cover
Contact Name
-
Contact Email
agrolandnasional@gmail.com
Phone
+6285341013266
Journal Mail Official
agrolandnasional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Core Subject : Agriculture,
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian (P-ISSN: 0854-641X ; E-ISSN: 2407-7607) is a scientific journal published by Tadulako University. This journal specializes in the study of agriculture. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Agriculture to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published is 3 times a year. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of agriculture related to aspects of Soil Science, Food Science, Agricultural Economics, Agronomy, Agricultural Diversification and Plant Protection. The manuscript must be original research, written in Bahasa (Indonesia), and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 262 Documents
Analisis Rantai Pasok Produk Karkas Ayam Utuh di PT Ciomas Adisatwa Unit Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Randa Manurung; Agus Setiadi; Mukson Mukson
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i3.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran rantai pasok, margin dan efisiensi pemsasaran, dan peramalan jumlah permintaa produksi produk karkas ayam di PT Ciomas Adisatwa Unit Pabelan. Metode penelitian menggunakan metode survei. Penentuan responden menggunakan metode snawball dan accidental sampling. Snowball sampling digunakan untuk menelusuri anggota rantai pasok, antara lain supplier, produsen dan retailer sedangkan anggotavrantai pasok untuk konsumen ditentukan secara accidental sampling. Analisus data menggunakan deskriptif dan perhitungan ekonomi (margin dan efisiensi pemasaran). Hasil penelitian menunjukan bahwa anggota aliran rantai pasok terdiri dari peternak, PT Ciomas Adisatwa Unit Pabelan, , super market, broker best meat, broker biasa, pedagang dan konsumen akhir. Aliran rantai pasok (barang, uang dan informasi) berlangsung secara sistematis dan sesuai dengan kesepakatan masing-masing aliran rantai. Margin pemasaran produk karkas ayam dengan ukuran 0.7, 0.8 dan 1.0 kg pada saluran 1 (PT Ciomas Adisatwa-Broker biasa-Pedagang-Konsumen) sebesar Rp. 6.000, Rp. 6.500 dan Rp. 6.500. Saluran 2 (PT Ciomas Adisatwa-Broker best meat-Konsumen) sebesar Rp. 0 dan saluran 3 (PT Ciomas Adisatwa-Super Market-Konsumen) sebesar Rp. 7.250, Rp 8.550 dan Rp. 8.300. Efisiensi pemasaran saluran 1 sebesar 78,18%, 79,03% dan 80,88%, pada saluran 2 sebesar 100% dan pada saluran 3 sebesar 77,16%, 76,61% dan 79,66% yangmenunjukan proses pemasaran tergolong efisien. Hasil Data Envelopment Analysis (Peternak terhadap PT Ciomas Adisatwa) dan (PT Ciomas Adisatwa terhadap pengecer) pada tahun 2018-2020 masing-masing sebesar 100% yang menggambarkan aliran pengadaan bahan baku dan pemasaran kepada retailer tergolong efisien. Peramalan jumlah permintaan karkas ayam ukuran 0.7, 0,8 dan 1.0 ekor pada Januari 2021 sebesar 28.395, 32.070 dan 21.867 ekor. Peramalan jumlah produksi ayam ukuran 0.7, 0.8 dan 1.0 ekor sebesar 46.142, 52.134 dan 35.626 ekor.
Analisis Pengeluaran Rumah Tangga Selama Pandemi Covid –19 di Bandung Dhaifina Ghassani; Ernah Ernah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i3.949

Abstract

Kota Bandung merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kesejahteraan yang baik jika dilihat dari pengeluaran rumah tangganya. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2018 dan 2019, rata-rata lebih dari 60% pengeluaran rumah tangga di Kota Bandung didominasi oleh pengeluaran non pangan. Terjadinya pandemi covid-19 membuat masyarakat banyak yang mengalami penurunan pendapatan yang akan berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat yang menurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik serta pengeluaran rumah tangga responden penerima bantuan. Penelitian dilakukan di Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, pada bulan Februari-Maret 2021. Metode yang digunakan adalah survei dengan analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik dan pengeluaran rumah tangga responden penerima bantuan sesuai tahapan keluarga sejahtera menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)selama pandemi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, berusia 41-50 tahun, pendidikan terakhir SMA, tidak bekerja dan memiliki 4-6 anggota keluarga. Pengeluaran rumah tangga keluarga sejahtera I dan keluarga sejahtera II didominasi oleh pengeluaran pangan sebanyak 58,4% dan 56,3% dari total pengeluaran, sementara pengeluaran rumah tangga keluarga sejahtera III didominasi oleh pengeluaran non pangan sebanyak 50,8% dari total pengeluaran. Pengeluaran pangan tertinggi pada keluarga sejahtera I dan II yaitu kelompok beras, telur dan ayam sedangkan pengeluaran pangan tertinggi keluarga sejahtera III yaitu kelompok beras, sayur dan buah. Pengeluaran non pangan keluarga sejahtera I, II, dan III didominasi oleh pengeluaran listrik dan pulsa.
