cover
Contact Name
Lili Purnama Sari
Contact Email
infosalnesia@gmail.com
Phone
+6285255155883
Journal Mail Official
infosalnesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No.75A Baju Bodoa, Maros Baru, Sulawesi Selatan, Indonesia Telp/Fax: 085255155883
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI)
Published by Sarana Ilmu Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30265509     DOI : 10.36590/jibi
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian, literatur review, ataupun studi kasus tentang : Ilmu kebidanan, kesehatan masyarakat, kesehatan reproduksi, kesehatan ibu dan anak.
Articles 20 Documents
Dampak Stigma dan Diskriminasi pada Penderita Tuberkulosis: The Impact of Stigma and Discrimination on Tuberculosis Patients Diana, Gimanda Nahdiah; Marlinton, Septi; Damayanti, Eka; Astuti, Andari Wuri
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i2.1175

Abstract

Upaya untuk menurunkan angka kejadian dan kematian penyakit tuberkulosis membutuhkan langkah-langkah holistik untuk mengatasi kesenjangan kesehatan dan stigma yang menghambat akses ke layanan. Stigma negatif sering kali berawal dari rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit ini, sehingga mereka sulit mengakses layanan yang tepat. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi dampak stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengatasi stigma dan diskriminasi di masyarakat. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur.  Artikel dicari melalui database seperti PubMed, ScienceDirect, Wiley, dan pencarian manual di Google Scholar. Artikel yang ditinjau diterbitkan pada tahun 2023 dan 2024. Artikel disaring menggunakan Mendeley dan dinilai kualitasnya dengan bantuan alat penilaian JBI. Sebanyak 115 artikel berhasil diidentifikasi. Setelah disaring menggunakan Mendeley dan dinilai kualitasnya dengan alat penilaian JBI, 7 artikel yang memenuhi kriteria diikutsertakan dalam tinjauan. Stigma, diskriminasi dan isolasi sosial secara signifikan menghambat kepatuhan pengobatan pada pasien TB, memperburuk kesehatan mental dan meningkatkan risiko resistensi obat. Keyakinan budaya dan kurangnya informasi yang akurat memperburuk stigma, menyebabkan penundaan pengobatan dan merugikan upaya pengendalian penyakit. Intervensi untuk meningkatkan kepercayaan diri dan pendidikan kesehatan kolaboratif dapat membantu mengurangi stigma, memperbaiki kondisi psikologis pasien, dan meningkatkan partisipasi dalam skrining dan pencarian pengobatan dini. Direkomendasikan bahwa kampanye pendidikan kesehatan yang komprehensif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dukungan psikososial dan intervensi untuk meningkatkan kepercayaan diri pasien, harus dilakukan dengan melibatkan pemerintah, institusi akademik, LSM dan masyarakat setempat. Selain itu, penting untuk melatih petugas kesehatan yang terlibat dalam program TB untuk membantu mengedukasi pasien secara efektif dan efisien.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas tentang Manfaat Senam Nifas untuk Mencegah Terjadinya Perdarahan Post Partum: Postpartum Mothers' Knowledge and Attitudes About the Benefits of Postpartum Exercise to Prevent Postpartum Hemorrhage Irfana, Irfana; Sukmawati, Sukmawati; Ramadhani, Suci
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i2.1263

Abstract

Masa nifas (puerperium) dimulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari) setelah itu. Studi menunjukan bahwa gangguan pada proses involusi meningkatkan angka kematian ibu. Dalam masa nifas ada kegiatan ibu post partum yang harus diperhatikan untuk memastikan involusi uteri berjalan normal untuk mencegah adanya perdarahan. Upaya untuk mengendalikan perdarahan dari tempat plasenta dengan memperbaiki kontraksi dan retraksi serat myometrium yang kuat salah satunya dengan mobilisasi dini dan senam nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu nifas tentang manfaat senam nifas untuk mencegah perdarahan di PKM Jumpandang Baru Makassar. Jenis penelitian ini adalah Survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data primer yaitu membagikan lembar kuisener kepada subjek dalam hal ini adalah semua ibu nifas  pada bulan September sampai dengan Desember 2021 sebanyak 33 orang dengan tekhnik accidental sampling, selanjutnya data diolah dengan  aplikasi SPSS dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap subjek terhadap senam nifas sebagai bentuk pencegahan perdarahan post partum dimana didapatkan nilai p= 0,00 dengan uji chi square . Pengetahuan memilki hubungan yang signifikan terhadap sikap ibu nifas terhadap perilaku melakukan senam nifas. Pengetahuan yang baik tentang senam nifas menimbulkan pula sikap positif ibu dalam melakukan senam nifas sehingga diharapkan peran petugas kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan juga lebih maksimal baik yang dilakukan di sarana kesehatan maupun saat melakukan kunjungan rumah.
Studi Kasus Continuity of Care (Coc) Kebidanan Fisiologi pada Ny. S : Continuity of Care Case Study (Coc) Midwifery Physiology on Ny. S Tahir, Suriani; Annisa, Nur
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i2.1312

