cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2023)" : 91 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA Ade Mustofa
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Globalisasi memberi dampak yang cukup luas dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam aspek pendidikan dan menuntut kompetensi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi utuh, yang disebut kompetensi abad 21. Hal ini dapat tercapai apabila pendidikan di sekolah tidak hanya diarahkan pada kemampuan kognitif peserta didik, tetapi juga keterampilan yang dimiliki peserta didik itu sendiri yang mencakup keterampilan untuk berpikir, komunikatif dan kolaboratif. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada mata pelajaran Biologi di kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Losari bahwa pada kegiatan diskusi keterampilan kolaborasi siswa belum nampak, yang menyebabkan kegiatan diskusi berjalan tidak efektif. Oleh sebab itu, guru perlu berupaya untuk mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dalam kegiatan diskusi agar proses pembelajaran bisa berlangsung secara aktif. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti ingin mengetahui dampak penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan metode tutor sebaya untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Losari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah menggunakan penelitian pre-eksperimen dengan menggunakan one shoot case study, hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa untuk hasil observasi keterampilan kolaborasi, sikap/karakter siswa, hasil penilaian presentasi, hasil penilaian E-LKPD dan hasil penilain postes menunjukan hasil dalam kategori baik, dimana model pembelajaran Problem Based Learing (PBL) dengna metode tutor sebaya mampu untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Penerpan, PBL, Keterampilan Kolaborasi. APPLICATION PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL USING THE PEER TUTOR METHOD TO IMPROVE STUDENTS' COLLABORATION SKILLS ABSTRACT Globalization has had quite a broad impact on various aspects of life, including the educational aspect and demands the competence of human resources who have complete competence, which is called 21st century competence. This can be achieved if education in schools is not only directed at students' cognitive abilities, but also the skills possessed by the students themselves which include thinking, communicative and collaborative skills. Based on the results of observations made in the Biology subject in class Therefore, teachers need to make efforts to be able to improve students' collaboration skills in discussion activities so that the learning process can take place actively. Based on the background above, the researcher wants to know the impact of implementing the Problem Based Learning (PBL) learning model with the peer tutoring method to improve the collaboration skills of class XI MIPA 5 students at SMA Negeri 1 Losari. The type of research carried out was pre-experimental research using one shot case study. The results of the research carried out were that the results of observing collaboration skills, student attitudes/character, presentation assessment results, E-LKPD assessment results and post-test assessment results showed results in good category, where the Problem Based Learning (PBL) learning model using the peer tutoring method is able to improve students' collaboration skills in the learning process. Keywords: Implementation, PBL, Collaboration Skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DAN KAHOOT QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI TELLING TIME DALAM READING COMPREHENSION Neni Riana
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan penggunaan media gambar serta Kahoot Quiz terhadap hasil belajar peserta didik pada materi telling time dalam reading comprehension. Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan subjek penelitian dari kelas 7B di SMPN 3 Rancah. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik setelah intervensi pembelajaran, dengan rata-rata nilai post-test yang lebih tinggi dari pre-test. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan media Kahoot Quiz memiliki dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik dalam materi telling time dalam reading comprehension. Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), media Kahoot Quiz, hasil belajar, telling time, reading comprehension. THE APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL AND THE USE OF IMAGE MEDIA AND KAHOOT QUIZ TO STUDENT LEARNING OUTCOMES IN TELLING TIME MATERIAL IN READING COMPREHENSION ABSTRACT This study aims to investigate the effect of the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model and the use of image media and Kahoot Quiz on student learning outcomes on telling time material in reading comprehension. The quantitative descriptive research method was used by involving research subjects from grade 7B at SMPN 3 Rancah. Data was collected through pre-test and post-test, then analyzed using descriptive statistics. The results of the analysis showed a significant improvement in learners' learning outcomes after the learning intervention, with an average post-test score higher than the pre-test. The implications of these findings show that the application of the PBL learning model with Kahoot Quiz media has a positive impact on student learning outcomes in telling time material in reading comprehension. Keywords: Problem Based Learning (PBL), media Kahoot Quiz, hasil belajar, telling time, reading comprehension.
