cover
Contact Name
Jakson Sespa Toisuta
Contact Email
jakson.toisuta28@gmail.com
Phone
+6285103507153
Journal Mail Official
jakson.toisuta28@gmail.com
Editorial Address
Jl. G. Bambapuang I. No.26 C. Lariangbangi, Kec.Makassar, Kota Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : 29629349     EISSN : 28298381     DOI : https://doi.org/10.62738/ej.v1i1
EULOGIA (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani) adalah merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2829-8381 (online), ISSN: 2962-9349 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar. dengan lingkup kajian penelitian adalah: Teologi Sistematika Teologi Biblikal Pelayanan Pastoral Konseling Gereja, Misi, dan Masyarakat Pendidikan Kristen Kepemimpinan Kristen Musik Gerejawi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024): November 2024" : 5 Documents clear
Pengaruh Kurikulum PAK Terhadap Pembentukan Karakter Siswa SMA Kasih Bagi Bangsa Jakarta Barat Hariyanto, Hariyanto; Simanungkalit, Penni A; Saputro, Mihardo
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.84

Abstract

AbstractStudent character is an important aspect of education that plays a role in shaping individual morals, ethics and personality. The PAK curriculum is designed to provide a deep understanding of Christian teachings and moral values that are expected to be applied in students' daily lives. This study aims to evaluate the effect of the PAK curriculum on student character building at Kasih Bagi Bangsa High School. The research approach is descriptive quantitative using a Likert model questionnaire for 81 students and validity testing is carried out using Pearson's product moment correlation and reliability testing using the Cronbach Alpha formula. The results of the analysis show that the PAK curriculum on character building shows a t value of 7.016 and a p value (Sig) of 0.000 which is below alpha 5% with a coefficient of determian of 0.346. This means that the PAK curriculum has an influence on character building by 34.6%. While the remaining 65.4% is influenced by other variables not examined in this study. The PAK curriculum indicator that is significant in influencing character building at Kasih Bagi Bangsa High School is experiencing spiritual growth with a sample of 81. Keywords: Curriculum, PAK, Character building, SMA Kasih Bagi Bangsa. AbstrakKarakter siswa merupakan aspek penting dalam pendidikan yang berperan dalam membentuk moral, etika, dan kepribadian individu. Kurikulum PAK dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang ajaran Kristen dan nilai-nilai moral yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kurikulum (PAK) terhadap pembentukan karakter siswa di SMA Kasih Bagi Bangsa. Pendekatan penelitian secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket model Likert terhadap 81 siswa dan dilakukan pengujian validitas dengan menggunakan korelasi product moment dari Pearson dan pengujian reliabilitas dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum PAK terhadap pembentukan karakter  menunjukkan nilai t hitung 7,016 dan p value (Sig) sebesar 0,000 yang di bawah alpha 5% dengan koefisien determian 0,346. Hal ini berarti kurikulum PAK memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter sebesar 34,6%. Sedangkan sisanya 65,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Indikator kurikulum PAK yang signifikan dalam mempengaruhi pembentukan karakter di SMA Kasih Bagi Bangsa adalah mengalami pertumbuhan spiritual dengan sampel sebanyak 81. Kata Kunci: Kurikulum, PAK, Pembentukan karakter, SMA Kasih Bagi Bangsa.
Kajian Teologis Pelayanan Pastoral Berdasarkan Yohanes 21:15-17 Serta Implikasinya Dalam Penggembalaan Gereja Masa Kini Ibrahim, Ibrahim; Saputra, Yohanes Subianto; Samjar, Sardi
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.85