Analisis Pengendalian Persediaan Karkas Ayam Broiler di PT Ciomas Adisatwa, Pabelan, Kabupaten Semarang Gadis Midori Ernanda Pudjiono; Titik Ekowati; Suryani Nurfadillah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i1.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah pemesanan bahan baku yang optimal dalam satu periode, menganalisis jumlah safety stock bahan baku yang diperlukan dalam satu periode, serta menganalisis perbandingan efisiensi metode pengendalian persediaan menggunakan kebijakan perusahaan dan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Metode penelitian menggunakan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh dari data data historis perusahaan selama kurun waktu satu tahun dari bulan Januari-Desember 2020. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data pembelian bahan baku, penggunaan bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, serta frekuensi pembelian. Metode analisis data menggunakan rumus EOQ, safety stock, reorder point, dan total inventory cost dalam periode satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ belum mampu mengefisienkan dan mengefektifkan pengendalian persediaan bahan baku karkas AU 0,7 dan AU 0,8 di PT Ciomas Adisatwa, Pabelan, Kabupaten Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa total inventory cost dengan menggunakan metode aktual perusahaan untuk AU 0,7 sebesar Rp58.696.579,00 dan AU 0,8 sebesar Rp201.819.611,00, sedangkan saat menggunakan metode EOQ didapatkan hasil sebesar Rp69.031.800,00 untuk AU 0,7 dan Rp208.402.603,00 untuk AU 0,8. Inventory Turnover yang diperoleh adalah sebesar 1,79 untuk AU 0,7 dan 0,00832 untuk AU 0,8 menggunakan metode aktual perusahaan, sedangkan dengan menerapkan EOQ diperoleh hasil sebesar 1,59 untuk AU 0,7 dan 0,00827 untuk AU 0,8.
Kontribusi Sub Sektor Pertanian Dalam Perekonomian di Kabupaten Sigi Andi Pribadi; Alimudin Laapo; Dewi Nur Asih
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i1.980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kontribusi sub sektor pertanian dalam perekonomian Kabupaten Sigi, Menentukan sektor pertanian basis di Kabupaten Sigi dalam memprioritaskan pembangunan wilayah untuk dapat bersaing di perekonomian Sulawesi Tengah dan Menganalisis pertumbuhan sektor pertanian dan daya saing pertanian di Kabupaten Sigi. Hasil analisis kontribusi Kontribusi terbesar sektor pertanian dalam pembentukan PDRB Kabupaten Sigi selama Tahun (2013-2017) terjadi pada Tahun 2014 dengan nilai 51,58 persen, sedangkan kontribusi terendah terjadi pada Tahun 2017 dengan nilai 47,58 persen. Sub sektor tanaman pangan walaupun mengalami penuruna dalam beberapa tahun terakhir tetap menjadikan sub sektor tanaman pangan menjadi pemberi kontribusi dalam pembentukan PDRB di Kabupaten Sigi. Berdasarkan analisis LQ diketahui sektor pertanian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 1,49, yang menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu sektor basis di Kabupaten Sigi. Jika dilihat dari sub sektor, maka keunggulan komparatif pada sektor pertanian sangat dipengaruhi oleh sub sektor tanaman perkebunan dengan besar nilai rata-rata 1,72, dan subsektor tanaman pangan sebesar dengan nilai rata-rata, sebesar 1.15. Melalui analisis Shift Share komponen provincial share menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki kontribusi yang besar terhadap kinerja perekonomian Sigi yang dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 48.44 miliar rupiah. Komponen proportional shift menunjukkan nilai sektor pertanian sebesar -406,949 miliar rupiah yang berarti bahwa perekonomian Kabupaten Sigi berspesialisasi pada sektor yang sama dan tumbuh lambat pada perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah. Komponen differential shift menunjukkan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki keunggulan kompetitif dengan nilai sebesar 1.30 miliyar rupiah.
