cover
Contact Name
Nicolas Hutasoit
Contact Email
nicolas.hutasoit@poltek-furnitur.ac.id
Phone
+6281219579762
Journal Mail Official
jurnal.jifka@poltek-furnitur.ac.id
Editorial Address
Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Jalan Wanamarta Raya No. 20, Kawasan Industri, Tambak, Wonorejo, Kaliwungu, Kota Kendal, Jawa Tengah 51371.
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu
ISSN : -     EISSN : 30325331     DOI : -
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (JIFKA) merupakan media penerbitan artikel dan karya ilmiah yang telah direview. JIFKA siap menerima naskah tentang segala aspek yang terkait dengan Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu yang terdiri dari Teknik Produksi, Desain Furnitur, Manajemen maupun Sistem Informasi Industri Furnitur. JIFKA menerima artikel asli penelitian empiris (kualitatif atau kuantitatif), tinjauan pustaka, kontribusi teoritis atau metodologis, tinjauan integratif, meta-analisis, studi komparatif atau sejarah yang memenuhi standar yang ditetapkan untuk publikasi di jurnal dengan topik utama industri furnitur dan pengolahan kayu. JIFKA merupakan jurnal akses gratis dimana menerbitkan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. JIFKA terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Pembaca dapat membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap artikel ini tanpa biaya apa pun. Semua naskah atau artikel yang dikirimkan ditinjau sebelum diterima untuk publikasi. Keputusan penerimaan dibuat berdasarkan proses peninjauan yang independen.
Articles 35 Documents
Pemanfaatan Limbah Kayu Dengan Metode Finger Joint Laminating Untuk Pembuatan Bedside Larasati, Nur Afina Julia; Nugroho, Alfani Risman
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 1 No 1 (2023): JIFKA Desember 2023
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kayu merupakan sisa dari proses produksi berupa serpihan, serbuk, sisa pembelahan kayu atau sisa potongan kayu. Salah satu pengolahan kayu sisa yaitu dengan metode Finger Joint Laminating, dengan metode tersebut sehingga bisa mewujudkan sebuah produk salah satunya furnitur Bedside. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Pemanfaatan Limbah Kayu dengan Metode Finger Joint Laminating untuk Pembuatan Bedside ini dimulai dengan tahap persiapan dan perencanaan, proses pengolahan kayu sisa, proses pembuatan produk Bedside, hingga analisa hasil produk akhir. Hasil dari pelaksanaan ini berupa data proses pembuatan produk tersebut. Salah satu pembahasan utama mengenai produk tersebut ialah terdapat banyak cacat kayu pada papan finger joint laminating yang berasal dari limbah kayu, sehingga perlu adanya perbaikan yang optimal terkait cacat kayu tersebut. Berdasarkan hasil produksi dapat disimpulkan bahwa limbah kayu mahoni sisa pembelahan dapat diolah kembali dengan metode Finger Joint Laminating menjadi sebuah produk furnitur Bedside.
Pembuatan Mainan “Kitchen Set” Menggunakan Limbah Industri Furnitur Dengan Teknik Wood Bending Risman Nugroho, Alfani; Prasetyo, Aji
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 1 (2024): JIFKA Juni 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah industri furnitur jarang sekali dimanfaatkan bahkan dibuang begitu saja tanpa adanya pemanfaatan untuk pembuatan produk turunan lainnya. Oleh karena itu, perlu pemanfaatan limbah industri furnitur untuk pembuatan produk furnitur, salah satunya yaitu pemanfaatan limbah plywood untuk pembuatan mainan kitchen set. Proses pembuatan mainan kitchen set terdiri dari proses seleksi kelayakan kualitas bahan dan ketersediaan ukuran limbah, proses pembahanan, proses wood bending, proses penempelan HPL luar dan dalam, assembling, cek kualitas dan pengemasan. Bentuk mainan menjadi salah satu faktor keselamatan agar resiko terjadinya kecelakaan terminimalisir akibat sudut mainan yang tajam. Oleh karena itu, dilakukan teknik wood bending pada pembuatan mainan kitchen set dengan pembuatan komponen wood bending dengan proses yang terdiri dari pembahanan wood bending, pembuatan sketsa wood bending dan perhitungannya, pembuatan alur wood bending yang kemudian dilakukan proses pengeleman, pencetakan lengkungan, pengeringan dan pembongkaran hasil.