Abstract

ABSTRACTPastoral ministry has an important role in determining the progress and retreat of a church. Shepherding is an activity that does many good things, such as helping sick congregations, praying for them, and caring for those in need. This research aims to descriptively describe pastoral ministry in John 21:15-17 to answer the basic needs of pastoral care today. Pastoral ministry in the perspective of the Gospel of John 21:15-17 is that pastoral ministry must be able to influence the life of the congregation as a whole. Pastoral service is carried out on a continuous basis accompanied by sincere love as the basis for pastoral care. In fact, pastoral ministry must provide a sense of comfort and security for the members of the congregation like a sheep that is lovingly protected by its shepherd. Therefore a shepherd must have some competencies such as having a Christian character, having a heart that loves all his sheep or his group, serving faithfully, serving voluntarily and serving by example.Keywords: John 21; Service; Pastoral; Implication; Grazing; Church; today.ABSTRAKPelayanan pastoral memiliki peranan penting dalam menentukan maju mundurnya sebuah gereja. Pengggembalaan adalah kegiatan yang melakukan banyak hal baik, seperti menolong jemaat yang sakit, mendoakan mereka, dan memperhatikan mereka yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara deskritif pelayanan pastoral dalam Yohanes 21:15-17 untuk menjawab kebutuhan dasar pengembalaan masa kini. Pelayanan pastoral dalam persepektif Injil Yohanes 21:15-17 adalah penggembalaan harus dapat mempengaruhi kehidupan jemaat secara keseluruhan. Pelayanan pastoral dilakukan secara bekelanjutan yang disertai dengan kasih yang tulus sebagai dasar penggembalaan. Sejatinya pelayanan pastoral harus memberikan rasa nyaman dan keamanan bagi anggota jemaat sebagaimana domba yang dilindungi dengan kasih oleh gembalanya. Karena itu Seorang gembala harus memiliki beberapa kompetensi seperti memiliki karakter Kristu,s memiliki hati yang mengasihi semua dombanya atau kelompoknya, melayani dengan setia, melayani dengan sukarela dan melayani dengan keteladanan.Kata Kunci: Yohanes 21; Pelayanan; Pastoral; Implikasi; Penggembalaan; Gereja; Masa Kini.
Integrasi AI Dalam Misi Kristen: Peluang Dan Tantangan Dalam Penginjilan Dan Pengajaran Alkitab Kumowal, M.Th, Royke Lantupa; Kalintabu, Heliyanti
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.81

Abstract

Penerapan teknologi AI dalam misi Kristen menjanjikan potensi untuk meningkatkan efektivitas penginjilan dan pengajaran Alkitab. Meskipun teknologi AI menawarkan berbagai peluang, pengintegrasian teknologi ini dalam konteks misi Kristen juga menimbulkan berbagai tantangan yang perlu diatasi, yaitu bagaimana teknologi AI dapat dioptimalkan untuk mendukung upaya penginjilan dan pengajaran Alkitab, serta mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam implementasinya. Dalam mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam konteks misi Kristen, penelitian ini menggunakan metode library research. Metode ini memberikan landasan yang kuat bagi penulis untuk mendalami pemahaman tentang peluang dan tantangan yang terkait dengan penerapan AI dalam meningkatkan efektivitas penginjilan dan pengajaran Alkitab dalam lingkungan gereja. Temuan Penelitian dari penelitian ini adalah penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan gereja dan penginjilan menawarkan potensi besar untuk memperluas dampak dan efektivitas pelayanan gereja. Namun, integrasi AI dalam konteks misi Kristen juga menimbulkan sejumlah tantangan, termasuk masalah etika, keamanan data, biaya implementasi, dan perubahan budaya dalam gereja. Dari rangkaian penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan penggunaan teknologi AI dalam pelayanan gereja dan penginjilan membawa implikasi teologis dan etis yang signifikan. Dengan refleksi teologis yang cermat dan pertimbangan etis yang bijaksana, gereja dapat memanfaatkan teknologi ini dengan cara yang memuliakan Tuhan, menghormati martabat manusia, dan memperkuat pelayanan gereja untuk kemuliaan-Nya. Kata Kunci: Integrasi AI; Misi Kristen; Peluang dan Tantangan Misi; Penginjilan; Pengajaran Alkitab
Pengaruh Pendidikan Pluralisme Dalam Kurikulum Bagi Siswa Sma Kristen Yakin Hidup Sukses (YHS) Leatemia, Yurico A.W.; Malan, Aprianus; Puntu, Yesi Novianti
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.101

