cover
Contact Name
Muhammad Rafii
Contact Email
muhammad.rafii@uinjambi.ac.id
Phone
+6282291540674
Journal Mail Official
muhammad.rafii@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi Ma. Bulian KM. 16 Simpang Sungai Duren Kab. Muaro Jambi, Kodepos: 36363
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Journal of Applied Transintegration Paradigm
ISSN : -     EISSN : 28281217     DOI : -
JOURNAL OF APPLIED TRANSINTEGRATION PARADIGM (JATP) is a peer-reviewed International Journal devoted to the timely study of Religion, Saints, Social, Health Sciences, Education, and Technology. The journal seeks high-quality research papers on the challenges and opportunities presented by Religion, Sains, Health Sciences, Education, and Technology and their impact on society. Issues in JATP cover almost all of the areas of knowledge. Topics include, but are not limited to, the following: Religion, Sains, Social, Health Sciences, Education, and Technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
MODEL PEMBELAJARAN SENTRA BERMAIN PERAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM AL-MAHIR KOTA JAMBI Salsabila Ahlina
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 1 Juni (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang model pembelajaran anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak melalui meda pembelajaran sentra bermain peran. Pokok pertanyaan dalam tulisan ini adalah “Bagaimana mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini?” Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil dari tulisan ini menemukan bahwa Pelaksanaan model pembelajaran sentra bermain peran di Taman Kanak-Kanak Islam Al-Mahir adalah pada proses pelaksanaan pembelajaran melaksanakan apa yang telah direncanakan oleh guru dalam rancangan program dan mendesain lingkungan belajar sebagaimana yang telah ditetapkan dalam model pembelajaran sentra bermain peran akan tetapi belum maksimal dalam penerapannya. Kemampuan sosial anak di Taman Kanak-Kanak Islam Al-Mahir sudah berkembang sesuai Tingkat Pencapaian Perkembangan Sosial Anak Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Namun masih ada beberapa anak yang kemampuan sosialnnya belum berkembang secara baik.
PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN KELUARGA MENURUT AL-QUR’AN SURAT AT-TAHRIM: 6 TENTANG PENDIDIKAN KELUARGA Madah Rahmatan; Dewi Rahayu; Nurhikmah Sani; M. Ridho Pratama; Irhamuddin
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 1 Juni (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misi dalam pendidikan sejak penciptaan nabi Adam AS yang kemudian ditegaskan kembali dalam wahyu pertama yang Allah SWT turun kepada Nabi Muhammad SAW. ajaran agama Islam telah mengajarkan bagi setiap keluarga yang ingin berkembang untuk selalu mendidik putra-putrinya dengan ajaran yang baik dan sesuai dengan kaidah keislaman. Metodelogi penelitian menggunakan metodelogi kajian pustaka (Library Research). Data yang digunakan ialah buku-buku, artikel-artikel dan lain-lain. Dalam surat at-Tahrim ayat 6, objek perintah adalah seorang yang beriman. Orang yang beriman artinya adalah orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta apa yang dibawa olehnya. Dalam ayat tersebut, seorang yang beriman diperintahkan untuk menjaga diri dan keluarga dari api Neraka. Neraka adalah bagian dari dimensi kehidupan selanjutnya setelah kehidupan di dunia. Hal ini menunjukan bahwa orientasi penjagaan tersebut bukan hanya penjagaan yang bersifat duniawi, tapi juga bersifat ukhrawi. Tujuan pendidikan islam secara umum adalah menumbuhkan kesadaran manusia sebagai makhluk Allah Swt melalui penanaman nilai-nilai islami yang di ikhtiarkan oleh pendidik agar tercipta manusia yang beriman, bertaqwa, berilmu, pengetahuan yang mampu mengembangkan dirinya menjadi hamba Allah yang taat.
ENTREPRENEURSHIP ISLAM SUATU JALAN ALTERNATIF: TINJAUAN EPISTEMOLOGI Darmadi; Hubul Hoir
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 1 Juni (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entrepreneurship is a vital foundation to economic development of a country. This is parallel to Islamic religion which en courage Muslim to get involped in entrepreneurship. This article attempts to review the concept of Islamic entrepreneurship and its implementations in nation development. The article concludes is the most effective mechanism in cultivating the culture of Islamic entrepreneurship among Muslims.