Pembuatan Nakas Yudistira Berbahan Limbah Kayu Mahoni dengan Konstruksi Ekor Burung Puspa Reni, Ratih; Purwanto, Agung Ari
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 1 (2024): JIFKA Juni 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan furnitur secara tidak langsung berdampak terhadap permasalahan ekologi yaitu menipisnya ketersediaan sumber daya kayu. Diperlukan strategi yang baik dan tepat oleh tiap industri agar memanfaatkan kayu secara efisien dan tepat guna. Salah satu cara pemanfaatan kayu adalah penggunaan bahan baku alternatif seperti limbah kayu. Konstruksi ekor burung dikenal sebagai konstruksi yang kokoh karena sambungannya saling mengunci sehingga kuat dan rapi. Penggunaan konstruksi ekor burung bertujuan menambah kekuatan serta keindahan produk nakas. Tujuan Tugas Akhir ini adalah mengetahui kriteria limbah kayu yang dapat digunakan dan diaplikasikan dalam pembuatan Nakas Yudistira dengan konstruksi ekor burung. Limbah dipilah berdasarkan kriteria ukuran dan kualitas kayu. Kriteria ukuran limbah kayu minimal memenuhi ukuran pada Bill of Material. Kualitas limbah yang layak dan baik diantaranya terhindar dari cacat kayu seperti bercak jamur, mata kayu, lubang rayap dan retak atau pecah. Tahapan pembuatan Nakas Yudistira dimulai dengan pembuatan desain produk, proses pembahanan, laminasi, konstruksi, perakitan, finishing, dan packing. Nakas Yudistira memiliki dimensi 530 x 450 x 545 mm dengan konstruksi knock down. Sambungan ekor burung yang diterapkan yaitu lapped dovetail dan sliding dovetail pada bagian laci dan box nakas. Finishing yang digunakan yaitu natural transparant finish dengan stain jati.
Perancangan Rocking Chair dengan Penerapan Laminasi Bending Kayu Safiya, Dilla; Hutasoit, Nicolas
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 1 No 1 (2023): JIFKA Desember 2023
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah industri menjadi salah satu masalah yang sering dijumpai. Pada industri furnitur, adanya permintaan dari konsumen mengharuskan pihak produsen terus memproduksi produk guna memenuhi permintaan konsumen. Situasi ini menyebabkan adanya penumpukan limbah industri berupa limbah kayu dan limbah alumunium yang merupakan bahan baku utama dalam pembuatan produk furnitur. Dalam upaya mengurangi limbah kayu dan limbah alumunium tersebut, penulis memilih untuk melakukan perancangan rocking chair berbahan limbah kayu dan limbah alumunium. Pada perancangan ini, dilakukan pemanfaatan limbah kayu dengan penerapan sistem laminasi bending kayu sebagai konstruksi pendukung dalam rocking chair. Selain itu, limbah alumunium juga digunakan sebagai material utama dalam pembuatan bagian frame rocking chair. Tujuan dari perancangan rocking chair ini adalah untuk memperkenalkan teknologi laminasi bending kayu yang dapat diterapkan sebagai salah satu konstruksi pendukung dalam produk rocking chair. Adapun tujuan lain dari tugas akhir ini adalah untuk mengurangi stigma bahwa rocking chair adalah kursi kuno untuk lansia. Dalam pelaksanaanya, penulis menggunakan metode design thinking, serta metode kuantitatif untuk mengumpulkan data. Hasil dari perancangan ini diuji melalui kuesioner yang dibagikan dengan 35 responden dan telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Sebanyak 91,4% responden menyatakan tertarik untuk memiliki AFSA rocking chair.