Abstract

Abstract: Education plays an important role in shaping one's character and worldview. In Indonesia, with its high diversity of religions and beliefs, pluralism education has become very relevant, especially in the school environment. This study aims to determine the influence of pluralism education in the curriculum on the understanding of religion and the level of tolerance of students of Yakin Hidup Sukses Christian High School. Using descriptive quantitative methods and surveys of 30 students, this study found that pluralism education in the curriculum has a positive and significant influence on students' understanding of religion and tolerance. The results of the analysis showed that the application of pluralism education in the curriculum increased religious understanding by 12.43% and tolerance by 28.77%. This study concludes that pluralism education in the curriculum can increase understanding and tolerance of religious diversity among students of Yakin Hidup Sukses Christian High School. Keywords: Christianity; Curriculum; diversity; Pluralism; Student attitudes. Abstrak: Pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan pandangan dunia seseorang. Di Indonesia, dengan keberagaman agama dan kepercayaan yang tinggi, pendidikan pluralisme menjadi sangat relevan, terutama di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan pluralisme dalam kurikulum terhadap pemahaman keberagamaan dan tingkat toleransi siswa SMA Kristen Yakin Hidup Sukses. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan survey kepada 30 siswa, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan pluralisme dalam kurikulum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman keberagamaan dan toleransi siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan pendidikan pluralisme dalam kurikulum meningkatkan pemahaman keberagamaan sebesar 12,43% dan toleransi sebesar 28,77%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan pluralisme dalam kurikulum dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi keberagaman agama di kalangan siswa SMA Kristen Yakin Hidup Sukses. Kata kunci: Kristen; keberagaman;  Kurikulum; Pluralisme; Sikap siswa.
Dampak Metode Diskusi Belajar Terhadap Pemahaman Siswa, Adaptasi Sosial, Pembelajaran Kooperatif Dan Pemikiran Kristis Siswa Randabunga, Berta; Hausjah, Ferdinand Rianto; Ronny, Oei
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.102

Abstract

Abstrak : Di tengah globalisasi yang semakin kompleks, tantangan dalam dunia pendidikan semakin meningkat, terutama dalam mempersiapkan peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mampu beradaptasi secara sosial dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode diskusi pembelajaran terhadap pemahaman peserta didik, adaptasi sosial peserta didik, pembelajaran kooperatif dan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan kausal-kausal antara metode diskusi pembelajaran dengan variabel dengan analisis data yang dilakukan menggunakan perangkat lunak AMOS (Analysis Of Moment Structures). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh metode diskusi pembelajaran terhadap adaptasi sosial peserta didik dengan koefisien regresi sebesar 0,60 (p 0,001). Peserta didik menjadi lebih mampu bekerja sama, menghargai pendapat, dan berkomunikasi secara efektif dalam kelompok. Efektivitas Metode diskusi pembelajaran dalam pembelajaran kooperatif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembelajaran kooperatif, dengan koefisien regresi sebesar 0,40 (p , 0,001) peserta didik yang terlibat dalam diskusi pembelajaran lebih aktif berpartisipasi dalam tugas kelompok, meningkatkan rasa tanggung jawab dan sinergi dalam penyelesaian tugas. Dan Pengaruh metode diskusi pembelajaran terhadap berpikir kritis siswa meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, dengan koefisien regresi langsung sebesar 0,45 (p = 0,003) dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,18 melalui adaptasi sosial. Kata Kunci: Diskusi; Belajar; Adaptasi; Sosial; Kooperatif; Pemikiran; Kritis. Abstrak : Di tengah perkembangan globalisasi yang semakin kompleks, tantangan dalam dunia pendidikan semakin meningkat, terutama dalam mempersiapkan siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi secara sosial dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak metode diskusi belajar terhadap pemahaman siswa, adaptasi sosial siswa, pembelajaran kooperatif dan pemikiran kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan sebab akibat antara metode diskusi belajar dan variabel dengan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan software AMOS (Analysis Of Moment Structures). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh metode diskusi belajar terhadap adaptasi sosial siswa dengan koefisien regresi 0,60 (p 0,001). Siswa menjadi lebih mampu bekerja sama, menghargai pendapat, dan berkomunikasi secara efektif dalam kelompok. Efektivitas Metode diskusi belajar dalam pembelajaran kooperatif memberikan kontribusi signifikan pada pembelajaran kooperatif, dengan kooefisien regresi 0,40 (p , 0,001) siswa yang terlibat dalam diskusi belajar lebih aktif berpartisipasi dalam tugas kelompok, meningkatkan rasa tanggung jawab dan sinergi dalam penyelesaian tugas. Dan Pengaruh metode diskusi belajar terhadap pemikiran kritis siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan koefesin regresi langsung 0,45 ( p = 0,003 dan efek tidak langsung sebesar 0,18 melalui adaptasi sosial.  Kata kunci: Diskusi; Belajar; Adaptasi; Sosial; Kooperatif; Pemikiran; kritis.   

Page 1 of 1 | Total Record : 5