ANALISIS KEBERHASILAN DAKWAH ANTARA MASA RASULULLAH SAW DAN KHULAFAU RASYIDIN Fikri, Fikri
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mencoba menganalisa keberhasilan Dakwah di masa Rasulullah Saw dan Khulafah Rasyidin. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan dakwah di masa Rasulullah Saw. terjadi di dua fase yaitu pada fase Makkah dan Madinah. Dakwah yang disebarkan oleh Rasulullah Saw menuai keberhasilan terbesar ketika beliau hijrah bersama kaumnya (kaum Muhajirin) ke Madinah. Setelah berada di Madinah, Rasulullah pun membuat kebijakan untuk mempercepat penyebaran Islam, yang secara garis besar kebijakan yang dibuat tersebut ada tiga membangun Masjid, mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, menyatukan berbagai etnis masyarakat Madinah dalam bentuk aturan yang dikenal sebagai piagam Madinah atau konstitusi Madinah. Kebijakan yang dibuat oleh Rasulullah menuai keberhasilan dengan terwujudnya negara Islam yang berpusat di Madinah dan Rasulullah saw. pun diangkat menjadi kepala negara dan pemimpin kaum muslimin. Sedangkan pada masa khulafau rasyidin yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bi Abi Thalib, masing-masing memiliki peran yang penting dalam keberhasilan dakwah Islam. Kontribusi mereka sebagai pemimpin dan pembela dakwah telah membantu perkembangan ajaran Islam pada masanya, dan pengaruh mereka masih dirasakan hingga saat ini.
RESEPSI AL-QUR’AN DALAM KONTEN BERAKAL SEHAT: UPAYA CAK NUN DALAM MENANGKAL HOAX Hotimah, Husnul; Hasbullah, Hasbullah
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menunjukkan pentingnya penggunaan akal sehat dan kehati-hatian dalam menyikapi informasi, terutama di era media sosial yang rentan terhadap penyebaran berita palsu atau hoax. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis makna Al-Qur’an di media sosial, pada konten pedoman akal sehat diera Hoax dalam channel youtube Cak Nun. Com. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya berita hoax yang menyebar di Indonesia, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis konten. Artikel ini menunjukkan bahwa Cak Nun membahas ayat Al-Qur’an (Surat Al-Hujurat ayat 6) yang menyeru orang mukmin untuk memeriksa kebenaran berita sebelum menyebarkannya. Dia mengingatkan pentingnya menggunakan akal sehat, kejernihan hati, dan kejujuran hidup sebagai panduan dalam menyikapi informasi, terutama di era media sosial. Cak Nun menekankan pentingnya tabayyun atau penelitian yang seksama terhadap berita yang diterima sebelum mempercayainya. Artikel ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan akal sehat dan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya di media sosial. Artikel ini berargumen bahwa fenomena hoax merupakan dampak dari perkembangan teknologi di era media sosial. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan menggunakan akal sehat, agar setiap individu dapat menjadi agen yang bertanggung jawab dalam menjaga kebenaran informasi.
MENGEKSPRESIKAN PEMIMPIN-PEMIMPIN YANG MENYESATKAN DALAM AL-QUR’AN: STUDI KRITIS TAFSIRQ.COM Dwi Nurhayati, Riska; Baharuddin, Baharuddin; Rafii, Muhammad
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan merupakan tema penting dalam Al-Qur’an, memberikan panduan berharga bagi pemimpin dalam masyarakat. Artikel ini menelaah konsep “pemimpin yang menyesatkan” sebagaimana dijelaskan dalam TafsirQ.com, yang mengaitkannya dengan 17 ayat Al-Qur’an. jumlah yang sangat banyak, dan menunjukkan urgensi tema tersebut untuk dibaca dan dikaji kembali. Kajian ini merupakan studi pustaka, dengan memanfaatkan analisis diskursus dalam membaca, mendeteksi, dan menganalisis berbagai data yang relevan. Data diperoleh melalui pembacaan langsung terhadap teks Al-Qur’an, terjemahan, tafsir, dan diskusi yang tersedia di dalam paltform TafsirQ.com. Analisis dilakukan dengan membaca setiap tema, serta mempertimbangkan asbabun nuzul. Kajian ini mengungkap dua ciri utama pemimpin yang menyesatkan dalam Al-Qur’an. Pertama, mereka yang menyeru kepada kemusyrikan dengan menjadikan makhluk sebagai Tuhan, sehingga menyimpangkan akidah umat. Kedua, pemimpin yang membawa umat kepada kehancuran melalui kesesatan dan penyalahgunaan kekuasaan, merugikan masyarakat baik secara moral maupun sosial. TafsirQ.com mengangkat tema ini sebagai bentuk edukasi, menyampaikan informasi Qur’ani kepada umat Islam dalam konteks teologis dan sosiologis. Kesimpulannya Al-Qur’an hanya membenarkan pemimpin yang mementingkan akidah serta kesejahteraan sosial. Pemimpin yang ideal adalah yang memadukan tanggung jawab spiritual dengan komitmen untuk meningkatkan kehidupan masyarakat secara adil dan sejahtera. Hal ini menegaskan pentingnya memahami nilai-nilai kepemimpinan Islam untuk menciptakan kehidupan yang selaras dengan ajaran Al-Qur’an.
