cover
Contact Name
Muhamad Basyrul Muvid
Contact Email
muvid@dinamika.ac.id
Phone
+6285732569344
Journal Mail Official
jurnal.eduaksara@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wonocolo Utara Gg. V No.18 Jemur Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published by CV. Global Aksara Pers
ISSN : 2962715X     EISSN : 28304721     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10842750
Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan merupakan jurnal yang fokus menerbitkan artikel ilmiah dalam bidang pendidikan dan kebudayaan yang diterbitkan oleh CV. Global Aksara Pers. Jurnal Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan pertama kali terbit pada tahun 2022 dengan ruang lingkup artikel yang diterima yaitu pendidikan, pembelajaran, pemikiran pendidikan, metode, strategi dan media pembelajaran, sosial budaya, seni budaya dan topik kebudayaan dan peradaban lainnya. Jurnal Edu Aksara terbit 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.
Articles 104 Documents
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL AJAR DIGITAL INTERAKTIF DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Ermawan, Bintang; Alaika M. Bagus Kurnia PS
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14380100

Abstract

Pesatnya perkembangan revolusi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya peralihan dari metode pengajaran tradisional ke penggunaan teknologi digital yang lebih interaktif. Kurikulum Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bertujuan untuk memberikan keleluasaan dan kebebasan bagi guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Salah satu inovasi utama dalam kurikulum ini adalah penerapan modul pengajaran digital interaktif yang tidak hanya menyajikan materi menarik tetapi juga memungkinkan interaksi langsung sehingga memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode tinjauan literatur, yang meliputi pengumpulan dan analisis informasi dari berbagai sumber dokumen seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen terkait lainnya. Modul ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan kaya dibandingkan metode konvensional. Kurikulum Independen, yang menekankan pembelajaran pribadi dan mandiri, memungkinkan siswa untuk belajar sesuai kecepatan mereka, mengeksplorasi materi secara mendalam, dan menerima umpan balik segera. Penelitian juga menemukan bahwa modul digital interaktif meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Fitur interaktif seperti video, kuis, dan simulasi membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan memperkuat konsep yang diajarkan. Para guru melaporkan bahwa modul ini mempermudah pemantauan kemajuan siswa dan memberikan intervensi yang tepat waktu. Namun tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan perlunya pelatihan tambahan bagi guru masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi modul ini dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TENTANG HADITS KITAB BULUGHUL MARAM DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL MURTADLO PASREPAN PASURUAN Abdul Jalil, Achmad Faishol
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13892264

Abstract

Pemahaman santri tentang Hadits di Pondok Pesantren Roudlotul Murtadlo cenderung bersifat konvensional. Pengajaran yang berfokus pada hafalan dan pemahaman tekstual sering kali tidak mampu merangsang pemikiran kreatif dan pemahaman holistik. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat merangsang kreativitas dan memudahkan pemahaman konsep Hadits. Metode Mind Mapping dipilih oleh peneliti karena dianggap paling cocok dalam meningkatkan pemahaman Hadits. Oleh karena itu, ada beberapa rumusan masalah dari hal tersebut yakni bagaimana penerapan metode Mind Mapping, respon santri terhadap metode tersebut, dan apa kelebihan dan kekurangan metode tersebut. Dan tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui hasil dari penerapan metode Mind Mapping ini meningkatkan retensi atau tidak, agar mengetahui respon santri terhadap penggunaan metode Mind Mapping, dan agar mengetahui kelebihan dan kekurangan metode Mind Mapping. penelitian dan jenis pendekatan yang digunakan adalah Metode Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah wawancara dan observasi. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan; tahap pendahuluan, tahap penelitian sebenarnya, dan tahap penulisan laporan penelitian. Hasil penelitian kami setelah diterapkannya metode Mind Mapping diantaranya para santri lebih mudah untuk memahami sebuah Hadits, sebagian besar santri memberikan respon positif terhadap penerapan metode Mind Mapping dalam pembelajaran hadits kitab Bulughul Maram, Metode Mind Mapping memiliki kelebihan diantaranya seperti dalam memudahkan santri memahami hadits secara keseluruhan. Dan metode ini juga memiliki kekurangan seperti harus didampingi dengan melihat materi dari sumber asli.
INDUSTRIALISASI KESENIAN JARANAN SEBAGAI PRODUK KEARIFAN LOKAL INDONESIA Azzahra, Arsy; Devi, Aisyah; Afit, Ilma; Shodiq, Mohammad
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13971668