Penerapan Teknologi Bubut CNC Pada Proses Produksi Kursi Klasik Widiyanto, Wahyu; Prasojo, Adjie
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 1 (2024): JIFKA Juni 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elemen penting dari sebuah rumah adalah furnitur, yang meliputi barang-barang seperti kursi, meja, dan lemari. Kursi klasik adalah salah sarana duduk bergaya kuno dengan desain elegan dan ditambah ornamen ukiran dengan kaki bubut yang menambah kesan mewah dan diminati oleh banyak orang. Teknologi CNC pada mesin bubut memberikan dampak positif bagi suatu industri furniture terutama dalam pembuatan kursi bergaya klasik. Cara kerja dari mesin CNC bubut dengan menjalankan program komputer untuk mengatur gerakan pisau potong dan benda kerja. Program ini dibuat dengan menggunakan software bawaan mesin yang dapat menghasilkan kode-kode program CNC yang kemudian dijalankan oleh mesin CNC. Pada tugas akhir ini akan dibuat produk kursi klasik dengan mengaplikasikan aksen bubut pada komponen kaki depan dan slat sandaran menggunakan mesin CNC bubut. Produk kursi klasik akan dibuat dengan menggunakan bahan baku kayu solid mangga. Proses pembuatan kursi klasik dilakukan melalui berbagai tahapan, dimulai dari pembuatan mal, pembahanan hingga finishing. Kursi klasik yang dibuat memiliki dimensi panjang 567mm, lebar 500mm, dan tinggi 891,5mm.
Sifat Kimia Dua Jenis Kayu Cepat Tumbuh Berdasarkan Posisi Aksial Uthari, Silvia; Munadian, Munadian
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 1 (2024): JIFKA Juni 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis kayu cepat tumbuh menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan kayu. Kerusakan hutan dapat ditekan dengan penanaman jenis kayu cepat tumbuh. Dua jenis kayu cepat tumbuh yang banyak dibudidayakan adalah kayu sengon dan kayu akasia mangium. Kedua jenis kayu ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi seperti produk berbahan dasar kayu dan produk pulp dan kertas. Sifat kimia menjadi salah satu sifat dasar yang penting untuk pengaplikasian secara tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sifat kimia kayu sengon dan mangium berdasarkan arah aksial. Variasi jenis kayu dan arah aksial menjadi faktor dalam penelitian ini. Dua jenis kayu cepat tumbuh yang digunakan adalah kayu sengon dan kayu mangium. Arah aksial pohon adalah ujung, tengah, dan pangkal. Pengujian kimia kayu sengon dan mangium menggunakan standar TAPPI. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu mangium mempunyai kandungan zat ekstraktif, lignin, holoselulosa, selulosa, dan hemiselulosa yang lebih tinggi dibandingkan kayu sengon. Kayu sengon dan kayu mangium dapat dijadikan sebagai bahan baku pulp dan kertas serta konstruksi ringan hingga sedang.
Pengaplikasian Metode Finishing Powder Coating pada Coffee Table Metal Berbahan Stainless Steel Nurmadina; Anindita, Neysavitra Maharani
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 2 (2024): JIFKA Desember 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuatan coffee table yang menggabungkan keindahan kayu jati bekas dengan ketahanan stainless steel serta sentuhan modern dari finishing powder coating. dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan akan furnitur dengan tampilan yang menarik dan daya tahan yang tinggi. Proses pembuatan diawali dengan perencanaan desain yang cermat, perhitungan kebutuhan material, hingga tahap perakitan. Kayu jati bekas dipilih karena karakteristiknya yang unik dan ramah lingkungan serta di padukan dengan finishing brushed teak memberikan tampilan lebih rustic dan alami, sementara stainless steel memberikan kekuatan dan ketahanan terhadap korosi. Salah satu fokus utama penelitian ini adalah pada proses finishing powder coating pada komponen stainless steel. Hasil finishing powder coating pada stainless steel membuat permukaan terlindungi dari korosi karena sudah melewati uji finishing dengan menyemprotkan air garam pada permukaan coating, test tersebut menunjukkan tidak ada perubahan atau kerusakan pada stainless steel. Proses produksinya pun dapat dilakukan dengan efisien dan menghasilkan produk yang sesuai dengan tren desain interior modern.
