cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): MUARA" : 12 Documents clear
PROSES PENGISIAN DOKUMEN PEMBERITAHUAN IMPORT BARANG (PIB) YANG TERHUBUNG DENGAN ELECTRONIC DATA INTERCHANGE (EDI) SYSTEM PADA PT JATRINDO ANTARANSENTRA JAKARTA Sajudi Sajudi; Hajar Very Faizal
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.8

Abstract

Proses pengisian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang terhubug dengan Electronic Data Interchange (EDI) System di Jakarta sering terjadi berbagai kendala diantaranya adalah koneksi internet yang mengalami gangguan, pemadaman listrik secara tiba-tiba oleh PT PLN, serta perbedaan bentuk fisik barang dengan dokumen. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui proses pengisian dokumen pemberitahuan Import Barang (PIB) di PT Jatrindo Antaransentra. 2) Untuk mengetahui apakah ada hambatan-hambatan yang terjadi pada proses pengisian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) di PT Jatrindo Antaransentra.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Jatrindo Antaransetra Jakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah pemandu, pembimbing prada, kepala-kepala bagian, karyawan atau pegawai pada PT Jatrindo Antaransentra.Hasil dari penelitian yaitu : 1) Proses Pengisian dokumen pemberitahuan Import Barang (PIB) di PT Jatrindo Antaransentra diuraikan dalam dua tahap yaitu persiapan dan pelaksanaan. 2) Adapun beberapa hambatan yang ditimbulkan seperti : Koneksi internet yang mengalami gangguan, pemadaman listrik secara tiba-tiba oleh PT PLN dan perbedaan bentuk fisik barang dengan dokumen.
PENERAPAN ISM CODE UNTUK MENGOPTIMALKAN KESELAMATAN KERJA KAPAL MT PUPUK INDONESIA DI PT PUPUK INDONESIA LOGISTIK Sri Dweni Astuti; Rahman Muladi
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.13

Abstract

ISM Code adalah Suatu kode (petunjuk rinci) tentang manajemen internasional untuk mengoperasikan kapal agar selamat (safe operation) dan menjaga lingkungan hidup. Permasalahan dalam Penerapan ISM Code Untuk Megoptimalkan Keselamatan Kerja Kapal yaitu adanya unsur ketidakterampilan dan ketidakcakapan awak kapal dalam mematuhi kedisiplinan aturan kerja ataupun kurangnya pengetahuan awak kapal tentang  pentingnya pelatihan di atas kapal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penerapan ISM Code di MT Pupuk Indonesia Logistik. 2) Untuk mengetahui pihak yang terlibat pada penerapan ISM Code  dengan keselamatan kerja kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara (interview), observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan (narasumber) yang dijadikan penelitian adalah pegawai yang terdiri dari bagian Divisi GM Operasional dan Divisi HSSE (Health Safety Security Environment) di PT Pupuk Indonesia Logistk.Hasil penelitian ini adalah: 1)Penerapan ISM Code Untuk Mengoptimalkan Kerja Kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik terdiri dari serangkaian kegiatan antara lain: a). Persiapan alat keselamatan kerja di atas kapal. b). Keterampilan dan kecakapan awak kapal dalam mewujudkan keselamatan di atas kapal. 2)  Secara umum Penerapan ISM Code I untuk Mengoptimalkan Keselamatan Kerja Kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik sudah berhasil dalam menangani prosedur-prosedur keselamatan pengperasian kapal di antaranya prosedur menghadapi cuaca buruk, prosedur menghadapi alur pelayaran sempit, prosedur kemudi darurat dan lain- lain.
PROSES DOCKING KAPAL TUG BOAT ELION OLEH PERUSAHAAN KEAGENAN PT JASA MATIRIM WAWASAN NUSANTARA CABANG BANTEN DI MERAK Hotmanahan Sihombing; Tatiana Dwi Lestari
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.10

