cover
Contact Name
Muhamad Basyrul Muvid
Contact Email
muvid@dinamika.ac.id
Phone
+6285732569344
Journal Mail Official
jurnal.eduaksara@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wonocolo Utara Gg. V No.18 Jemur Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published by CV. Global Aksara Pers
ISSN : 2962715X     EISSN : 28304721     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10842750
Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan merupakan jurnal yang fokus menerbitkan artikel ilmiah dalam bidang pendidikan dan kebudayaan yang diterbitkan oleh CV. Global Aksara Pers. Jurnal Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan pertama kali terbit pada tahun 2022 dengan ruang lingkup artikel yang diterima yaitu pendidikan, pembelajaran, pemikiran pendidikan, metode, strategi dan media pembelajaran, sosial budaya, seni budaya dan topik kebudayaan dan peradaban lainnya. Jurnal Edu Aksara terbit 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.
Articles 104 Documents
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTsN 11 Jombang
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7950490

Abstract

Sebagai Madrasah Piloting, MTsN 11 Jombang mempunyai tanggung jawab yang besar menjadi percontohan Madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Sebagai konsekuensinya, MTsN 11 Jombang mengoptimalkan peran seluruh warga Madrasah guna mensukseskan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di MTSN 11 Jombang. Di MTsN 11 Jombang projek P5 dan P2RA ada 4, yaitu pemilihan ketua Osim, membuat keripik, sampahku tanggung jawabku, dan gerakan cinta Al-Qur’an. Setiap projek tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu yang berbeda tergantung kebutuhan, berkisar 2 sampai 3 bulan. Pelaksana kegiatan projek adalah fasilitator yang sudah ditunjuk oleh Madrasah, dan dikoordinir oleh koordinator projek. Sebelum pelaksanaan projek, Madrasah melakukan perencanaan projek terlebih dahulu mulai dari pembentukan tim fasilitator, penentuan projek, jadwal projek, sampai pelaporan projek. Untuk tahun pelajaran berikutnya, kurikulum merdeka diterapkan di kelas VII dan kelas VIII. Hal ini memerlukan persiapan yang lebih matang dari perencanaan projek terkait fasilitator dan koordinator yang mengawal pelaksanaan projek. Tidak hanya itu, modul projek juga diharapkan lebih detail dan bermakna sehingga output dari projek bisa diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan pengalaman hidup yang bermakna.
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Universitas Syiah Kuala
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8115167

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual di bidang pendidikan menjadikan sivitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK) perlu melakukan sebuah tindakan, salah satunya dengan membentuk badan yang dapat mencegah dan menangani kekerasan seksual di Universitas Syiah Kuala. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan BEM USK, BEM FISIP USK, dan UP3AI dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual, untuk mengetahui faktor yang mendorong dan menghambat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan peran dari BEM USK meliputi menangani kasus kekerasan seksual di tingkat USK, mensosialisasikan tentang kekerasan seksual, dan mendorong terciptanya satgas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di USK. Sementara itu bidang perlindungan mahasiswa BEM FISIP USK berperan dalam menyediakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di FISIP USK dengan bekerja sama dengan LSM Flower, dan menyediakan penanganan terhadap laki-laki yang manjadi korban kekerasan seksual khusus mahasiswa FISIP USK. Sementara itu UP3AI berperan dalam segi pencegehan kekerasan seksual berupa membentuk karaktek mahasiswa USK melalui mentor UP3AI menyampaikan kepada adik-adik asuhnya dengan selalu menekankan untuk tidak berpacaran, menjaga jarak komunikasi dengan lawan jenis, memakai pakaian yang sopan, rapi dan tertutup, serta menekankan untuk tidak boleh merokok, UP3AI juga selalu UP3AI mensosialisasikan pentingnya mengikuti pendidikan pada tingkat perkuliahan seperti disaat pakarmaru, subuh education, maupun pada kajian-kajian. Sehingga dengan adanya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di USK dapat menekan laju perkembangan kekerasan di USK dengan baik.
Pengembangan Komik Digital Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di MTsN 7 Aceh Besar
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8127652

