Articles
613 Documents
TINGKAT KETERGANTUNGAN KHALAYAK TERHADAP EMAIL NEWSLETTER
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.54962
The email newsletter is an exclusive online news subscription service that offers an easier way to receive news than reading in usual online media. Email newsletters are sent daily via email as a way for audiences to stay informed about social events in a more time efficient manner. With information sent via e-mail every day, this research has examined how the dependency dimension of the people of Surabaya City who subscribe to e-mail newsletters. This study uses the Media System Dependency Theory as a theoretical basis to see how the dependency levels depend on age and gender. This descriptive research uses the micro scope of Media System Dependency Theory which is also called Individual Media Dependency (IMD). The variables in this research are the variables of understanding goals (self & social), orientation (action & interaction), play (solitary & social) which become dependency relationships between individuals and the media that have been formed. The sample in this research were 272 individuals from the city of Surabaya who subscribed to the email newsletter service by distributing questionnaires as a way of collecting data. Pearson Product Moment is used for validity testing in this research. The reliability test in this research used Cronbach's Alpha in the scope of objectives, the understanding variable got a reliability value of 0.738, orientation got a value of 0.874, and the play got a value of 0.771. The result of this research is that the dominant dimension of dependence on the people of Surabaya City who subscribe to email newsletters is the play dimension with a percentage of 45.2%. This research is expected to be a reference and source of literacy xii regarding further audience research on email newsletters which are part of mass media communication.
PERSEPSI PENDENGAR TERHADAP PROGRAM REVIEW KELAKUAN TEMAN ATAU TETANGGA RADIO EBS FM DENGAN TOPIK PERMASALAHAN UANG DAN HUTANG
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.54968
This study aims to determine the perception of EBS FM Radio listeners on social problems of money and debt in the Review of Behavior of Friends or Neighbors program based on differences in background, experience, socio-culture, age, and work of informants. The Friends or Neighbors Behavior Review Program is made according to the "needs and wants" of listeners, one of which discusses social phenomena that often occur in the younger generation, namely social problems of money and debt. The type of research used in this study is qualitative descriptive research to understand the phenomena experienced by research subjects systematically with data collection carried out through observation, documentation and interviews of resource persons in the field obtained through purposive sampling techniques. The concept of perception to find out how listeners perceive social problems of money and debt in the Friends or Neighbors Behavior Review program. The results of various listeners' perceptions of the social problems of money and debt were obtained as a forum to accommodate listeners' complaints that discussed the social problems of money and debt in accordance with the reality of life and in accordance with the phenomenon of Generation Z and Millenials problems in Surabaya seen from motivation, attention, and attitudes that affect the formation of listener perceptions and are supported by stimulus factors, experiences, events and relationships. The conclusion of this study is that listeners' perceptions of money and debt problems on EBS FM Radio's Friends or Neighbors Behavior Review program had a positive impact and were well received.
STRATEGI PEMASARAN SOSIAL BERBASIS BUDAYA (STUDI PADA FESTIVAL KRESNAYANA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN BLITAR)
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.54977
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran sosial berbasis budaya dalam Festival Kresnayana sebagai upaya pengembangan pariwisata di Kabupaten Blitar. Festival Kresnayana adalah agenda tahunan dengan potensi besar untuk meningkatkan minat wisatawan dan kesadaran akan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan informan, diantaranya Kabid Pemasaran, staf kebudayaan, dan Gusjeng. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pemasaran sosial berbasis budaya pada Festival Kresnayana memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Blitar. Strategi yang efektif melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pariwisata, dan komunitas. Beberapa strategi yang diterapkan meliputi penggunaan media sosial, kolaborasi dengan influencer, dan pengembangan wisata berbasis budaya.