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu:1). Ditemukan beberapa sertifikat dan dokumen kapal yang telah habis masa berlakunya (expired) dan perlu di endorsement (pengukuhan) 2). Ditemukan alat keselamatan berupa alah pendeteksi asap (smoke detector) yang tidak berfungsi atau rusak 3). SART (Seacrh and Rescue Radar Transponder) kadaluwarsa atau expired 4). Red Handflare tidak berfungsi. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara Cabang Banten di Merak, 2). Untuk mengetahuiadakah hambatan-hambatan yang timbul dalam proses docking kapal Tug Boat Elion.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara Cabang Merak Banten dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Mei 2018. Penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang dilakukan dengan cara pencanderaan dan menghubungkan data-daya yang diperoleh di lapangan dengan teori yang digunakan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini adalah: 1). Proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara cabang Banten di Merak melalui 3 (tiga) tahapan untuk tercapainya proses docking kapal Tug Boat Elion antara lain: a). Persiapan Pelaksanaan Docking Kapal Tug Boat Elion b). Pelaksanaan Docking Kapal Tug Boat Elion c).Penyelesaian Kapal Tug Boat Elion setelah naik dock. 2). Secara umum proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara cabang Banten di Merak telah berjaan lancar, meskipun demikian masih ada hambatan yaitu a). Ditemukan beberapa sertifikat dan dokumen kapal yang telah habis masa berlakunya (expired) dan perlu di endorsement (pengukuhan) b). Ditemukan alat keselamatan berupa alat pendeteksi asap(smoke detector) yang tidak berfungsi atau rusak c). SART (Seacrh and Rescue Radar Transponder) kadaluwarsa atau expired d). Red Handflare tidak berfungsi.
PROSES PENANGANAN ROKOK HASIL PENYELUNDUPAN DARI LUAR NEGERI MELALUI LAUT DI KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI TIPE MADYA PABEAN B KOTA JAMBI Arif Nofa Sugiyanto; Irfan Kurniawan
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.11

Abstract

Penyelundupan merupakan tindak kejahatan yang dapat merugikan negara, oleh karena itu aparat/Bea dan Cukai selalu berupaya untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan. Dalam proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi ada permasalahan yaitu kurangnya petugas penindakan yang mengakibatkan keterlambatan penyergapan barang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi dan untuk mengetahui apakah ada hambatan yang terjadi pada proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi.Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode yang digunakan untuk memberikan penjelasan dan gambaran mengenai kejadian/fakta di lapangan sebagai informasi yang bisa dipercaya. Sedangkan informan (narasumber) dalam penelitian ini yaitu semua pegawai KPPBC Kota Jambi.Hasil penelitian ini adalah proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi terdiri dari serangkaian kegiatan antara lain 1) persiapan Proses Penanganan Rokok Hasil Penyelundupan yang meliputi: a. persiapan peralatan, b. persiapan SDM, dan c. persiapan TPS. 2) pelaksanaan Proses Penanganan Rokok Hasil Penyelundupan yang meliput 10 proses yaitu a. proses penyelidikan barang, b. proses penyergapan barang c. proses pemeriksaan barang, d. proses.penyitaan barang, e. proses penyerahaan barang ke pabean, f. proses penimbunan barang, g. penetapan barang ke Barang Milik Negara, h., Persiapan Pemusnahan i, Pemusnahan Barang dan j, proses pelaporan barang ke pusat. 3) kesimpulan secara umum proses penanganan rokok hasil penyelundupan dari luar negeri melalui laut di KPPBC Kota Jambi telah berhasil dilaksanakan, meskipun demikian masih ada hambatan berupa kurangnya petugas dan tempat penimbunan sementara yang terjadi di sana, hambatan tersebut dapat diatasi dengan penambahan petugas dan penambahan tempat penimbunan sementara.
PROSES PENGURUSAN PERPANJANGAN DOKUMEN KAPAL SEBAGAI SYARAT PENERBITAN SURAT PERSETUJUAN BERLAYAR DI KSOP KELAS III TANJUNG WANGI Sukrisno Sukrisno; Chehtiar Denis Piaratama
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.6