Abstract

Continuity of Care (CoC) merupakan layanan kebidanan melalui model pelayanan berkelanjutan pada perempuan sepanjang masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Continuity of Care dilakukan sejak ibu pada masa kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL, sampai menentukan pilihannya untuk memakai kontrasepsi yang digunakan. Tujuan penelitian Continuity of care dengan menerapkan manajemen asuhan kebidanan komprehensif pada pasien kehamilan trimester III di RSKDIA Siti Fatimah Makassar tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah observational deskriptif dengan metode study kasus. Subjek studi kasus adalah klien yakni Ny.S dengan masa gestasi mulai 34-36 minggu sampai masa keluarga berencana di RSKDIA Siti Fatimah Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Pada studi kasus komprehensif yang telah dilakukan kepada Ny.S yang meliputi asuhan kebidanan yang menyeluruh dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana tidak terjadi masalah. Pada proses kehamilan ibu juga mengalami keluhan batuk dan hal tersebut merupakan keluhan fisiologis yang masih dapat ditangani secara mandiri. Pada proses persalinan dilakukan induksi dengan misoprostol namun gagal persalinan pervaginam, dan akhirnya dilakukan tindakan persalinan buatan dengan SC. Pada masa postpartum tidak terjadi komplikasi atau masalah serius pada Ny.S sampai pada kunjungan keempat pada postpartum hari ke-37 tanggal 30 Mei 2024. Pada masa postpartum juga dilakukan pemantauan perkembangan neonatus dan tidak ditemukan komplikasi atau masalah serius pada Ny.S dan bayinya sampai dengan kunjungan terakhir tanggal 31 Mei 2024 serta Ny. S bersedia memberikan ASI eksklusif pada bayinya selama 6 bulan dan memilih metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yaitu Implant.
Terapi Birth Ball dengan Kemajuan Persalinan dan Pengurangan Nyeri : Birth Ball Therapy with Labor Progress Progression and Pain Reduction Faranina, Nurul Arana; Ramadani, Putri Pratiwi; Saputri, Imel; Hasnaeni, Hasnaeni
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i2.1318

Abstract

Persalinan dan kelahiran adalah proses fisiologis normal yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu).  Birth Ball atau bola lahir adalah metode di mana ibu duduk di atas bola selama persalinan yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Metode ini mendukung tenaga ibu dan membantu posisi janin dalam kondisi optimal sehingga memudahkan proses kelahiran. Untuk menelaah hubungan terapi birth ball dengan kemajuan persalinan dan pengurangan nyeri melalui tinjauan literatur. Tinjauan ini memakai beberapa sumber meliputi studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (Elicit, Google Shcolar, Science, Pubmed, dan Taylor & Francis) yang diambil dalam waktu 9 tahun terakhir dari tahun 2016-2024. Artikel yang diperoleh dalam melakukan pencarian yaitu 60 artikel, 49 artikel nasional dan 11 artikel internasional yang di ekstraksi sebanyak 15 artikel.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi birth ball memiliki pengaruh positif terhadap kemajuan persalinan dan pengurangan nyeri. Penggunaan birth ball dapat mempercepat dilatasi serviks dan mengurangi intensitas nyeri selama fase aktif persalinan sekitar 60% subjek mengalami kemajuan persalinan yang signifikan dengan 96% ibu melaporkan penurunan nyeri. Penelitian ini menegaskan hubungan birth ball sebagai metode non-farmakologis yang bermanfaat bagi ibu bersalin.
Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri: Nutritional Status and the Incidence of Anemia in Adolescent Girls Rohmayat, Riska Tri; Wahyuntari , Evi
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v2i2.1343

Abstract

Anemia gizi besi pada remaja merupakan masalah gizi  yang paling  utama  di  Indonesia,  yang  disebabkan karena kekurangan zat besi, protein, vitamin C, vitamin K. Anemia pada remaja putri disebabkan karna kehilangan zat besi sebasar 1,3 mg/hari setiap menstruasi. Pervalensi anemia gizi besi pada remaja putri di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) khususnya kabupaten sleman pada tahun 2018 adalah 22,86%, jumlah ini meningkat 12,5% dari tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 subjek dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data diantaranya timbangan berat badan, pengukur tinggi badan, HB elektrik dan lembar observasi. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil  analisis status gizi normal sebanyak 24 subjek (48%), status gizi kurus sebanyak  14 subjek (28%), status gizi gemuk sebanyak 12 subjek (24%). Sedangkan remaja mengalami anemia sebanyak 29 subjek (58%), remaja tidak mengalami anemia sebanyak  21 subjek (42%). Hasil uji statistik chi square nilai p value = 0.049 dengan p value < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Artinya ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia di SMA Negeri 1 Godean. Diharapkan dapat berguna untuk menambah informasi kepada remaja anemia khususnya tentang terpenuhinya status gizi remaja agar terhindar dari anemia.
Yoga Hamil terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III: Pregnancy Yoga In Reducing Back Pain In Pregnant Women In The Third Trimester Ni Made Diah Intari; Izzah, Alifia Nurul; Fabumase, Ana; Enumbi, Yomince; Hasnaeni, Hasnaeni
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i1.1341