UPAYA DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA DI SEKOLAH DASAR Wiwied Witaradya
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar masih berpusat pada guru sebagai pengajar dimana guru memberikan materi kepada siswa sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, adapun sumber belajar Matematika hanya buku paket mata pelajaran saja, dimana kegiatan pembelajaran Matematika kurang memberikan pengalaman belajar kepada siswa seperti melaksanakan proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan sifat-sifat bangun datar. Pada kegiatan pembelajaran ini, guru masih belum menggunakan model pembelajaran yang tepat. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri Jagapura 03 sebanyak 18 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 10 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan cara mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Adapun data siklus I menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 72 ketuntasan belajar mencapai 77% dengan kriteria baik. Kemudian pada siklus II menunjukan rata- rata nilai hasil belajar mencapai 89 dan ketuntasan belajar 94% dengan kriteria sangat baik. Maka, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran problem based learning sangat berpengaruh dan dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV di SD Negeri Jagapura 03. Adanya penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif memecahkan berbagai masalah yang dihadapi, pengalaman langsung saat belajar, keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran bersifat konstruktivisme, peningkatkan daya ingat siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa. Kata kunci: Hasil Belajar, Matematika, Problem Bassed Learning. THE INFLUENCE OF THE USE OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL ON STUDENT LEARNING OUTCOMES IN GRADE IV MATHEMATICS SUBJECTS AT SD NEGERI JAGAPURA 03 ABSTRACT Mathematics learning in elementary schools is still centered on the teacher as a teacher where the teacher provides material to students so that students only listen and take notes on what the teacher says, while the mathematics learning resources are only subject package books, where mathematics learning activities do not provide learning experiences to the students. students like carrying out problem solving processes related to the properties of flat shapes. In this learning activity, the teacher still does not use the right learning model. This causes low student learning outcomes. This research aims to improve Mathematics learning outcomes through the application of the problem based learning model. The research subjects were 27 class IV students at SD Negeri Jagapura 03. Data collection used a multiple choice test method with a total of 10 questions. Learning outcome data was analyzed using quantitative descriptive techniques, namely by finding the average student scores and learning completeness. Meanwhile, cycle I data shows that the average learning outcome score reached 72, learning completeness reached 77% with good criteria. Then in cycle II it showed that the average learning outcome score reached 89 and learning completeness was 94% with very good criteria. So, it can be concluded that the application of the problem based learning model is very influential and can improve the Mathematics learning outcomes of class IV students at SD Negeri Jagapura 03. The application of the problem based learning model means that students play an active role in solving various problems faced, direct experience when learning, involvement students are active in the learning process, learning is constructivist, improving student memory and student-centered learning. Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Problem Bassed Learning.
PENERAPAN PBL UNTUK MENINGKATAKAN LITERASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Diki Masduki
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Literasi sangat penting untuk diterapkan dalam dunia pendidikan terutama dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan literasi dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa melalui kegiatan kebahasaan, seperti membaca dan menulis. Namun, dengan keunggulan literasi tersebut, minat membaca siswa Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini akan berfokus pada upaya untuk meningkatkan literasi siswa pada materi pencemaran lingkungan di SMK Negeri 5 Kuningan melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan rekan sejawat dan evaluasi terhadap pembelajaran di kelas X SMKN 5 Kuningan tahun pembelajaran 2023-2024 sebanyak 21 orang siswa sebagai sampel dari jumlah keseluruhan siswa kelas sepuluh sebanyak 703 orang siswa.Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan menunjukkan perolehan nilai diatas KKTP pretest sebesar 24% sedangkan perolehan nilai diatas KKTP posttest sebesar 81%. Artinya kemampuan siswa mengalami peningkatan nilai sebesar 57% setelah menerapkan pembelajaran menggunkan PBL. Dengan demikian penggunaan model PBL efektif digunakan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi pencemaran lingkungan. Kata kunci: Keterampilan berpikir tingkat tinggi, Model PBL, Literasi Siswa APPLICATION OF PBL TO IMPROVE STUDENTS' LITERACY AND HIGH LEVEL THINKING SKILLS ON ENVIRONMENTAL POLLUTION MATERIAL ABSTRACT Literacy is very important to apply in the world of education, especially in daily learning. Literacy activities can broaden students' insight and knowledge through language activities, such as reading and writing. However, with these literacy advantages, Indonesian students' interest in reading is still relatively low. This research will focus on efforts to increase student literacy in environmental pollution material at SMK Negeri 5 Kuningan through the Problem Based Learning learning model. The method used in the research is a quantitative descriptive method through data collection through observation and interviews with colleagues and evaluation of learning in class students. Based on the results of data processing and discussion, it shows that the score above the pretest KKTP was 24%, while the score above the posttest KKTP was 81%. This means that students' abilities increased by 57% after implementing learning using PBL. Thus, the use of the PBL model is effectively used to increase students' literacy and high-level thinking skills on environmental pollution material. Keywords: Higher order thinking skills, PBL Model, Student Literacy
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP ANALYTICAL EXPOSTION TEKS Elin Herlina
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP ANALYTICAL EXPOSTION TEKS Elin Herlina Sekolah Menengah Kejuluan Negeri 1 Cilimus, Kuningan-Jawa Barat Elin_herliana@belajar.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengalikan bilangan cacah siswa kelas II B SDN 1 Winduhaji dengan menggunakan media benda konkret. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama dua siklus dengan melibatkan 20 siswa. Pada siklus pertama, media benda konkret berupa kelereng diterapkan, dan pada siklus kedua diganti dengan permen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam ketuntasan siswa, dengan persentase meningkat dari 65% pada siklus pertama menjadi 85% pada siklus kedua. Rata-rata nilai siswa mengalami kenaikan dari 78 menjadi 78,5. Intervensi ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap perkalian bilangan cacah. Kata kunci: Matematika, bilangan cacah, perkalian, media benda konkret, penelitian tindakan kelas, siswa kelas II SD. IMPROVING ENGLISH SPEAKING SKILLS BY USING PROBLEM BASED LEARNING MODELS ON ANALYTICAL EXPOSTION OF TEXT ABSTRACT This research aims to improve the ability to multiply whole numbers of class II B students at SDN 1 Winduhaji using concrete objects as media. Classroom action research was carried out over two cycles involving 20 students. In the first cycle, concrete objects in the form of marbles were used, and in the second cycle they were replaced with candy. The results showed a significant increase in student completion, with the percentage increasing from 65% in the first cycle to 85% in the second cycle. The average student score increased from 78 to 78.5. This intervention succeeded in increasing students' understanding of multiplication of whole numbers. Keywords: Mathematics, whole numbers, multiplication, concrete object media, classroom action research, second grade elementary school students.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SDN TAMBAKSERANG 03 SEMESTER GENAP TAHUN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Sri Suciati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi di kelas III SD Negeri Tambakserang 03 Bantarkawung Brebes, ditemukan permasalahan pada pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis. Sebanyak 57,14% siswa belum mencapai KKM sebesar 70. Hal ini disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif, pembelajaran yang berpusat pada guru, dan guru menggunakan metode ceramah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, hasil belajar menulis pokok-pokok informasi dari teks, kendala-kendala yang muncul selama pembelajaran serta solusinya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, serta refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan catatan lapangan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model Discovery Learning berlangsung dengan baik. Pada siklus 1, aktivitas pembelajaran mencapai 71,42% dan siklus II sebesar 92,85%, mengalami peningkatan sebesar 21,42% dengan nilai ketercapaian ≥80. Pada siklus I rata-rata ketuntasan hasil belajar menulis teks pokok-pokok informasi dari teks 75,85 pada siklus II rata-rata ketuntasan mencapai 81,85. Kendala- kendala yang dihadapi, dalam siklus I maupun siklus II telah dapat diatasi dengan baik. Kata kunci: menulis, model discovery learning, IMPLEMENTATION OF DISCOVERY LEARNING LEARNING MODEL TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF CLASS III STUDENTS OF SDN TAMBAKSERANG 03 EVEN SEMESTER OF ACADEMIC YEAR 2023/2024 ABSTRACT Based on the results of observations in class III of SD Negeri Tambakserang 03 Bantarkawung Brebes, problems were found in learning Indonesian, especially writing skills. As many as 57,14% of students have not reached the KKM of 70. This is caused by learning activities