PENGELOLAAN PROMOTION MIX PADA MAHAR AGUNG WEDDING ORGANIZER
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55019
This is a descriptive research with a qualitative approach titled "Management of Promotion Mix at Mahar Agung Wedding Organizer." The objective of this research is to explore how Mahar Agung Wedding Organizer manages the promotion mix in overall marketing communication. The research method used is descriptive qualitative. The findings of the research indicate that Mahar Agung Wedding Organizer employs several strategies in managing the promotion mix. In terms of advertising, they utilize advertising media such as Instagram and also print media such as brochures distributed during exhibitions. Their personal selling strategy is actively involved in exhibition events and weddings. For sales promotion, Mahar Agung offers special deals, discounts, wedding packages, collaborations with reputable vendors, and efforts to strengthen their brand image. In terms of direct marketing, they utilize the company's database to review previous customer records and offer their services at special prices. Additionally, they engage in public relations promotions through exhibitions and participation in events organized by vendors. Keyword: Promotion Mix, Mahar Agung, Wedding Organizer
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BATIK LOCHATARA SEBAGAI PRODUK LOKAL KEDIRI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55134
Batik lokal menjadi salah satu kontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi. Keunikan motif pada batik local merepresentasikan identitas budaya Indonesia, seperti Batik Lochatara yang konsisten mengangkat motif bertema kebudayaan dan kekayaan alam daerah Kediri. Namun, Batik Lochatara membutuhkan strategi agar bertahan ditengah persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran Batik Lochatara sebagai produk lokal Kediri dalam upaya meningkatkan penjualan. Jenis penelitian ini adalah deksriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batik Lochatara memproduksi batik terjangkau namun berkualitas tinggi dengan ciri khas motif Kediri. Strategi promosi yaitu mengikuti berbagai pameran, publikasi melalui media massa, memiliki brand ambassador, promosi secara mulut ke mulut, mengikuti perlombaan, dan melakukan support dan sponsorhip event. Terdapat galeri batik sebagai wisata dan edukasi dengan museum purbakala, perpustakaan buku batik, dan Lochatara farm.
STRATEGI BRANDING EKS LOKALISASI “MOROSENENG” SURABAYA MENJADI KAMPUNG WISATA ANGGREK SEMEMI
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55162
Prostitusi merupakan salah satu permasalahan sosial yang berada di Kota Surabaya, Pemerintahan Kota Surabaya telah melakukan berbagai upaya dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya melalui strategi branding di kawasan lokalisasi moroseneng, lokalisasi ini telah resmi ditutup dan diubah menjadi salah satu objek kampung wisata, sehingga diharapkan dapat merubah citra yang lebih positif pada kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis strategi branding pada eks lokalisasi moroseneng surabaya yang telah menjadi kampung wisata anggrek sememi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan (1) Pemerintahan Kota Surabaya telah melakukan strategi branding sesuai dengan empat tahapan antara lain: brand positioning; sebagai kampung wisata edukasi, brand identity; perubahan identitas dari kawasan prostitusi moroseneng menjadi kampung wisata anggrek sememi, brand personality; melalui pemberdayaan masyarakat dalam bidang perekonomian dan edukasi, dan brand communication; promosi melalui social media, event dan artikel media massa (2) Terdapat hambatan-hambatan dalam strategi branding yang dilakukan di kampung anggrek sememi yaitu perubahan pola pikir masyarakat, fasilitas yang belum memadai, serta dampak pandemi covid-19.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN SIRUP PARIJOTO (STUDI KASUS PADA SIRUP PARIJOTO MEREK ALAMMU)
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55163
Penelitian ini bertujuan untuk mengupas bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Alammu untuk meningkatkan minat beli konsumen Sirup Parijoto Alammu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif serta menggunakan pendekatan studi kasus analisis menggunakan model SOSTAC (Situation Objectives, Strategy, Tactics, Action dan Controlling). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tiga metode pengambilan data guna memperoleh dan mencatat data yang diteliti, yaitu menggunakan teknik wawancara dengan narasumber owner Alammu, kepala bidang promosi Alammu dan konsumen Alammu. Selain observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa Alammu dalam menarik minat konsumen Sirup Parijoto Alammu menggunakan strategi promosi meliputi beriklan di facebook ads, memberikan potongan harga, memberikan gratis tespack, menyebar brosur, mengikuti pameran, memberikan tester, pemanfaatan sosial media, reseller, mengikuti perlombaan UMKM, word of mouth dan wisata edukasi.