Analisis Komoditas Basis Sub Sektor Tanaman Pangan di Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Hardin M. Hamsir; Hadayani Hadayani; Arifuddin Lamusa
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i1.981

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: a). mengetahui komoditas basis dan non basis sub sektor tanaman pangan di Kecamatan Buko Selatan. b). mengetahui perubahan peranan komoditas basis dan non basis sub sektor tanaman pangan di Kecamatan Buko Selatan dan c). mengetahui pertumbuhan dan daya saing komoditas sub sektor tanaman pangan di Kecamatan Buko Selatan. Metode penelitian antara lain: Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah a). analisis Location Quotient. b). analisis Dynamic Location Quotient dan c). analisis Shift Share. Hasil Analisis a). analisis Location Quotient terdapat dua jenis komoditas basis yakni, komoditas kacang tanah dengan rata-rata nilai LQ 2,64 dan ubi jalar dengan rata-rata LQ 1,01. b). Analisis Dynamic Location Quotient terdapat dua jenis komoditas yang diharapkan menjadi basis dimasa yang akan datang yakni, komoditas kacang tanah dengan rata-rata nilai DLQ 4,59 dan ubi jalar dengan rata-rata DLQ 1,40. c). analisis gabungan Location Quotient dan Dynamic Location Quotient bahwa komoditas kacang tanah dan ubi jalar tetap menjadi komoditas basis dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Sebaliknya, komoditas jagung dan ubi kayu juga tetap menjadi komoditas non basis dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Hasil analisis Shift Share adalah: a). pertumbuhan proporsional (PP) bahwa semua komoditas sub sektor tanaman pangan bernilai PP positif. b). Pertumbuhan Pangsa Wilayah (PPW) bahwa komoditas jagung bernilai PPW positif. Sebaliknya, komoditas komoditas kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar bernilai PPW negatif.
Pengendalian Hama Spodoptera exigua Hubner. pada Tanaman Bawang Merah Varietas Lembah Palu dengan Penggunaan Pupuk dan Mulsa Valentino Valentino; Abd. Rahim Thaha
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.982

Abstract

Pengendalian hama Spodoptera exigua Hubner. Pada Tanaman Bawang Merah Varietas Palu Dengan Menggunakan Pupuk Dan Mulsa (Dibimbing oleh Abd. Rahim Thaha dan Shahabuddin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk dan mulsa terhadap intensitas S. exigua dan hasil varietas bawang merah Lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan di Bolu Pountu Jaya, Desa Sigi, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, dari bulan September hingga November 2013. Penelitian ini menggunakan pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah penggunaan berbagai jenis mulsa yang terdiri dari empat perlakuan yaitu Tanpa Mulsa (M0), Mulsa Jerami Padi (M1), Mulsa Kakao (M2) dan Mulsa Plastik (M3). Sedangkan faktor kedua adalah berbagai jenis pupuk terdiri dari tiga perlakuan. Pupuk cair organik (P1), pupuk quano (P2) dan pupuk sintetis (P3). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 36 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pada berbagai jenis pupuk dan mulsa terhadap intensitas S. exigua dan jumlah hasil bawang merah. Aplikasi berbagai jenis mulsa berpengaruh signifikan terhadap intensitas S. exigua. Penggunaan mulsa jerami padi mampu mengurangi intensitas S. exigua sebesar 20,83%, sedangkan penggunaan mulsa kulit kakao meningkatkan hasil bawang merah sebesar 47,61%.
Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Cabai Rawit di Desa Girikulon Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Nila Maemunah; Bambang Mulyatno S; Agus Setiadi
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi yang meliputi luas lahan, jumlah benih, pupuk kandang, pupuk ZA, pupuk TSP, pupuk KCl dan pestisida secara parsial dan serempak terhadap produksi usaha tani cabai rawit serta menganalisis tingkat efisiensi teknis dan ekonomis penggunaan faktor-faktor produksi usahatani cabai rawit di Desa Girikulon Kecamatan Getasan Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2019 di Desa Girikulon Kecamatan Getasan Kabupaten Magelang. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive). Metode pengambilan sampel yaitu dengan teknik Probability sampling melalui pendekatan purposive sampling yaitu petani yang melakukan budidaya cabai rawit secara monokultur. Petani yang melakukan budidaya cabai rawit secara monokultur berjumlah 33 orang. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresilinier berganda yang ditransformasikan kedalam fungsi produksi model Cobb-Douglas dan analisis efisiensi teknis serta efisiensi ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor produksi berupa luas lahan, jumlah benih, tenaga kerja, pupuk kandang, pupuk ZA, pupuk TSP, pupuk KCl dan pestisida secara serempak berpengaruh terhadap jumlah produksi cabai rawit. Secara parsial faktor produksi berupa luas lahan , jumlah benih, tenaga kerja, pupuk kandang, pupuk ZA dan pestida berpengaruh secara signifikan sedangkan pupuk TSP dan pupuk KCL tidak berpengaruh secara signifikan Hasil analisis efisiensi yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor produksi berupa luas lahan, pupuk KCL dan pestisida tidak efisien secara teknis dan ekonomis, Sedangkan faktor produksi jumlah benih, tenaga kerja, pupuk kandang, pupuk ZA dan pupuk TSP tidak efisien secara teknis dan belum efisien secara ekonomis.