Abstract

Permasalahan dalam Proses Pengurusan Perpanjangan Dokumen Kapal yaitu terbatasnya staf operasional/ agency, kurangnya kesadaran owner kapal dalam melengkapi kapalnya dengan peralatan yang memenuhi standar dan kurang profesionalnya petugas KSOP di kantor dalam melayani masyarakat/ agen kapal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal sebagai salah satu syarat penerbitan SPB di KSOP oleh PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi. 2) Untuk menjelaskan hambatan yang terjadi dalam proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal di KSOP oleh PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Varia Usaha Lintas SegaraTbk Cabang Banyuwangi dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan April 2018. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara (interview), observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan (narasumber) yang dijadikan penelitian adalah pegawai yang terdiri dari bagian Divisi Operasional/ Agency, Internal Audit dan Branch Head PT Varia Usaha Lintas SegaraTbk Cabang Banyuwangi.Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal sebagai salah satu syarat penerbitan Surat Persetujuan Berlayar di KSOP diawali dengan adanya kesepakatan dari kedua belah pihak yaitu principal atau pemilik kapal dengan ship agency sampai menghasilkan surat persetujuan kerja sama. Setelah adanya kesepakatan, ship agency memulai memperpanjang dokumen kapal yang sudah habis masa berlakunya dan membuat surat permohonan di KSOP perihal perpanjangan dokumen kapal dilanjutkan pemeriksaan dari petugas marine inspector, setelah menghasilkan pemeriksaan tanpa ada penangguhan, KSOP sesegera mungkin akan menerbitkan Sertifikat Baru dan Surat Ijin Berlayar untuk kapal.2) Demikian masih ada beberapa hambatan antara lain: a) Terbatasnya staf operasional agency yang mengurus perpanjangan dokumen kapal di PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi.b) Kurangnya kesadaran owner kapal dalam melengkapi kapalnya dengan peralatan yang memenuhi standart
PENGARUH ASMETRI INFORMASI, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA RIIL (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Indeks JII Periode 2004-2013) Noviana Puspitasari
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis pengaruh asimetri informasi, leverage dan profitabilitas terhadap manajemen laba riil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris bahwa asimetri informasi, leverage dan profitabilitas terhadap manajemen laba riil pada perusahaan manufaktur go public yang tergabung dalam Indeks LQ-45 dan JII.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 181 perusahaan untuk indeks LQ-45 dan 163 perusahaan untuk JII. Teknik pengamilan sampel dengan metode Purposive Sampling.Metode analisis data yang digunakan adalah regresi liniear berganda sedangkan uji statistik dengan menggunakan Uji R2 , Uji F dan Uji t(pengujian hipotesis).Hasil dari penelitian ini menunjukkan untuk indeks LQ-45 asimetri informasi berpengaruh terhadap manajemen laba riil, leverage dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba riil sedangkan untuk indeks JII asimetri informasi tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap manajemen laba.
PENERAPAN ISM CODE UNTUK MENGOPTIMALKAN KESELAMATAN KERJA KAPAL MT PUPUK INDONESIA DI PT PUPUK INDONESIA LOGISTIK Astuti, Sri Dweni; Muladi, Rahman
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.13

Abstract

ISM Code adalah Suatu kode (petunjuk rinci) tentang manajemen internasional untuk mengoperasikan kapal agar selamat (safe operation) dan menjaga lingkungan hidup. Permasalahan dalam Penerapan ISM Code Untuk Megoptimalkan Keselamatan Kerja Kapal yaitu adanya unsur ketidakterampilan dan ketidakcakapan awak kapal dalam mematuhi kedisiplinan aturan kerja ataupun kurangnya pengetahuan awak kapal tentang  pentingnya pelatihan di atas kapal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penerapan ISM Code di MT Pupuk Indonesia Logistik. 2) Untuk mengetahui pihak yang terlibat pada penerapan ISM Code  dengan keselamatan kerja kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara (interview), observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan (narasumber) yang dijadikan penelitian adalah pegawai yang terdiri dari bagian Divisi GM Operasional dan Divisi HSSE (Health Safety Security Environment) di PT Pupuk Indonesia Logistk.Hasil penelitian ini adalah: 1)Penerapan ISM Code Untuk Mengoptimalkan Kerja Kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik terdiri dari serangkaian kegiatan antara lain: a). Persiapan alat keselamatan kerja di atas kapal. b). Keterampilan dan kecakapan awak kapal dalam mewujudkan keselamatan di atas kapal. 2)  Secara umum Penerapan ISM Code I untuk Mengoptimalkan Keselamatan Kerja Kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik sudah berhasil dalam menangani prosedur-prosedur keselamatan pengperasian kapal di antaranya prosedur menghadapi cuaca buruk, prosedur menghadapi alur pelayaran sempit, prosedur kemudi darurat dan lain- lain.
PROSES PENGURUSAN PERPANJANGAN DOKUMEN KAPAL SEBAGAI SYARAT PENERBITAN SURAT PERSETUJUAN BERLAYAR DI KSOP KELAS III TANJUNG WANGI Sukrisno, Sukrisno; Piaratama, Chehtiar Denis
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.6