Hadis Tentang Takdir Perspektif Sunni dan Syiah Ayatullah, Ayatullah; Kurnia Agus Malia Putri; Sakti Hanusa Bhakti, Al Furqon
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingan hadis takdir melalui pandangan Sunni dan Syi'ah mengenai konsep taqdir dalam Islam, dengan bersumber pada hadis-hadis yang relevan dari kedua mazhab, yaitu hadis sunni berdasarkan Kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim Sedangkan Syi’ah Berujuk Pada Kitab Al-Kafi Al-Kulaini. Sunni dan Syiah adalah dua kelompok dalam Islam yang selain Al-Qur'an, juga menjadikan kitab-kitab hadis sebagai pedoman utama. Namun, mereka sering menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi karena perbedaan dalam pengembangan dan penilaian kualitas hadis. Sehingga menimbulkan bagaimana pemahaman hadis-hadis sunni dan syi’ah dalam mebandingkan taqdir? Artikel ini mengeksplorasi cara Sunni dan Syi'ah memahami serta menerapkan konsep tersebut, serta dampak perbedaan dalam penekanan dan interpretasi terhadap pemahaman umat Islam secara umum. Penelitian ini menggunakan metode deskriktif analisis dengan pendekatan kualitatif untuk menggali makna. Yang melibatkan penggunaan berbagai jenis literatur, khususnya buku-buku, sebagai sumber utama informasi. Hasil penelitian ini yaitu baik Sunni maupun Syiah sepakat bahwa Allah memiliki pengetahuan mutlak dan kekuasaan atas segala sesuatu, namun pendekatan dan penekanan pada peran manusia dalam menentukan takdir mereka bervariasi di antara keduanya.
MENELAAH ULANG KEHARAMAN FILSAFAT: MUATAN-MUATAN FILOSOFIS DALAM AYAT-AYAT AL-QUR’AN Alif, Muqoffi Abdur Rohman; Hydayatullah Taraja, M. Lutfi
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini akan mepaparkan sebuah upaya mentelaah ulang pendapat sebagian orang, khususnya kelompok keagamaan, yang mengatakan bahwa berfilsafat adalah sebuah keharaman. Islam sebagai sebuah peradaban memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan filsafat. Para Sejarawan berpendapat jika kemajuan peradaban Islam pada era Daulah Abbasiyah, salah satunya dipicu oleh kemajuan filsafa dalam peradaban tersebut. Di sisi lain al-Qur’an sebagai sumber utama pedoman hidup umat Islam, ternyata memuat ayat-ayat yang bernilai filosofis. Hal ini seakan-akan Allah Swt sebagai Tuhan memerintahkan manusia untuk berfilsafat. Terdapat banyak ayat al-Qur’an yang menstimulasi umat Islam untuk maksimal dalam mendayagunakan potensi akal yang mereka miliki. Lalu sudah tepatkah bila keharaman dilekatkan pada Filsafat Islam?. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Penulis mengumpulkan data dengan melakukan penelaahan terhadap buku, literatur, catatan, serta berbagai laporan yang berkaitan dengan masalah yang ingin diteliti. Selanjutnya penulis berkesimpulan bahwa argumentasi pengharaman filsafat yang disampaikan oleh tokoh-tokoh Salafi sejatinya adalah sikap mereka terhadap ilmu kalam, bukan filsafat. Ilmu kalam hanyalah sebagian kecil dari luasnya kajian filsafat. Lebih dari pada itu sejatinya tidak terlalu penting apakah filsafat diharamkan ataupun dihalalkan, Sebab ketika seseorang sedang berpikir atas segala sesuatu, maka seseorang tersebut sudah bisa dikatakan sedang berfilsafat.
