cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljophs@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Public Health Science (JoPHS)
ISSN : -     EISSN : 30473632     DOI : https://doi.org/10.59407/jophs.v1i1.596
Core Subject : Health,
Journal of Public Health Science (JoPHS) is a national journal for scientific research on public health practices, epidemiology, health promotion, health service effectiveness, disease prevention, and public health evaluation. nutrition, family health, infectious diseases, research health services, gerontology, child health, adolescent health, behavioral medicine, rural health, chronic disease, promotion Health evaluation and intervention, health policies and management of public health, health economics, occupational health and environmental health, environmental health, health and safety at work, health administration and policy, nutrition science, biostatistics, reproductive health, hospital management, and health information systems
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): Maret" : 18 Documents clear
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS PENGOBATAN TUBERKULOSIS PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS CIAMIS KABUPATEN CIAMIS Nurjanah, Ida; Jerry, Jerry
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.1782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik pasien tuberkulosis paru dan masalah terkait obat (Drug Related Problems/DRPs) di Puskesmas Ciamis. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif observasional (non-eksperimental) dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien selama periode Januari-Desember 2022. Sampel penelitian melibatkan 109 pasien yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria usia 10-70 tahun dan penerima terapi obat anti tuberkulosis (OAT). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien adalah laki-laki (69%), berusia produktif (72%), dan memiliki berat badan 38-54 kg (56%). Sebagian besar menggunakan OAT kategori 1 fase lanjutan (87%) serta obat tambahan seperti ambroxol (24%). Sebanyak 231 kasus DRPs ditemukan, yang didominasi reaksi obat merugikan (47%) dan interaksi obat major (64%), terutama melalui mekanisme farmakokinetik (97%). Simpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pemantauan terapi obat pada pasien tuberkulosis paru untuk mengurangi risiko DRPs dan meningkatkan efektivitas pengobatan. Kata Kunci : Tuberkulosis, Drps, Interaksi Obat, Reaksi Obat Merugikan
EFEKTIVITAS DAN KEAMANAN TERAPI ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN, FERRITIN, DAN SATURASI FERRITIN PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS DENGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI Habibullah, Muhammad Nabil; Fenando, Dolvi Brillian; Pernanda, Muhammad Zikri; Anggraini, Debie
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.1888

Abstract

Latar belakang: Anemia defisiensi besi adalah komplikasi umum pada pasien penyakit ginjal kronis (CKD) yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Terapi zat besi, baik oral maupun intravena, digunakan untuk meningkatkan kadar hemoglobin (Hb), ferritin, dan saturasi transferin (TSAT). Namun, perbandingan efektivitas dan profil keamanan berbagai jenis terapi masih perlu dievaluasi lebih lanjut. Metode: Penelitian ini adalah tinjauan sistematis yang dilakukan berdasarkan protokol PRISMA-P, dengan pencarian literatur dari tahun 2021 hingga 2025 melalui basis data PubMed dan EBSCO. Studi yang dipilih melibatkan pasien CKD dengan anemia defisiensi besi, dengan hasil yang diukur berupa peningkatan Hb, ferritin, TSAT, dan efek klinis terapi. Analisis mencakup perbandingan berbagai formulasi zat besi, baik oral maupun intravena. Hasil: Tinjauan terhadap tujuh jurnal menunjukkan bahwa terapi zat besi secara signifikan meningkatkan kadar Hb, ferritin, dan TSAT pada pasien CKD dengan anemia defisiensi besi. Ferric citrate hydrate (oral) dan ferric derisomaltose (intravena) menunjukkan efektivitas tinggi, dengan ferric derisomaltose memberikan respons hematologi yang lebih cepat dan profil keamanan yang lebih baik dibandingkan iron sucrose. Terapi oral seperti ferric sodium EDTA memberikan manfaat tambahan berupa penurunan parameter inflamasi seperti C-reactive protein (CRP). Sebagian besar terapi memiliki profil keamanan yang baik, dengan efek samping ringan, kecuali ferrous sulfate yang sering menimbulkan masalah gastrointestinal. Kesimpulan: Terapi zat besi, baik oral maupun intravena, efektif dan aman untuk meningkatkan Hb, ferritin, dan TSAT pada pasien CKD dengan anemia defisiensi besi. Pemilihan jenis terapi harus mempertimbangkan kebutuhan klinis pasien, efektivitas, dan risiko efek samping untuk memaksimalkan manfaat terapi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dan membandingkan langsung formulasi yang berbeda.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN FREKUENSI TERJADINYA ISPA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR PROJO AMBARAWA Inayah, Ashri; Siwiendrayanti, Arum
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.1924