that are less creative and innovative, teacher-centered learning, and teachers using the lecture method. The aim of this research is to describe the implementation of learning using the Discovery Learning learning model, the results of learning to write the main points of information from the text, the obstacles that arise during learning and the solutions. This research uses a classroom action research (PTK) design, which is carried out in two cycles and each cycle consists of four stages, namely planning, implementation and observation, and reflection. The data collection techniques used were observation, tests and field notes. The collected data was analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The research results show that learning by applying the Discovery Learning model is going well. In cycle 1, learning activities reached 71.42% and in cycle II it reached 92.85%, experiencing an increase of 21.42% with an achievement score of ≥80. In cycle I the average completeness result of learning to write the main information from the text was 75.85 in cycle II the average completeness reached 81.85. The obstacles faced in cycle I and cycle II have been overcome well. Keywords: writing, discovery learning model.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI MATERI KELANGKAAN DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS X SMA YA BAKII 1 KESUGIHAN CILACAP Sri Minarni
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Ekonomi, khususnya pada materi kelangkaan. Desain eksperimen one-group pretest-posttest control group digunakan dengan subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas X SMA Ya Bakii 1 Kesugihan Cilacap. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes minat belajar sebelum dan setelah perlakuan, serta observasi dan angket. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa setelah penerapan Model PBL, dengan nilai t hitung sebesar -37,443 dan p < 0,05. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa Model PBL efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi kelangkaan dalam mata pelajaran Ekonomi. Kata kunci: Problem Based Learning, minat belajar, mata pelajaran Ekonomi, kelangkaan, siswa SMA. Pendahuluan INCREASING INTEREST IN LEARNING SCARCITY MATERIAL ECONOMICS SUBJECTS WITH A PROBLEM-BASED LEARNING MODEL FOR GRADE X STUDENTS OF SMA YA BAKII 1 CILACAP SUCCESS ABSTRACT This study aims to explore the influence of the Problem Based Learning (PBL) Model on students' learning interest in Economics subjects, especially on scarcity material. The one-group pretest-posttest control group experimental design was used with research subjects totaling 20 grade X students of SMA Ya Bakii 1 Kesugihan Cilacap. The research instruments used were learning interest tests before and after treatment, as well as observation and questionnaires. The results of the analysis showed an increase in student interest in learning after the application of the PBL Model, with a calculated t value of -37.443 and p < 0.05. The implication of this study is that the PBL Model is effective in increasing students' learning interest in scarcity material in Economics subjects. Keywords: Problem Based Learning, interest in learning, Economics subjects, scarcity, high school students. Introduction
BEST PRACTICE MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Nurohman
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai media. Menurut Kemdikbud (2013), peserta didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Saat ini Peserta dididk kelas 3 terkadang merasa malas dalam memahami materi pembelajaran. Terlebih melihat karakteristik dari anak usia kelas 3 SD adalah operasional konkrit, yaitu harus dihadapkan dengan sesuatu yang nyata. Tujuan dibuatnya best practice penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan vidio pembelajaran: 1) mendeskripsikan respon peserta didik, 2) mendeskripsikan peningkatan literasi numerasi, dan 3) mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari 2024 pada pembelajaran tema 3 sub tema pengaruh perubahan cuaca terhadap manusia di kelas 3 SDN Tanjung 01 Brebes. Pengumpulan data dengan metode teknik tes, observasi, angket, dokumentasi dan penilaian proyek/produk. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rerata respon peserta didik sebesar 85% atau dengan kategori baik sekali, 2) Peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa dari 50% menjadi 85% dalam katagori tuntas belajar melampaui nilai KKM (75). Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek (PjBL) menunjukkan kepada peserta didik bagaimana konsep, prinsip, sains, teknologi, teknik, dan matematika digunakan secara terintegrasi untuk mengembangkan produk, proses, dan sistem yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, guru sebaiknya dapat merancang pembelajaran dengan langkah-langkah yang tepat sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Kata kunci: Literasi numerasi, PjBL, video belajar, IT. BEST PRACTICE TO ENHANCE NUMERACY LITERACY OF LEARNERS THROUGH PROJECT-BASED LEARNING ABSTRACT "Project-Based Learning is a learning model that utilizes projects or activities as a medium. According to the Ministry of Education and Culture (2013), learners engage in exploration, assessment, interpretation, synthesis, and information processing to produce various forms of learning outcomes. Currently, third-grade learners sometimes feel lazy in understanding learning materials, especially considering the characteristics of third-grade students who require concrete operations, meaning they need to be confronted with something tangible. The purpose of developing best practices for implementing project-based learning models assisted by instructional videos are: 1) to describe learners' responses, 2) to describe the improvement of numeracy literacy, and 3) to describe the completeness of learners' learning outcomes. This research uses a quantitative approach with quantitative descriptive analysis methods. The study was conducted in January 2024 on the theme 3 sub-theme "The Influence of Weather Changes on Humans" in class 3 of SDN Tanjung 01 Brebes. Data collection methods include test techniques, observation, questionnaires, documentation, and project/product assessment. Data analysis is performed using descriptive analysis. The research results show that: 1) The average response of learners is 85%, categorized as excellent, 2) Improvement in students' numeracy literacy skills from 50% to 85% in the category of learning completeness exceeds the KKM (Minimum Completeness Criteria) value of 75. Thus, Project-Based Learning (PjBL) demonstrates to learners how concepts, principles, science, technology, engineering, and mathematics are used in an integrated manner to develop products, processes, and systems that are beneficial to human life. Therefore, teachers should design learning with appropriate steps so that its implementation can proceed according to the predetermined plan." Keywords: Numeracy literacy, PjBL, instructional videos, IT.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DI KELAS X MIPA SMA MUBAROKUL ULUM BANJARHARJO Agustriani, Mariska
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan problem based learning dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada SMA Mubarokul Ulum Banjarharjo. Salah satu keunggulan dari model pembelajaran problem based learning yaitu mamupu melatih peserta didik dalam menggunakan berbagai konsep, prinsip dan keterampilan yang telah mereka pelajari untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan penerapan problem based learning, kemapuan berpikir kritis dapat berkembang, karena pada kemampuan berpikir kritis yang diamati dalam penelitian ini berupa kemampuan menganalisis, memecahkan masalah, berfikir logis dan membuat keputusan dengan tepat serta dapat menarik kesimpulan. Kata kunci: Berpikir Kritis, Problem Based Learning THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL TO ENHANCE CRITICAL THINKING OF STUDENTS ON ENVIRONMENTAL CHANGE MATERIAL IN GRADE X SCIENCE CLASS AT MUBAROKUL ULUM HIGH SCHOOL BANJARHARJO ABSTRACT This research aims to describe the implementation of problem-based learning in an effort to develop the critical thinking skills of students at Mubarokul Ulum High School in Banjarharjo. One of the advantages of the problem-based learning model is its ability to train students in using various concepts, principles, and skills they have learned to solve the problems they are facing. Through the implementation of problem-based learning, critical thinking skills can develop. The observed critical thinking skills in this research include the ability to analyze, solve problems, think logically, make accurate decisions, and draw conclusions. Keywords: Critical Thinking, Problem-Based Learning.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SD NEGERI LINGGAPURA 04 Annisa, Zahra
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran IPAS dikelas V SD Negeri linggapura 04 telah selesai. Adapun hasilnya antara lain adalah bahwa hasil belajar pra siklus menunjukan bahwa ketuntasan masih jauh Dimana hanya 36,84 % peserta didik yang tuntas akan tetapi setelah dilakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning menjadi lebih baik yaitu mencapai 78,95% peserta didik yang tuntas dan pada siklus kedua sebanyak 100% peserta didik tuntas. Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, IPAS, Model Pembelajaran Linggapura 04. IMPROVING STUDENTS' LEARNING OUTCOMES USING THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN SCIENCE SUBJECTS IN GRADE V AT LINGGAPURA 04 PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL ABSTRACT Research regarding improving student learning outcomes using the Problem Based Learning learning model in science and science learning in class V of SD N Linggapura 04 has been completed. The results include that the pre-cycle learning results show that completion is still far away, where only 36.84% of students have completed it, but after improvements have been made to learning using the Problem Based Learning model, it has become better, reaching 78.95% of students who have completed it. and in the second cycle 100% of students completed it. Keywords: Guided Inquiry, Science Subject, Linggapura 04 Learning Model

Page 8 of 10 | Total Record : 91