Gerakan Sosial Politik Alimin bin Prawirodirdjo Dalam Partai Komunis Indonesia (PKI) Mahadika, Alam
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/11rgae19

Abstract

This research article narrates Alimin bin Prawirodirdjo's social-political movement within the Indonesian Communist Party. This research article conveys Alimin bin Prawirodirdjo's social-political movement, which was rarely discussed and silenced after 1965. Even many young people today do not know the figure of the struggle. Alimin was also one of the leaders of the Indonesian independence movement and an Indonesian communist sculptor who became a national hero. This study uses a qualitative approach using historical methods. This research focuses on libraries and documents related to the discussion using the historical process. The indicators of this research discussed in the debate are Alimin bin Prawirodirdjo's life history, the movement in the Indonesian Communist Party, being a member of the Constituent Assembly, their determination as a National Hero, and the narrative of Alimin's work in socialism thought
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI USAHA BERSAMA TRINI KARYA DI DUSUN JETIS KABUPATEN SLEMAN Bustomi, Ahmad; Novia, Elsa
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 1 No. 1 (2021): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/bxha7w27

Abstract

Abstract: The empowerment of society economic through Usaha Bersama Trini Karya in sub village of Jetis, Sleman, Yogyakarta. this research explain about Usaha Bersama Trini Karya which is a home industry that the main product is Paper Bag and add onto sell celluler product, catering and make snack box. that agenda also for creating an independence in cultivate society economic. This research use qualitative descriptive method. the purpose of this research are for describing step and impact of empowerment by sekolah buruh in create Usaha Bersama Trini Karya. technique of chose the imformant use purpose sampling technique. data accumulate technique are observation, interview and documentation. the validity of all data by tringulation technique of resourch and data, then analized by data reduction process, data presentation and conclution. This research show that step in implementation of empowerment by sekolah buruh have eight steps, that are the choosen and introduction of potential assesment, activity introduction, managing of society, activity implementation, capital, buseniss with the other business, the depeloving of business. whereas the impact of empowerment through Usaha Bersama Trini Karya are increasing in income, impact to environment, impact to social so that increasing the people participation in society activities and empowerment of woman employee eith Usaha Bersama Trini Karya. Keywords: economic empowerment, usaha bersama, steps, impact. Abstrak: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Usaha Bersama Trini karya di Dusun Jetis, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. penelitian ini membahas Usaha Bersama Trini Karya, yaitu suatu industri rumahan dengan produk utamanya adalah Paper Bag dan kini bertambah ke usaha katering, jual pulsa dan membuat kotak snack. Usaha tersebut juga agar menciptakan suatu kemandirian di dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tahapan dan dampak pemberdayaan yang dilakukan Sekolah Buruh guna menciptakan Usaha Bersama Trini Karya. Teknik penentuan informan adalah teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Semua data dilihat validitas datanya menggunakan teknik Triangulasi sumber dan data yang kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan-tahapan dalam melaksanakan pemberdayaan yang dilakukan melalui sekolah buruh ditemukan delapan tahapan, yaitu: penetapan dan pengenalan wilayah melalui assessment potential, pengorganisasian masyarakat, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan kegiatan, pendampingan kegiatan, permodalan, menjaring kemitraan atau membentuk jaringan bisnis dengan usaha lain, pengembangan usaha. Sedangkan efek pemberdayaan melalui usaha bersama Trini Karya ini dalam sisi pendapatan menjadi meningkat, berdampak terhadap lingkungan, berdampak pada sosial sehingga meningkatkan partisipasi masyarakat ketika mengikuti kegiatan kemasyarakat dan dampak terakhir adanya pemberdayaan perempuan buruh dengan adanya Usaha Bersama Trini Karya. Kunci: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Usaha Bersama, Tahapan, Dampak.

Page 5 of 11 | Total Record : 101