cover
Contact Name
Lili Purnama Sari
Contact Email
infosalnesia@gmail.com
Phone
+6285255155883
Journal Mail Official
infosalnesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No.75A Baju Bodoa, Maros Baru, Sulawesi Selatan, Indonesia Telp/Fax: 085255155883
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI)
Published by Sarana Ilmu Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30265509     DOI : 10.36590/jibi
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian, literatur review, ataupun studi kasus tentang : Ilmu kebidanan, kesehatan masyarakat, kesehatan reproduksi, kesehatan ibu dan anak.
Articles 30 Documents
Case Report pada Multigravida Trimester III dengan Plasenta Previa Totalis dan Disfungsi Simfisis Pubis: Case Report on a Third Trimester Multigravida with Total Placenta Previa and Symphysis Pubis Dysfunction Elisa, Siti Nur; Esyuananik, Esyuananik; Laili, Anis Nur Laili; Irawati, Deasy
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i2.1680

Abstract

Kehamilan pada multigravida seringkali menimbulkan ketidaknyamanan, salah satunya adalah Disfungsi Simfisis Pubis (SPD). SPD ditandai nyeri sendi panggul, prevalensin SPD secara global 20%-35%, di Puskesmas Tanah Merah prevalensi SPD Maret 2025 sebanyak 50% dari 30 ibu hamil, SPD meningkat trimester ketiga. Faktor risiko utama SPD antara lain penambahan berat badan dan peningkatan hormon relaksin. Tujuan asuhan ini untuk menggambarkan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III dengan plasenta previa Totalis dan Disfungsi Simfisis Pubis. Desain ini menggunakan Case Report dengan subjek Ny. S, 33 tahun, G3P2A0 yang mengalami SPD, dengan menggunakan informed Consent. Hasil pada pemeriksaan palpasi simfisis pubis menunjukkan nyeri sedang skala nyeri (skor 5). Analisis mengindikasikan bahwa SPD ibu ini disebabkan oleh peningkatan hormon relaksin yang melunakan ligamen, usia kehamilan yang lanjut, jumlah kehamilan (multigravida), serta kurangnya pemenuhan kebutuhan kalsium. Meskipun ibu telah melakukan kompres hangat dan yoga secara rutin, hanya dapat mengurangi tingkat nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan (skor 2), pada kunjungan kedua berdasarkan hasil USG terdapat komplikasi Plasenta Previa Totalis sehingga tidak dilakukan yoga hanya kompres hangat saja dan dianjurkan untuk control ke RS (Rujukan Dini Berencana) dan klien bersedia. Hasil diagnosa yang diperoleh pada kunjungan kedua G3P2A0 dengan Syphysis Pubis Disfungtion dan Plasenta Previa Totalis. Kompres hangat terbukti efektif untuk mengatasi nyeri perut bagian bawah (SPD).
Lama Ketuban Pecah Dini dengan Kadar Leukosit pada Ibu Bersalin: Duration of Premature Rupture of Membranes with Leukocyte Levels in Birthing Women Pervitasari, Novi; Handayani, Sri
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i2.1698

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi yang dapat menimbulkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan, salah satunya adalah korioamnionitis yang berisiko menyebabkan infeksi. Infeksi lebih mungkin terjadi pada KPD yang berlangsung lama karena bakteri memiliki waktu lebih banyak untuk bermultiplikasi, sehingga dapat meningkatkan kadar leukosit maternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama ketuban pecah dini dengan kadar leukosit pada ibu bersalin di RSUI Kustati Surakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study, data yang digunakan berasal dari rekam medis ibu bersalin dengan riwayat KPD di RSUI Kustati Surakarta  sebanyak 63 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik Analisa data yang digunakan adalah uji statistik parameter spearman rho. Hasil uji korelasi  menunjukkan Nilai p-value atau Sig. (2-tailed) lebih kecil dari ???? = 0,05 maka Hᴏ ditolak. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,821 yang berarti hubungan antara lama ketuban pecah dini dengan kadar leukosit sangat kuat. Nilai koefisien korelasi positif, yang artinya semakin lama proses ketuban pecah sampai bayi lahir semakin tinggi kadar leukosit pada ibu bersalin di RSUI Kustati Surakarta. Maka dapat di simpulkan Terdapat hubungan sangat kuat antara lama KPD dengan kadar leukosit pada ibu bersalin di RSUI Kustati Surakarta.
Pemberian Sari Kurma terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia: Giving Date Palm Extract On Increasing Hemoglobin Levels In Pregnant Women With Anemia Auliani, Gina Fitria; Handayani, Sri
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i2.1706

