cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2024)" : 88 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI BANTARWARU 01 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Nh Muthoharoh
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peserta didik kelas IV SD Negeri Bantarwaru 01 dalam pelajaran Matematika tentang pembagian bilangan 2 angka melalui penerapan model pembelajaran PBL dengan memanfaatkan media benda konkrit, infokus, dan ice breaking. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 20 peserta didik sebagai partisipan pendidikan. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai sintak PBL melalui metode diskusi menggunakan media konkrit dan video berbantu projektor. Saya menerapkan model PBL bertujuan untuk memberi peluang kepada peserta didik dalam berlatih berfikir kritis, aktif dan kreatif. Penyajian informasi melalui video untuk memberikan pengalaman yang berbeda. Penerapan metode diskusi melatih peserta didik agar mampu berkolaborasi dalam menemukan informasi, mencari solusi dan menyimpulkan masalah melalui LKPD. Saya melakukan penilaian terhadap aspek pemahaman, pengetahuan, keterampilan, dan sikap baik secara individu maupun kelompok. Saya dan siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari, pembelajaran diakhiri dengan do’a dan salam. Penerapan model PBL dengan media konkrit ( permen dan gelas plastik ) dan video tentang pembagian bilangan 2 angka melalui metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil penilaian mengalami perubahan dengan perolehan : 76 % peserta didik tuntas mengerjakan soal tertulis individu, 76 % peserta didik mampu mengerjakan soal pada LKPD dan 50% peserta didik mampu mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Sehingga saya dan peserta didik merasa senang dengan pembelajaran, ini menjadi Best Practise untuk pembelajaran saya. Kata kunci: pembagian bilangan 2 angka, model pembelajaran PBL, peserta didik kelas IV SD Negeri Bantarwaru 01 EFFORTS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF CLASS IV STUDENTS BANTARWARU STATE PRIMARY SCHOOL 01 IN MATHEMATICS SUBJECTS THROUGH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) ABSTRACT This study aims to improve grade IV students of SD Negeri Bantarwaru 01 in Mathematics lessons about dividing numbers by 2 numbers through the application of the PBL learning model by utilizing concrete objects, infocus, and ice breaking media. The research method used was classroom action research involving 20 students as educational participants. Learning activities are carried out according to PBL syntax through discussion methods using concrete media and projector-assisted videos. I apply the PBL model to provide opportunities for students to practice critical, active and creative thinking. Presentation of information through video to provide a different experience. The application of the discussion method trains students to be able to collaborate in finding information, finding solutions and concluding problems through LKPD. I assess aspects of understanding, knowledge, skills, and attitudes both individually and in groups. My students and I concluded the material that had been learned, the lesson ended with prayers and greetings. The application of PBL models with concrete media (candy and plastic cups) and videos about the division of numbers 2 numbers through discussion methods can improve student learning outcomes. The assessment results have changed with the acquisition of: 76% of students completed individual written questions, 76% of students were able to do questions at LKPD and 50% of students were able to present the results of group discussions. So that I and my students feel happy with learning, this becomes the Best Practice for my learning. Keywords: division of numbers 2 numbers, PBL learning model, grade IV students of SD Negeri Bantarwaru 01
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTU MEDIA KONKRIT DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 Diyah Ayu Saptaningrum
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rendahnya hasil belajar siswa kelas IV di SD Taraban 02 disebabkan kurangnya keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) melalui penggunaan alat bantu video pembelajaran dan menggunakan Model Discovery Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan video pembelajaran dan menggunakan Model Discovery Learning kelas IV di SD Taraban 02. Subjek penelitian adalah siswa berjumlah 20 orang, sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif berupa data hasil observasi aktivitas guru dan siswa serta data kuantitatif berupa data tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian siklus I diperoleh siswa yang tuntas secara individu sebanyak 3 siswa dari 10 siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 