Abstract

Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan fisik yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Nyeri punggung bawah sering dialami oleh ibu hamil akibat beratnya beban janin dan perubahan posisi janin didalam rahim menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan otot dan sendi. Nyeri punggung dapat menurunkan kualitas hidup ibu hamil dan merugikan pertumbuhan janin. Oleh karena itu diperlukan suatu penanggulangan untuk mengatasi keluhan tersebut sehingga ibu dan janin mendapatkan manfaat dan dapat tumbuh kembang dengan baik. Salah satu penanggulangan nyeri punggung yang sering dilakukan adalah kegiatan senam hamil dan yoga hamil. Senam hamil dan yoga hamil merupakan upaya relaksasi otot dan sendi serta memperlancar sirkulasi darah, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban pada otot dan sendi dan mengurangi nyeri punggung. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti-bukti dari hasil penelitian sebelumnya mengenai pengaruh senam dan yoga hamil terhadap penurunan keluhan nyeri punggung yang umumnya dialami ibu hamil trisemester III. Dengan menelaah berbagai metode dan hasil dari penelitian terdahulu. Metode yang digunakan pada literature review ini adalah penelusuran jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian adalah "efektivitas senam dan yoga hamil terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trisemester III". Sumber yang digunakan adalah (Google Scholar dan Microsoft edge). Artikel yang ditemukan kemudian dilakukan seleksi berdasarkan tingkat relevansinya dengan topik penelitian. Metode yang dijelaskan pada masing-masing artikel kemudian dirangkum dan dianalisis untuk menjawab masalah penelitian. Hasil review literatur ini akan digunakan sebagai dasar dalam merancang penelitian empiris selanjutnya. Berdasarkan penelusuran literatur, didapatkan 60 artikel yang sesuai dengan kriteria. Ke-60 artikel tersebut melakukan penelitian dengan subjek ibu hamil trimester III dan memberikan intervensi berupa senam atau yoga hamil. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa senam maupun yoga hamil efektif dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penurunan nyeri punggung tersebut secara statistik signifikan. Dengan demikian, yoga hamil efektif untuk menanggulangi keluhan nyeri punggung umumnya pada ibu hamil trisemester III.
Pola Asuh Orang Tua Tunggal (Ibu) terhadap Perkembangan Sikap Anak: Parenting Patterns of Single Parents (Mothers) on the Development of Children's Attitudes Afrilliany, Afrilliany; Rachmawati, Yeni; Listiana, Aan
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i1.1401

Abstract

Manusia diciptakan tuhan secara berpasang-pasangan, adanya laki-laki serta perempuan, pernikahan merupakan sesuatu hal yang sakral dalam mempersatukan dua insan, dan anak adalah anugerah terindah yang tuhan berikan. Orang tua mempunyai peran tersendiri untuk selalu mendidik dan menjadi role model untuk anaknya, pola pengasuhan yang baik tentunya akan memberikan pengaruh baik bagi perkembangan anak ke depan, lalu bagaimana dengan keadaan keluarga yang tidak sempurna dengan tidak ada peran ayah atau ibunya yang meninggal atau bercerai, sehingga peran Pengasuhan diperankan oleh satu pihak saja. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk menyajikan informasi mengenai Pengaruh Orang Tua Tunggal (ibu) terhadap Perkembangan sikap anak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan mengkaji berbagai sumber data dari hasil wawancara dan observasi, dengan partisipasi Ibu anak, seorang anak dan Guru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa subjek dengan pola asuhan orang tua tunggal (ibu) memiliki pengaruh positif dan negatif, peran serta pola asuh dari ibu tunggal subjek memberikan pengaruh pada anak yang memiliki kecerdasan sosial emosi yang baik terhadap kemampuannya dalam beradaptasi dengan lingkungannya serta dapat berkomunikasi baik dengan orang-orang disekelilingnya, namun sikap ini tidak akan terjadi secara permanen karena sifat anak yang masih labil, tetap saja peran ayah dalam masa usia dini anak lebih memberikan pengaruh yang efektif di masa remaja hingga dewasa.
Analisis Risiko terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR): Risk Analysis of Low Birth Weight Incidence (LBW) Pratiwy, Ulvy
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i1.1448