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat berdampak buruk pada kehamilan, persalinan, serta kesehatan janin. Salah satu alternatif penanganan anemia adalah dengan pemberian bahan alami, seperti sari kurma yang kaya akan zat besi, vitamin, dan mineral. Tujuan penelitiian ini untuk Mengetahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Praktik Mandiri Bidan Yayah Juariyah. Metode Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 20 ibu hamil trimester II dan III yang mengalami anemia ringan. Pemberian sari kurma dilakukan selama 14 hari berturut-turut. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian Rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 9,8 g/dL dan sesudah intervensi meningkat menjadi 11,2 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Pemberian sari kurma berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Sari kurma dapat menjadi alternatif pendamping suplemen zat besi dalam penanganan anemia selama kehamilan.
Case Report pada Ibu Multigravida Trimester III dengan Nyeri Pinggang: Case Report on A Multigravida Woman In The Third Trimester With Lower Back Pain Hasjim, aushaffira Tabriza Rishardini; Esyuananik, Esyuananik; Suryaningsih, Suryaningsih; Wayanti, Sri
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i2.1746

Abstract

Nyeri pinggang merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Asuhan ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan pada ibu hamil multigravida trimester III dengan nyeri pinggang di wilayah kerja Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Metode Asuhan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi (inspeksi dan palpasi), dan telaah dokumentasi. Subjek Asuhan adalah ibu hamil multigravida trimester III dengan usia kehamilan 37-40 minggu yang mengalami nyeri pinggang dan berdomisili di Tanah Merah. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan asuhan kebidanan komprehensif, meliputi edukasi tentang penyebab nyeri pinggang, anjuran nutrisi seimbang (vitamin D, magnesium, omega-3, fosfor, kalsium), penggunaan kompres hangat, latihan yoga, pijatan, serta perbaikan mekanika tubuh dan posisi tidur, efektif dalam mengurangi intensitas nyeri pinggang dari tingkat sedang (skor 5) menjadi ringan (skor 2). Intervensi non-farmakologis terbukti meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup ibu hamil.
Model Continuity of Care dalam Asuhan Kehamilan dan Persalinan terhadap Pencegahan Stunting: Continuity of Care Model in Pregnancy and Childbirth Care for Stunting Prevention Muldaniyah, muldaniyah; Asli, Kartika
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i2.1790

Abstract

Stunting (gagal tumbuh) merupakan masalah kesehatan global yang berakar pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dimulai sejak kehamilan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas asuhan dan luaran kehamilan adalah melalui implementasi model Continuity of Care (CoC), yang menjamin asuhan berkelanjutan dan terpadu oleh penyedia layanan yang sama atau tim yang terkoordinasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan Model CoC selama masa kehamilan dan persalinan terhadap kejadian stunting pada anak usia dua tahun. Mtode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain Quasy-Experimental dengan total sampel yang dibagi menjadi Kelompok Intervensi 15 responden dan 15 Kelompok Kontrol. Model CoC diterapkan sejak kunjungan antenatal trimester I hingga masa nifas dan bayi baru lahir. Variabel independen adalah Model Asuhan CoC dan Standar, dan variabel dependen adalah status stunting (diukur berdasarkan Panjang Badan menurut Usia dan Berat badan). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher's Exact dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian ini yaitu kejadian stunting pada Kelompok Intervensi adalah 6,7 % jauh lebih rendah dibandingkan Kelompok Kontrol yaitu 26,7% dan Hasil uji statistik Fisher's Exact menunjukkan nilai 0,04 dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Model Continuity of Care dalam asuhan kehamilan dan persalinan terhadap pencegahan stunting. Penerapan Model ini secara signifikan berhubungan dengan penurunan risiko stunting dan dapat direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak guna memastikan asuhan yang komprehensif dan berkelanjutan di masa 1000 HPK.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ibu dengan Riwayat Sectio Caesarea (SC): Comprehensive Midwifery Care for Mothers with a History of Caesarean Section (CS) Hopipah, Tuti; Maryam, Maryam; Nurhidayah, Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.1808

