cover
Contact Name
Mukhlidah Hanun Siregar
Contact Email
mukhlidah.hanunsiregar@gmail.com
Phone
+6285288361971
Journal Mail Official
tmj@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palka No.Km 3, Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Serang, Banten 42124
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Tirtayasa Medical Journal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Medical; Biomedical; Nursing; Nutrition and Food; Sport and health; Occupational Health; and Public Health
Articles 47 Documents
Faktor-Faktor Mempengaruhi Pemilihan Jurusan Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Trisnasari, Erni; Sulthany, Ade Ichwan
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19682

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa kedokteran dalam menentukan jurusan, serta mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa menjalani jurusan yang dipilih. Suatu survey deskriptif dengan pendekatan kualitatif terhadap 64 responden mahasiswa Program Studi kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar faktor yang mempengaruhi pemilihan jurusan adalah kecocokan dan ketertarikan (34,78%). Sebagian besar memilih kedokteran sebagai urutan pertama dalam pemilihan jurusan (93,75%). Dan kepuasan menjalani jurusan didasarkan pada faktor minat dan ketertarikan (38,7%). Simpulan penelitian ini adalah faktor ketertarikan/kecocokan merupakan faktor yang paling besar yang mempengaruhi pemilihan jurusan maunpun kepuasan dalam menjalani jurusan kedokteran. Untuk itu, informasi mengenai faktor ini diharapkan dapat diketahui oleh calon mahasiswa kedokteran sebagai faktor yang harus dimiliki dalam pemilihan jurusan.
Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Tradisional Sebagai Peningkat Daya Tahan Tubuh Ramadhani, Firdah; Ibrahim, Ismail; Adhayanti, Ida
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 1 (2022): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i1.17906

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia memprediksi 80% orang di seluruh dunia mengandalkan obat herbal sebagai pengobatan mereka. Dusun Jeppara terletak di daerah pegunungan mayoritas masyarakatnya memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan sejak dahulu masyarakat setempat memanfaatkan tumbuhan sebagai obat untuk segala macam penyakit. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan sikap masyrakat serta hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional sebagai peningkat daya tahan tubuh. Metode penelitian ini menggunakan cross-sectional study dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling dengan jumlah responden 88 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Pengetahuan dan Sikap. Analisis yang digunakan menggunakan Chi-Square dengan p-value < 0,05. Hasil gambaran pengetahuan masyarakat berada pada kategori sedang dan sikap berada pada kategori cukup. Hasil Chi-Square pengetahuan dan sikap nilai p-value 0,274 > 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional sebagai peningkat daya tahan tubuh.
Configuration of Atypical Scabies as The Great Imitator Reqgi First Trasia
Tirtayasa Medical Journal Vol 1, No 2 (2022): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v1i2.13544

Abstract

Scabies is still remaining a public health problem, especially in temperate regions tropical and subtropical. WHO includes scabies as a Neglected Tropical disease that needs large-scale control. There are various forms of atypical scabies that are difficult to identify which can lead to a misdiagnosis. This misdiagnosis also leads to the untreated well. The purpose of this article is to review the configuration of scabies as the great imitator. The atypical forms of scabies are scabies of cultivated, incognito scabies, nodular scabies, blouse scabies, animal transmitted scabies, bedridden scabies, scabies on AIDS patients, scabies with STD coinfection, scabies on baby and elderly, and crusted scabies. Among these forms, crusted scabies is the latest in diagnosis, and it often results in outbreaks at the endemic area.
Tinjauan Biomedis Antiparasit Ivermectin Dalam Pengobatan COVID-19 Reqgi First Trasia
Tirtayasa Medical Journal Vol 1, No 1 (2021): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v1i1.12134

Abstract

Kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung dan potensi kemunculan varian mutasi Sars-Cov-2 yang baru mendorong Ivermectin untuk menjadi obat yang mulai diperhitungkan. Tinjauan berbasis bukti ini bertujuan untuk memaparkan mekanisme aksi Ivermectin melawan virus corona dan merangkum literatur yang tersedia dalam dua tahun terakhir. Interaksi seluler dan biomolekuler antara Ivermectin, sel hospes, dan Sars-Cov-2 dalam patogenesis COVID-19 juga akan dijelaskan detail dalam artikel ini.
Persepsi Masyarakat Terhadap Vaksin Covid-19 Di Wilayah Kecamatan Bacukiki Kota Parepare Nurul Ainun; Haniarti Haniarti; Henni Kumaladewi Hengky
Tirtayasa Medical Journal Vol 1, No 1 (2021): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v1i1.12471