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit menular yang berasal dari saluran pernapasan atas atau bawah yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit mulai dari yang teringan hingga penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor penjamu dan faktor lingkungan. Berdasarkan kunjungan pasien di Balkesmas Wilayah Ambarawa Tahun 2024 pada Triwulan 2, ISPA masuk ke dalam 10 besar penyakit dengan jumlah kunjungan sebanyak 483 kasus. Di samping itu, Kecamatan Ambarawa memiliki pasar dengan banyak pedagang yang berjualan di pinggir jalan, sehingga konsentrasi zat pencemar yang ada di udara dapat menimbulkan isiko kesehatan pada pedagang tersebut, salah satunya adalah ISPA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan frekuensi terjadinya ISPA pada pedagang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kausal komparatif dan studi penelitian Cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 43 responden dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan wawancara dan observasi dengan menggunakan jenis instrument lembar kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia (p-value=0,048), pendidikan (p-value=0,015), masa berjualan (p-value=0,016), sumber polutan (p-value=0,033), dan penggunaan masker (p-value=0,021) dengan frekuensi ISPA pada pedagang pinggir jalan. Sedangkan riwayat penyakit (p-value=1,00) menunjukkan tidak ada hubungan dengan frekuensi ISPA pada pedagang pinggir jalan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara usia, pendidikan, masa berjualan, sumber polutan, dan penggunaan masker dengan frekuensi terjadinya ISPA. Sedangkan tidak ada hubungan antara riwayat penyakit dengan frekuensi terjadinya ISPA.
OBAT TRADISIONAL UNTUK PENYAKIT KRONIK DIABETES MELITUS : LITERATURE REVIEW Abdullah, Dessy; Oktriana, Adillah; Nova, Riki
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2042

Abstract

Latar belakang: Tingginya angka kejadian diabetes yang bersamaanya dengan rendahnya kemauan masyarakat dalam minum obat yang disebabkan karena lamanya jangka waktu harus mengonsumsi obat serta mencemaskan efek samping dari penggunaan obat anti diabetes membuat tidak sedikit dari penderitanya menjadi tidak patuh dalam mengkonsumsi obat dan berujung berdampak pada perkembangan komplikasi diabetes. Metode: Dalam studi ini digunakan metode literature review dengan mengumpulkan berbagai literature mengenai pengaruh aromaterapi sebagai terapi kecemasan pada mahasiswa. Pengumpulan studi dilakukan dengan melakukan pencarian di National Library of Medicine Pubmed Central. Teknik pencarian artikel menggunakan beberapa kata kunci berdasarkan Teknik PICO-S (Population Intervention Compare Outcome-Study Design) dan tanda-tanda serta kode spesifik. Kata kunci yang didapatkan yaitu : (1) Diabetes Mellitus, (2) Obat Tradisional, (3) Obat Tradisional Cina, (4) Obat Tradisional Untuk Diabetes. Penyaringan artikel dilakukan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Dari 9.448 studi yang ditemukan dengan menggunakan kata kunci dalam bahasa Indonesia didapatkan 10 studi yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Beberapa obat tradisional diteliti dapat meringankan gejala diabetes. Kesimpulan: Hasil literature review dari 10 artikel didapatkan jenis-jenis tanaman untuk obat tradisional mau itu Cina ataupun lokal yang berfungsi meringankan gejala diabetes yang salah satunya adalah efek hipoglikemik.  
PENGARUH KUALITAS TIDUR TERHADAP SEL DARAH MERAH DAN IMUN TUBUH Maulana, Muhammad Hafidz Habib; Pratama, Muhammad Tjico Aidil; Raditya, Rahmat; Anggraini, Debie
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.1889

