cover
Contact Name
Raekha Azka
Contact Email
raekha.azka@uin-suka.ac.id
Phone
+6281217781179
Journal Mail Official
polynom2021@gmail.com
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Polynom: Journal in Mathematics Education
ISSN : 28288521     EISSN : 28080777     DOI : https://doi.org/10.14421/polynom
Core Subject : Education,
Polynom: Journal in Mathematics Education mencakup penelitian asli dalam pendidikan matematika dan tidak diserahkan ke jurnal atau konferensi lain dari berbagai bidang penelitian seperti penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimental, survei, penelitian tindakan kelas, dll. Jurnal ini dirancang dan dikhususkan untuk mahasiswa, dosen , guru pendidik, sarjana, instruktur sekolah matematika, yang ingin mempublikasikan laporan penelitian mereka. Ruang Lingkup Inovasi pendidikan matematika Teknologi di pendidikan matematika Pembelajaran matematika kemampuan matematis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) RME (Realistic Mathematics Education) Ethnomathematics dll
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025" : 4 Documents clear
Analisis Situasi Didaktis dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Himpunan di SMP Mu’allimin Mu’allimat Kabupaten Cirebon: Indonesia Subarkah, Muhamad Rizki
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.53.95-103

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama sering menghadapi hambatan substantif, khususnya pada materi himpunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru, peserta didik, dan materi dalam situasi didaktis serta mengidentifikasi learning obstacles berupa ontogenik, epistemologis, dan didaktis beserta faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus didaktis. Subjek meliputi seorang guru matematika dan 26 peserta didik kelas VII B Putri SMP Mu’allimin Mu’allimat Kabupaten Cirebon. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik tiga soal uraian, wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman, sedangkan validitas dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kategori rendah mengalami hambatan ontogenik berupa kesalahan pada diagram Venn akibat lemahnya konsep prasyarat, peserta didik kategori sedang menghadapi hambatan epistemologis pada operasi himpunan, dan peserta didik kategori tinggi masih mengalami hambatan epistemologis ringan pada notasi pembentuk. Observasi kelas juga mengungkap hambatan didaktis dari guru berupa contoh terbatas dan kurangnya persiapan. Temuan ini menegaskan pentingnya analisis didaktis untuk mendukung strategi pembelajaran variatif, memperkuat pemahaman prasyarat, serta pengembangan modul ajar yang lebih efektif.
Etnomatematika dalam Produksi dan Penyajian Geblek Kulon Progo di UMKM Geblek Papa Yan kurniawati, yunita; Arfinanti, Nurul
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.53.87-94

Abstract

Dalam pembelajaran matematika, etnomatematika adalah pendekatan yang menghubungkan konsep-konsep matematika dengan unsur-unsur budaya. Objek kajian penelitian ini adalah makanan tradisional Kulon Progo, yaitu geblek yang terbuat dari bahan baku pati singkong dan memiliki bentuk unik menyerupai angka delapan. Geblek memiliki potensi matematis yang dapat ditemukan dalam proses produksi hingga penyajiannya. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya hanya menyoroti bentuk geblek tanpa mengkaji etnomatematikanya secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali secara lebih mendalam potensi matematika dalam setiap tahapan produksi dan penyajian geblek Kulon Progo serta mengaitkannya dengan konsep-konsep matematika. UMKM Geblek Papa Yan dipilih sebagai tempat penelitian. Dalam penelitian ini digunakan metode etnografi dengan pendekatan bersifat kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta sumber literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan adanya penerapan berbagai konsep matematika, antara lain satuan baku dan satuan tidak baku, operasi perkalian, operasi penjumlahan, konversi satuan waktu, perbandingan, konsep pola, dan transformasi geometri berupa rotasi. Temuan ini memperlihatkan proses produksi dan penyajian geblek tidak hanya mencerminkan kearifan lokal budaya, tetapi juga dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran matematika yang relevan di sekolah. Dengan demikian, geblek berpotensi menjadi sumber belajar berbasis budaya lokal yang dapat memperkaya implementasi etnomatematika dalam dunia pendidikan.
Etnomatematika Pada Alat Pembuatan Batik Yogyakarta Qonitina Sholihah, Mandy; Nurul Arfinanti
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.53.81-86

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran wajan sebagai sumber etnomatematika dalam proses pembuatan batik sekaligus sebagai sarana pembelajaran matematika berbasis konteks budaya. Fokus utama kajian terletak pada aspek geometri dan pengukuran yang tampak pada bentuk wajan seperti jari-jari, diameter, kedalaman, dan volume ruang cekung, serta keterkaitannya dengan nilai-nilai budaya membatik dan penerapannya dalam kegiatan belajar matematika di sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pengrajin batik, dan analisis dokumen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa wajan memiliki unsur-unsur geometri seperti bentuk lingkaran, simetri, dan juga mengandung konsep pengukuran linear (jari-jari, diameter, keliling, kedalaman) yang dapat dihubungkan dengan perhitungan matematis. Artikel ini juga menawarkan contoh penerapan pembelajaran yang menggunakan wajan untuk mengenalkan konsep jari-jari, diameter, keliling, luas permukaan, serta volume. Hal ini menunjukkan bahwa wajan sebagai bagian dari budaya membatik dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika kontekstual yang tidak hanya memperdalam pemahaman konsep tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal.
Pengaruh Kemampuan Menghafal Al-Qur’an dengan Kemampuan Matematis dalam Pembelajaran Matematika : Systematic Literature Review khodroh, rosita; Putri Nur Malasari
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.53.104-115

Abstract

ABSTRAK Kajian ini dilakukan untuk menelusuri hubungan antara kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan kemampuan matematis dalam konteks pembelajaran matematika. Penelitian diawali dengan proses pencarian artikel menggunakan kata kunci yang relevan melalui Google Scholar, dengan fokus pada publikasi ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 sebanyak 15000 yang dapat diperoleh dari database Google Scholar, Cossref, dan PubMed dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Systematic Literature Riview dengan dengan menggunakan pendekatan sintesis tematik. Data diperoleh dari 18 artikel jurnal nasional yang telah terindeks dan memiliki nomor ISSN. Setiap artikel dianalisis untuk mengidentifikasi pola hubungan, faktor-faktor yang memengaruhi, serta implikasi kegiatan tahfidz terhadap pengembangan kemampuan berpikir matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur’an memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan matematis siswa. Aktivitas tahfidz berperan dalam memperkuat daya ingat, fokus, serta kemampuan berpikir logis yang menjadi dasar dalam memahami konsep dan memecahkan masalah matematika. Selain itu, hubungan keduanya juga dipengaruhi oleh faktor afektif, lingkungan, spiritual, dan pedagogis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis nilai-nilai Al-Qur’an yang holistik dan integratif.   Kata kunci: hafalan Al-Qur’an, kemampuan matematis, tahfidz, pembelajaran matematika, Systematic Literature Riview    

Page 1 of 1 | Total Record : 4