cover
Contact Name
Niko Zulni Pratama
Contact Email
nikozulni@gmail.com
Phone
+6282121653011
Journal Mail Official
jurnal.edukasifkip@gmail.com
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. Soebrantas No. 10. Tembilahan Hilir. Kec. Tembilahan. Kab. Inhil - Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Edukasi
ISSN : 20870310     EISSN : 27217728     DOI : 1061672
Core Subject : Education,
JURNAL EDUKASI adalah jurnal yang mengkaji tentang pendidikan dan pembelajaran. Mencakup multidisplin ilmu pendidikan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan November. Dipublikasikan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI" : 6 Documents clear
SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM INDONESIA DI ERA MODREN 1945-2021 A. Muthalib
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1540

Abstract

Tulisan ini sebuah analisis dari perspektif sejarah tentang “Sejarah Perkembangan Islam Indonesia di Era modern”. Analisis tersebut tercermin pada temuan berikut: Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan.Indikatornya dapat dilihat dan dirasakan secara kasat mata, di mana Bank-bank Syari’ah dan bank Mu’amalah telah beroperasi di hampir setiap wilayah (daearah) musliam Negeri ini, khususnya di perkotaan. Demikianlah juga di bidang fashion (pakaian) kaum wanita seperti jilbab, baju muslimah telah mengalami perkembangan, begitu pula halnya di sektor pendidikan Tinggi Islam Indonesia telah mengalami perubahan dan perkembangan yang cukup menggembirakan, meskipun dalam realitasnya masih terdapat kekurangan dan kejanggalan di sana-sini; demikian juga di bidang Seni-Budaya (musik) serta literasi (kemampuan bidang karya tulis dan kemampuan berorasi/berpidato) melalui mimbar-mimbar ceramah dari kaum terpelajar (Ulama) Indonesia. Seperti kemunculan Ustadz Abdul Somad dan Ustadz-ustadz lainnya beberapa tahun terakhir ini.Dakwah-dakwah para Ustadz tersebut kini dapat diakses melalui berbagai media, misalnya melalui Youtube. Media ini kapan saja di mana saja dapat diakses, selama signal (jaringan internet tetap tersambung). Media internet tersebut tidak hanya bidang dakwah Islamiyah saja yang melainkan juga ilmu-ilmu lainnya dapat diakses. Kini, sangat terbuka lebar bagi kita untuk mengembangkan berbagai keilmuan seperti “Sejarah Islam Asia Tenggara,” atau “Sejarah masuknya Islam ke Indonesia, termasuk juga kita ingin mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan baik melalui media Youtub, atau yang dishare dari kolega kita melalui berbagai media di era modern seperti: Whatsapp (WA), Facebook (FB), Instagram, Telegram, Twitter dan sebagainya. Pendeknya perkembangan Sejarah Islam di Indonesia di era ini sangat berbeda jika dibandingkan pada abad-abad sebelumnya.
PENDIDIKAN IPS DI ERA GLOBALISASI : SEBUAH PENDEKATAN KURIKULUM PEMBELAJARAN. Edi Susrianto Indra Putra
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1541

Abstract

Perubahan yang terjadi diberbagai bidang kehidupan manusia, merupakan dampak dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan masuknya arus globalisasi, membawa pengaruh yang multidimensional diberbagai bidang kehidupan. Di bidang pendidikan, perubahan ini dituntut oleh faktor kebutuhan siswa, masyarakat, dan lapangan kerja. Salah satu bentuk perubahan yang dituntut tersebut adalah tentang kurikulum Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kurikulum Pendidikan IPS dituntut untuk menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan global yang terjadi saat sekarang ini. Dengan ada perubahan kurikulum ini, diharapkan siswa sejak dini sudah dibiasakan melihat, memahami, menganalisis, merefleksikan, memprediksi berbagai fenomena yang terjadi di sekitar mereka dari persfektif glabal. Oleh sebab itu, melalui Pendidikan IPS, sejak dini peserta didik sudah harus sudah dibiasakan berfikir global, melihat segala sesuatu dengan perspektif multidimensional. Dengan perspektif global, siswa mampu melihat dunia beserta berbagai fenomena yang ada didalamnya. Untuk menghadapi tantangan global ini, kurikulum Pendidikan IPS memegang peranan yang sangat penting dalam proses kegiatan belajar mengajar. Kurikulum sebagai suatu dokumen dan pedoman dalam proses kegiatan belajar mengajar, memuat berbagai inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan harus harus dimiliki oleh peserta didik melalui suatu pengalaman belajar. Pengertian ini mengandung arti bahwa kurikulum harus tertuang dalam sebuah dokumen atau rencana tertulis. Dokumen atau rencana tertulis itu berisikan pernyataan mengenai kualitas yang harus dimiliki seorang peserta didik yang mengikuti kurikulum tersebut. Pengertian kualitas pendidikan di sini mengandung makna bahwa kurikulum sebagai dokumen merencanakan kualitas hasil belajar yang harus dimiliki oleh peserta didik.
IDENTITAS PEREMPUAN INDONESIA YANG TERGAMBAR DALAM NOVEL PADA SEBUAH KAPAL Edi Ardian
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1542