Abstract

Kualitas tidur memiliki peran penting dalam menjaga kadar hemoglobin dan sistem imun tubuh. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur, kadar hemoglobin, dan sistem imun berdasarkan berbagai studi yang telah dipublikasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa gangguan tidur dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin, peningkatan biomarker inflamasi, serta melemahkan sistem imun. Studi menunjukkan bahwa individu dengan kualitas tidur buruk cenderung memiliki kadar hemoglobin yang lebih rendah, meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti anemia dan infeksi. Selain itu, tidur yang tidak berkualitas mengganggu regulasi sitokin dan hormon yang berperan dalam respons imun, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tidur yang baik diperlukan untuk menjaga keseimbangan fisiologis tubuh, terutama dalam kaitannya dengan produksi hemoglobin dan efektivitas sistem imun. Oleh karena itu, strategi untuk meningkatkan kualitas tidur dapat menjadi langkah preventif dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Hemoglobin, Sistem Imun, Kesehatan
EFEKTIVITAS KEGIATAN SENAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN X JAKARTA PUSAT Br. Sirait, Angelina; Kusumaningsih, Indriati
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intervensi keperawatan terhadap lansia dengan hipertensi melalui aktivitas senam hipertensi. Metode yang digunakan adalah observasional berbentuk case report, yang melibatkan tiga lansia di wilayah RW.01 Kelurahan Galur. Intervensi berupa senam dilakukan sebanyak empat kali dalam kurun waktu empat minggu dengan durasi 15–30 menit tiap sesi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah senam. Hasil menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 162,67 mmHg menjadi 133,33 mmHg dan diastolik dari 88,66 mmHg menjadi 80 mmHg. Namun, uji statistik menunjukkan p-value > 0,05 (sistolik 0,44 dan diastolik 0,33), yang berarti secara statistik tidak terdapat pengaruh signifikan dari senam terhadap tekanan darah. Meskipun demikian, intervensi senam tetap menunjukkan potensi positif sebagai aktivitas fisik ringan yang menyenangkan dan mendukung kualitas hidup lansia secara fisiologis dan sosial. Oleh karena itu, senam hipertensi dapat direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan promotif dan preventif dalam asuhan keperawatan lansia hipertensi. Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Intervensi Keperawatan, Senam Hipertensi, Tekanan Darah
PENGARUH PENDAMPINGAN TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN PADA TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA DEWASA DENGAN HIPERTENSI KELURAHAN GALUR, DKI JAKARTA B.K. Pegan, MD. Mazzarello; Nelviany, Marcella Cici; Kusumaningsih, Ch Indriati
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat lansia dengan hipertensi di wilayah RW 01 Galur, Johar Baru. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan case report melalui observasi dan pendampingan selama empat minggu terhadap empat keluarga binaan. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi tentang hipertensi, diet rendah garam, obesitas, gastritis, bahaya merokok, serta terapi komplementer seperti senam hipertensi, terapi labu siam, dan timun rebus. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dan tingkat kemandirian sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada seluruh keluarga binaan setelah pemberian intervensi. Selain itu, tingkat kemandirian keluarga juga mengalami peningkatan dari tingkat 1 hingga tingkat 4. Meskipun uji T menunjukkan nilai P value sebesar 0,080 (> 0,05), yang berarti secara statistik tidak signifikan, namun secara klinis terdapat peningkatan kemandirian keluarga dalam merawat lansia hipertensi. Hasil ini didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa edukasi dan terapi komplementer dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian keluarga dalam perawatan lansia. Kata Kunci : Pendampingan keluarga, Hipertensi, Kemandirian, Terapi komplementer, Edukasi kesehatan
FORMULASI DAN EVALUASI MOUTHWASH MENGANDUNG EKSTRAK BUNGA HONJE LAKA (ETLINGERA HEMISPHAERICA) DAN MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM): STUDI TENTANG AKTIVITAS ANTIMIKROBA TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS Amin, Saeful; Arman, Siti Alisa
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi efektivitas mouthwash yang mengandung ekstrak bunga Honje Laka dan minyak atsiri daun kemangi terhadap Streptococcus mutans. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan produk perawatan mulut yang lebih aman dan efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan proses ekstraksi bahan aktif melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Formulasi mouthwash dilakukan dengan mencampurkan ekstrak bahan aktif dan bahan tambahan, kemudian diuji secara organoleptik, pengukuran pH, uji aktivitas antimikroba menggunakan metode Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan difusi sumuran, serta dilakukan uji stabilitas fisik dan kimia melalui metode shock termik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mouthwash memiliki aktivitas antibakteri signifikan terhadap Streptococcus mutans, yang ditunjukkan dengan nilai MIC dan diameter zona hambat yang cukup besar. Mouthwash juga menunjukkan stabilitas fisik dan kimia yang baik selama penyimpanan, dengan pH yang tetap dalam rentang aman (±0,2 dari nilai awal). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi ekstrak bunga Honje Laka dan minyak atsiri daun kemangi efektif sebagai agen antimikroba alami dalam formulasi mouthwash yang aman, stabil, dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk perawatan mulut herbal. Kata Kunci: Obat Kumur, Honje Laka, Daun Kemangi, Ekstrak Herbal, Antimikroba
PERAN KIMIA MEDISINAL SEBAGAI PENCARIAN OBAT BARU DALAM MENGATASI SARS-COV-2 DARI SENYAWA AKTIF TANAMAN ANDROGRAPIS PNICULATA Amin, Saeful; Yuliani, Renny
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa aktif dari tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai kandidat obat inhibitor main protease (Mpro) SARS-CoV-2 menggunakan pendekatan in silico. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman Sambiloto dari berbagai literatur dan database kimia. Senyawa-senyawa tersebut kemudian dipilih berdasarkan aktivitas biologis dan struktur kimianya yang berpotensi untuk berinteraksi dengan target Mpro SARS-CoV-2. Pemodelan molekuler menggunakan perangkat lunak docking molekuler, seperti AutoDock Vina, dilakukan untuk memprediksi afinitas senyawa terhadap Mpro. Selanjutnya, simulasi dinamika molekuler digunakan untuk menguji stabilitas interaksi kompleks senyawa dan Mpro dalam jangka waktu tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar senyawa memiliki potensi antivirus yang tinggi. Senyawa seperti Neoandrographolide dan Andrographidin A menunjukkan afinitas docking yang kuat dan stabil dalam simulasi dinamika molekuler. Penelitian ini juga menemukan bahwa senyawa terpilih memiliki profil farmakokinetik dan toksisitas yang mendukung, menjadikannya calon obat potensial untuk pengembangan terapi anti-COVID-19. Oleh karena itu, senyawa aktif dari Andrographis paniculata berpotensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui uji in vitro dan in vivo. Kata Kunci : Kimia Imedisinal, Andrographis Panikulata, Sars-Cov-2, Protease Utama (MPRO)
POTENSI KOMBINASI SENYAWA BIOAKTIF KUMIS KUCING DAN DAUN YAKON SEBAGAI TERAPI DIABETES MELLITUS: STUDI IN SILICO DAN PREDIKSI ADMET Amin, Saeful; Pitara, Devi
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2114