Abstract

Pesatnya penyebaran Covid-19 dan dampak yang diberikan harus segera ditangani dengan cepat dan tepat, salah satu wilayah Kota Parepare yaitu Kecamatan Bacukiki merupakan salah satu wilayah perkotaan yang mulai berkembang dimana memiliki persentase jumlah kasus Covid-19 yang cukup tinggi di Kota Parepare, perilaku masyarakat yang masih kental akan adat istiadat dalam artian bahwa di Kecamatan Bacukiki termasuk daerah kota akan tetapi prilaku masyarakat masih tradisional, yang menyebabkan banyaknya persepsi yang berkembang di masyarakat membuat masyarakat tidak percaya akan Covid-19 termasuk vaksin Covid-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap vaksin Covid-19 di Wilayah Kecamatan Bacukiki Kota Parepare dan untuk mengetahui bagaimana kesediaan masyarakat untuk divaksinasi dengan vaksin Covid-19 di Wilayah Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Jenis Penelitian ini deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare pada bulan Agustus sampai September 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap vaksin Covid-19 untuk kepentingan administrasi, baik untuk pencegahan, walaupun mereka tahu nilai kegunaan tidak secara menyeluruh dan untuk apa dilakukan vaksin Covid-19, serta kesediaan masyarakat untuk melakukan vaksinasi masih kurang dikarenakan masih adanya rasa takut, ragu-ragu, serta tidak mendapat izin dari orang tua dengan jumlah persentase masyarakat Kecamatan Bacukiki yang melakukan vaksinasi masih dibawah 50%.
Intervensi Management Jalan Nafas Dalam Mengatasi Pola Nafas Tidak Efektif Di RSU Dr. Harjono Ponorogo Abimanyu, Anindito; Purwaningsih, Yustina; Purwaningsih, Endang; Hendrawati, Gandes Widya; Hartanto, Agung Eko
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i2.25497

Abstract

Tuberculosis is a disease caused by infection with the bacteria Mycobacterium tuberculosis which can attack the lungs and other organs. Manifestations of TB are characterized by shortness of breath, coughing, increased sputum production so that TB sufferers can experience problems with ineffective breathing patterns due to airway obstruction. This study aims to carry out and analyze nursing care for TB patients with ineffective breathing pattern problems. Case study research method. Data collection techniques use interviews, observation, physical examination and documentation studies. Data collection instruments used observation sheets, interview methods, and nursing care formats. Based on the results of the assessment, complaints of shortness of breath accompanied by coughing were found. The nursing diagnosis determined was ineffective breathing pattern. Nursing intervention with airway management is implemented for 3 x 24 hours. The results of the evaluation on the 3rd day of treatment showed that the breathing pattern had improved, as indicated by no complaints of shortness of breath, no nostril breathing, no use of accessory muscles for breathing, normal breathing pattern with improved respiratory frequency, SpO2 98% and regular breathing rhythm. The conclusion is that the problem of ineffective breathing pattern nursing can be improved with airway management interventions. Airway management interventions can be carried out to overcome problems with ineffective breathing patterns
Hubungan Antara Status Gizi Dan Faktor Maternal Lainnya Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Kota Jakarta Pusat Vianida, Airiena; Permatasari, Tria Astika Endah
Tirtayasa Medical Journal Vol 3, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v3i1.24951

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa pada tahun 2017 kematian ibu disebabkan oleh anemia dalam kehamilan sebesar 40%. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia tahun 2018 yaitu sebesar 48,9%, dan di Provinsi DKI Jakarta ibu hamil anemia paling banyak pada umur 15-24 tahun sebesar 84,6%. Anemia pada kehamilan merupakan suatu masalah yang sedang dihadapi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara status gizi dan faktor maternal lainnya terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Kota Jakarta Pusat Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan data sekunder periode Januari – Juli 2022. Jumlah sampel yaitu 80 ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dengan uji Chi Square. Sebanyak 67,5% ibu hamil mengalami anemia, adapun hasil yang didapatkan yaitu status gizi (p-value 0,002), umur ibu (p-value 0,072), pendidikan (p-value 0,589), paritas (p-value 0,913), dan usia kehamilan (p-value 0,571). Variabel yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil adalah status gizi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ibu yang memiliki risiko KEK berpeluang 4,400 kali lebih besar untuk mengalami anemia dibandingkan ibu hamil dengan status gizi normal. Disarankan untuk meningkatkan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu khususnya mengenai anemia melalui penyuluhan poster, leaflet, dan konseling gizi.
Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) Andriani, Wiwiek Retti; Hasanah, Dwi Rizky Nur
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i2.19529

