cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2024)" : 88 Documents clear
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF DAN PAPAN DIAGRAM Eros Rosmiati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran menggunakan Problem Based Learning berbantuan media PowerPoint interaktif dan alat peraga papan diagram untuk meningkatkan keaktifan, pemahaman dan kemampuan numerasi peserta didik yang ditinjau dari hasil belajar peserta didik kelas 1 SD Negeri 1 Tambaksari. Berdasarkan observasi awal peneliti, pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dilakukan dengan ceramah, penugasan, tanya jawab, dan diskusi klasikal. Proses pembelajaran tersebut memberikan hasil belajar yang rendah. Oleh karena itu, peneliti menerapkan model pembelajaran Project Based Learning. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah sebanyak 15 orang peserta didik. Instrumen penelitian yang disusun berupa modil ajar, lembar observasi kegiatan guru, lembar kerja peserta didik, lembar penilaian tes formatif pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian yang pada siklus I terdapat 66,7% peserta didik yang mencapai nilai di atas KKM sedangkan 33,3% lainnya masih belum mampu mencapai KKM. Sedangkan pada siklus II diperoleh hasil dari implementasi Problem Based Learning berbantuan media PowerPoint interaktif dan alat peraga papan diagram ini sebanyak 100% peserta didik mampu mencapai nilai diatas KKM. Hal ini menandakan penerapan model Problem Based Learning berpengaruh pada peningkatkan keaktifan peserta didik dan pemahaman serta kemampuan nmerasi peserta didik ditinjau dari hasil belajarnya. Hal ini dikarenakan pembelajaran berfokus pada peserta didik sehingga peserta didik mampu mengeksplorasi lebih banyak pengalaman secara langsung dalam pembelajaran dengan desain yang kontekstual. Kata kunci: Problem Based Learning; PowerPoint Interaktif; Papan Diagram. IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING USED BY INTERACTIVE POWERPOINT AND DIAGRAM BOARDS ABSTRACT This research aims to describe the implementation of learning using Problem Based Learning assisted by interactive PowerPoint media and diagram board teaching aids to increase students' activeness, understanding and numeracy abilities as seen from the learning outcomes of class 1 students at SD Negeri 1 Tambaksari. Based on the researcher's initial observations, the learning carried out by the teacher was carried out with lectures, assignments, questions and answers, and classical discussions. This learning process provides low learning outcomes. Therefore, researchers apply the Project Based Learning learning model. This research is included in classroom action research using a qualitative approach with descriptive analysis. The research subjects were 15 students. The research instruments prepared were in the form of teaching models, teacher activity observation sheets, student worksheets, formative test assessment sheets in cycle I and cycle II. The research results showed that in cycle I there were 66.7% of students who achieved a score above the KKM, while the other 33.3% were still unable to reach the minimum completeness criteria. Meanwhile, in cycle II, the results obtained from the implementation of Problem Based Learning with the help of interactive PowerPoint media and diagram board teaching aids were 100% of students able to achieve scores above the minimum completeness criteria. This indicates that the application of the Problem Based Learning model has an effect on increasing student activity and students' understanding and numerical abilities in terms of their learning outcomes. This is because learning focuses on students so that students are able to explore more direct experiences in learning with a contextual design. Keywords: Problem Based Learning; PowerPoint Interactive; Diagram Boards.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA PAPERIA Ice Nurwati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi peneliti di SDN Kubangsari 02 di kelas 2 dengan jumlah 20 siswa siswi. Metode ceramah masih digunakan oleh guru dalam pembelajaran matematika sehingga siswa memiliki rasa bosan dan merasa kurang bersemangat untuk ikut dalam proses pembelajaran. Melaksanakan proses pembelajaran menggunakan tindakan kelas peneletian. Disini peneliti berperan menjadi pendidik yang terus ikut selama perencanaan, pelaksanaan, observasi maupun refleksi. Untuk membantu proses pembelajaran pendidik menggunakan media papan perkalian ceria (PAPERIA) serta model PBL.Temuan dari siklus 1 menunjukkan bahwa pekerjaan pendidik sudah bagus, tetapi masih punya kesenjangan yang perlu dibenahi, keterlibatan siswa belum cukup optimal, dan 5 anak dengan klasikal memiliki nilai penilaian belajar siswa yang mencapai kesempurnaan 75%. Siklus dua menunjukkan pekerjaan pendidik telah membaik, kekurangan terdapat di siklus 1 telah tertutupi, siswa menjadi rajin melaksanakan proses belajar mengajar, serta 18 siswa mencapai kesempurnaan dengan persentase klasikal 85%. . Pencapaian belajar meningkat dari 75% menjadi 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwasanya implementasi media piringan reproduksi pada materi reproduksi berdampak positif terhadap pengembangan pencapaian belajar