RESEPSI KHALAYAK TERHADAP NILAI KRITIK SOSIAL DALAM FILM MENCURI RADEN SALEH
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55167
Film “Mencuri Raden Saleh” merupakan film yang memberikan edukasi sejarah bagi anak muda generasi saat ini yang tidak lepas dari intrik masalah isu politik dan kritik sosial yang terasa realistis yaitu tentang penguasa yang memanfaatkan relasi kuasa dan kelemahan anak muda biasa. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna yang dihasilkan oleh penonton dari proses ‘meaning structure 1’ dan ‘meaning structure 2’ tidak identik secara langsung. Latar belakang pendidikan, budaya, dan pengalaman menjadi faktor yang signifikan dalam menentukan kategori yang tepat untuk menempatkan posisi informan. Dari tujuh informan ditemukan lima dalam posisi dominan, dua dalam posisi negosiasi, dan tidak ditemukan pada posisi oposisi. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang ditampilkan oleh film “Mencuri Raden Saleh” dalam menyajikan nilai isu kritik sosial tidak disalahkan oleh informan dan para informan menyetujuinya.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA EDUKASI “NGUDEK JENANG” DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55281
Pariwisata memiliki berbagai macam jenis, salah satunya yaitu wisata edukasi. Wisata edukasi ngudek jenang merupakan salah satu wisata edukasi di Kabupaten Blitar yang meberikan edukasi mengenai pengolahan jenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran wisata edukasi ngudek jenang dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Paradigma yang digunakan merupakan paradigm kontruktivisme. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat lima bauran pemasaran yang dilakukan oleh Omah Jenang dalam memasarakan wisata edukasi ngudek jenang yaitu product, price, promotion, people, dan physical evidence Dengan berbagai macam strategi komunikasi pemasaran tersebut, Omah Jenang berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan setiap minggunya.
STRATEGI HUMAS DALAM MENGATASI KONFLIK PENCEMARAN LIMBAH DI PT PUTRA RESTU IBU ABADI MOJOKERTO
The Commercium Vol 7 No 1 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/tc.v7i1.55306
Berkembangnya dunia industri diikuti dengan bertambahnya jumlah limbah sisa industri. Limbah sisa industri berupalimbah beracun dan tidak beracun. Limbah beracun atau biasa disebut dengan limbah B3 akan menjadi masalah besarjika tidak ditangani dengan tepat. Limbah B3 yang langsung dibuang tanpa melalui proses pengolahan akanberdampak pada keselamatan lingkungan hidup. PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) merupakan perusahaan milikswasta yang bergerak dalam pengolahan, pengangkutan, dan pengumpul limbah. Dalam perjalanannya, PT PRIAkerap mendapatkan penolakan dari warga sekitar perusahaan. Tudingan dan tuntutan dilayangkan oleh warga kepadaperusahaan. Hingga akhirnya terjadilah konflik antara warga dengan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui strategi humas PT PRIA dalam mengatasi konflik yang terjadi antara warga dengan perusahaan. strategiyang diteliti ditinjau menggunkan teori strategi humas dari Ronald Smith, dimana ada 9 tahapan yang terbagi pada 4fase dalam praktik kehumasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodestudi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Penelitian ini menghasilkan bahwa humas melakukan pendekatan kepada key public yaitu tokoh agama dan tokohmasyarakat untuk dapat berkomunikasi dengan warga. pemberlakuan program CSR juga menjadi salah satu strategihumas dalam meredam konflik. Beberapa dari strategi tersebut terdapat langkah yang sesuai dengan teori humasRonald Smith. Diantaranya yakni mengidentifikasi publik, pendekatan dengan key public, dan pemilihan spokeperson.Dari strategi-strategi yang telah dilakukan humas, saat ini konflik sudah mulai meredam.