Abstract

Ketidakstabilan kadar glukosa darah merupakan gejala diabetes melitus tipe 2 karena adanya resistensi insulin yang mengganggu proses metabolisme energi pada pembuluh darah yang ditandai dengan kenaikan atau penurunan kadar glukosa darah dari rentang normal. Komplikasi yang berpotensi ditimbulkan yaitu gangguan pada pembuluh darah mikrovaskular seperti retinopati diabetik, nefropati diabetik, neuropati diabetik dan makrovaskular seperti gangguan pembuluh darah otak, jantung, dan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada klien diabetes melitus dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus melibatkan seorang responden/klien diabetes mellitus dengan riwayat menderita selama 13 tahun, keluhan lemas, polidipsia dan poliphagia. Asuhan keperawatan ini bertujuan untuk mencapai kestabilan kadar glukosa darah dengan kriteria lelah/lesu, keluhan lapar, rasa haus menurun dan kadar glukosa darah membaik. Intervensi yang diterapkan yaitu manajemen hiperglikemia, edukasi kesehatan, diet, senam kaki, dan pengobatan. Implementasi yang dilakukan yaitu pemeriksaan kadar glukosa darah 2x24 jam dan edukasi. Setelah diberikan implementasi selama 7 hari, evaluasi yang diperoleh yaitu kestabilan kadar glukosa darah dengan hasil pemeriksaan pertama adalah 357 mg/dL dan 287 mg/dL menjadi 198 mg/dL dan 112 mg/dL serta gejala hiperglikemia yang dirasakan menurun. Pentingnya menerapkan manajemen diabetes melitus dengan patuh dan konsisten disertai dengan dukungan keluarga dapat berpengaruh terhadap kestabilan kadar glukosa darah dan menurunkan resiko komplikasi yang dapat terjadi
The Effectiveness of Cardiorehabilitation Programs in Returning to Work Post-CABG or PCI in Coronary Heart Disease Darifah, Siti; Adi, Nuri Purwito; Widyahening, Indah Suci
Tirtayasa Medical Journal Vol 2, No 1 (2022): November
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v2i1.17167

Abstract

In developing countries, coronary heart disease (CHD) is one of the primary sources of disease burden. Cardiovascular rehabilitation is primarily used to help people recover after Coronary Artery Bypass Graft (CABG) or Percutaneous Coronary Intervention (PCI) and improve their quality of life, but still underutilized by public. The literature search was conducted in May 2018 through PubMed and Google Scholar using Boolean Operators. The search strategy used only articles in English from any years. The desired studies are randomized control trial, cohort, and systematic review. From one selected systematic review found that combined cardiac rehabilitation, physical conditioning with counseling and risk factor education, of cardiac rehabilitation programs are more effective than usual care. Combined cardiac rehabilitation programs may improve the rate of short-term return to work (RR 1.56, 95% CI 1.23-1.98; I2=20%; low certainty evidence). Combined cardiac rehabilitation probably reduce the average time needed to return to work (moderate-certainty evidence) by about 40 days when compared to receiving usual care. Combined cardiac rehabilitation is probably better than standar care in shorten rest time before return to work in post CABG or PCI patients
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Ketidakefektifan Peran Perawat dalam Pelaksanaan Primary Survey Hasnidar Hasnidar; Sukrang Sukrang; Putri Restu Nirwana Pilong
Tirtayasa Medical Journal Vol 1, No 2 (2022): May
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tmj.v1i2.15270

Abstract

Salah satu peran seorang perawat di instalasi gawat darurat yaitu mampu memberikan asuhan keperawatan yang mengharuskan perawat memiliki keterampilan dalam situasi yang darurat dengan kecepatan dan ketetapan. Primary survey merupakan sistem kerja yang terstruktur dan harus dilakukan sesuai dengan tahapan kerjanya. Keterlambatan dan kurangnya pengetahuan perawat merupakan indikator yang mempengaruhi pelayanan gawat darurat, keselamatan pasien menjadi salah satu yang utama dalam upaya pelayanan gawat darurat dirumah sakit untuk mencegah kematian dan mencegah kecacatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakefektifan peran perawat dalam pelaksanaan primary survey di ruangan Ruangan Instalasi Gawat Darurat RSUD Madani. Jenis penelitin ini yaitu kuantitafif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 23 perawat yang bertugas di ruangan Ruangan Instalasi Gawat Darurat. Jumlah sampel 23 orang. Analisis data ini menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara masa kerja dan pelatihan dan tidak ada hubungan antara pengetahuan, umur, dan pendidikan dengan ketidakefektifan peran perawat dalam pelaksanaan primary survey di instalasi gawat darurat RSUD Madani dengan nilai p yang didapatkan dari masa kerja adalah 0.009 ≤ 0.05 dan nilai p yang didapatkan dari pelatihan adalah 0.000 ≤ 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara masa kerja dan pelatihan dalam pelaksanaan primary survey di ruangan Ruangan Instalasi Gawat Darurat RSUD Madani