siswa. Kata kunci: Hasil Belajar, Model PBL, Papan Perkalian. INCREASE STUDENTS' INTEREST IN LEARNING BY USING THE PBL MODEL ASSISTED BY PAPERIA MEDIA ABSTRACT Based on the results of researchers' observations at SDN Kubangsari 02 in class 2 with a total of 20 female students. The lecture method is still used by teachers in teaching mathematics so that students feel bored and feel less enthusiastic about participating in the learning process. Carry out the learning process using research class actions. Here the researcher plays the role of an educator who continues to participate during planning, implementation, observation and reflection. To help the learning process, educators use cheerful multiplication board media (PAPERIA) and the PBL model. The findings from cycle 1 show that the educators' work is good, but there are still gaps that need to be addressed, student involvement is not optimal enough, and 5 children with classical grades have no assessment scores. learning of students who achieve 75% perfection. The second cycle shows that the work of educators has improved, the deficiencies found in cycle 1 have been covered, students have become diligent in carrying out the teaching and learning process, and 18 students have achieved perfection with a classical percentage of 85%. . Learning achievement increased from 75% to 85%. Thus, it can be concluded that the implementation of reproduction disc media in reproduction material has a positive impact on the development of student learning achievements. Keywords: Learning Outcomes, PBL Model, Multiplication Board.
RENDAHNYA KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DALAM KEGIATAN DISKUSI DI KELAS X SMK Nissa Amanah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Praktik pembelajaran ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah Ciledug pada submateri pencemaran air dengan menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) berbasis Tutor Sebaya melalui Slide Presentasi Canva.Praktik pembelajaran ini dilakukan di SMK Muhammadiyah Ciledug dengan sampel penelitian 20 orang peserta didik kelas X. Treatmen dalam praktik pembelajaran ini berupa pemberian masalah yaitu video tentang banjir saat musim hujan di Sungai Cisanggarung, Kabupaten Cirebon. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa Observasi, Soal Tes, dan Wawancara. Observasi dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui sikap dan keterampilan peserta didik pada saat belajar di kelas. Soal tes dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengetahuan peserta didik. Sedangkan wawancara dilakukan dengan bertujuan untuk menggali informasi terkait perlakuan yang telah dilakukan. Data observasi, dan soal tes dianalisis dengan menggunakan aplikasi Excell. Sedangkan wawancara dianalisis secara kualitatif deskriptif.Hasil praktik pembelajaran menunjukkan bahwa Problem Based Learning Berbasis Tutor Sebaya dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah Ciledug pada submateri pencemaran air melalui slide presentasi canva. Hal ini terlihat dari hasil nilai sikap peserta didik dalam kegiatan diskusi yaitu menunjukkan 100% mampu berpikir kritis secara berkembang sesuai harapan , 65% peserta didik mampu gotong royong dan mandiri saat diskusi secara berkembang sesuai harapan, dan 35% peserta didik mampu gotong royong dan mandiri saat diskusi secara sangat berkembang. Kesimpulan dari penulis lakukan dalam praktik pembelajaran ini, bahwa Dengan membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok dan bersama tutor, peserta didik akan merasa terpicu untuk lebih terlibat dan mendiskusikan cara menyelesaikan suatu masalah. Kata kunci: Model PBL, Tutor Sebaya, Canva, Pencemaran Air. LOW ACTIVITY OF STUDENTS IN DISCUSSION ACTIVITIES IN CLASS X SMK ABSTRACT This learning practice aims to determine the increase in learning activity of class class The instruments used in this research were observations, test questions and interviews. Observations were carried out with the aim of knowing students' attitudes and skills when studying in class. The test questions are carried out with the aim of finding out the level of students' knowledge. Meanwhile, interviews were conducted with the aim of gathering information related to the treatment that had been carried out. Observation data and test questions were analyzed using the Excel application. Meanwhile, the interviews were analyzed descriptively qualitatively. The results of learning practice showed that Problem Based Learning Based on Peer Tutors could increase the learning activity of class This can be seen from the results of students' attitude scores in discussion activities, namely showing that 100% are able to think critically and develop according to expectations, 65% of students are able to work together and be independent when discussions develop according to expectations, and 35% of students are able to work together and be independent. when the discussion really developed. The author's conclusion in this learning practice is that by dividing students into several groups and together with a tutor, students will feel triggered to be more involved and discuss how to solve a problem. Keywords: PBL Model, Peer Tutoring, Canva, Water Pollution.
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN WUJUD BENDA MELALUI LESSON STUDY DI KELAS 4 SD NEGERI CIMUNDING 02 Sri Handayani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud benda pada siswa sekolah dasar. Model PBL diadopsi sebagai pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk secara aktif terlibat dalam pemecahan masalah yang relevan dengan konteks nyata. Penelitian dilakukan dengan melibatkan dua kelompok siswa, di mana satu kelompok mengikuti pembelajaran dengan model PBL dan kelompok lainnya mengikuti pembelajaran konvensional.Data dikumpulkan melalui tes awal untuk mengukur pemahaman konsep perubahan wujud benda sebelum pembelajaran dimulai, serta tes setelah pembelajaran selesai untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman konsep. Selain itu, observasi kelas dan wawancara dengan siswa juga dilakukan untuk memahami persepsi mereka terhadap pengalaman pembelajaran menggunakan model PBL.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep perubahan wujud benda dibandingkan dengan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, observasi kelas dan wawancara menunjukkan tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dan motivasi yang lebih besar dari siswa yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan model PBL.Temuan ini mendukung gagasan bahwa implementasi Problem-Based Learning secara efektif dapat meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud benda pada siswa sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini menyarankan perlunya integrasi model pembelajaran inovatif seperti PBL dalam pengajaran untuk memperkuat pemahaman siswa dan mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Problem Based Learning, Efektif, Inovatif. IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING IN IMPROVING UNDERSTANDING OF THE CONCEPT OF CHANGING THE FORM OF OBJECTS THROUGH LESSON STUDY IN CLASS 4 SD STATE CIMUNDING 02 ABSTRACT This research aims to evaluate the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) learning model in increasing understanding of the concept of changes in the shape of objects in elementary school students. The PBL model is adopted as a learning approach that allows students to be actively involved in solving problems that are relevant to real contexts. The research was conducted involving two groups of students, where one group took part in learning using the PBL model and the other group took part in conventional learning.Data was collected through an initial test to measure understanding of the concept of changing the shape of objects before learning began, as well as a test after learning was completed to evaluate the increase in understanding of the concept. Apart from that, classroom observations and interviews with students were also conducted to understand their perceptions of the learning experience using the PBL model.The results of the research showed that the group of students who took part in learning using the PBL model experienced a significant increase in understanding the concept of changes in the shape of objects compared to the group who took part in conventional learning. In addition, classroom observations and interviews showed higher levels of engagement and greater motivation of students involved in learning using the PBL model.These findings support the idea that the effective implementation of Problem-Based Learning can increase understanding of the concept of changes in the shape of objects in elementary school students. The implications of this research suggest the need to integrate innovative learning models such as PBL in teaching to strengthen student understanding and encourage active involvement in the learning process. Keywords: Problem Based Learning, Efektif, Inovatif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS II MELALUI CONTEXTUAL LEARNING TEACHING BERBANTU VIDIO PEMBELAJARAN SD NEGERI LINGGAPURA 01 BREBES Rini Indriyani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas 2 SD Negeri Linggapura 01 adalah rendahnya peserta didik dalam membaca lancar cerita fabel. Jenis Penelitian yang digunakan adalah PTK. Penelitian ini mengenai pembelajaran contextual learning teaching sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai membaca cerita fabel dikelas II SD Negeri Linggapura 01 Brebes dengan jumlah siswa sebanyak 21 siswa, didapatkan hasil ketuntasan sebagai berikut Pra siklus hanya 14% siswa yang tuntas , siklus 1 50% siswa tuntas, dan siklus 2 86% siswa yang tuntas hal ini menunjukan bahwa contextual learning teaching merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang bisa memberikan keceriaan pada siswa saat pembelajaran berlangsung siswa bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan secara gotong royong dengan dengan kelompoknya masing masing, penggunaan metode CTL sangat membantu dalam pembelajaran sehingga pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi membaca cerita fabel bisa tuntas.. Kata kunci: Contextual teaching learning ,membaca cerita fabel Bahasa Indonesia. IMPROVING THE READING ABILITY OF GRADE II STUDENTS THROUGH CONTEXTUAL LEARNING TEACHING ASSISTED LEARNING VIDEO OF SD NEGERI LINGGAPURA 01 BREBES ABSTRACT The main problem in learning Indonesian in class 2 of SD Negeri Linggapura 01 is the low level of students' ability to read fables fluently. The type of research used is PTK. This research is about contextual learning teaching as a solution to increase students' understanding of reading fables in class II of SD Negeri Linggapura 01 Brebes with a total of 21 students, the completion results were obtained as follows. Pre cycle only 14% of students completed, cycle 1 50% of students completed, and in cycle 2 86% of students completed this shows that contextual learning teaching is a type of cooperative learning that can provide joy to students when learning takes place. Students work together to solve problems in mutual cooperation with their respective groups. The use of the CTL method is very helps in learning so that learning Indonesian on the material of reading fables can be completed.. Keywords: Contextual teaching learning, reading Indonesian fables.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA BLOK PECAHAN Winadi
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter dan kualitas Sumber Daya Manusia. Pemahaman yang baik terhadap konsep matematika, khususnya operasi hitung pecahan yang menjadi landasan utama bagi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika yang lebih kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep tersebut dan Menggunkan media Blok Pecahan.. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dibagi ke dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Partisipan pada penelitian ini ialah 15 siswa kelas V di SD Negeri Pengaradan 04 Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Peneliti juga menjadikan guru selaku partisipan yang mendukung dan mempraktikkan tindakan penelitian dalam memperoleh data tambahan. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam memahami konsep pecahan di setiap siklus. Peningkatan hasil yang signifikan dari pra siklus 55,60, siklus I mencapai rata-rata 72,00 sampai siklus II dengan rata-rata 82,05 Berdasarkan hasil temuan penelitian, maka peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan media Blok Pecahan mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan berpenyebut sama maupun brebeda. Kata kunci: PBL, Media Blok Pecahan. INCREASE STUDENTS' UNDERSTANDING OF FRACTIONS THROUGH PROBLEM-BASED LEARNING MODELS WITH FRACTIONAL BLOCK MEDIA ABSTRACT Education is one of the crucial aspects in shaping character and the quality of human resources. A solid understanding of mathematical concepts, especially fractional arithmetic operations, serves as the foundation for students' ability to solve more complex mathematical problems. Therefore, this research aims to explore the potential use of the Problem-Based Learning (PBL) model as an effort to enhance students' understanding of these concepts, utilizing Fraction Blocks as a teaching aid. The study employs a classroom action research design divided into two cycles, each consisting of one meeting and four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The participants in this research were 15 fifth-grade students at SD Negeri Pengaradan 04, Tanjung District, Brebes Regency. The teacher also served as a participant, supporting and implementing research actions to gather additional data. The research findings indicate an improvement in students' skills in understanding fractional concepts in each cycle. The significant improvement in scores is evident, starting from a pre-cycle average of 55.60, reaching an average of 72.00 in Cycle I, and further increasing to an average of 82.05 in Cycle II. Based on the research findings, the researcher concludes that the implementation of the PBL model with Fraction Blocks as a teaching aid is effective in enhancing student learning outcomes in the addition and subtraction of fractions with similar and different denominators. Keywords: PBL, Fraction Blocks.
Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Negeri Sitanggal 04 Rokhani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pembelajran IPA di SD masih berpusat pada guru dimana guru memberikan materi kepada siswa sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, sumber belajar IPA hanya buku paket tematik saja, kegiatan pembelajaran IPA kurang memberikan pengalaman belajar seperti melaksanakan proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan gejala-gejala alam sekitar, kegiatan pembelajaran IPA masih bersifat hafalan. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 31 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 10 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Data siklus I menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 70 ketuntasan belajar mencapai 62,5% dengan kriteria cukup. Pada siklus II menunjukan rata- rata nilai hasil belajar mencapai 74,69 dan ketuntasan belajar 84,38% dengan kriteria tinggi. Maka, penerpan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI. Adanya penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi, pengalaman langsung saat belajar, keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran bersifat konstruktivisme, peningkatkan daya ingat siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa. Kata kunci: PBL, hasil belajar, IPA. Problem Based Learning Model Improves Science Learning Outcomes of Grade VI Students of SD Negeri Sitanggal 04 ABSTRACT Science learning activities in elementary schools are still teacher-centered where teachers provide material to students so that students only listen and record what is conveyed by the teacher, science learning resources are only thematic package books, science learning activities do not provide learning experiences such as carrying out problem solving processes related to With the natural phenomena around, science learning activities are still rote. This causes low student learning outcomes. This study aims to improve science learning outcomes through the application of problem based learning models. The research subjects were 31 grade VI students. Collecting data using a multiple-choice test method with a total of 10 questions. Learning outcomes data were analyzed using quantitative descriptive techniques, namely by finding the average student score and learning completeness. Cycle I data shows that the average value of learning outcomes reaches 70, learning completeness reaches 62.5% with sufficient criteria. In the second cycle, the average value of learning outcomes reached 74.69 and learning completeness was 84.38% with high criteria. Thus, the application of the problem based learning model can improve science learning outcomes for grade VI students. The existence of the application of the problem-based learning model in which students play an active role in solving various problems faced, direct experience while learning, active student involvement in the learning process, constructivism learning, improving student memory and student-centered learning Keywords: PBL, learning outcomes, science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS II SDN KEBOLEDAN 02 KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES Desi Puspitasari
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada pengaruh media audio visual pada hasil belajar siswa dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual layak digunakan dalam proses belajar mengajar. Media audio visual adalah salah satu istilah yang mengacu pada penggunaan komponen gambar dan juga suara. Jadi, kedua komponen tersebut akan diolah secara bersamaan untuk kemudian disajikan ke dalam sebuah presentasi, tontonan, dan juga program acara yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan adanya media audio visual ini, diharapkan penyampaian informasi dapat lebih jelas dan juga menarik.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus yang dilaksanakan pada peserta didik kelas II SD Negeri Keboledan 02 Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Tiap-tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu : perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif dan kulitatif. Hasil perbaikan pembelajaran menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada siklus I maupun siklus II. Demikian halnya dengan hasil belajar siswa telah menunjukkan peningkatan yaitu pada pra siklus hanya 10 siswa (55,56%) yang tuntas belajar, menjadi 13 siswa (72,22%) yang tuntas belajar pada siklus I dan ketuntasan menjadi 16 siswa (88,88%). Dilihat dari hasil nilai tersebut maka dapat dibuktikan bahwa ada pengaruh media video audio visual pada materi PPKN Kata Kunci: Media audio visual, Hasil belajar siswa,SD Negeri Keboledan 02 THE INFLUENCE OF PROBLEM BASED LEARNING MODELS ON PPKN LEARNING OUTCOMES OF CLASS II STUDENTS SDN KEBOLEDAN 02 WANASARI DISTRICT BREBES DISTRICT ABSTRACT This research focuses on the influence of audio-visual media on student learning outcomes with the aim of finding out the influence of audio-visual media suitable for use in the teaching and learning process. Audio visual media is a term that refers to the use of image and sound components. So, these two components will be processed simultaneously and then presented in a presentation, spectacle, and event program that suits your needs. With this audio visual media, it is hoped that the delivery of information can be clearer and more interesting. The method used in this research is a classroom action research method carried out in two cycles carried out on class II students at SD Negeri Keboledan 02, Wanasari District, Brebes Regency. Each cycle consists of four stages, namely: planning, action, observation and reflection. Data collection was carried out by observation, learning results tests and documentation. Data analysis was carried out using quantitative and qualitative analysis. The results of learning improvements show an increase in student activity and learning outcomes in cycle I and cycle II. Likewise, student learning outcomes have shown an increase, namely in the pre-cycle only 10 students (55.56%) completed their studies, to 13 students (72.22%) who completed their studies in the first cycle and 16 students (88.88%) completed their studies. %). Judging from the results of these values, it can be proven that there is an influence of audio-visual video media on PPKN material Keywords: Audio visual media, student learning outcomes, SD Negeri Keboledan 02
PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATERI KETENAGAKERJAAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMAN 1 TALAGA TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Diny Hendiyani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkakan Minat Belajar Peserta Didik Dalam Materi Ketenagakerjaan Melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Kelas XI SMAN 1 Talaga. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus melalui metode Penelitian Tindakan Kelas yang dibagi menjadi empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2023 – 19 November 2023 di SMAN 1 Talaga. Penelitian terdiri dari 3 variabel yaitu : (1) Variabel Input yang terdiri dari siswa SMAN 1 Talaga sebanyak 24 orang; (2) Variabel proses yang berupa pembelajaran Ekonomi materi Ketenagakerjaan melalui metode PBL (Problem Based Learning); (3) Variabel Output yang berupa peningkatan minat belajar siswa pada materi Ketenagakerjaan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Metode belajar melalui PBL dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I persentase ketuntasan belajar peserta didik sebesar 62,5 dan pada siklus II presentase menjadi 87,5. Jumlah peserta didik yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari 15 orang peserta didik dan pada siklus II meningkat menjadi 21 peserta didik walaupun ada 3 peserta didik belum tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran siklus pertama sampai siklus kedua terjadi peningkatan sebesar 25%. Kata Kunci : Minat Belajar, Ketenagakerjaan, Metode PBL (Problem Based Learning) INCREASING STUDENTS' INTEREST IN LEARNING IN EMPLOYMENT MATERIALS THROUGH THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MODEL IN CLASS XI OF SMAN 1 TALAGA ACADEMIC YEAR 2023-2024 ABSTRACT This research aims to increase students' learning interest in employment material through the Problem Based Learning (PBL) model in Class XI of SMAN 1 Talaga. This research was carried out in 2 cycles using the Classroom Action Research method which was divided into four stages, namely: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. This research was carried out on 9 October 2023 – 19 November 2023 at SMAN 1 Talaga. The research consists of 3 variables, namely: (1) Input Variable consisting of 24 students of SMAN 1 Talaga; (2) Process variables in the form of learning about Employment Economics material through the PBL (Problem Based Learning) method; (3) Output variable in the form of increasing student interest in learning about employment material. The research results are as follows: (1) Learning methods through PBL can increase students' interest in learning. This can be seen from the increase in student learning completeness in cycle I, the percentage of student learning completeness was 62.5 and in cycle II the percentage was 87.5. The number of students who completed their studies also increased from 15 students and in the second cycle it increased to 21 students even though there were 3 students who had not yet completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first cycle to the second cycle of learning there was an increase of 25%. Keywords: Interest in Learning, Employment, PBL (Problem Based Learning) Method
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU LKPD LIVEWORKSHEET PADA MATERI INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM Anti’a Luthfiani; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan selama proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu LKPD liveworksheet. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X Tkj 2 SMK Pesantren Ciwaringin pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa sebanyak 25 siswa. Pada saat pembelajaran sebelumnya kemampuan komunikasi siswa masih rendah. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi siswa mengalami peningkatan terlihat dari hasil kognitif mencapai 79,17 termasuk kategori tuntas. Adapun hasil komunikasi lisan siswa dengan indikator yang telah ditetapkan diperoleh rata-rata 88,29%, dengan kategori sangat baik. Selama proses pembelajaran berlangsung buakn hanya komunikasi lisan saja yang di observasi, akan tetapi komunikasi tulis juga diobservasi dengan rata- rata indicator 82,80% termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu LKPD liveworksheet dapat meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Kata kunci: Problem Based Learning; LKPD liveworksheet; keterampilan komunikasi IMPROVING STUDENTS' COMMUNICATION SKILLS THROUGH THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ASSISTED WITH LIVEWORKSHEET LKPD ON INTERACTION BETWEEN ECOSYSTEM COMPONENTS ABSTRACT This research was carried out during the learning process which aims to improve students' communication skills through the application of the Problem Based Learning learning model assisted by live worksheet LKPD. This research was carried out in class During the previous lesson, students' communication skills were still low. Data collection was carried out using the observation method. The collected data was analyzed using descriptive qualitative and percentage quantitative analysis. The research results show that student communication has improved as seen from the cognitive results reaching 79.17, including the complete category. The results of students' oral communication with the predetermined indicators obtained an average of 88.29%, in the very good category. During the learning process, it is not only verbal communication that is observed, but written communication is also observed with an average indicator of 82.80%, including in the good category. Thus it can be concluded that the application of the Problem Based Learning learning model assisted by live worksheet LKPD can improve students' communication skills. Keywords: Problem Based Learning; live worksheet LKPD; communication skills