Abstract

Peserta didik menganggap bahwa PPKn merupakan salah satu mata pelajaran yang hanya menghafal nama, tanggal maupun peristiwa, dan materi yang diajarkan  dianggap terlalu banyak. Upaya untuk memudahkan peserta didik dalam proses belajar dan mengurangi kesalahan pemahaman tersebut dengan memberikan media pembelajaran alternatif sekaligus menciptakan proses belajar yang menyenangkan yaitu dengan media komik digital PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan komik digital pada mata pelajaran PPKn untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di MTsN 7 Aceh Besar dan untuk mengetahui dengan menggunakan komik digital PPKn dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di MTsN 7 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods dengan jenis penelitian Reseach and Development dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: komik digital PPKn untuk meningkatkan minat peserta didik telah dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE divalidasi ahli dan uji coba, penilaian ahli materi dengan rerata skor 73 %  kategori “layak” dan penilaian ahli media dengan rerata skor 68 %  kategori “layak”, dan dengan menggunakan komik digital dinyatakan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik berdasarkan pencapaian minat peserta didik yang mencapai nilai 93 %. Pengembangan komik digital melalui tahap uji validasi ahli materi, ahli media serta tahapan uji coba. Komik Digital telah diuji efektivitas melalui angket respons dan minat peserta didik dalam uji coba. Sebelum menggunakan media, persentase minat belajar peserta didik menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik rendah dan setelah menggunakan media pembelajaran komik digital  persentase minat belajar peserta didik meningkat.
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Berbantuan Media Kotak Kartu Misteri (Kokami) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di MTSS Darul Hikmah
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8122491

Abstract

Pembelajaran saat ini hanya bersifat satu arah, guru seakan-akan menjadi sumber ilmu satu-satunya. Hal ini berdampak terhadap hasil belajar siswa tidak dapat dicapai dengan baik, terutama pada pembelajaran PPKn. Faktor utama penyebab rendahnya hasil belajar siswa, disebabkan karena kurangnya pengetahuan. Interaksi aktif antara siswa dengan guru atau siswa dengan siswa yang lain jarang terjadi. Siswa juga masih kurang berani untuk tampil dan berbicara di depan kelas, rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di MTsS Darul Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen dengan metode quasi eksperimen, dalam bentuk nonequivalent control group, sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang diambil dengan teknik sampling non probability sampling yang meliputi purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis statistik data yang diperoleh dari uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sampel t test, diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,00 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) terhadap hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya guru dapat menerapkan model reciprocal teaching berbantuan media kotak kartu misteri (kokami) dalam proses pembelajaran terutama pembelajaran PPKn sehingga dapat menumbuhkan semangat dan keaktifan siswa dalam belajar dan dapat meningkatkan kemampuan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa.
Potensi Ekstrakurikuler Karate Terhadap Pendidikan Karakter Peserta Didik di MTsN 9 Jombang
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8195021

Abstract

Pendidikan merupakan serangkaian usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang dengan bertujuan untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan kualitas dirinya dengan menanamkan nilai-nilai tertentu. Salah satu pendidikan yang sangat penting untuk peserta didik yaitu pendidikan karakter. Pendidikan karakter adalah pendidikan untuk membentuk kepribadian peserta didik melalui pendidikan budi pekerti, yang hasilnya terlihat dalam tindakan nyata peserta didik, yaitu tingkah laku yang baik. Pendidikan karakter dilingkungan madrasah dapat dilaksanakan melalui berbagai cara, salah satu caranya yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler karate. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrakurikuler karate terhadap pendidikan karakter pada peserta didik MTsN 9 Jombang. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler karate di MTsN 9 Jombang memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan karakter peserta didik, di antaranya nilai religius dan nilai jujur; nilai toleransi, nilai disiplin, nilai tanggung jawab, pantang menyerah, adil, nilai cinta tanah air dan nilai menghargai prestasi, sopan santun; menguasai diri, kreatif, mandiri, nilai demokratis, berpikir positif, teliti, fokus dan masih banyak yang lainnya.
Literasi Media: Media Pembelajaran Siswa Sekolah Menengah Atas di Era Digital
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8125778

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan yang turut menyukseskan kurikulum merdeka di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian pustaka dan penelitian lapangan langsung. Hasil yang ditemukan oleh peneliti yaitu banyak siswa-siswi Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan sudah mengenal beragam media, namun kurang edukasi dalam menggunakan media tersebut. Untuk itu, peneliti memberikan pelatihan sambil mengkaji salah satu bentuk softskill bagi peserta untuk mengetahui tentang Literasi Digital mereka. Untuk anak SMK khusus bidang Multimedia, mereka bisa juga diarahkan ke lembaga penyiaran untuk magang singkat terkait hal-hal teknis serta pengoperasian perangkat yang ada di lembaga penyiaran agar aplikasi terkait teori literasi media bisa diterapkan langsung di beberapa lembaga penyiaran yang ada di Bangka Belitung.
Upaya Meningkatkan Penanaman Agama dan Moral dengan Metode Berbicara Tentang Kisah Nabi dan Rasul di PAUD Rahva
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8127617

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan melalui rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan belajar dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan nilai-nilai agama dan moral pada program PAUD merupakan fondasi yang kokoh dan sangat penting keberadaannya, dan jika hal itu telah tertanam dengan baik dalam setiap insan sejak dini, hal tersebut merupakan awal yang baik bagi pendidikan anak bangsa untuk menjalani pendidikan selanjutnya. Dalam meningkatkan penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini perlu adanya beberapa metode. Tujuan dari penelitian in adalah untuk meningkatkan penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini di PAUD Rahva melalui metode bercerita. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan dua orang guru di kelas B. Data dianalisis dengan menggunakan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita tentang kisah Nabi dan Rasul di PAUD Rahva dapat meningkatkan penanaman nilai agama dan moral anak usia dini
Pembelajaran Pancasila Berbasis Agama di Perguruan Tinggi Umum Sebagai Langkah Penguatan Karakter Mahasiswa
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8194981