Abstract

Kehamilan dengan riwayat sectio caesarea termasuk kehamilan risiko tinggi yang memerlukan pengawasan dan asuhan kebidanan secara komprehensif agar tidak menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan pelayanan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, ibu nifas dan KB secara komprehensif melalui pendekatan manajemen kebidanan menurut varney dan SOAP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus komprehensif yang melibatkan satu subjek Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan memperhatikan prinsip etika penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama masa kehamilan ibu menjalani tujuh kali kunjungan ANC dengan pemeriksaan 10T secara lengkap, kadar Hb 10,9 g/dl (anemia ringan), dan hasil perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) yaitu 34,1 dikategorikan kelebihan berat badan atau obesitas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S pada kehamilan tidak ditemukan masalah. Persalinan dilakukan secara sectio caesarea karena mempunyai riwayat sesar pada kehamilan sebelumnya dengan hasil bayi lahir perempuan, berat badan 3.525 gram, panjang badan 51 cm, dan nilai Apgar 8/9/10. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi dengan empat kali kunjungan, dan ibu memilih metode kontrasepsi jangka panjang berupa Metode Operasi Wanita (MOW). Asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan mampu mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal serta meningkatkan kesadaran ibu dalam perencanaan keluarga pasca persalinan.
Pengetahuan tentang Pola Makan pada Lansia Penderita Hipertensi : Knowledge of Dietary Patterns in Elderly People with Hypertension Sentia, Sentia; Trihartiningsih, Evie; Ulfa, Ika Mardiatul
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.1835

Abstract

Studi pendahuluan pada 10 lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kereng Bangkirai, terdapat 7 lansia memiliki pola makan tidak sehat. Pola Makan yang tidak seimbang atau tidak sehat pada lansia dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri dan meningkatkan tekanan darah, penurunan aktivitas fisik, dan peningkatan risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pola makan pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kereng Bangkirai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan populasi 36 lansia dan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling. Hasil Penelitian menggambarkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pola makan pada lansia penderita hipertensi berjumlah 24 responden (66,67%), responden memiliki pengetahuan cukup berjumlah 9 responden (25%) dan responden memiliki pengetahuan kurang berjumlah 3 responden (8,33%). Sedangkan responden berdasarkan umur sebagian besar pada umur 60-74 tahun berjumlah 34 responden (94,44%), jenis kelamin di dominasi oleh perempuan berjumlah 23 responden (63,88%), dan pendidikan sebagian besar berada dikategori SMA berjumlah 16 responden (44,44%). Tingkat pengetahuan lansia tentang pola makan tergolong baik. Sebagian besar lansia telah memahami pentingnya pola makan yang sehat dalam mengontrol tekanan darah. Namun, masih terdapat sebagian kecil lansia dengan pengetahuan cukup dan kurang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan untuk memperkuat pemahaman mereka tentang pola makan yang sesuai bagi penderita hipertensi.
Pola Asuh Orangtua dengan Perkembangan Balita: Parenting Patterns with Toddler Development Qudrotun, Qudrotun; Harumi, Ani Media; Susilaningrum, Rekawati; Ernawati, Masfuah
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.1958