Abstract

Kesenian saat ini tampak semakin memudar dan terpinggirkan. Meskipun kesenian sering diadakan, tanpa adanya banyak kesempatan atau dukungan, serta semangat dari kelompok kesenian ini, maka lambat laun akan memudar. Fenomena ini terjadi pada berbagai jenis kesenian di seluruh Indonesia. Hingga kini, kesenian dianggap mampu menyesuaikan perkembangan zaman. Menghadapi kenyataan tersebut, kesenian harus banyak berbenah agar tidak terjebak dan tunduk pada arus globalisasi. Di era teknologi informasi, seniman jaranan menghadapi tantangan dan peluang dalam hal regenerasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi karena ekspektasi masyarakat yang semakin modern. Penelitian ini merupakan suatu Upaya untuk meningkatkan preferensi Masyarakat terhadap kesenian jaranan melalui sosial media, khususnya kesenian jaranan di Desa Kedamean Gresik. Melalui penelitian ini yang bertujuan tidak hanya mengembangkan minat para tim kesenian saja, tetapi juga untuk menyadarkan Masyarakat terhadap pentingnya melestarikan dan menghargai kesenian jaranan sebagai bagian dari identitas budaya lokal Indonesia. Metode yang digunakan peneliti ialah metode deskriptif kualitatif dengan menguraikan dan menggambarkan aspek yang diteliti. Data yang dikumpulkan dapat berupa naskah wawancara, catatan lapangan, foto, video tape, dokumentasi pribadi, catatan atau memo. Hasil dan pembahasan yang didapat untuk meningkatkan preferensi Masyarakat terhadap kesenian jaranan melalui sosial media serta menyadarkan Masyarakat terhadap pentingnya melestarikan dan menghargai kesenian jaranan sebagai bagian dari identitas budaya lokal Indonesia. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media sosial sebagai bentuk kreasi dan ekspresi meskipun pada penelitian ini masih perlu dikembangkan serta ditingkatkan lagi dan diharapkan untuk kedepannya mampu dan ditingkatkan lagi dalam mengembangkan kesenian jaranan yang ada di desa Kedamean Gresik.
TANGGUNG JAWAB HUMAS DALAM PEMBERIAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GRESIK Sulanam; Nur Hamidah; Azizatun Nisa’ Irsyadiyah; Aisyah Anis Maisyaroh; Lutviatul Alawiyah
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14379335

Abstract

Tanggung jawab humas di dinas pendidikan Gresik sangat penting dalam memastikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan. Tulisan ini membahas peran Humas dalam membangun citra positif, menyediakan informasi yang jelas dan akurat, serta memfasilitasi komunikasi antara pihak dinas dengan masyarakat luar. Penekanan juga diberikan pada pentingnya transparansi, responsibilitas, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan menjalankan tanggung jawab ini dengan baik, Humas dapat memperkuat hubungan antara dinas pendidikan dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap layanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui responsibilitas humas dalam pemberian pelayanan di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap landasan teori. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, pengisian kuesioner, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah jenis media yang digunakan saat ini dalam kegiatan humas di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik terdiri dari Gresik AKAS 112, Instagram dan SPAN LAPOR.
TANGGUNG JAWAB HUMAS DALAM PEMBERIAN PELAYANAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GRESIK Sulanam, Sulanam; Hamidah, Nur; Nisa’ Irsyadiyah, Azizatun; Anis Maisyaroh, Aisyah; Alawiyah, Lutviatul
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14209787

Abstract

Tanggung jawab humas di dinas pendidikan Gresik sangat penting dalam memastikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat, terutama dalam konteks pendidikan. Tulisan ini membahas peran Humas dalam membangun citra positif, menyediakan informasi yang jelas dan akurat, serta memfasilitasi komunikasi antara pihak dinas dengan masyarakat luar. Penekanan juga diberikan pada pentingnya transparansi, responsibilitas, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan menjalankan tanggung jawab ini dengan baik, Humas dapat memperkuat hubungan antara dinas pendidikan dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik terhadap layanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui responsibility humas dalam pemberian pelayanan di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis terhadap landasan teori. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, pengisian kuisioner, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah jenis media yang digunakan saat ini dalam kegiatan humas di Dinas Pendidikan kabupaten Gresik terdiri dari Gresik AKAS 112, instagram dan SPAN LAPOR.
ANALISIS SEMIOTIKA: PENANDA DAN PETANDA PADA LIRIK LAGU REALITAS KONSUMERISME KARYA GRUP BAND SUKATANI PUNK Septiana, Khusna Nur
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14378174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam makna dan kritik sosial dalam lagu "Realitas Konsumerisme" karya grup band Sukatani Punk. Dengan perpaduan antara lirik yang kritis dan gaya musik yang energik, menawarkan perspektif menarik terhadap isu-isu sosial.  Lagu tersebut mengangkat isu-isu yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat pedesaan serta fenomena sosial yang tengah berlangsung, terutama dalam konteks budaya konsumtif yang berkembang di kalangan generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, penelitian ini menganalisis hubungan antara petanda (konsep) dan penanda (bentuk) dalam lirik lagu untuk mengungkap pesan sosial yang disampaikan. Hasil penelitian diharapkan mampu menunjukkan bagaimana elemen-elemen dalam lirik lagu mencerminkan realitas konsumerisme dan relevansinya sebagai kritik terhadap kondisi sosial saat ini.
MENELAAH WACANA KURIKULUM DEEP LEARNING: URGENSI DAN PERANANNYA DALAM MENYIAPKAN GENERASI EMAS INDONESIA Muhamad Basyrul Muvid
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14403663