Pengaplikasian High Pressure Laminates pada Produk Nakas Nurhanifah; Rohman, Muhammad Khabibatul
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 2 (2024): JIFKA Desember 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nakas atau Night stand merupakan salah satu furnitur pelengkap yang biasa digunakan pada sebuah kamar tidur, memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan barang menjadikan nakas bukan hanya sebagai pelengkap pada ruang tidur namun lebih dekat penggunaan manusia di tempat tidur seperti meletakkan benda-benda seperti lampu tidur atau buku bacaan yang sering dibaca sebelum tidur. Produk ini mengimplementasikan pengaplikasian HPL pada tampilan luar produk nakas. Proses penempelan HPL dapat menggunakan perekat lem kuning atau menggunakan perekat PVAc. Adapun proses penempelan HPL menggunakan bahan perekat PVAc menghasilkan penempelan HPL yang lebih rata jika dibandingkan menggunakan perekat lem kuning karena menggunakan kempa panas pada proses perataannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pembuatan produk nakas dengan perekat lem PVAc, serta efisiensi kebutuhan perekat menggunakan perekat PVAc dan perekat lem kuning pada aplikasi HPL produk nakas. Pada proses penebalan bahan baku, ketebalan yang dihasilkan tidak sesuai dengan target yang diinginkan. Pada penelitian ini diketahui hasil aplikasi HPL menggunakan PVAc lebih efisien dibandingkan menggunakan lem kuning.
Pemanfaatan Sisa Potongan Kayu Menjadi Blockboard Sebagai Isian Komponen Top Produk Bedside Rahmat, Bahtiar; Paristiono, Gilang Putra
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 2 (2024): JIFKA Desember 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sisa potongan kayu merupakan salah satu limbah yang dianggap tidak memiliki nilai jual lagi. Sehingga sisa potongan kayu terkadang hanya digunakan sebaga bahan bakar pada proses kilndry atau hanya menjadi sampah. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomi dari sisa potongan yaitu dengan cara di olah menjadi suatu barang yang lebih bernilai. Pengolahan sisa potongan kayu menjadi papan blockboard merupakan salah satu inovasi yang dilakukan agar sisa potongan kayu tersebut tidak terbuang dengan sia-sia. Blockboard merupakan salah satu hasil industri perkayuan yang memiliki prospek yang baik saat ini dan masa yang akan datang. Blockboard banyak dijumpai dengan berbagai macam kegunaan. Salah satu kegunaan dari blockboard yakni sebagai isian komponen yang berbentuk panel, seperti top pada meja atau bedside. Penggunaan blockboard sebagai isian komponen top dinilai tepat guna karena blockboard memiliki bidang yang lebar dan kekuatan yang baik untuk dijadikan isian komponen top pada bedside, yang pada bagian luarnya dilapis menggunakan veneer kayu. Setelah dilakukan uji kekuatan pada komponen top produk yang telah dibuat dengan bahan utama blockboard maka dinyatakan layak, karena setelah dilakukan uji kekuatan tes beban tidak terdapat kerusakan atau cacat pada produk bedside tersebut.
Perencanaan Produksi Divisi Kayu PT Global Kriya Nusantara Menggunakan Fungsi Produksi Cobb-Douglas Rosada, Magfur; Kristianto, Fesa Putra
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 2 No 2 (2024): JIFKA Desember 2024
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan konsumen adalah elemen kunci dalam keberhasilan bisnis, ketepatan dalam memenuhi permintaan konsumen menjadi nilai tambah yang penting. Untuk itu diperlukan strategi perencanaan produksi yang baik. Produktivitas produksi dipengaruhi oleh tenaga kerja dan modal. PT Global Kriya Nusantara menghadapi masalah keterlambatan produksi yang berdampak pada pencapaian target, hal ini dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen. Divisi Kayu perusahaan memiliki peran penting dalam kelancaran produksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan membentuk regresi linear berganda, berdasarkan fungsi produksi Cobb-Douglas, serta melakukan serangkaian uji validitas model untuk menganalisis kinerja produksi Divisi Kayu. Tujuan penelitian ini untuk memahami faktor yang mempengaruhi produktivitas serta cara meningkatkannya termasuk perbaikan berupa jadwal produksi. Fungsi produksi Cobb-Douglas yang terbentuk diestimasikan ke dalam model produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti tenaga kerja dan mesin berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan koefisien 0,0312, dengan elastisitas tenaga kerja sebesar 0,178 dan elastisitas mesin sebesar 0,860. Data produksi aktual selama 85 hari dapat mempresentasikan output fungsi. Rencana produksi untuk periode Mei hingga Agustus 2024 telah disusun berdasarkan analisis fungsi produksi, dengan strategi optimalisasi penggunaan jam kerja dan mesin. Penelitian ini memberikan solusi berupa perencanaan produksi dan rekomendasi perbaikan dalam meningkatkan produktivitas pada Divisi Kayu.

Page 2 of 4 | Total Record : 35