Abstract

Setiap individu membutuhkan faktor pendukung untuk pertumbuhan yang optimal, salah satunya adalah dukungan maksimal dari lingkungan pengasuhan. Oleh karena itu, sebagai orang tua, sangat penting untuk mengembangkan kemampuan dalam menstimulasi anak, baik dari aspek motorik kasar, kognitif, sensorik, maupun sosial. Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola asuh orang tua dengan tumbuh kembang balita di Posyandu Puskesmas Ketabang, Surabaya. Selama proses penelitian, desain observasi analitik dilakukan dengan sampel sebanyak 58 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Peneliti menetapkan perkembangan sebagai variabel independen dan pola asuh sebagai variabel dependen. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner dan skrining terkait variabel independen menggunakan KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan).Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa orang tua secara dominan menerapkan pola asuh demokratis (63,8%). Adapun balita yang perkembangannya sesuai mencapai total 69,0%. Data uji Spearman (0,05) menunjukkan p-value sebesar 0,000, yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan tumbuh kembang balita. Mayoritas dari mereka menggunakan gaya pengasuhan demokratis dan mayoritas balita memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya.
Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental: Intensity of Social Media Use and Mental Health Sukriani, Wahidah; Rianti, Rianti; Arisani, Greiny
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.2000

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa merupakan isu kritis yang semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya penetrasi media sosial di kalangan generasi muda. Mahasiswa sebagai kelompok rentan berada dalam fase transisi kehidupan yang penuh tekanan akademis, sosial, dan emosional, sehingga pola penggunaan media sosial berpotensi mempengaruhi kondisi psikologis mereka secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir, dengan total sampel 79 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SMUIS (Social Media Use Integration Scale) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dan SRQ-20 (Self-Reporting Questionnaire-20) untuk menilai status kesehatan mental. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (83,5%) memiliki intensitas penggunaan media sosial sedang dan 49 responden (62%) terindikasi mengalami gangguan kesehatan mental. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental (p = 0,116). Namun nilai OR = 4,05 menunjukkan bahwa responden dengan intensitas penggunaan tinggi menunjukkan proporsi terindikasi gangguan kesehatan mental lebih besar dibandingkan kelompok penggunaan sedang. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi berkaitan erat dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental pada mahasiswa. Diperlukan pengembangan program promosi kesehatan mental yang mengintegrasikan edukasi penggunaan media sosial secara sehat bagi mahasiswa.
Peran Bidan dengan Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil: The Role of Midwives in Preventing Anemia in Pregnant Women Wijayanti, Indah Wahyu; Ermawati, Iit; Sary, Yessy Nur Endah
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.2002

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah utama di Indonesia. Kesadaran menjaga asupan nutrisi dan kepatuhan meminum suplemen Tablet Tambah Darah merupakan kunci menghindarinya. Faktanya, banyak ibu hamil teledor dalam menjaga asupan nutrisi dan meminum suplemen hingga harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan peran bidan sebagaimana amanat UU 4/2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran bidan dengan pencegahan anemia pada ibu hamil di Ruang Obgyn RSUD Waluyo Jati. Metode yang dipakai adalah kuantitatif-analitik korelasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel ditetapkan 28 orang berdasar rumus Slovin dengan teknik accidental. Kuesioner disebar untuk dianalisis dengan uji chi-square dibantu SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dukungan peran bidan terhadap pencegahan anemia ibu hamil sebesar 89%. Hasil uji statisik chi-square didapat nilai P value sebesar 0.004 dimana hasil P value < α = 0,05 yang maknanya terdapat hubungan signifikan antara peran bidan dengan pencegahan anemia pada ibu hamil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peran bidan mendukung terhadap pencegahan anemia pada ibu hamil, serta ada hubungan signifikan antara peran bidan dengan pencegahan anemia pada ibu hamil dengan P value sebesar 0,004.

Page 3 of 3 | Total Record : 30