Abstract

Permasalahan dalam Proses Pengurusan Perpanjangan Dokumen Kapal yaitu terbatasnya staf operasional/ agency, kurangnya kesadaran owner kapal dalam melengkapi kapalnya dengan peralatan yang memenuhi standar dan kurang profesionalnya petugas KSOP di kantor dalam melayani masyarakat/ agen kapal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal sebagai salah satu syarat penerbitan SPB di KSOP oleh PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi. 2) Untuk menjelaskan hambatan yang terjadi dalam proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal di KSOP oleh PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Varia Usaha Lintas SegaraTbk Cabang Banyuwangi dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan April 2018. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara (interview), observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan (narasumber) yang dijadikan penelitian adalah pegawai yang terdiri dari bagian Divisi Operasional/ Agency, Internal Audit dan Branch Head PT Varia Usaha Lintas SegaraTbk Cabang Banyuwangi.Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal sebagai salah satu syarat penerbitan Surat Persetujuan Berlayar di KSOP diawali dengan adanya kesepakatan dari kedua belah pihak yaitu principal atau pemilik kapal dengan ship agency sampai menghasilkan surat persetujuan kerja sama. Setelah adanya kesepakatan, ship agency memulai memperpanjang dokumen kapal yang sudah habis masa berlakunya dan membuat surat permohonan di KSOP perihal perpanjangan dokumen kapal dilanjutkan pemeriksaan dari petugas marine inspector, setelah menghasilkan pemeriksaan tanpa ada penangguhan, KSOP sesegera mungkin akan menerbitkan Sertifikat Baru dan Surat Ijin Berlayar untuk kapal.2) Demikian masih ada beberapa hambatan antara lain: a) Terbatasnya staf operasional agency yang mengurus perpanjangan dokumen kapal di PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi.b) Kurangnya kesadaran owner kapal dalam melengkapi kapalnya dengan peralatan yang memenuhi standart
PROSES PENGISIAN DOKUMEN PEMBERITAHUAN IMPORT BARANG (PIB) YANG TERHUBUNG DENGAN ELECTRONIC DATA INTERCHANGE (EDI) SYSTEM PADA PT JATRINDO ANTARANSENTRA JAKARTA Sajudi, Sajudi; Faizal, Hajar Very
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.8

Abstract

Proses pengisian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang terhubug dengan Electronic Data Interchange (EDI) System di Jakarta sering terjadi berbagai kendala diantaranya adalah koneksi internet yang mengalami gangguan, pemadaman listrik secara tiba-tiba oleh PT PLN, serta perbedaan bentuk fisik barang dengan dokumen. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui proses pengisian dokumen pemberitahuan Import Barang (PIB) di PT Jatrindo Antaransentra. 2) Untuk mengetahui apakah ada hambatan-hambatan yang terjadi pada proses pengisian dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) di PT Jatrindo Antaransentra.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Jatrindo Antaransetra Jakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah pemandu, pembimbing prada, kepala-kepala bagian, karyawan atau pegawai pada PT Jatrindo Antaransentra.Hasil dari penelitian yaitu : 1) Proses Pengisian dokumen pemberitahuan Import Barang (PIB) di PT Jatrindo Antaransentra diuraikan dalam dua tahap yaitu persiapan dan pelaksanaan. 2) Adapun beberapa hambatan yang ditimbulkan seperti : Koneksi internet yang mengalami gangguan, pemadaman listrik secara tiba-tiba oleh PT PLN dan perbedaan bentuk fisik barang dengan dokumen.
PROSES DOCKING KAPAL TUG BOAT ELION OLEH PERUSAHAAN KEAGENAN PT JASA MATIRIM WAWASAN NUSANTARA CABANG BANTEN DI MERAK Sihombing, Hotmanahan; Lestari, Tatiana Dwi
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.10

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu:1). Ditemukan beberapa sertifikat dan dokumen kapal yang telah habis masa berlakunya (expired) dan perlu di endorsement (pengukuhan) 2). Ditemukan alat keselamatan berupa alah pendeteksi asap (smoke detector) yang tidak berfungsi atau rusak 3). SART (Seacrh and Rescue Radar Transponder) kadaluwarsa atau expired 4). Red Handflare tidak berfungsi. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara Cabang Banten di Merak, 2). Untuk mengetahuiadakah hambatan-hambatan yang timbul dalam proses docking kapal Tug Boat Elion.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara Cabang Merak Banten dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Mei 2018. Penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang dilakukan dengan cara pencanderaan dan menghubungkan data-daya yang diperoleh di lapangan dengan teori yang digunakan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini adalah: 1). Proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara cabang Banten di Merak melalui 3 (tiga) tahapan untuk tercapainya proses docking kapal Tug Boat Elion antara lain: a). Persiapan Pelaksanaan Docking Kapal Tug Boat Elion b). Pelaksanaan Docking Kapal Tug Boat Elion c).Penyelesaian Kapal Tug Boat Elion setelah naik dock. 2). Secara umum proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara cabang Banten di Merak telah berjaan lancar, meskipun demikian masih ada hambatan yaitu a). Ditemukan beberapa sertifikat dan dokumen kapal yang telah habis masa berlakunya (expired) dan perlu di endorsement (pengukuhan) b). Ditemukan alat keselamatan berupa alat pendeteksi asap(smoke detector) yang tidak berfungsi atau rusak c). SART (Seacrh and Rescue Radar Transponder) kadaluwarsa atau expired d). Red Handflare tidak berfungsi.

Page 1 of 2 | Total Record : 12