Abstract

Kurikulum menjadi sebuah hal yang penting dalam pendidikan, sehingga harus menyesuaikan dengan kondisi zaman agar lulusan nantinya mampu menjawab dan memenuhi kebutuhan zaman yang ada. Namun, sisi lain pendidikan juga punya problem mulai dari sumber daya guru, sarana prasarana yang belum merata padahal secara kebijakan sistem sama dari pusat. Tujuan artikel ini ialah menelaah apakah tepat wacana perubahan atau pergantian kurikulum dari merdeka belajar (kurikulum merdeka) ke kurikulum Deep Learning, yang hasil akhirnya ialah memberikan rekomendasi apakah tepat atau tidak wacana tersebut. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data dokumentasi (buku, artikel), teknik analisa data menggunakan induksi dan intepretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana perubahan kurikulum Deep Learning sebagai pengganti kurikulum merdeka tidaklah menjadi hal yang krusial atau skala prioritas. Mengingat, secara konsep, prinsip, tujuan dan paradigma pembelajaran sama tidak jauh beda, sehingga urgensi dan peranannya tidak jauh beda yang kurikulum sebelumnya yang memang mengusung pembelajaran sesuai minat, keterampilan, kontekstual, berbasis masalah, proyek dan berparadigma konstruktivistik. Kementerian pendidikan Nasional harusnya fokus pada masalah nyata yang ada di pendidikan Indonesia yakni terkait pemerataan pembangunan pendidikan Nasional yang hingga saat ini terjadi kesenjangan yang cukup tinggi antara swasta-negeri, perkotaan-pedesaan, belum lagi masih adanya daerah tertinggal, pelosok, pegunungan yang secara akses jalan, layanan internet juga masih lemah.
ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA DALAM GEOMETRI DASAR kristiani, Kristiani; Sitta Khoirin Nisa; M. Khafid Irsyadi; Fitria Yunaini
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14565686

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dalam matakuliah geoemtri dasar. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa tingkat 1 tahun akademik 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesimpulan dari penelitian ini adalah 33 % mahasiswa pada mata kuliah geometri dasar mempunyai kemampuan komunikasi matematis sangat baik, 50 % mahasiswa pada mata kuliah geometri dasar mempunyai kemampuan komunikasi matematis baik dan 17 % mahasiswa dengan kategori kemampuan komunikasi matematis cukup dan tidak ada mahasiswa dengan kategori kemampuan komunikasi matematis kurang.
PUBLIC SPEAKING SKILLS IN EDUCATION IN THE 21ST CENTURY: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Khoirunisa, Amelia; Pratama, Andika Cahya
Jurnal Edu Aksara Vol 3 No 2 (2024): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14565774

Abstract

The ability to clearly articulate ideas and engage an audience is not only essential for academic success, but also for future professional endeavors. Therefore, the development of public speaking skills is an integral part of the educational landscape. This study aims to evaluate the importance of public speaking skills in the context of 21st century education by conducting a systematic review of relevant literature. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research analyzes various studies that address public speaking from the perspective of educators and learners. The database used for this review was Google Scholar, which provides access to a wide range of scholarly articles. A total of 9 articles published between 2020 and 2024 were included in this analysis, based on specific inclusion criteria. The search strategy used keywords such as “educators‘ public speaking skills” and “learners’ public speaking skills.” Thematic data analysis techniques were used to identify key themes in the selected literature. The results showed that public speaking skills play an important role in improving the quality of learning. Educators with strong public speaking skills can foster a more interactive learning environment, motivate students and deliver materials effectively. For learners, public speaking contributes to the development of self-confidence, critical thinking and communication skills. However, there is a noticeable gap in research regarding the development of public speaking skills among educators. This research underscores the need for sustainable and integrated training programs to meet the needs of educators in improving their communication competencies. The new findings in this study resulted in 3 important points, namely the need to be an important point in public speaking for educators, namely as a Motivator, Catalyst, Facilitator.
PROBLEMATIKA PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGANI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMPN 2 WARU Rahmawati, Maulidya
Jurnal Edu Aksara Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14597732

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting untuk membentuk generasi yang beretika, moral, dan religius. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), peran guru sangat penting untuk menginternalisasikan nilai-nilai karakter melalui pengajaran dan keteladanan. Namun, dalam menjalankannya, guru PAI sering menghadapi banyak masalah. Artikel ini membahas masalah yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani pendidikan karakter siswa di SMPN 2 Waru, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Beberapa problematika yang ditemukan meliputi kurangnya dukungan dari lingkungan sekolah, di mana sinergi antara guru PAI dan elemen sekolah lainnya masih belum optimal. pengaruh negatif teknologi dan globalisasi, dapat menjadi pemicu berkurangnya nilai-nilai karakter luhur dan budi pekerti yang baik, serta variasi latar belakang siswa yang memengaruhi pemahaman dan penerapan nilai-nilai karakter. Untuk mengatasi masalah tersebut, solusi yang diusulkan adalah kolaborasi antara seluruh pihak sekolah dalam mendukung program pendidikan karakter, pengembangan metode pembelajaran interaktif yang relevan dengan perkembangan zaman, serta pelibatan orang tua dalam proses pendidikan karakter siswa. Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas peran guru PAI membangun karakter siswa di SMPN 2 Waru.

Page 5 of 11 | Total Record : 104