30% dan daya serap klasikal sebesar 60%. Sedangkan hasil penelitian siklus II mengalami peningkatan dengan jumlah siswa yang tuntas secara individu sebanyak 9 siswa dari 10 orang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 90% dengan daya serap klasikal sebesar 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran menggunakan video pembelajaran Mengukur Luas berbantu benda konkrit menggunakan model Discovery Learning ( DL ) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SD Taraban 02. Kata kunci: DL Hasil Belajar. APPLICATION OF THE DISCOVERY LEARNING MODEL ASSISTED WITH CONCRETE MEDIA IN AN EFFORT TO IMPROVE CLASS 4 STUDENT LEARNING OUTCOMES ABSTRACT The low learning outcomes of class IV students at SD Taraban 02 are due to the lack of direct student involvement in the learning process. To overcome this problem, classroom action research (PTK) was carried out using video learning tools and using the Discovery Learning Model. The aim of this research is to improve student learning outcomes by using learning videos and using the Discovery Learning Model for class IV at SD Taraban 02. The research subjects were 20 students, the research data source was obtained from qualitative data in the form of data from observations of teacher and student activities as well as data quantitative in the form of test data on student learning outcomes. The results of the first cycle of research showed that 3 students out of 10 students completed individually with a classical completeness of 30% and a classical absorption capacity of 60%. Meanwhile, the results of the second cycle of research experienced an increase with the number of students completing individually as many as 9 students out of 10 students who took part in the study with a classical completion percentage of 90% with a classical absorption capacity of 85%. Based on the results of this research, learning using video lessons on Measuring Area with the help of concrete objects using the Discovery Learning (DL) model can improve the learning outcomes of class IV students at SD Taraban 02 Keywords: DL Learning Results
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERKALIAN BILANGAN CACAH PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI PENANGGAPAN 04 Atin Suprihatin
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial. Model pembelajaran ini mengacu pada pendekatan pembelajaran yang akan digunakan, termasuk didalamnya tujuan pengajaran, tahap-tahap kegiatan pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan pengelolaan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap aktivitas dan cara berpikir kritis peserta didik pada satuan pendidikan SD Negeri Penanggapan 04 materi Perkalian bilangan cacah dengan metode perkalian garis ala Jepang. Subjek pada penelitian ini berjumlah 34 peserta didik. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dalam metode penyelesaian masalah pada peserta didik dalam penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pembelajaran pada mata pelajaran Matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif,Sehingga dalam proses penelitian dapat memudahkan pembaca dalam mengkaji serta menelaah proses yang terjadi dalam penelitian ini. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan observasi non-partisipan yang dalam pelaksanaannya, peneliti tidak terlibat dalam kegiatan informan yang diteliti. Setelah penelitian ini dilakukan Dari hasil yang telah diteliti ditemukan fakta bahwa model pembelajaran problem based learning merupakan metode pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas 4 dan dapat meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik. Kata kunci: Model Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Masalah, Matematika APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL IN MATHEMATICS LESSONS MULTIPLICATION MATERIAL LAT NUMBERS IN CLASS IV STUDENTS ANSWER STATE PRIMARY SCHOOL 04 ABSTRACT A learning model is a plan or pattern that is used as a guide in planning learning in class or learning in tutorials. This learning model refers to the learning approach that will be used, including teaching objectives, stages of learning activities, learning environment and classroom management. This research aims to determine the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) learning model on the activities and critical thinking of students in the SD Negeri Penanggaran 04 educational unit on the material of multiplication of whole numbers using the Japanese-style line multiplication method. The subjects in this research were 34 students. The use of the Problem Based Learning learning model in problem solving methods for students in this research is expected to improve learning outcomes in Mathematics subjects. The method used in this research is a descriptive qualitative method, so that the research process can make it easier for readers to study and examine the processes that occur in this research. The data collection technique used in this research is non-participant observation, in which the researcher is not involved in the activities of the informants under study. After this research was carried out, the results of the research found that the problem based learning model is a learning method that can be applied in grade 4 and can improve student learning outcomes. Keywords: Learning Model, Problem Based Learning, Mathematics
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASH CARD PADA SISWA KELAS III SD NEGERI LOSARI LOR 03 TAHUN PELAJARAN 2022 / 2023 Siti Shofikah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan media flash card pada siswa kelas III SDN Losari Lor 03 dalam kompetensi ini masih kurang dan belum memenuhi KKM, yaitu 65. Penelitian ini dilaksanakan, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menghitung penjumlahan dan pengurangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II SDN Losari Lor 03 Kec. Losari Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa sebanyak 21 anak .Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Rancangan penelitian tindakan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh dari observasi atau pengamatan, tes, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar peserta didik materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada peserta didik kelas III SDN Losari Lor 03. Hasil belajar rata-rata 57, 5 pada prasiklus; 62, 5 pada siklus I; 68, 57 pada siklus II; dan 76, 78 pada siklus III. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran flash card dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SD Negeri Losari Lor 03 pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kata Kunci : Matematika, Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan, Media Pembelajaran `Flash Card EFFORTS TO INCREASE ACTIVITY AND LEARNING OUTCOMES IN MATHEMATICS MATERIAL FOR ADDITION AND SUBTRACT CALCULATION OPERATIONS USING FLASH CARD MEDIA IN CLASS III STUDENTS OF LOSARI LOR 03 STATE PRIMARY SCHOOL ACADEMIC YEAR 2022 / 2023 ABSTRACT This research aims to increase the activeness and learning outcomes of mathematics in addition and subtraction arithmetic operations material using flash cards in class III students at SDN Losari Lor 03 in this competency which is still lacking and does not meet the KKM, namely 65. This research was carried out with the aim of improving their abilities. calculate addition and subtraction. This research is classroom action research (PTK). The research subjects were class II students at SDN Losari Lor 03 Kec. Losari for the 2022/2023 academic year with a total of 21 students. This research was carried out in three cycles. The action research design for each cycle consists of planning, implementing actions, observing and reflecting. Data is obtained from observations, tests and documentation. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative. The result of this research is an increase in student learning outcomes in addition and subtraction arithmetic operations material for class III students at SDN Losari Lor 03. Average learning outcomes were 57.5 in the pre-cycle; 62.5 in cycle I; 68, 57 in cycle II; and 76, 78 in cycle III. Thus, it can be concluded that the use of flash card learning media can improve the learning outcomes of class III students at SD Negeri Losari Lor 03 on the material of addition and subtraction arithmetic operations. Keywords: Mathematics, Addition and Subtraction Calculation Operations, Flash Card Learning Media
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA Herik Sahari
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keaktifan belajar siswa merupakan unsur terpenting dalam pembelajaran, karena keaktifan akan berpengaruh besar pada keberhasilan proses pembelajaran. Keterlibatan siswa secara aktif pada proses pembelajaran masih rendah. Adapun rendahnya keterlibatan siswa pada proses pembelajaran dikarena siswa belum mempunyai motivasi yang muncul dalam diri untuk memperoleh informasi dari membaca. Hal ini dikarenakan guru menyampaikan materi pembelajaran dengan metode ceramah sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam kegiatan diskusi dan presentasi. Penelitian ini akan berfokus pada upaya untuk meningkatkan keaktifan siswa pada materi pencemaran air di SMK Negeri 5 Kuningan melalui model pembelajaran Inkuiri terbimbing dengan metode praktikum. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan rekan sejawat dan evaluasi terhadap pembelajaran di kelas X SMKN 5 Kuningan tahun pembelajaran 2023-2024 sebanyak 15 orang siswa sebagai sampel. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan menunjukkan perolehan dinilai pada aspek sikap sosial yaitu pada sikap tanggung jawab dengan nilai rata-rata sebesar 92,8%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa dapat bertanggungjawab dalam melakukan diskusi saat praktikum. Sikap gotong royong sebesar 92,8%. Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan diskusi dapat memfasilitasi siswa untuk bertanggung jawab dan bergotong royong dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil presentasi dengan nilai rata-rata sebesar 3,9. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sudah baik, dikarenakan presentasi dapat melatih siswa untuk belajar aktif dalam menyampaikan tugas secara lisan. Hasil penilaian LKPD berbasis diagram vee dengan nilai rata-rata sebesar 3,56. Hal ini menunjukan bahwa itu LKPD menuntun siswa untuk melaksanakan proses sains yang memfasilitasi siswa agar mampu mengintrepetasikan analisis data serta memecahkan masalah yang bersipat kontekstual. Kata kunci: keaktifan siswa, inkuiri terbimbing, metode praktikum APPLICATION OF A GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL USING PRACTICUM METHODS TO INCREASE STUDENT ACTIVITY ABSTRACT Student learning activity is the most important element in learning, because activity will have a big influence on the success of the learning process. Active student involvement in the learning process is still low. The low level of student involvement in the learning process is because students do not yet have the motivation to obtain information from reading. This is because teachers deliver learning material using the lecture method so that students are less actively involved in discussion and presentation activities. This research will focus on efforts to increase student activity in water pollution material at SMK Negeri 5 Kuningan through a guided inquiry learning model with practicum methods. The method used in the research is a quantitative descriptive method through data collection through observation and interviews with colleagues and evaluation of learning in class Based on the results of data processing and discussion, it shows that gains were assessed in the social attitude aspect, namely in the attitude of responsibility with an average score of 92,8%. This shows that students can be responsible in conducting discussions during practicum. The mutual cooperation attitude was 92,8%. This shows that holding discussions can facilitate students to be responsible and work together in achieving learning goals. The presentation results with an average score of 3,9. This shows that the presentation is good, because the presentation can train students to learn actively in conveying assignments orally. The results of the vee diagram-based LKPD assessment with an average score of 3,56. This shows that the LKPD guides students to carry out science processes that facilitate students to be able to interpret data analysis and solve contextual problems. Keywords: student activity, guided inquiry, practicum methods
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN LKPD BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI LIMBAH DAN POLUSI Yuri Wulan Sari; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2) pengaruh LKPD berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah; jenis penelitian yang digunakan eksperimen pretes dan post test serta LKPD berbasis masalah. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X ATP SMK An-Nuur Pasaleman Cirebon. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes soal uraian dan LKPD berbasis pemecahan masalah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantatif. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah tersebut dapat kita lihat dari indikator- indikator penilaian pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran yaitu pemecahan masalah siswa dalam diskusi kelompok, menyusun laporan dan presentasi kelompok. Maka didapatkan kesimpulan bahwa adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 85% setelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan LKPD pemecahan masalah pada materi limbah dan polusi dikelas X ATP SMK An-Nuur Pasaleman. Salah satu kelebihan utama model Problem Based Learning adalah mendorong pembelajaran siswa dalam pemecahan masalah tetapi mereka aktif terlibat dalam mencari alternatif solusi untuk masalah dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: PBL, LKPD Berbasis Masalah, Pemecahan Masalah Siswa THE INFLUENCE OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL WITH PROBLEM BASED LKPD ON STUDENTS' PROBLEM SOLVING ABILITY IN WASTE AND POLLUTION MATERIALS ABSTRACT This research aims to describe: (1) the influence of the Problem Based Learning (PBL) model on problem solving abilities; (2) the influence of problem-based LKPD on problem-solving abilities; The type of research used is pre-test and post-test experiments as well as problem-based LKPD. The population of this study were all class X students at ATP An-Nuur Pasaleman Vocational School, Cirebon. The instruments used to collect data were essay test questions and problem solving based LKPD. The data analysis technique in this research uses quantitative descriptive analysis techniques. We can see the increase in problem solving abilities from the indicators for assessing student problem solving in learning, namely solving student problems in group discussions, compiling reports and group presentations. So it was concluded that there was an increase in students' problem solving abilities by 85% after implementing the Problem Based Learning learning model with problem solving LKPD on waste and pollution material in class X ATP SMK An-Nuur Pasaleman. One of the main advantages of the Problem Based Learning model is that it encourages student learning in problem solving but they are actively involved in finding alternative solutions to problems in everyday life. Keywords: PBL, Problem Based LKPD, Student Problem Solving
IMPLEMENTASI MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BERBANTUAN VIDEO DAN LKPD BERBASIS PBL TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK KELAS X MERDEKA 9 DI SMA NEGERI 1 JALAKSANA Dina Rahmawati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model PBL (Problem Based Learning) berbantuan video dan LKPD berbasis PBL terhadap kemampuan kerja sama peserta didik kelas X Merdeka 9 di SMA Negeri 1 Jalaksana pada materi Inovasi Teknologi Biologi. Objek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Merdeka 9 dengan jumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan soal evaluasi dan angket peserta didik. Teknik analisis data menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Teknik pengambilan sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling jenis purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini selain penyajian hasil berupa data berupa angka peneliti juga menentukan pengolahan hasil dengan membuat analisis implementasi model PBL (Problem Based Learning) terhadap kemampuan kerja sama peserta didik berbantuan video dan LKPD berbasis PBL. Hasil penelitian untuk kemampuan kerja sama peserta didik diperoleh nilai rata-rata yaitu 87,50 dengan kategori sangat baik artinya peserta didik sudah dapat bekerja sama dalam kegiatan diskusi kelompok. Penilaian ini digunakan untuk mengetahui kerja sama peserta didik dalam diskusi kelompok, hasil yang diperoleh adalah peserta didik dapat bekerja sama dengan peserta didik lainnya saat berdiskusi memecahkan permasalahan tanaman endemik yang ada di Indonesia dengan pemanfaatan Inovasi Teknologi Biologi. Hasil rata-rata nilai evaluasi yang diperoleh peserta didik yaitu 83, sehingga dengan menggunakan model PBL (Problem Based Learning) memfasilitasi peserta didik untuk mencapai hasil belajar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Analisis angket peserta didik memperoleh hasil 80% yang menunjukkan respon peserta didik terhadap implementasi model PBL (Problem Based Learning) berbantuan Video dan LKPD berbasis PBL terhadap kemampuan kerja sama peserta didik termasuk kategori sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian ini, model PBL (Problem Based Learning) berbantuan media video dan LKPD berbasis PBL mampu memfasilitasi peserta didik dalam kemampuan kerja sama. Kata kunci: PBL (Problem Based Learning), LKPD berbasis PBL, Kerja sama IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL (PROBLEM-BASED LEARNING) ASSISTED BY VIDEO AND PBL-BASED LKPD ON STUDENTS' COOPERATION SKILLS CLASS X MERDEKA 9 AT SMA NEGERI 1 JALAKSANA ABSTRACT This study aims to determine the implementation of the PBL (Problem Based Learning) model with video assistance and PBL-based LKPD on the cooperation skills of class X Merdeka 9 students at SMA Negeri 1 Jalaksana on Biological Technology Innovation material. The object of this research is students of class X Merdeka 9 with a total of 20 students. The data collection technique uses evaluation questions and student questionnaires. The data analysis technique uses the Microsoft Excel application. The sampling technique used in this study is a non-probability sampling technique of purposive sampling type. Data analysis techniques using quantitative descriptive analysis. In this study, in addition to presenting the results in the form of data in the form of numbers, researchers also determine the processing of results by analyzing the implementation of the PBL (Problem Based Learning) model on the cooperation skills of students assisted by videos and PBL-based LKPD. The results of the study for the ability of student cooperation obtained an average value of 87.50 with a very good category, meaning that students have been able to work together in group discussion activities. This assessment is used to determine the cooperation of students in group discussions, the results obtained are students can work together with other students when discussing solving the problem of endemic plants in Indonesia by utilizing Biological Technology Innovation. The average evaluation score obtained by students is 83, so that using the PBL (Problem Based Learning) model facilitates students to achieve learning outcomes in accordance with learning objectives. Analysis of students' questionnaires obtained a result of 80% which shows the response of students to the implementation of the PBL (Problem Based Learning) model assisted by Video and PBL-based LKPD to the cooperation skills of students including a very good category. The conclusion in this study is that the PBL (Problem Based Learning) model assisted by video media and PBL-based LKPD is able to facilitate students in the ability to work together. Keywords: PBL (Problem Based Learning), PBL-based LKPD, Cooperation.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDN BANTARKAWUNG 01 PADA MATA PELAJARAN PENDIDKAN PANCASILA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Abdul Ajid
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peserta didik kelas V SD Negeri Bantarkawung 01 dalam pelajaran Pendidikan Pancasila tentang macam-macam norma dalam kehidupanku melalui penerapan model pembelajaran PBL dengan memanfaatkan media elektronik berupa handphone, infokus, dan ice breaking. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 20 peserta didik sebagai partisipan pendidikan. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai sintak PBL melalui metode diskusi menggunakan media elektronik dan video berbantu projektor. Saya menerapkan model PBL bertujuan untuk memberi peluang kepada peserta didik dalam berlatih berfikir kritis, aktif dan kreatif. Penyajian informasi melalui video untuk memberikan pengalaman yang berbeda. Penerapan metode diskusi melatih peserta didik agar mampu berkolaborasi dalam menemukan informasi, mencari solusi dan menyimpulkan masalah melalui LKPD. Saya melakukan penilaian terhadap aspek pemahaman, pengetahuan, keterampilan, dan sikap baik secara individu maupun kelompok. Saya dan siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari, pembelajaran diakhiri dengan do’a dan salam. Penerapan model PBL dengan media elektronik ( handphone ) dan video tentang macam-macam norma dalam kehidupanku melalui metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil penilaian mengalami perubahan dengan perolehan : 75 % peserta didik tuntas mengerjakan soal tertulis individu, 75 % peserta didik mampu mengerjakan soal pada LKPD dan 50% peserta didik mampu mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Sehingga saya dan peserta didik merasa senang dengan pembelajaran, ini menjadi Best Practise untuk pembelajaran saya. Kata kunci: macam-macam norma dalam kehidupanku, model pembelajaran PBL, peserta didik kelas V SD Negeri Bantarkawung 01 EFFORTS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF CLASS V STUDENTS SDN BANTARKAWUNG 01 ON PANCASILA EDUCATION SUBJECTS THROUGH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) ABSTRACT This study aims to improve grade V students of Bantarkawung State Elementary School 01 in Pancasila education lessons about various norms in my life through the application of the PBL learning model by utilizing electronic media in the form of cellphones, infocus, and ice breaking media. The research method used was classroom action research involving 20 students as educational participants. Learning activities are carried out according to PBL syntax through discussion methods using electronic media and projector-assisted videos. I apply the PBL model to provide opportunities for students to practice critical, active and creative thinking. Presentation of information through video to provide a different experience. The application of the discussion method trains students to be able to collaborate in finding information, finding solutions and concluding problems through LKPD. I assess aspects of understanding, knowledge, skills, and attitudes both individually and in groups. My students and I concluded the material that had been learned, the lesson ended with prayers and greetings. The application of PBL models with electronic media (cellphones) and videos about variuos norms in my life through discussion methods can improve student learning outcomes. The assessment results have changed with the acquisition of: 75% of students completed individual written questions, 75% of students were able to do questions at LKPD and 50% of students were able to present the results of group discussions. So that I and my students feel happy with learning, this becomes the Best Practice for my learning. Keywords: varoius norms in my life, PBL learning model, grade V students of Bantarkawung State Elementary School 01.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASSED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI TIWULANDU 02 RASJI