Abstract

Penelitian ini merupakan studi in silico yang bertujuan untuk mengevaluasi potensi kombinasi senyawa bioaktif dari kumis kucing (Orthosiphon stamineus) dan daun yakon (Smallanthus sonchifolius) sebagai terapi alternatif diabetes mellitus. Metode yang digunakan meliputi molecular docking untuk menilai afinitas senyawa terhadap protein target diabetes, serta analisis ADMET untuk mengevaluasi aspek farmakokinetik dan toksisitas. Target protein yang digunakan adalah PTP1B, aldose reductase, dan SGLT-2 dengan ligan pembanding berupa metformin, glibenclamide, dan empagliflozin. Hasil docking menunjukkan bahwa senyawa luteolin memiliki afinitas tinggi terhadap PTP1B (ΔG = -8.05 kcal/mol), sinensetin terhadap aldose reductase (ΔG = -7.72 kcal/mol), dan 1,3-O-dicaffeoylquinic acid terhadap SGLT-2 (ΔG = -10.47 kcal/mol). Analisis ADMET menunjukkan bahwa seluruh senyawa memiliki absorpsi baik, distribusi luas, serta tingkat toksisitas rendah, termasuk tidak bersifat mutagenik maupun hepatotoksik. Dengan demikian, kombinasi senyawa dari kumis kucing dan daun yakon menunjukkan potensi kuat sebagai kandidat terapi herbal untuk diabetes mellitus. Kata Kunci : Diabetes Mellitus, In Silico, Kumis Kucing, Daun Yakon, Molecular Docking, ADMET, PTP1B, Aldose Reductase  

Page 1 of 2 | Total Record : 18