Analisis Faktor-Faktor yang Memegaruhi Produksi Sawah Padi di Desa Uetoli Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una Tri Ifgayani; Made Antara; Lien Damayanti
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.984

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi padi sawah di Desa Uetoli Kecamatan Ampana Tete. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Uetoli Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-una dengan pertimbangan bahwa desa tersebut merupakan salah satu penghasil beras. Populasi dalam penelitian ini adalah petani padi sawah di Desa Uetoli dengan jumlah responden 34 orang petani dengan model yang digunakan adalah analisis variabel fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian yang diperoleh Variabel Luas lahan (X1), Benih(X2), pupuk urea(X3), pupuk ponskha(X4), Tenaga kerja(X5), dengan nilai F-hitung sebesar (58,528) > F-tabel (3,76) signifikan pada α = 1%. Berpengaruh terhadap peningkatan produksi dengan nilai R analisis berpengaruh terhadap peningkatan produksi dengan nilai R² sebesar 0,955 menunjukan 95,5% variasi produksi padi sawah (Y) dapat dijelaskan oleh variable Luas Lahan (X1), Benih(X2), pupuk urea(X3), pupuk ponskha(X4), Tenaga kerja(X5). Koefisien regresi/ elastisias luas lahan (X1) = 0,429, jumlah benih (X2) = 0,217, jumlah pupuk urea(X3) = 0,169, pupuk ponskha(X4) = 0,163, Tenaga kerja(X5) = 0,155.
Analisis Pendapatan Pola Usahatani Berbasis Tanaman Pangan dan Peternakan di Kabupaten Grobogan Siti Rohmatin Wisudawati; Mukson Mukson; Wiludjeng Roessali
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan pola usahatani berbasis tanaman pangan dan peternakan di Kabupaten Grobogan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2018 di Kecamatan Pulokulon dan Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan melakukan wawancara langsung menggunakan panduan kuesioner. Metode penentuan jumlah sampel yang digunakan yaitu Quota Sampling. Petani responden sebagai sampel berjumlah 70 orang dan diambil dengan metode Snowball Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola usahatani yang dijalankan responden, pola I yaitu padi-jagung-kedelai-sapi dan pola II yaitu padi-jagung-padi-sapi. Rata-rata pendapatan usahatani dengan pola I adalah Rp 16.596.380,-/tahun pada skala usaha 0,32 ha, sedangkan rata-rata pendapatan usahatani dengan pola II lebih rendah yaitu Rp 16.222.162,-/tahun pada skala usaha 0,30 ha. R/C Rasio pola I dan pola II yaitu 1,54. Profitabilitas usahatani pola I yaitu 53,91% dan profitabilitas pola II yaitu 53,74%. Nilai R/C Rasio dan profitabilitas menunjukkan bahwa kedua pola usahatani tersebut layak dijalankan dan profitable, karena nilai R/C Rasio > 1 dan profitabilitas lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat suku bunga kredit bank.
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Produksi Terhadap Produksi Padi Anggota Kelompok Tani Margo Utomo Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang M. S. Hutahaean; B. M. Setiawan; E. Prasetyo
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi padi dan menganalisis tingkat efisiensi teknis dan efisiensi ekonomis penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani padi di anggota Kelompok Tani Margo Utomo Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2018 di Kelompok Tani Margo Utomo Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Penentuan lokasi ditentukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian dan penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan metode sensus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dari hasil wawancara menggunakan alat bantu kuesioner dengan seluruh anggota Kelompok Tani Margo Utomo yaitu 50 Responden. Metode analisis data menggunakan metode analisis linier regresi berganda yang ditransformasi kedalam fungsi produksi model Cobb-Douglas dan analisis efisiensi teknis serta efisiensi ekonomis yang diuji menggunakan analisis uji beda (one sample T test). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan faktor produksi luas lahan, benih dan pupuk urea berpengaruh nyata terhadap hasil produksi sedangkan faktor produksi tenaga kerja dan pestisida tidak berpengaruh nyata terhadap hasil produksi. Penggunaan faktor produksi luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk urea dan pestisida tidak efisien secara teknis. Faktor produksi luas lahan, benih, pupuk urea belum efisien secara ekonomis sedangkan faktor produksi tenaga kerja dan pestisida tidak efisien secara ekonomis.