merek di Kalangan Konsumen Surabaya Saputra, Ilham Habib Daniel; Nugroho, Septa; Hartanto, Bagus; Andraini, Sonja; Kusumasari, Indah Respati
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4287

Abstract

Dalam era digital yang menekankan aspek visual, estetika pencahayaan menjadi komponen penting dalam strategi branding, khususnya di lingkungan urban seperti Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Neon Flex terhadap daya tarik visual dan citra merek. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei terhadap 52 responden, analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Neon Flex memiliki pengaruh signifikan terhadap daya tarik visual (R² = 0,654) dan citra merek (R² = 0,744). Temuan ini menegaskan bahwa elemen pencahayaan seperti Neon Flex tidak hanya meningkatkan tampilan visual, tetapi juga berperan strategis dalam membentuk persepsi dan loyalitas konsumen terhadap merek. Neon Flex terbukti menjadi elemen visual yang efektif dalam memperkuat identitas merek, khususnya bagi pelaku UMKM dan bisnis ritel di wilayah urban.
Perancangan Konten Feed Edukasi Mengenai Penyakit Anabul pada Media Sosial PT. PITPET Ella, Joline Stephanie
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang konten edukasi visual pada feed Instagram PT. PITPET yang bergerak di bidang kesehatan hewan peliharaan (anabul). Tujuan utama perancangan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penyakit yang umum menyerang hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Metode yang digunakan adalah metode perancangan lima tahap menurut Robin Landa yang meliputi orientasi, analisis & strategi, pengembangan konsep desain, pengembangan desain visual, serta implementasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara internal, serta kajian literatur dari sumber terpercaya. Hasil perancangan menunjukkan bahwa desain konten visual yang informatif, konsisten secara visual, serta sesuai dengan identitas merek PITPET, dapat meningkatkan keterlibatan emosional pengguna dan efektivitas penyampaian pesan edukatif. Visual yang dikembangkan mencakup elemen warna, tipografi, dan komposisi desain yang mendukung pemahaman informasi medis secara lebih ringan dan menarik. Dengan perancangan yang strategis, feed Instagram PITPET berpotensi menjadi media edukasi digital yang efektif dalam bidang kesehatan hewan.
Perancangan Aplikasi Belanja Sebagai Media Promosi Identitas Manasuka Lubis, Dian; Harissman; Yuliarni
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4339

Abstract

This study aims to design a shopping application based on UI/UX for Manasuka Official Store as a brand identity promotion media and sales platform for branded thrift shoes. The design is motivated by the limitations of Manasuka’s previous promotional media, which only relied on Instagram, thus failing to provide an efficient and integrated shopping experience for customers. The research uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques through observation, interviews with store owners and customers, and literature studies. The design results in a prototype of the Manasuka application that applies a modern UI/UX concept, using Dark Green, Butter Scoth, Charcoal Black, and Silk White color schemes, and sans serif typography (San Francisco) to create a visual appearance consistent with the Manasuka brand identity. The application features product catalogs, product details, search filters, favorites, and a simple checkout system to facilitate user transactions. This application design is expected to strengthen Manasuka’s professional identity, increase customer trust, and expand market reach through digital platforms.
Mediasi Budaya Lokal dalam Program Acara Televisi Daerah Gustini, Usi; Husna, Zulfa Nailal; Hasna, Siti Nur; Widyasti, Resti Dwi; Purwanto, Eko
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4378

Abstract

Televisi daerah memegang peranan krusial dalam menjaga kelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi dan dominasi media arus utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya lokal direpresentasikan dalam program televisi daerah, mengidentifikasi peran televisi daerah sebagai mediator nilai dan identitas budaya, mengkaji pengaruh kekuasaan dan ideologi terhadap narasi budaya lokal, serta menelaah strategi penyajian konten budaya lokal untuk menarik audiens, khususnya generasi muda, dan menilai kontribusinya dalam pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang mendalam, mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber relevan seperti artikel, buku, dan jurnal untuk memahami fenomena mediasi budaya melalui media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa televisi daerah merepresentasikan budaya lokal melalui strategi lokalisasi, penggunaan bahasa daerah, dan penonjolan kearifan lokal, seperti yang terlihat pada Jogja TV, TVRI Jogja, dan I News TV Bandung. Televisi regional juga berperan penting sebagai penyeimbang terhadap dominasi media nasional dan mempromosikan komunikasi demokratis. Namun, terdapat tantangan signifikan seperti keterbatasan dana, tekanan komersial dan politik, serta ketimpangan representasi budaya minoritas. Kesimpulannya, program televisi regional memiliki peran strategis dalam menjaga, mempromosikan, dan membentuk identitas budaya lokal, namun keberlanjutannya sangat bergantung pada dukungan yang memadai, inklusivitas, dan strategi kreatif yang relevan dengan generasi digital.
Perancangan Board Game Edukatif tentang Budaya Melayu Riau untuk Anak Usia 10–12 Tahun Sesspani, Ananda
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah media pembelajaran alternatif berupa board game interaktif yang diberi nama KEMBARA, guna memperkenalkan budaya Melayu Riau kepada anak-anak usia 10–12 tahun. Media ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap pembelajaran Budaya Melayu Riau (BMR) yang selama ini disampaikan secara konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi pada proses pembelajaran di beberapa SD di Pekanbaru, wawancara dengan guru mata pelajaran BMR, penyebaran kuesioner kepada siswa kelas 4–6 SD, serta studi pustaka sebagai landasan teoretis. Analisis menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa bosan dengan metode pembelajaran BMR yang pasif dan monoton, serta kurang mengenal istilah-istilah budaya lokal, tulisan Arab-Melayu, permainan tradisional, dan ikon budaya Melayu lainnya. Berdasarkan temuan ini, dirancanglah board game KEMBARA dengan pendekatan edukatif dan visual, memuat unsur trivia budaya, kuis, ilustrasi kartun, dan kartu baca-tulis Arab-Melayu. Desain permainan menggunakan gaya visual menarik, pemilihan warna tematik, serta penggunaan bahasa campuran Indonesia–Melayu untuk memperkuat konteks lokal. Hasil akhir menunjukkan bahwa media ini memiliki potensi besar sebagai alat bantu pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan efektif. Selain membantu guru dalam menyampaikan materi BMR, board game ini juga dapat meningkatkan motivasi belajar, kerja sama antarsiswa, serta pelestarian budaya lokal melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak-anak.
Anak Indak Basuku As an Idea for Designing Information Media Wahyuda, Amin; Harissman
Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 2 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/dkv.v2i3.4421

Abstract

This design proposal explores the phenomenon of Anak Indak Basuku children without a recognized clan identity within the Minangkabau matrilineal kinship system arising from interethnic marriages between Minangkabau men and non-Minangkabau women. The absence of a recognized lineage poses serious social and cultural challenges, including exclusion from traditional rights and communal identity. This project aims to raise awareness and provide solutions through the creation of a visual communication design in the form of an illustrated book and motion graphic. These media target Minangkabau youth, particularly males aged 17–23, as a strategic group likely to face such identity issues when considering marriage. The design process applies qualitative methods, including literature review, observation, interviews, and surveys, with data presented descriptively. The creative output integrates cultural values, local wisdom, and modern aesthetics to foster cultural continuity and increase public understanding of the Malakok tradition an indigenous solution that allows children to be integrated into Minangkabau clans. The result is a culturally grounded and visually engaging educational medium that contributes to the preservation of Minangkabau identity in the modern era

Page 1 of 2 | Total Record : 18