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), yaitu bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram tanpa memandang usia kehamilan, merupakan salah satu indikator penting dalam menilai status kesehatan ibu dan anak. BBLR berkontribusi besar terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas neonatal, serta memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk risiko gangguan kognitif, fisik, dan penyakit tidak menular di usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko bayi BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Jumpandang Baru Tahun 2015-2017. Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol, sampel penelitian adalah ibu yang melakukan kunjungan antenatal care dan bersalin dengan tenaga kesehatan periode 2015-2017. Besar sampel penelitian ini adalah 186 dengan perbandingan kasus kontrol 1:1. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Analisis menggunakan uji OR. Kasus BBLR (46 kasus) terbanyak bersalin dengan ibu <20 tahun dan >35 tahun (73,0%) (OR=4,375), ukuran lingkar lengan atas (89,9%) (OR=184,675), paritas >3 kali (89,5%) (OR=17,607), pendidikan (49,3%), pekerjaan (61,5%). Usia, ukuran LILA dan paritas merupakan faktor risiko terjadinya BBLR namun yang paling berkorelasi terhadap risiko terjadinya BBLR adalah ukuran lingkar lengan atas (OR=184,675) Sebaiknya ibu yang mengetahui dirinya hamil segera ke pelayanan kesehatan tempat memeriksakan diri dan sebaiknya melakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan PUS (Usia Subur) tentang hal-hal yang harus dipersiapkan sejak sebelum memasuki masa kehamilan, saat hamil dan pasca melahirkan sehingga dapat mengurangi risiko lahirnya bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
Faktor yang Mempengaruhi Gangguan Fisik pada Ibu Premenopause: Factors That Influence Physical Disorders In Premenopause Mothers Lestari, Nur Cahyani Ari; Zulhijriani, Zulhijriani
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i1.1449

Abstract

Masa premenopause merupakan fase transisi sebelum menopause yang ditandai oleh berbagai perubahan hormonal, biologis, psikologis, dan sosial pada wanita. Perubahan-perubahan ini sering kali menimbulkan gangguan fisik yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan fisik pada ibu premenopause. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 35 ibu premenopause yang dipilih melalui Teknik random  sampling, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia menopause (p=0,011), pendapatan keluarga (p=0,046), tingkat stress (p<0,001), dan aktivitas fisik (p=0,007) secara signifikan mempengaruhi gangguan fisik pada ibu premenopause. Model regresi secara keseluruhan signifikan (F=22,584; p<0,001) dengan kemampuan menjelaskan variasi dalam gangguan fisik sebesar 71,4% (R²=0,714). Penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan faktor biologis, psikososial, dan ekonomi dalam merancang intervensi untuk meningkatkan kesehatan wanita selama masa transisi menopause.
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah pada Ibu Bersalin : Factors that Influence the Incidence of Low Birth Weight Babies in Maternal Mothers Kalsum, Ummu; Susanti, Kasmawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i1.1458

Abstract

Berat badan lahir rendah atau BBLR didefinisikan sebagai bayi dengan berat badan saat lahir <2500 gram. Berat badan lahir merupakan parameter umum yang dipakai untuk menggambarkan pertumbuhan fetus dan nutrisi intra- uterin. Bayi berat lahir rendah mempunyai kecenderungan ke arah peningkatan terjadinya infeksi dan mudah terserang komplikasi. Masalah pada BBLR yang sering terjadi adalah gangguan pada sistem pernafasan, susunan saraf pusat, kardiovaskular, hematologi, gastro intestinal, ginjal dan termoregulasi. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian bayi berat lahir rendah pada ibu bersalin di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin pada bulan Agustus 2024 di RSUD Tenriawaru Bone. Jadi sampel yang akan diambil sebanyak 35 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS versi 20 dan dianalisis dengan chi square. Ada pengaruh usia ibu terhadap kejadian bayi berat lahir rendah pada ibu bersalin di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone dengan p-value = 0,000 p<0,05. Ada pengaruh jarak kelahiran terhadap kejadian bayi berat lahir rendah pada ibu bersalin di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone dengan p-value = 0,000 p<0,05. Ada pengaruh riwayat penyakit terhadap kejadian bayi berat lahir rendah pada ibu bersalin di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone dengan p-value = 0,004 p<0,05. Ada pengaruh tingkat kunjungan (ANC) terhadap kejadian bayi berat lahir rendah pada ibu bersalin di RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone dengan p-value = 0,000 p<0,05.

Page 2 of 2 | Total Record : 20