Abstract

Isu kebangsaan terus bergulir, mahasiswa diharapkan peka terhadap masalah kebangsaan salah satunya dengan mengikuti pembelajaran pancasila dengan baik, dengan harapan mampu memahami serta menerapkan substansi pancasila pada kehidupannya sehari-hari. Namun, akan menjadi masalah apabila pemahaman pancasila dipisahkan dengan agama. Tujuan kajian ini ialah bagaimana pancasila diikat oleh agama sehingga terbentuklah gagasan pembelajaran pancasila berbasis agama sebagai penguatan karakter mahasiswa di perguruan tinggi umum. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan yang menelaah berbagai sumber referensi, dokumen dan buku-buku yang relevan sehingga nanti bisa menjadi bahan temuan dan analisa. Hasil temuan menjelaskan bahwa agama menjadi landasan utama dalam berpancasila sebagaimana sila pertama, sehingga penerapan pancasila harus diimbangi dengan nilai-nilai agama, agar dampak dari tindakan tersebut mampu membawa kemaslahatan secara universal, timbulnya toleransi yang baik, persatuan dan kesatuan yang kuat dan keterbukaan serta keadilan yang merata yang semua itu dipahami sebagai bagian dari beragama yang bernilai pahala; amal saleh. Hal ini sebagai langkah antisipatif terhadap pemaknaan dan pelaksanaan pancasila yang sekuler dan liberal yang tidak sesuai dengan semangat beragama di Indonesia.
Respons Anak Usia Dini dan Anak Sekolah Dasar Beserta Orang Tua Mereka pada Kegiatan Melukis di Eco-Canvas sebagai Alternatif Kanvas Styrofoam
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 2 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8196269

Abstract

Kanvas merupakan media utama yang diperlukan sebagai media dalam seni lukis. Selain kanvas dari kain, banyak pula beredar kanvas yang terbuat dari stryrofoam. Kanvas styrofoam ini digunakan sebagai media lukis anak-anak di tempat bermain, pasar malam, maupun alun-alun kota. Styrofoam termasuk dalam kelompok plastik dan mengandung berbagai zat kimia yang berbahaya bagi manusia, di antaranya benzene dan styrene. Apabila manusia terpapar zat tersebut, dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Salah satu alternatif penggunaan styrofoam sebagai media lukis yaitu dengan menggunakan eco-canvas. Eco-canvas merupakan media lukis yang ramah lingkungan yang terbuat dari ampas tebu, jerami, dan kulit jagung. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui respons anak usia dini dan anak pada jenjang sekolah dasar beserta orang tua mereka pada kegiatan melukis di eco-canvas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% anak merasa senang melukis di eco-canvas. Melukis di eco-canvas dapat melatih kreativitas dan imajinasi anak, lebih menarik dari pada melukis pada kanvas styrofoam dan lebih mudah. Mereka juga berpendapat bahwa melukis di eco-canvas melatih ketekunan anak, melatih anak untuk percaya diri,  melatih kemampuan mencermati lingkungan sekitar anak, melatih kemampuan konsentrasi anak, dan eco-canvas merupakan media lukis yang lebih aman bagi lingkungan. Oleh karena itu Eco-canvas merupakan salah satu alternatif media lukis yang sangat tepat untuk digunakan sebagai media lukis bagi anak baik di lingkungan masyarakat maupun di sekolah.
Analisis Budaya Masyarakat Katingan dalam Usaha Budidaya Sarang Burung Walet
Jurnal Edu Aksara Vol 2 No 1 (2023): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8218651

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan usaha dari budidaya sarang walet di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan mengambil lokasi penelitian di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada 5 orang yang diambil dari 10% dari 50 jumlah petani walet sarang burung walet untuk mengetahui pendapatan usaha sarang burung walet, untuk mengetahui dampak dari pendapatan usaha sarang burung walet. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil pendapatan bersih berkisar antara Rp.222.400.000, Rp.340.499.000, Rp.420.462.000, Rp.463.600.000 dan Rp.2.536.366.250. Dengan lama waktu pemeliharaan mulai dari 6 sampai 9 tahun. Hasil dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa usaha budidaya sarang burung walet layak untuk di usahakan dengan memperhatikan 3 faktor yang penting yaitu lokasi pembangunan gedung, perawatan dan pemeliharaan gedung serta lama umur gedung walet

Page 3 of 11 | Total Record : 104