cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
jemb@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Metuk No.8 Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB)
ISSN : 30267153     EISSN : 30309026     DOI : https://doi.org/10.62017/jemb.v1i6
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) adalah Jurnal manajemen dan bisnis menyediakan forum bagi Mahasiswa dan Dosen untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan penelitian kuantitatif. Memuat artikel dibidang ekonomi khususnya ilmu manajemen, yang meliputi manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia dan kewirausahaan. Diterbitkan 6 kali setahun : September, November, Januari, Maret, Mei, dan Juli. Oleh Publikasi Inspirasi Indoensia. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah anda. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 733 Documents
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Upah Minimum Provinsi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Sumatera Utara tahun 2010-2025 Ananda Sakinah; Joko Suharianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7232

Abstract

Penelitian ini didasari oleh fenomena pengangguran yang masih menjadi Masalah Umum di Setiap daerah salah satunya Sumatera Utara yang memiliki komposisi tenaga kerja yang cukup beragam, Namun, persebaran kesempatan kerja tidak selalu seimbang antarwilayah. Konsentrasi aktivitas ekonomi di wilayah tertentu menyebabkan arus mobilitas tenaga kerja meningkat, sementara daerah lain relatif stagnan dalam penciptaan pekerjaan baru. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable makro ekonomi seperti Pertumbuhan Ekonomi dan Upah Minimum Provinsi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Sumatera Utara tahun 2010-2025.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif numerik. pengolahan data menggunakan perangkat lunak E views. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah regresi berganda, yaitu uji hipotesis yang mencakup uji t,uji F dan uji koefisien determinasi dan juga menggunakan uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertumbuhan Ekonomi dan Upah Minimum Provinsi berpengaruh secara simultan Terhadap Tingkat Penganggguran Terbuka di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. diperoleh nilai koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0,6577 berarti sekitar 65,77 % variasi dalam variabel TPT dapat dijelaskan oleh variabel independen tersebut, sementara sisanya 34,23% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara Tahun 2010 – 2025 Ellyka Evitasari Purba; Joko Suharianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara periode 2010–2025. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan daerah yang diukur melalui laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. Data menunjukkan bahwa selama periode penelitian, jumlah tenaga kerja meningkat sekitar 25%, sementara pengeluaran pemerintah mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2020 hingga mencapai lebih dari 100.000 miliar rupiah. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi tajam pada tahun 2020 sebelum kembali pulih pada tahun-tahun berikutnya. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika hubungan antara variabel fiskal dan ketenagakerjaan terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan pengujian asumsi klasik, uji t, dan koefisien determinasi menggunakan software Eviews 10. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pengolahan data, estimasi model, pengujian hipotesis, serta interpretasi hasil.
Pengaruh Investasi Dan Pengangguran Terhadap Pdrb Di Sumatera Utara Tahun 2010-2024 Selpiana; Joko Suharianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i5.7234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak investasi dan tingkat pengangguran terbuka terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk time series selama periode 2010 hingga 2024 yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Teknik analisis yang dipakai adalah regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS), disertai dengan pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa investasi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap PDRB, sementara tingkat pengangguran terbuka memberikan dampak negatif tetapi tidak signifikan terhadap PDRB. Secara bersamaan, investasi dan pengangguran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9406 menunjukkan bahwa 94,06% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil ini menunjukkan bahwa investasi memegang peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sedangkan pengangguran masih menjadi hambatan dalam optimalisasi hasil ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan investasi serta pengurangan tingkat pengangguran agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan.