cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 613 Documents
2 KOMUNIKASI PEMASARAN PARIWISATA LASEM SEBAGAI TIONGKOK KECIL BERBASIS MEDIA SOSIAL shofiah, asma mufid
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35620

Abstract

Salah satu cara mengenalkan potensi pariwisata adalah dengan memasarkan pariwisata melalui media sosial. Karena saat ini teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang, dan menjadikan media sosial sebagai sarana komunikasi yang sering digunakan pada saat ini. Penelitian ini bertujuan ingin mencari tahu bagaimana pemasaran pariwisata Lasem sebagai Tiongkok Kecil melalui pemasaran berbasis media sosial. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Metode yang digunakan adalah Studi Kasus dengan teknik pengumpulan data diperoleh menggunakan wawancara, observasi melalui media sosial, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua destinasi wisata merupakan wisata dengan kepemilikan pribadi, sehingga proses pengelolaan dan pemasaran melalui media sosial dilakukan secara mandiri. Menonjolkan sisi foto/gambar dengan spot foto yang unik bernuansa tempo dulu untuk menarik wisatawan. Namun masih belum semua destinasi pariwisata Lasem sebagai wisata Tiongkok Kecil menggunakan pemasaran melalui media sosial. Hanya Tiongkok Kecil Heritage Lasem dan Roemah Oei yang melakukan promosi melalui media sosial dibantu oleh komunitas pendukung untuk mengenalkan Lasem dengan segala daya tariknya. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Media Sosial, Lasem sebagai Tiongkok Kecil
Representasi Kesenjangan Sosial Dalam Media: Analisis Genre Pada Film The Platform karya Galder Gaztelu-Urrutia Yulianti, Siti Nurhalimah
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35632

Abstract

Film merupakan salah satu wujud dari media massa dengan karakteristik penyebaran yang bersifat massal. Tema dan isu yang diangkat dalam sebuah film sangat beragam, dan dapat di ambil dari realitas sosial yang ada. The Platform merupakan film karya Galder Gaztelu-Urrutia yang merepresentasikan kesenjangan sosial melalui media. Penelitian ini menggunakan metode analisis genre milik Jane Stokes sebagai pisau bedah dalam menganalisa konvensi genre dan interpretasi makna dalam film. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan studi literatur dengan menelaah beberapa buku, jurnal dan tugas akhir strata sebagai acuan dalam menjalankan penelitian ini dan menjadikan fim The Platform sebagai objek penelitian. Hasil temuan data dari penelitian ini menunjukkan bahwa representasi dan konvensi genre dalam film The Platform berdasarkan analisa 6 konvensi genre milik Jane Stokes yaitu: Pertama, setting. Menunjukkan setting waktu pagi, siang dan malam. Setting suasana: menegangkan, takut, keputusasaan, kekerasan, mencekam, emosi, persahabatan dan mengharukan. Setting tempat: Dapur pengelola, ruang wawancara dan kamar tahanan. Kedua, lokasi. Menunjukkan lokasi Indoor (ruang tertutup). Ketiga, karakter. Yaitu: Goreng, Trimagasi, Imougiri, Baharat dan karakter pendukung lainnya. Keempat, ikonografi. Yaitu: penjara vertikal, mimbar persegi sebagai platform makanan, darah, perkelahian dan senjata tajam. Kelima, plot. Dengan pola linier (maju). Keenam, struktur naratif. Dengan struktur babak tiga tahap yaitu permulaan, pertengahan dan penutupan. Di mana pada masing masing konvensi merepresentasikan realitas yang ada di kehidupan masyarakat diantaranya: kesenjangan sosial, kelas sosial, kapitalisme, egoisme, rusaknya sistem dan sosialisme. Dari beberapa hal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa film sebagai media penyampai pesan secara massal dapat merepresentasikan realita sosial yang kerap kali terjadi di kehidupan masyarakat. Kata Kunci: Film, Media Massa, Analisis Genre, Representasi, Kesenjangan Sosial
Content Homogenization on Citizen Journalism Platform: Case Study at IDN Times Community Pratama, Tarida Alif; Aji, Gilang Gusti
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35642

Abstract

The existence of the internet accelerates the development of a company, especially the media. The media are competing to be the choice of the reader. The ideology of the media business has changed. The dilemma between social or business interests. Citizen journalism is the solution to survive in the face of intense competition. Citizen journalism that offers citizens freedom to write anything is different now. IDN Times Community limits the freedom of writing with certain themes. As a result, themes that have high commercial value become commodities by IDN Times. Using a critical paradigm with the case study research method, this research found that editorials understood well the contents that were likely to be viral. So the community writer finally follows the virulence of news opportunities that will bring benefits in the form of rewards from IDN Times.
PERSONAL BRANDING GAY DI LINGKUNGAN SOSIAL Marthiasari, Vindy Hevita
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35758

Abstract

Personal branding merupakan gambaran tentang apa yang masyarakat pikirkan mengenai diri seseorang. Personal branding memerlukan persepsi secara efektif dalam memengaruhi, mengelola dan mengendalikan bagaimana orang lain memikirkan dan memandang seseorang seperti mencerminkan nilai-nilai, kompetensi dan ciri khas seseorang. Terutama pada kaum minoritas seperti homoseksual, khususnya gay yang selalu memiliki image negatif di masyarakat. Hal ini perlu dilakukan untuk merubah stigma negatif yang beredar dimasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan personal branding seorang gay di lingkungan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi pada empat gay yang telah memenuhi kriteria informan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang dilakukan untuk membentuk image positif dengan memberikan edukasi dan pengetahuan mengenai seks dan gender guna meluruskan stigma yang beredar ditengah masyarakat. Temuan lainnya menunjukkan bahwa feedback yang diterima masih saja menjadi persoalan pro dan kontra akan tetapi orang yang tidak mau menerima edukasi yang telah diberikan, tidak memengaruhi individu dalam membentuk image positifnya. Kata Kunci: personal branding, homoseksual, gay
PESAN KESEHATAN MENTAL PADA AKUN INSTAGRAM (ANALISIS ISI AKUN @RILIV) Febrianti, melinda Febrianti
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35766

Abstract

Eksistensi Zine Sebagai Media Alternatif Bagi Komunitas Lingkaran Solidaritas Surabaya Dalam Pendekatan Ruang Publik Akbar, Asprila Maulana
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35772

Abstract

Zine merupakan salah satu media yang digunakan oleh komunitas underground dengan tujuan memberikan informasi serta analisis serta kritik subjektif, mungkin sebagai media alternatif yang membangun masyarakat melalui informasi yang diberikan dengan pemahaman yang baik. Media alternatif adalah bentuk perlawanan masyarakat terhadap media mainstream yang semakin lama banyak berita ditayangkan media massa yang mengandung muatan kapitalisme. Dari sini lah timbul pergerakan yang dibuat oleh komunitas lingkaran solidaritas Surabaya untuk mengunakan suatu media yang bisa menyampakai aspirasi mereka tanpa adanya batasan aturan dalam menyampaikan informasi serta menghindari dari gesekan pendapat antar golongan karena efek media mainstream, komunitas Liso mengunakan zine sebagai media alternatif yang sangat berguna karena sifatnya dalam memberikan informasi begitu bebas tanpa sensor yang mengutamakan kebenaran informasi. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan komunitas Liso dalam megunakan zine sebagai media ruang publik dan sekaligus strategi untuk mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan zine sebagai media perlawanan dan sekaligus strategi komunitas Liso untuk mempertahankan eksistensi zine untuk bisa diminati oleh khalayak umum. Strategi yang digunakan dalam penelitian untuk mengetahui Konten, audience dan Kapital dalam peranan zine sebagai media alternative bagi komunitas lingkaran solidaritas
Komunikasi Instruksional Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif Galuh Handayani Surabaya: Komunikasi Instruksional Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif Galuh Handayani Surabaya Shintiyana, Azizah Ayu
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35773

Abstract

Penelitian ini membahas tentang komunikasi guru instruksional guru dalam meningkatan keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus yang bersekolah di Sekolah Inklusif Galuh Handayani Surabaya. Guru di sekolah ini mengajar siswa dengan kebutuhan khusus yang berbeda-beda mulai dari autis, tunagrahita, slow learner, dan tunarungu. Dalam melakukan komunikasi instruksional terdapat dua jenis pesan yang dilakukan yaitu verbal dan nonverbal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode fenomenologi pendeketan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi instruksional yang dilakukan guru dalam meningkatkan keterampilan siswa berkebutuhan khusus yang berada di sekolah dengan siswa yang memiliki beragam keterbatasan. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam kepada guru utama dan guru pendamping serta dengan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika dalam melakukan komunikasi instruksional guru melakukan pendekatan terlebih dulu kepada siswa dengan masuk ke dunia siswa. Guru akan aktif mendekati siswa agar siswa merasa nyaman dengan keberadaan guru. Pendekatan ini dilakukan secara konsisten dan kerja sama antar guru dalam membagi jadwal dalam melakukan pendekatan. Selain itu kegiatan di luar kelas juga sangat membantu guru dalam melakukan kegiatan instruksional karena lebih mudah bagi siswa untuk mendapatkan banyak pengalaman ketika melakukan kegiatan di luar kelas. Hal ini karena banyak hal yang dapat dipelajari siswa ketika kegiatan di luar kelas yaitu mengenal lebih banyak kosakata dan dapat berinteraksi dengan orang baru. Bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti komunikasi instruksional guru dalam meningkatkan keterampilan siswa dapat meneliti dari segi pendekatan guru dengan keluarga anak berkebutuhan khusus karena keluarga juga memiliki peran dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa sehingga cara komunikasi instruksional yang dilakukan akan berbeda pula. Kata kunci: Komunikasi Instruksional, Keterampilan Sosial, Anak Berkebutuhan Khusus
Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian Individu Dalam Informasi Aktual COVID-19: (Fenomena Pada Mahasiswa Pertukaran Universitas Negeri Surabaya Di Central China Normal University di Kota Wuhan, China) Kristanti, Irena
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35866

Abstract

Saat ini, pandemi COVID-19 tengah menyerang berbagai bangsa di belahan bumi melalui penularannya yang begitu mudah dan cepat sehingga menimbulkan kecemasan dan ketidakpastian dalam diri individu masyarakat. Pada saat informasi aktual virus ini dikabarkan sedang menyerang Kota Wuhan, kecemasan dan ketidakpastian dialami oleh mahasiswa-mahasiswa pertukaran UNESA di CCNU di Kota Wuhan. Saat mahasiswa-mahasiswa tersebut dievakuasi ke Pulau Natuna dan dipulangkan ke kota asalnya, ternyata mereka masih mengalami kecemasan dan ketidakpastian karena sikap penolakan dan stigma negative dari masyarakat. Penelitian ini ditulis dengan teori AUM (Anxiety and Uncertainty Management) yang dikemukakan oleh Willian B. Gudykunst, 1993. Teori ini berbicara tentang bagaimana individu mengelola kecemasan dan ketidakpastian dalam situasi pandemic ini. Karena itu, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil dari penelitian ini, individu dapat mengelola kecemasan dan ketidakpastian melalui Self-Concept, Motivation to Interact with Strangers, Reaction to Strangers, Situational Process dan Connection with Strangers.
Representasi Maskulinitas dalam Film 27 Steps of May SAFIRA, HERVINA VIDYA
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35906

Abstract

27 Steps of May ia a film that inspired by the tragedy of mass raped in 1998. Tells story of the lives of rape victim eight years after the incident, this film is show how patriarchy culture portrays masculinity in Indonesia. Masculinity is the concept of how men should be men in social life. This film shows that rape is the result of hegemonic masculinity which assumes that men must be the dominant party taht capable of controlling women. in addition, masculinity also creates silence of rape victims. Masculinity also requires men to be able to protect women, which ultimately makes men described as helpers and defenders of rights. Using Roland Barthes's semiotics research method, it is known that 27 Steps of May is represent traditional masculinity and modern masculinity through the characters in it. Roland Barthes's semiotics was chosen because it is able to provide depth of meaning by using denotation, connotation and myth. Keywords: representation, masculinity, sexual harassment
STRATEGI DIVERSIFIKASI BISNIS TELEVISI LOKAL MELALUI PLATFORM DIGITAL (Studi Kasus Pada SBO TV) Ismaqurotin, Anziza
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.36116

Abstract

Kehadiran televisi lokal dalam industri penyiaran semakin memperketat persaingan bisnis media. Melalui konten bermuatan lokal, media televisi bersaing untuk memperebutkan pemirsa dan pengiklan dengan jangkauan siaran yang terbatas. Namun pada kenyataannya bersaing dengan mengandalkan konten saja tidak cukup untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis media di industri penyiaran. Agar dapat bertahan dalam persaingan bisnis, media televisi melakukan berbagai strategi agar kebutuhan hidup media nya juga dapat terpenuhi. SBO TV sebagai slah satu televisi lokal di Jawa Timur menerapkan strategi diversifikasi bisnis agar dapat mempertahankan bisnis medianya. Menggunakan metode penelitian studi kasus dengan hasil temuan bahwa televisi lokal SBO TV membuat pengembangan bisnis berupa digital market place dalam sebuah website sebagai bentuk penerapan strategi diversifikasi dengan memanfaatkan platform digital.