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar masih berpusat pada guru sebagai pengajar dimana guru memberikan materi kepada siswa sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, adapun sumber belajar Matematika hanya buku paket mata pelajaran saja, dimana kegiatan pembelajaran Matematika kurang memberikan pengalaman belajar kepada siswa seperti melaksanakan proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan sifat-sifat bangun datar. Pada kegiatan pembelajaran ini, guru masih belum menggunakan model pembelajaran yang tepat. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri Tiwulandu 02 sebanyak 18 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 10 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan cara mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Adapun data siklus I menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 72 ketuntasan belajar mencapai 77% dengan kriteria baik. Kemudian pada siklus II menunjukan rata- rata nilai hasil belajar mencapai 89 dan ketuntasan belajar 94% dengan kriteria sangat baik. Maka, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran problem based learning sangat berpengaruh dan dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV di SD Negeri Tiwulandu 02. Adanya penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif memecahkan berbagai masalah yang dihadapi, pengalaman langsung saat belajar, keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran bersifat konstruktivisme, peningkatkan daya ingat siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa. Kata kunci: Hasil Belajar, Matematika, Problem Bassed Learning.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN E-LKPD PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Linda Kurniasih; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas X TSM, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model Problem Based Learning dengan E-LKPD untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa di kelas X TSM 1. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif pada siswa SMK Pesantren Ciwaringin kelas X TSM 1 materi pencemaran lingkungan. Berdasarkan hasil penilaian kuantitatif sebelum melaksanakan pembelajaran menunjukkan bahwa hanya 25% yang nilainya sudah tuntas. Sedangkan setelah melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran Problem Based Learning berbantu E-LKPD hasilnya menunjukkan bahwa 81,25% siswa nilainya sudah tuntas, akan tetapi masih ada 18,75% siswa yang nilainya masih belum tuntas. Kemudian berdasarkan hasil penilaian kualitatif yang dilihat dari penilaian E-LKPD menunjukkan bahwa sebanyak 75% siswa mendapat nilai berkategori baik, dan 25% siswa mendapat nilai berkategori amat baik. Kesimpulan penelitian bahwa pembelajaran Problem Based Learning dengan E-LKPD dapat meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas X TSM 1 SMK Pesantren Ciwaringin. Kata kunci: Model PBL, E-LKPD, berpikir tingkat tinggi IMPROVEMENT OF HIGH-ORDER THINKING SKILLS OF STUDENTS THROUGH THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL WITH E-LKPD ON ENVIRONMENTAL POLLUTION MATERIAL ABSTRACT This research is motivated by issues that arise in learning in class X TSM, and the focus of the problem is outlined as follows: how is the implementation of the Problem Based Learning model with E-LKPD to enhance the higher-order thinking skills of students in class X TSM 1. The research method employed a combination of quantitative and qualitative approaches with students from SMK Pesantren Ciwaringin in class X TSM 1 studying environmental pollution. Based on the quantitative assessment before implementing the learning, only 25% of the students had completed scores. However, after implementing Problem Based Learning with the assistance of E-LKPD, the results showed that 81.25% of the students had completed scores, but there were still 18.75% of students whose scores were not yet satisfactory. Furthermore, the qualitative assessment based on E-LKPD indicated that 75% of the students received good ratings, and 25% of the students received excellent ratings. The research concludes that Problem Based Learning with E-LKPD can enhance the higher-order thinking skills of students in environmental pollution topics in class X TSM 1 at SMK Pesantren Ciwaringin. Keywords: Problem Based Learning (PBL) model, E-LKPD, higher-order thinking..