Abstract

Latar belakang budaya jawa yang mempengaruhi dalam perkembangan karya sastra yang mempunyai tema tentang perjuangan wanita untuk mencapai sebuah kebahagiaan sejati.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi wanita indonesia untuk mencapai kebahagiaan yang tergambar dala novel Pada Sebuah Kapal. Analisis tematik dan deskriptif dalam kerangka studi yang digunakan untuk menjawab pertanyaan sebagai berikut: 1) Bagaimana cara yang dilakukan seorang Perempuan Jawa untuk mencapai kebahagiaannya?. 2. Hambatan apa saja yang terjadi untuk mencapai sebuah kebahagiaan yang tergambar dalam novel tersebut? Pada novel Pada Sebuah Kapal, tokoh wanita ini menghadapi konflik bathin, berusaha mencapai kebahagiaan dengan melakukan hubungan di luar nikah tetapi gagal mendefinisikan kembali jati dirinya dan kembali kepada suaminya dan penikahannya tidak bahagia. Norma tradisional budaya Jawa yang dipegangnya dengan teguh tidak membenarkannya mencapai kebahagiaan dengan cara yang ’tidak benar’ dapat disimpulkan bahwa peranan superego lebih besar daripada ego.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENJAS DI SD NEGERI SE-KELURAHAN BENTENG KECAMATAN SUNGAI BATANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Hamzah
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1543

Abstract

Rendahnya pelaksanaan pembelajaran penjas seperti kurangnya perencanaan, proses mengajar dan penilaian yang dilakukan oleh guru mengidentifikasikan rendahnya pelaksanaan pembelajaran penjas. Oleh karenanya sangat mutlak diperlukan sebagai guru olahraga di sekolah utnuk mengetahui dan memiliki pengetahuan tentang cara mengajar yang baik, karena proses proses pembelajaran penjas bukan hanya menyampaikan sejumlah teori namun jauh dari itu adalah mengajarkan siswa dalam mengaplikasikan materi pembelajaran dalam bentuk praktik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, adapun tempat penelitian ini adalah di SD Negeri Sekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan waktu penelitian ini dilakukan selama satu bulan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru penjas di SD Negeri Sekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir yang berjumlah 10 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dimana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan skala Likert dengan menggunakan empat alternatif jawaban yakni 1) selalu, 2) sering, 3) kadang-kadang, 4) tidak pernah. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dengan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran Penjas di SD NegeriSekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir dengan persentase 44% dengan dikategorikan Cukup, karena terletak pada interval 41% - 60%.
PENGGUNAAN MEDIA PERTEMUAN VIRTUAL WEBEX DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Rosmala Dewi
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1545

Abstract

Penelitian ini melaporkan penggunaan media pertemuan virtual Webex dalam proses belajar mengajar selama masa pandemi Covid-19. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pertemuan virtual Webex efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 9 di SMPN 5 Dumai selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SMPN 5 Dumai pada Juli hingga Oktober 2020. Penelitian ini melibatkan satu kelas siswa kelas 9 SMPN 5 Dumai tahun ajaran 2020/2021. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara. Data dari tes dianalisis berdasarkan rata-rata hasil tes siswa sedangkan data dari wawancara dianalisis dengan menggunakan teknik analitik untuk mengetahui apakah Webex dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil tes menunjukkan bahwa ada peningkatan nilai rata-rata siswa dari siklus 1 (70,78) ke siklus 2 (76,87). Peningkatan juga terlihat pada ketuntasan belajar siswa. Hal ini menunjukkan ketuntasan belajar siswa yang menunjukkan adanya peningkatan dari siklus 1 (63,5%) ke siklus 2 (75%). Dengan demikian, dalam hal ini dapat dinyatakan bahwa penggunaan media pertemuan virtual Webex dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas 9 SMPN 5 Dumai saat terjadi Pandemi Covid-19. Sedangkan data dari hasil wawancara membuktikan bahwa siswa menunjukkan respon yang positif terhadap penggunaan media pertemuan virtual Webex. Mereka mengungkapkan bahwa penggunaan media pertemuan virtual Webex meningkatkan motivasi mereka dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, media pertemuan virtual Webex efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar bahasa Inggris siswa kelas 9 SMPN 5 Dumai selama masa Pandemi Covid-19.
KONSEPSI ISLAM TENTANG TUHAN DAN IMPLIKASINYA PADA PENDIDIKAN Khairuddin
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1547

Abstract

Dalam konsep Islam, Tuhan disebut Allah (bahasa Arab: الله‎) dan diyakini sebagai Zat Maha Tinggi Yang Nyata dan Esa, Pencipta Yang Maha Kuat dan Maha Tahu, Yang Abadi, Penentu Takdir, dan Hakim bagi semesta alam. Islam menitikberatkan konseptualisasi Tuhan sebagai Yang Tunggal dan Maha Kuasa (tauhid). Dia itu wahid dan Esa (ahad), Maha Pengasih dan Maha Kuasa. Menurut ajaran Islam, Tuhan muncul di mana pun tanpa harus menjelma dalam bentuk apapun. "Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui." (Al-'An'am :103). Sebagai pencipta, Allah itu maha esa dalam wujud-Nya, sifat-Nya dan perbuatan-Nya, oleh karena itu sifat Tuhan hendaknya ditransformasikan dalam pendidikan untuk mewujudkan manusia sebagai khalifah. Penciptaan dan penguasaan alam semesta menjadi saksi atas keesaan-Nya dan kuasa-Nya. Alam semestsa dirancang oleh Allah sebagai pasilitas hidup, yang harus dikembangkan melalui kreativitas manusia sehingga melahirkan ilmu pengetahuan dan teknologi, Tuhan harus dikenal melalui ciptaan-Nya sebagai tanda-tanda kekuasaan-Nya, pemahaman tentang eksistensi Tuhan merupakan tujuan pendidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6